11 April 2026
Beranda blog Halaman 278

Mediasi Guru SD Pamulang dengan Orang Tua Murid Buntu, Laporan Polisi Tetap Berlanjut

Ilustrasi Laporan Polisi (net)

Jakarta, aktual.com – Upaya mediasi antara guru sekolah dasar di Pamulang, Tangerang Selatan, Christiana Budiyati atau Bu Budi, dengan orang tua murid yang melaporkannya ke polisi dinyatakan tidak mencapai kesepakatan. Orang tua siswa tetap melanjutkan laporan terkait dugaan kekerasan verbal terhadap anaknya.

Mediasi dipimpin langsung Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo di Mapolres Tangerang Selatan pada Rabu malam, 28 Januari 2026. Dalam pertemuan tersebut, Bu Budi menyampaikan permohonan maaf kepada siswa dan orang tua.

“Terlapor meminta maaf kepada anak dan orang tua apabila membuat sedih, kecewa atas perbuatan dan perkataan bu Budi selama ini tapi niatan saya untuk kebaikan anak,” kata Boy, Kamis (29/1/2026).

Meski permohonan maaf telah disampaikan, Kapolres mengungkapkan pihak pelapor memilih tetap menempuh jalur hukum.

“Untuk saat ini pelapor memutuskan untuk tetap melanjutkan Laporan Polisi yang sudah dilaporkan di Polres Tangerang Selatan. Pelapor akan menggunakan Hak jawab kepada media,” ujar Boy.

Kendati demikian, ruang mediasi atau pendekatan restorative justice disebut masih terbuka jika kedua belah pihak bersedia.

Mediasi tersebut dihadiri oleh terlapor dan pelapor, serta disaksikan oleh perwakilan KPAI, unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), serta Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan.

Kasus ini sebelumnya menyita perhatian publik setelah seorang guru SD swasta di Pamulang dilaporkan orang tua murid lantaran menegur siswa. Perkara tersebut viral di media sosial seiring beredarnya petisi bertajuk *“Keadilan Untuk Seorang Guru”* yang diunggah melalui akun Instagram @dinogabrl.

Petisi yang dibuat oleh Elis Siagian menyebut tindakan Bu Budi merupakan bagian dari tugas pendidik dalam membina karakter siswa, bukan bentuk kekerasan verbal sebagaimana dituduhkan.

Peristiwa bermula pada Agustus 2025 saat kegiatan lomba sekolah. Seorang murid terjatuh setelah meminta digendong temannya, namun tidak segera ditolong oleh siswa lain hingga akhirnya dibantu orang tua murid yang berada di lokasi. Menyikapi kejadian itu, Bu Budi sebagai wali kelas memberikan teguran dan nasihat secara umum di dalam kelas.

“TIdak ada satu kata kasar pun yang terucap. Lagi pula teguran tersebut tidak ditujukan kepada satu murid secara personal, melainkan sebagai pembelajaran bersama bagi seluruh kelas,” tulis penjelasan dalam petisi tersebut.

Kasus ini pun memantik perdebatan publik terkait batasan antara pembinaan karakter di sekolah dan dugaan kekerasan verbal dalam dunia pendidikan.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

IHSG Tertekan, BTN Nilai Gejolak Saham Bukan Cerminan Kinerja Fundamental

Jakarta, Aktual.com – Direktur Risk Management Bank Tabungan Negara (BTN) Setiyo Wibowo, menegaskan fundamental kinerja PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) tetap solid di tengah anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan keputusan MSCI membekukan perlakuan indeks saham Indonesia. Menurutnya, tekanan harga saham lebih dipicu sentimen pasar ketimbang perubahan kinerja perseroan.

“Jadi, volatilitas saham di pasar harus dilihat mana yang sifatnya panic selling dan mana yang disebabkan oleh fundamental perusahaan,” ujarnya usai pembukaan BTN Expo 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Ia menjelaskan, perseroan merespons sentimen negatif tersebut dengan menjaga keterbukaan informasi agar investor memiliki dasar penilaian yang jelas. “Kalau dari sisi BTN, kami meyakini dan fully disclose apa yang menjadi fundamental kinerja kami,” lanjut Setiyo.

Diketahui, tekanan pasar muncul setelah IHSG sempat mengalami penghentian sementara perdagangan akibat penurunan tajam, seiring kekhawatiran investor global terhadap isu free float dan aksesibilitas pasar Indonesia. Dalam kebijakan sementara, MSCI membekukan kenaikan Foreign Inclusion Factor serta menahan penambahan saham Indonesia ke dalam indeks investable market.

Setiyo menilai, kepercayaan pemegang saham hanya dapat dijaga melalui tata kelola dan pelaporan yang konsisten serta dapat diverifikasi. “Yang paling penting adalah transparansi, supaya investor yakin terhadap kinerja yang disampaikan—yang transparan, andal, dan dapat dipercaya,” ucapnya.

Di luar dinamika pasar saham, BTN tetap melanjutkan strategi pertumbuhan bisnis di sektor perumahan melalui pendekatan ekosistem yang ditampilkan dalam BTN Expo 2026. Perseroan menargetkan akuisisi sekitar 20.000 nasabah baru serta merealisasikan sekitar 500 akad Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari rangkaian kegiatan tersebut.

Untuk jangka menengah, BTN mematok pertumbuhan pembiayaan rumah subsidi di atas 10 persen pada 2026 dengan proyeksi pemesanan sekitar 210.000 unit. Target tersebut ditopang kolaborasi dengan lebih dari 10.000 mitra pengembang serta perluasan akses KPR bagi pekerja informal melalui skema Kredit Program Perumahan (KPP).

(Nur Aida Nasution)

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Panic Selling Usai MSCI, Hans Kwee Prediksi IHSG Rebound Pekan Depan

Seorang wanita berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (28/1/2026). BEI menghentikan sementara perdagangan (trading halt) pada pukul 13.43 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) setelah penurunan IHSG mencapai delapan persen ke posisi 8.261,79 imbas dari pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan sementara (hold) proses rebalancing indeks untuk saham-saham di pasar saham Indonesia. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar
Seorang wanita berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (28/1/2026). BEI menghentikan sementara perdagangan (trading halt) pada pukul 13.43 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) setelah penurunan IHSG mencapai delapan persen ke posisi 8.261,79 imbas dari pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan sementara (hold) proses rebalancing indeks untuk saham-saham di pasar saham Indonesia. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar

Jakarta, aktual.com – Ekonom keuangan dan praktisi pasar modal Hans Kwee menilai tekanan yang terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis ini, imbas dari panic selling pelaku pasar pasca pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait penangguhan rebalancing indeks saham-saham Indonesia.

Ia memproyeksikan sentimen negatif ini bersifat jangka pendek, dan IHSG akan rebound (berbalik menguat) setidaknya pada pekan depan.

“Pasar masih panik karena MSCI,” ujar Hans dikutip dari Antara di Jakarta, Kamis (29/1).

Selain itu, Hans menyebut pelaku pasar khawatir terhadap proyeksi Goldman Sachs, yang memproyeksikan potensi arus dana keluar (capital outflow) mencapai 2,2 hingga 7,8 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

“Ditambah Goldman Sachs yang memperkirakan potensi arus keluar dana pasif dari pasar saham Indonesia bisa mencapai 2,2 miliar hingga 7,8 miliar dolar AS pasca-penilaian MSCI,” ujar Hans.

Hans memproyeksikan tekanan terhadap IHSG akan bersifat jangka pendek, dan memproyeksikan akan kembali pulih setidaknya pekan depan.

Namun demikian, Ia menyebut rebound IHSG tidak akan terlalu signifikan, dan cenderung menguat secara bertahap.

“Hal ini bersifat jangka pendek. Kami pikir akhir pekan atau minggu depan pasar saham sudah normal, tapi mungkin indeks kita tidak akan naik terlalu kencang lagi. Cenderung sideways menanti hasil final MSCI, ” ujar Hans.

Di tengah koreksi IHSG saat ini, Hans merekomendasikan pelaku pasar untuk melakukan aksi beli (net buy), serta melakukan akumulasi secara bertahap terhadap saham-saham berfundamental bagus.

“Investor jangka menegah dan panjang bisa lakukan beli waktu melemah, dan lakukan akumulasi bertahap terhadap saham-saham Big Cap dengan fundamental bagus ketika pasar terkoreksi akibat kepanikan,” ujar Hans.

Pada perdagangan hari ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menghentikan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan pada Kamis pukul 09.26 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS), setelah penurunan IHSG mencapai 8 persen.

Pada perdagangan sesi I pukul 09.26 WIB di Jakarta, Kamis, IHSG tercatat melemah 665,89 poin atau 8,00 persen ke posisi 7.654,66, dan perdagangan telah dilanjutkan pukul 09.56 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Hetifah Ingatkan Sensus Ekonomi 2026 Jangan Elitis, Kepercayaan Publik Jadi Kunci

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian. Aktual/HO

Jakarta, Aktual.com — Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya ditentukan oleh kekuatan metodologi statistik, tetapi sangat bergantung pada strategi komunikasi publik yang berlapis, realistis, dan tidak elitis.

Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi X DPR RI bersama Badan Pusat Statistik (BPS) di Kompleks DPR RI, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Hetifah menilai persiapan Sensus Ekonomi 2026 masih perlu diperkuat, terutama dalam membangun kepercayaan dan partisipasi masyarakat. Tanpa pendekatan yang tepat, ia mengingatkan sensus berpotensi menghadapi sikap apatis dari masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor informal.

“Sensus Ekonomi 2026 harus melibatkan seluruh masyarakat. Strateginya tidak boleh elitis, tetapi tetap realistis mengingat keterbatasan anggaran. Kuncinya ada pada kepercayaan publik,” ujar Hetifah.

Menurutnya, seluruh tahapan sensus, mulai dari perencanaan, persiapan, hingga pelaksanaan, harus dirancang secara inklusif dan menyentuh akar rumput. Ia mendorong BPS mengoptimalkan komunikasi publik yang dekat dengan keseharian masyarakat melalui pelibatan tokoh lokal seperti RT, RW, karang taruna, ibu-ibu pengajian, serta komunitas pasar tradisional.

Selain itu, pemanfaatan media yang akrab digunakan masyarakat, seperti grup WhatsApp, radio komunitas, dan media lokal, dinilai penting untuk memperluas jangkauan sosialisasi. Hetifah juga membuka opsi pembentukan posko sensus di tingkat desa atau kelurahan guna memperkuat kehadiran negara dan meningkatkan partisipasi masyarakat.

“Sensus Ekonomi tidak boleh terasa sebagai urusan elite statistik. Ini harus menjadi ruang bagi rakyat untuk bersuara melalui data, yang kelak kembali kepada mereka dalam bentuk kebijakan yang adil dan berpihak,” tegasnya.

Hetifah juga menyoroti pentingnya fase pascasensus. Menurutnya, transparansi hasil dan diseminasi data dalam bahasa yang mudah dipahami publik menjadi faktor krusial untuk menjaga legitimasi BPS dan merawat kepercayaan masyarakat.

Menanggapi masukan tersebut, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan pihaknya menyambut baik pandangan Komisi X DPR RI. Ia menegaskan strategi Sensus Ekonomi 2026 tidak akan bersifat elitis, melainkan mendorong tumbuhnya rasa kepemilikan masyarakat terhadap sensus.

BPS, lanjut Amalia, akan memperkuat kolaborasi dengan tokoh lokal serta menggelar diskusi kelompok terarah bersama Komisi X DPR RI untuk merumuskan strategi komunikasi yang lebih tepat sasaran.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

DPR Soroti Kasus Hogi Minaya, Dinilai Masuk Kategori Pembelaan Diri

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman. Aktual/TINO OKTAVIANO

Jakarta, Aktual.com — Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan penanganan perkara hukum yang menjerat Hogi Minaya perlu dievaluasi secara menyeluruh karena dinilai tidak mencerminkan rasa keadilan. Berdasarkan pendalaman dan keterangan para pihak, Komisi III DPR RI menilai terdapat dasar hukum yang kuat untuk menghentikan perkara tersebut demi kepentingan hukum.

“Komisi III DPR RI meminta agar perkara ini dihentikan demi kepentingan hukum,” kata Habiburokhman dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI bersama Kepala Kejaksaan Negeri Sleman, Kapolresta Sleman, serta kuasa hukum Hogi Minaya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Politikus Partai Gerindra itu menjelaskan, keputusan Komisi III DPR RI mengacu pada ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.

“Dengan berpedoman pada Pasal 65 huruf m Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP dan alasan pembenar sebagaimana diatur dalam Pasal 34 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP,” ujarnya.

Ia menerangkan, Pasal 34 KUHP secara tegas mengatur pembelaan terpaksa terhadap serangan atau ancaman yang melawan hukum. Dalam konteks perkara Hogi Minaya, Komisi III DPR RI menilai peristiwa tersebut merupakan bentuk pembelaan diri terhadap kejahatan pencurian dengan kekerasan, sehingga tidak dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana.

Habiburokhman juga mengingatkan aparat penegak hukum untuk memedomani prinsip keadilan sebagaimana diatur dalam Pasal 53 ayat (2) KUHP, yang menegaskan bahwa keadilan harus lebih diutamakan daripada kepastian hukum semata.

“Penegakan hukum bukan hanya soal menerapkan pasal, tetapi memastikan keadilan benar-benar dirasakan masyarakat. Korban kejahatan tidak boleh dikriminalisasi,” tegasnya.

Selain itu, ia meminta kepolisian, khususnya Polresta Sleman, lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan kepada publik agar tidak menimbulkan kegaduhan dan persepsi keliru.

Komisi III DPR RI, lanjut Habiburokhman, berkomitmen mengawal penegakan hukum agar berjalan profesional, akuntabel, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia. “Tujuan kami bukan melemahkan aparat penegak hukum, melainkan memperkuat penegakan hukum yang adil dan manusiawi,” pungkasnya.

Sebelumnya, diketahui dua penjambret berinisial RDA dan RS, warga Pagar Alam, Sumatera Selatan, tewas setelah tertabrak, terpental, lalu membentur tembok. Keduanya meninggal dunia usai terlibat kejar-kejaran dengan Hogi Minaya suami Arsita, korban penjambretan di Sleman.

Dalam peristiwa tersebut, kedua pelaku sempat beberapa kali bersenggolan dengan kendaraan yang dikemudikan Hogi Minaya menggunakan mobil Mitsubishi Xpander. Saat kejadian, Hogi diketahui tengah mendampingi Arsita yang mengendarai sepeda motor.

Insiden penabrakan itu menimbulkan dua perkara hukum, yakni kasus penjambretan yang telah dihentikan atau diterbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) karena pelaku meninggal dunia di tempat, serta perkara dugaan tindak pidana kecelakaan lalu lintas.

Aparat kepolisian telah melakukan mediasi terhadap para pihak terkait dan menempuh mekanisme restorative justice dalam penanganan perkara tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Kunjungi PNM, Gubernur Maluku Utara Berbagi Nilai Perjuangan Perempuan

Jakarta, aktual.com – Upaya memperkuat peran perempuan dalam ekonomi daerah terus diperkuat Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui kolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Hal ini tercermin dalam kunjungan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, ke Menara PNM, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Sherly membahas penguatan program pemberdayaan perempuan di Maluku Utara, salah satunya melalui Program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) yang selama ini menyasar perempuan prasejahtera pengusaha ultra mikro.

Gubernur Maluku Utara juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan sejumlah nasabah PNM Mekaar yang telah mendapatkan pendampingan usaha. Para nasabah tersebut menjalankan beragam usaha, mulai dari kuliner, batik, hingga produksi makanan ringan.

Dalam dialog bersama nasabah, Gubernur Sherly menyoroti pentingnya kedisiplinan dan kebersamaan sebagai kunci keberhasilan perempuan dalam membangun usaha. Ia juga menggali pengalaman para nasabah sebagai inspirasi bagi perempuan di Maluku Utara yang tengah merintis usaha.

Dewi Susanti, nasabah PNM Mekaar Cabang Depok, membagikan pengalamannya selama enam tahun bergabung dalam program PNM Mekaar.

“Saya sudah menjadi nasabah PNM Mekaar kurang lebih enam tahun. Kuncinya disiplin. Kami sangat terbantu dengan adanya program PNM Mekaar karena bisa membuka usaha untuk membantu ekonomi keluarga. Kebetulan saya juga ketua kelompok dan di kelompok inilah kami saling menguatkan serta berbagi pengalaman usaha,” ujar Dewi pada Selasa (27/ 1/2026)

Pengalaman serupa dirasakan Wiwin Winarti, nasabah PNM Mekaar Cabang Depok. Ia tak menyangka mendapat kesempatan berdialog langsung dengan Gubernur Maluku Utara.

“Benar-benar tidak menyangka bisa bertemu langsung dengan Ibu Gubernur. Melalui pendampingan PNM, kami juga diajari cara mengelola sampah di rumah. Sekarang jadi tahu mana sampah yang bisa dipilah dan dimanfaatkan, bahkan bisa bernilai. Lumayan sekali, bisa membantu ekonomi keluarga,” tutur Wiwin.

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menyampaikan komitmen PNM dalam memperluas akses pemberdayaan perempuan hingga ke wilayah timur Indonesia.

“Kami terus berkomitmen memperkuat pemberdayaan perempuan di desa-desa. Di Maluku Utara, saat ini PNM tengah mengembangkan beberapa unit layanan untuk menjangkau dan melayani ibu-ibu agar dapat tumbuh dan berdaya secara ekonomi,” ujar Dodot.

Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan PNM diharapkan dapat memperluas dampak program pemberdayaan perempuan, sekaligus mendorong tumbuhnya usaha ultra mikro yang berkelanjutan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan daerah.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Berita Lain