11 April 2026
Beranda blog Halaman 281

Menkeu Purbaya Gandeng Menko Polkam Berantas Beking Penghambat

Jakarta, Aktual.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui masih banyak praktik perbekingan yang menghambat penerimaan dan pendapatan negara. Untuk mengatasinya, Kementerian Keuangan menggandeng Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago guna memperkuat penegakan hukum di lapangan.

“Kami melakukan kerja sama untuk memperkuat enforcement pemeriksaan pajak di lapangan. Kalau kata orang, di lapangan selalu ada beking,” kata Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Purbaya menjelaskan kerja sama dengan Menko Polkam akan melibatkan kepolisian, TNI, dan aparat keamanan lainnya untuk menghadapi pihak-pihak yang menjadi beking dan menghambat penerimaan negara. Sebagai langkah awal, strategi tersebut akan difokuskan pada pemantauan dan penindakan aktivitas ekonomi rokok ilegal.

“Kami akan melibatkan polisi, tentara, dan lain-lain supaya beking itu kabur. Utamanya kami kejar rokok ilegal dulu. Mungkin sebulan ke depan akan mulai berjalan,” ujarnya.

Selain itu, Purbaya menyampaikan pemerintah tengah berupaya menyelaraskan kebijakan moneter dan fiskal serta memperkuat aktivitas dunia usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan langkah tersebut, diharapkan penerimaan pajak dapat meningkat secara berkelanjutan.

Kementerian Keuangan juga terus membenahi sistem Coretax untuk mengurangi berbagai kendala yang berpotensi menghambat penerimaan pajak. Selain itu, teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) mulai diterapkan untuk mendeteksi praktik pelaporan yang mengarah pada under-invoicing.

Lebih lanjut, Purbaya mengungkapkan rencana restrukturisasi besar-besaran pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sebagai bagian dari pembenahan institusi dan penguatan pengawasan.

Menurutnya, pengawasan tidak dilakukan melalui kenaikan tarif pajak, melainkan dengan mendeteksi perusahaan yang menjual barang langsung ke konsumen secara tunai untuk menghindari kewajiban pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penghasilan (PPh).

“Saya heran itu bisa lolos. Tapi nanti dengan restrukturisasi pegawai, saya pikir itu tidak akan bisa lolos lagi,” tegas Purbaya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

BPBD DKI Peringatkan Ancaman Banjir Rob di Pesisir Utara Jakarta hingga Awal Februari

Warga melintasi banjir yang merendam perkampungan di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (24/1/2026). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nz.)
Warga melintasi banjir yang merendam perkampungan di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (24/1/2026). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nz.)

Jakarta, aktual.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan warga yang tinggal di kawasan pesisir Pantai Utara Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir pesisir atau rob. Peringatan ini berlaku mulai 27 Januari hingga 3 Februari 2026.

“Warga yang bermukim di kawasan pesisir pantai utara Jakarta diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir pesisir atau rob yang diperkirakan terjadi pada 27 Januari hingga 3 Februari 2026,” kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji, Rabu (28/1/2026).

Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya fenomena pasang maksimum air laut. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok, kondisi tersebut dipicu oleh fase bulan purnama yang bersamaan dengan perigee, yakni saat posisi bulan berada paling dekat dengan bumi.

Kombinasi kedua fenomena itu berpotensi meningkatkan tinggi muka air laut dan memicu terjadinya banjir rob di wilayah pesisir utara Jakarta. Menurut Isnawa, puncak pasang maksimum diperkirakan berlangsung pada rentang waktu pukul 05.00 hingga 11.00 WIB.

“Fenomena pasang maksimum ini berpotensi memicu peningkatan tinggi muka air laut, sehingga masyarakat pesisir perlu meningkatkan kesiapsiagaan,” ujar Isnawa.

Sejumlah wilayah yang diperkirakan berisiko terdampak antara lain Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, serta kawasan Kepulauan Seribu.

Isnawa menambahkan, pasang tinggi air laut berpotensi terjadi selama beberapa hari berturut-turut. Karena itu, warga diimbau terus mencermati perubahan cuaca dan dinamika air laut yang dapat berlangsung cepat.

BPBD DKI Jakarta juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari aktivitas di kawasan pesisir yang rawan terdampak rob, khususnya saat puncak pasang. Selain itu, warga diminta memastikan saluran drainase di lingkungan tempat tinggal berfungsi dengan baik guna meminimalkan genangan.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD mengajak masyarakat memantau informasi resmi melalui kanal pemerintah, seperti laman peringatan dini gelombang pasang di bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut, aplikasi JAKI untuk pelaporan genangan, serta situs pantaubanjir.jakarta.go.id untuk memperoleh informasi terkini secara real-time.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Pemerintah Pangkas Kuota Subsidi Pertalite dan Solar 2026

Ilustrasi Petugas mengisi BBM Bersubsidi

Jakarta, Aktual.com – Pemerintah resmi memangkas kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk tahun 2026. Pemangkasan terbesar terjadi pada BBM jenis Pertalite, sementara kuota solar subsidi juga mengalami penurunan. Kebijakan ini disampaikan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dalam rapat dengar pendapat dengan DPR RI.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan pemerintah telah menetapkan kuota penyaluran Jenis BBM Tertentu (JBT) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) untuk 2026 sebagai bagian dari pengendalian subsidi energi.

“Kami di BPH Migas telah menetapkan penyaluran kuota JBT dan JBKP tahun 2026,” ujar Wahyudi dalam RDP dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan kuota solar subsidi pada 2026 ditetapkan sebesar 18.636.500 kiloliter (kl), turun 1,32 persen dibandingkan kuota 2025 yang mencapai 18.885.000 kl.

Sementara itu, kuota JBKP atau Pertalite pada 2026 ditetapkan sebesar 29.267.947 kl. Angka tersebut turun 6,28 persen dibandingkan kuota Pertalite 2025 sebesar 31.230.017 kl.

Berbeda dengan solar subsidi dan Pertalite, pemerintah justru menaikkan kuota minyak tanah. Kuota minyak tanah pada 2026 ditetapkan sebesar 526 ribu kl, naik tipis 0,19 persen dari kuota 2025 yang sebesar 525 ribu kl.

Wahyudi juga mengungkapkan pengawasan ketat penyaluran BBM bersubsidi sepanjang 2025 berhasil menekan beban subsidi negara. BPH Migas mencatat penghematan anggaran subsidi energi mencapai Rp4,9 triliun.

Realisasi penyaluran solar subsidi pada 2025 tercatat sebesar 97,49 persen dari kuota APBN, menghasilkan penghematan sekitar 473,6 ribu kl atau setara Rp2,11 triliun. Sementara penyaluran minyak tanah mencapai 96,75 persen dari kuota, dengan penghematan sekitar Rp0,12 triliun.

Penghematan terbesar berasal dari Pertalite, dengan realisasi penyaluran hanya 89,86 persen dari kuota APBN 2025, atau sekitar 28,06 juta kl.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Pasar Sport Hybrid Menggeliat, Honda Prelude 2026 Ludes Terjual

Jakarta, Aktual.com — Minat konsumen terhadap mobil sport hybrid Honda Prelude terbilang tinggi. PT Honda Prospect Motor (HPM) mencatat seluruh alokasi Honda Prelude untuk pengiriman tahun 2026 di Indonesia telah habis terpesan hanya dalam waktu tiga hari sejak pemesanan dibuka.

Pemesanan Honda Prelude dibuka pada 23 Januari 2026 dengan alokasi awal sebanyak 40 unit. Seluruh unit tersebut langsung habis dipesan dalam satu hari. Seiring tingginya permintaan, Honda kemudian membuka alokasi tambahan atau batch kedua sebanyak 60 unit. Namun, kuota tambahan itu juga ludes dipesan pada 26 Januari 2026.

Dengan demikian, total 100 unit Honda Prelude untuk pasar Indonesia pada tahun 2026 telah terpesan sepenuhnya dalam waktu singkat. Seluruh unit tersebut dijadwalkan dikirimkan kepada konsumen secara bertahap mulai Mei 2026.

Honda menyatakan konsumen yang masih berminat tetap dapat melakukan pemesanan melalui dealer resmi Honda tertentu. Namun, estimasi pengiriman untuk pemesanan berikutnya direncanakan baru akan dilakukan mulai tahun 2027.

Menanggapi antusiasme pasar tersebut, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy menyampaikan apresiasi kepada konsumen Indonesia. Ia menilai respons pasar mencerminkan penerimaan positif terhadap konsep sport hybrid yang diusung Honda Prelude.

“Respons terhadap Honda Prelude mencerminkan penerimaan pasar terhadap pendekatan sport hybrid yang mengutamakan karakter berkendara. Prelude diterima dengan baik oleh konsumen yang memahami kualitas produk dan nilai pengalaman berkendara,” ujar Yusak Billy.

Honda Prelude merupakan model sport hybrid yang dikembangkan sebagai bagian dari evolusi strategi elektrifikasi Honda. Meski mengusung teknologi ramah lingkungan, model ini tetap mempertahankan karakter berkendara sporty yang menjadi identitas Prelude sejak generasi pertamanya.

Dari sisi pasar otomotif, larisnya Honda Prelude menunjukkan adanya ceruk konsumen di segmen mobil sport hybrid premium di Indonesia. Konsumen tidak hanya mempertimbangkan efisiensi, tetapi juga desain, performa, dan nilai historis sebuah model.

Tren ini sejalan dengan performa Prelude di pasar global. Saat diluncurkan di Jepang pada 5 September 2025, model ini mencatat sekitar 2.400 pemesanan dalam satu bulan, atau delapan kali lipat dari target penjualan bulanan Honda sebanyak 300 unit.

Prelude juga meraih pengakuan internasional dengan menyabet penghargaan Best Coupe – New Car World Championships 2025/2026 serta Best Car Design of the Year 2025–2026 dari Japan Automotive Hall of Fame, yang menegaskan daya tarik desain dan teknologi hybrid yang ditawarkan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Studi Ungkap Olahraga Aerobik Rutin Bisa Bikin Usia Otak Lebih Muda Secara Biologis

Ilustrasi Otak Manusia/Antara
Ilustrasi Otak Manusia/Antara

Jakarta, aktual.com – Sebuah studi baru yang dilakukan oleh tim peneliti dari AdventHealth Research Institute dan University of Pittsburgh menemukan cara untuk membuat usia otak tampak lebih muda secara biologis.

Para peneliti ingin mengetahui apakah olahraga benar-benar dapat mengubah struktur fisik otak dan apakah perubahan ini terlihat pada hasil pemindaian menurut siaran Eating Well pada Selasa (27/1) waktu setempat.

Para peneliti merekrut 130 orang dewasa sehat berusia antara 26 dan 58 tahun untuk uji klinis acak tersamar tunggal selama 12 bulan.

Peserta secara acak ditugaskan ke salah satu dari dua kelompok: kelompok latihan aerobik intensitas sedang hingga berat atau kelompok kontrol yang diminta untuk tidak mengubah tingkat aktivitas mereka.

Mereka yang berada di kelompok latihan mengikuti dua sesi latihan 60 menit yang diawasi setiap minggu di lingkungan laboratorium dan menambahkan latihan berbasis rumah untuk mencapai sekitar 150 menit aktivitas aerobik per minggu.

Peserta dapat berjalan, jogging, atau berlari di atas treadmill, atau menggunakan peralatan seperti sepeda, mesin elips, atau alat dayung. Monitor detak jantung melacak intensitas latihan mereka sepanjang studi.

Pada awal dan akhir studi, para peneliti mengukur struktur otak peserta menggunakan pemindaian MRI dan menilai kebugaran kardiorespirasi mereka melalui tes yang disebut pengambilan oksigen puncak (VO2peak). Dengan menggunakan alat pembelajaran mesin yang disebut brainageR, mereka menghitung “perbedaan usia otak yang diprediksi” setiap orang atau brain-PAD.

Dari hasil penelitian yang dipublikasikan di Journal of Sport and Health Science, diketahui bahwa setelah 12 bulan, perbedaan yang jelas muncul antara kedua kelompok.

Peserta dalam kelompok olahraga menunjukkan penurunan usia otak yang terukur, otak mereka tampak sekitar 0,6 tahun lebih muda di akhir studi dibandingkan dengan awal.

Sementara itu, kelompok kontrol menunjukkan sedikit peningkatan usia otak (sekitar 0,35 tahun lebih tua), meskipun perubahan ini tidak signifikan secara statistik.

Ketika para peneliti membandingkan kedua kelompok secara langsung, selisihnya hampir satu tahun penuh yang menguntungkan kelompok olahraga. Tidak mengherankan, kelompok olahraga juga menunjukkan peningkatan kebugaran yang signifikan. Menariknya, para peneliti juga menemukan bahwa tingkat kebugaran yang lebih tinggi di awal studi dikaitkan dengan otak yang tampak lebih muda.

Ada beberapa keterbatasan penting yang perlu diingat. Studi ini melibatkan sukarelawan yang sehat dan berpendidikan relatif baik, dan ukuran sampelnya sederhana.

Pandemi COVID-19 juga memengaruhi partisipasi, karena beberapa orang harus terus berolahraga di rumah selama masa lockdown.

Selain itu, meskipun para peneliti mengeksplorasi penjelasan potensial mengapa olahraga meningkatkan usia otak—termasuk perubahan kebugaran, komposisi tubuh, tekanan darah, dan protein otak yang disebut BDNF—tidak satu pun dari faktor-faktor ini sepenuhnya menjelaskan efek tersebut.

Penulis senior dan ahli saraf Kirk I. Erickson, Ph.D., menambahkan olahraga selama 150 menit per minggu dan mengikuti aktivitas aerobik sedang hingga berat, dapat membantu menjaga otak tetap lebih muda secara biologis meski sudah lanjut usia.

Memulainya lebih awal di usia 30-an, 40-an, dan 50-an dapat memberikan manfaat yang lebih besar dari waktu ke waktu dengan memberikan otak Anda keuntungan dalam melawan penuaan.

Jika belum memenuhi rekomendasi 150 menit per minggu, jangan khawatir. Cobalah menambahkan jalan kaki singkat sepanjang hari, menggunakan tangga daripada lift, atau menjadwalkan beberapa sesi di pusat kebugaran setiap minggu. Aktivitas yang dapat dicoba seperti jalan cepat, bersepeda, berenang, dan menari secara konsisten.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Kemlu: Kondisi WNI di Iran Masih Aman, Evakuasi Belum Diperlukan

Jakarta, Aktual.com – Situasi warga negara Indonesia (WNI) di Iran dipastikan masih dalam kondisi relatif aman di tengah meningkatnya tensi di kawasan Timur Tengah. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Yvonne Mewengkang, menyampaikan pemerintah terus memantau perkembangan melalui komunikasi intensif dengan perwakilan Indonesia di Teheran.

“Saat ini relatif aman,” ujar Yvonne di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan Duta Besar RI di Teheran secara aktif berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk memastikan kondisi seluruh WNI tetap terpantau. Menurutnya, seluruh WNI yang berada di Iran telah dihubungi secara aktif oleh KBRI Teheran.

“Semua dikontak aktif oleh KBRI Teheran,” katanya.

Hingga saat ini, pemerintah Indonesia belum menetapkan rencana evakuasi karena situasi dinilai masih terkendali.

“Belum ada rencana evakuasi,” ucapnya singkat.

Yvonne menyebut jumlah WNI yang tercatat berada di Iran saat ini sekitar 300 orang. Pemerintah, kata dia, tetap mengedepankan langkah antisipatif dengan memperkuat komunikasi, pendataan, serta layanan kekonsuleran apabila sewaktu-waktu terjadi perubahan situasi keamanan.

Seperti diketahui, ketegangan kawasan meningkat seiring laporan sejumlah media internasional yang menyebut adanya potensi eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Media Israel melaporkan Yordania dan Uni Emirat Arab disebut siap memberikan dukungan kepada Amerika Serikat apabila terjadi serangan terhadap Iran, termasuk dalam bentuk intelijen, logistik, dan pertahanan udara.

Laporan tersebut juga menyebut kemungkinan keterlibatan Inggris dalam skenario serupa, terutama untuk membantu mencegat rudal dan drone jika terjadi serangan balasan. Di sisi lain, dinamika kawasan Timur Tengah masih diwarnai ketidakpastian akibat konflik berkepanjangan di Gaza serta hubungan Iran dengan sejumlah negara Barat.

Kondisi tersebut membuat sejumlah negara meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk pengamanan wilayah udara dan penguatan kerja sama pertahanan regional. Pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan situasi untuk memastikan keselamatan WNI di wilayah terdampak tetap menjadi prioritas utama.

Artikel ini ditulis oleh:

Achmat
Eka Permadhi

Berita Lain