13 April 2026
Beranda blog Halaman 286

Polda Metro Selidiki Oknum Polisi yang Tangkap Pedagang Es Gabus, Propam Turun Tangan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memberikan keterangan setelah gelar pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Pekat Jaya 2026 di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (28/1/2026). ANTARA/Ilham Kausar.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memberikan keterangan setelah gelar pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Pekat Jaya 2026 di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (28/1/2026). ANTARA/Ilham Kausar.

Jakarta, aktual.com – Polda Metro Jaya mendalami anggota kepolisian yang melakukan penangkapan terhadap pedagang es gabus yang diduga menggunakan bahan berbahaya, seperti polyurethane foam (PU Foam) atau material busa kasur maupun spon cuci di dalam dagangannya, Sabtu (24/1).

“Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro jaya telah menjemput bola, dalam hal ini mendalami apakah ada perbuatan etika, kewenangan yang dilanggar oleh personel tersebut,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (28/1).

Terkait peristiwa tersebut, dia juga menyampaikan permohonan maaf apabila di dalam tindakan yang dilakukan oleh personel Bhabinkamtibmas itu terdapat persepsi yang kurang baik atau kurang tepat.

“Kami mohon maaf karena tujuannya adalah untuk memberikan edukasi,” ujar Budi.

Dia pun memastikan Polda Metro Jaya tidak pernah mematikan atau menghambat usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) masyarakat.

“Tapi apapun itu, kami memahami psikologis kekecewaan publik. Kami sampaikan mohon maaf,” ucap Budi.

Sementara itu, anggota TNI dan Polri yang bertugas di Kelurahan Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, mengakui terlalu cepat mengambil kesimpulan sehingga sempat menangkap pedagang es gabus karena dagangannya itu diduga mengandung bahan berbahaya, seperti PU Foam atau material busa kasur maupun spon cuci, pada Sabtu (24/1).

“Kami di lapangan telah menyimpulkan terlalu cepat, tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah dari pihak berwenang, seperti Dinas Kesehatan, Dokpol, maupun Labfor Polri,” kata Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa, Polres Metro Jakarta Pusat Aiptu Ikhwan Mulyadi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (27/1).

Oleh karena itu, pihaknya memohon maaf yang sedalam-dalamnya, khususnya kepada pedagang es atas nama Sudrajat karena terdampak langsung dalam peristiwa tersebut.

Ikhwan memastikan tidak ada maksud untuk merugikan atau mencemarkan nama baik pedagang tersebut.

Dia juga menjelaskan tindakan awal itu merupakan bentuk respons cepat terhadap laporan masyarakat yang khawatir akan dugaan makanan berbahaya yang beredar di lingkungan mereka.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat memastikan es gabus yang belakangan ini viral di media sosial, aman, layak konsumsi dan tidak mengandung bahan berbahaya, seperti PU Foam atau material busa kasur maupun spon cuci.

“Tim Dokkes telah melakukan pemeriksaan menyeluruh, dan hasilnya, produk tersebut layak dikonsumsi, atau tidak mengandung zat berbahaya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra di Jakarta, Minggu (24/1).

Kepastian itu diperoleh setelah Tim Keamanan Pangan Kedokteran Kepolisian (Dokpol) Polda Metro Jaya memeriksa seluruh sampel es kue, es gabus, agar-agar dan coklat meses milik pedagang tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

KPK Manfaatkan AI untuk Periksa LHKPN

Jakarta, aktual.com – Komisi Pemberantasan Korupsi mulai memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada tahun 2025.

“Dari beberapa (LHKPN) yang telah diverifikasi menggunakan teknologi AI di tahun 2025, menunjukkan peningkatan optimalisasi dan efisiensi,” kata Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/1).

Ia menyebut bahwa KPK melaksanakan uji coba pemeriksaan LHKPN dengan AI ini kepada ribuan penyelenggara negara.

“Telah dilakukan uji coba terhadap 1.000 penyelenggaraan negara dan dinilai berdasarkan skor yang menunjukkan bendera merah,” katanya.

Selain itu, KPK juga berkolaborasi dengan pihak eksternal guna meningkatkan akurasi pelaporan LHKPN dengan melakukan pemadanan nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor induk pegawai (NIP).

“Diharapkan bukan hanya sekedar lapor, tapi yang dipentingkan atau yang diutamakan adalah kebenaran daripada isi LHKPN tersebut,” imbuhnya.

Setyo merinci untuk pengelolaan LHKPN pada tahun 2025, tercatat terdapat 173 instansi pusat maupun daerah yang memiliki tingkat kepatuhan 70 persen.

“Didominasi oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan pemerintah daerah, TNI, Dewan Ketahanan Nasional, dan beberapa lembaga lainnya,” ucapnya.

Selain itu, KPK juga melaksanakan pemeriksaan LHKPN sebanyak 341 laporan pada tahun 2025. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan hasil pemeriksaan tahun sebelumnya yang sebanyak 329 laporan.

“(Jumlah) wajib lapornya adalah ada 415.062 wajib lapor dan jumlah wajib lapor yang melaporkan pada tahun 2025 naik dibandingkan 2024,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Kim Jong Un Siap Umumkan Arah Baru Penguatan Nuklir di Kongres Partai

Jakarta, aktual.com – Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan akan mengumumkan langkah lanjutan terkait pengembangan program nuklir negaranya. Rencana tersebut akan disampaikan dalam kongres partai berkuasa yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Pernyataan itu disampaikan Kim saat memantau uji coba rudal balistik. Pertemuan kongres mendatang, kata Kim, “akan mengklarifikasi rencana tahap selanjutnya untuk lebih memperkuat pencegahan perang nuklir negara itu,” sebagaimana dilansir AFP, Rabu (28/1/2026).

Korea Utara diketahui akan menggelar kongres penting partai berkuasa untuk pertama kalinya dalam lima tahun. Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan, Kim didampingi para pejabat senior negara itu saat menyaksikan uji tembak peluncur roket multi-laras “kaliber besar” yang menembakkan empat rudal.

Meski mengakui pengembangan sistem peluncur roket tersebut “tidak berjalan mulus”, Kim menegaskan bahwa uji coba yang dilakukan pada Selasa (27/1) itu “sangat penting dalam meningkatkan efektivitas pencegahan strategis kita”.

Kim menyebut roket-roket yang ditembakkan berhasil “mengenai sasaran” di perairan pada jarak sekitar 358,5 kilometer.

Sementara itu, menurut laporan kantor berita Jepang Jiji Press yang mengutip sumber Kementerian Pertahanan Jepang, rudal balistik Korea Utara tersebut ditembakkan ke arah Laut Jepang, dengan dua rudal dilaporkan mendarat di luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang.

“Hasil dan signifikansi uji coba ini akan menjadi sumber penderitaan mental yang luar biasa dan ancaman serius bagi kekuatan-kekuatan yang mencoba memprovokasi konfrontasi militer dengan kita,” kata Kim.

Pemerintah Jepang diketahui mengecam keras uji coba rudal tersebut. Tokyo menilai langkah Pyongyang melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB dan dianggap sebagai ancaman bagi perdamaian serta keamanan kawasan, termasuk Jepang, sebagaimana dilaporkan Kyodo News Service.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Raker dengan Kemensos, HNW Apresiasi Sekolah Rakyat, Usulkan Pembangunan Sekolah Rakyat Berbasis Tingkat Kemiskinan Wilayah

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, mengapresiasi program Sekolah Rakyat dan mendorong pembangunan berbasis tingkat kemiskinan wilayah. Aktual/DOK MPR RI

Jakarta, aktual.com – Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI Hidayat Nur Wahid mengapresiasi program Sekolah Rakyat (SR) dan mendorong agar sesuai dengan tujuan utama memotong lingkaran setan kemiskinan, maka wajarnya prioritas pendiriannya juga berbasis tingkat kemiskinan wilayah. HNW, sapaan akrabnya, menyebut wilayah yang tingkat kemiskinannya tinggi harusnya didahulukan untuk pembangunan SR permanen.

Berdasarkan data Kemensos, hingga tahun 2025 telah berdiri 166 SR rintisan yang umumnya diselenggarakan di lingkungan instansi Kementerian Sosial seperti Sentra, BP3KS, maupun bekerja sama dengan institusi lain seperti di gedung pemda, gedung balai, hingga gedung kampus. Terbanyak berada di Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Sesuai arahan Presiden, pada tahun 2026 akan dibangun Sekolah Rakyat di setiap kabupaten berupa SR permanen dengan site plan yang terstandarisasi, di mana tanah disediakan oleh pemerintah daerah dan pembangunan sarana oleh Kementerian PU.

Usulan Prioritas Sekolah Rakyat Berbasis Kemiskinan Wilayah

“Tentu karena pembangunan SR permanen akan bertahap maka Kementerian Sosial harus mengidentifikasi wilayah prioritas, dan saya usulkan agar dimulai berbasis tingkat kemiskinan wilayah. Data Susenas BPS 2025 menunjukkan wilayah Papua, NTT, Maluku, dan Aceh yang masuk kategori itu sehingga pendirian SR di sana harusnya didahulukan dan diperbanyak, agar bisa mewujudkan program memutus dan memotong lingkaran kemiskinan antargenerasi melalui advokasi pendidikan yang berkualitas,” disampaikan Hidayat kepada Menteri Sosial RI di Rapat Kerja Komisi VIII, Selasa (27/1).

Dirinya menyebut jika persoalan kemiskinan bisa diatasi salah satunya melalui program Sekolah Rakyat, kesenjangan antarwilayah juga bisa berkurang. Dengan demikian, integrasi bangsa diharapkan semakin meningkat dan NKRI semakin kuat. Hal ini semakin penting di tengah munculnya kembali isu separatisme.

“Alhamdulillah usulan ini menjadi keputusan rapat, di mana penyelenggaraan Sekolah Rakyat harus dilakukan secara selektif dan diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, artinya juga ada konteks prioritas berdasarkan tingkat kemiskinan,” sambungnya.

Perhatian pada Kelompok Rentan di Luar Program Sekolah Rakyat

Anggota DPR RI Fraksi PKS ini juga mengingatkan Kemensos meskipun Sekolah Rakyat menjadi program prioritas, seharusnya hal tersebut tidak mengurangi atensi pada kelompok masyarakat rentan seperti yatim piatu (Yapi), disabilitas, dan lansia.

Pasalnya, program permakanan dengan perawatan sosial yang ditargetkan bagi 116.754 lansia dan 36.000 penyandang disabilitas hingga kini belum memiliki alokasi anggaran. Bantuan bagi yatim piatu juga mengalami kendala serupa, padahal pada tahun 2025 berhasil disalurkan dan membantu 270.000 anak.

“Untuk memenuhi pelaksanaan program-program sosial itu, sejak awal kami di FPKS Komisi VIII DPR RI bersama yang lain sudah mendukung tambahan anggaran bagi Kementerian Sosial yang tahun lalu diajukan Rp12,5 triliun. Dan ketika kini hanya diajukan tambahan anggaran sebesar Rp7,4 triliun, harapannya agar permintaan ini diluluskan Kemenkeu, agar program prioritas seperti Sekolah Rakyat dapat dijalankan, dan program untuk membantu kelompok rentan; yatim piatu, disabilitas, dan lansia juga tetap bisa diwujudkan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Oktaviano

Menkeu Purbaya Gandeng Menko Polkam Berantas Beking Penghambat

Jakarta, Aktual.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui masih banyak praktik perbekingan yang menghambat penerimaan dan pendapatan negara. Untuk mengatasinya, Kementerian Keuangan menggandeng Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago guna memperkuat penegakan hukum di lapangan.

“Kami melakukan kerja sama untuk memperkuat enforcement pemeriksaan pajak di lapangan. Kalau kata orang, di lapangan selalu ada beking,” kata Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Purbaya menjelaskan kerja sama dengan Menko Polkam akan melibatkan kepolisian, TNI, dan aparat keamanan lainnya untuk menghadapi pihak-pihak yang menjadi beking dan menghambat penerimaan negara. Sebagai langkah awal, strategi tersebut akan difokuskan pada pemantauan dan penindakan aktivitas ekonomi rokok ilegal.

“Kami akan melibatkan polisi, tentara, dan lain-lain supaya beking itu kabur. Utamanya kami kejar rokok ilegal dulu. Mungkin sebulan ke depan akan mulai berjalan,” ujarnya.

Selain itu, Purbaya menyampaikan pemerintah tengah berupaya menyelaraskan kebijakan moneter dan fiskal serta memperkuat aktivitas dunia usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan langkah tersebut, diharapkan penerimaan pajak dapat meningkat secara berkelanjutan.

Kementerian Keuangan juga terus membenahi sistem Coretax untuk mengurangi berbagai kendala yang berpotensi menghambat penerimaan pajak. Selain itu, teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) mulai diterapkan untuk mendeteksi praktik pelaporan yang mengarah pada under-invoicing.

Lebih lanjut, Purbaya mengungkapkan rencana restrukturisasi besar-besaran pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sebagai bagian dari pembenahan institusi dan penguatan pengawasan.

Menurutnya, pengawasan tidak dilakukan melalui kenaikan tarif pajak, melainkan dengan mendeteksi perusahaan yang menjual barang langsung ke konsumen secara tunai untuk menghindari kewajiban pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penghasilan (PPh).

“Saya heran itu bisa lolos. Tapi nanti dengan restrukturisasi pegawai, saya pikir itu tidak akan bisa lolos lagi,” tegas Purbaya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

BPBD DKI Peringatkan Ancaman Banjir Rob di Pesisir Utara Jakarta hingga Awal Februari

Warga melintasi banjir yang merendam perkampungan di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (24/1/2026). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nz.)
Warga melintasi banjir yang merendam perkampungan di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (24/1/2026). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nz.)

Jakarta, aktual.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan warga yang tinggal di kawasan pesisir Pantai Utara Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir pesisir atau rob. Peringatan ini berlaku mulai 27 Januari hingga 3 Februari 2026.

“Warga yang bermukim di kawasan pesisir pantai utara Jakarta diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir pesisir atau rob yang diperkirakan terjadi pada 27 Januari hingga 3 Februari 2026,” kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji, Rabu (28/1/2026).

Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya fenomena pasang maksimum air laut. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok, kondisi tersebut dipicu oleh fase bulan purnama yang bersamaan dengan perigee, yakni saat posisi bulan berada paling dekat dengan bumi.

Kombinasi kedua fenomena itu berpotensi meningkatkan tinggi muka air laut dan memicu terjadinya banjir rob di wilayah pesisir utara Jakarta. Menurut Isnawa, puncak pasang maksimum diperkirakan berlangsung pada rentang waktu pukul 05.00 hingga 11.00 WIB.

“Fenomena pasang maksimum ini berpotensi memicu peningkatan tinggi muka air laut, sehingga masyarakat pesisir perlu meningkatkan kesiapsiagaan,” ujar Isnawa.

Sejumlah wilayah yang diperkirakan berisiko terdampak antara lain Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, serta kawasan Kepulauan Seribu.

Isnawa menambahkan, pasang tinggi air laut berpotensi terjadi selama beberapa hari berturut-turut. Karena itu, warga diimbau terus mencermati perubahan cuaca dan dinamika air laut yang dapat berlangsung cepat.

BPBD DKI Jakarta juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari aktivitas di kawasan pesisir yang rawan terdampak rob, khususnya saat puncak pasang. Selain itu, warga diminta memastikan saluran drainase di lingkungan tempat tinggal berfungsi dengan baik guna meminimalkan genangan.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD mengajak masyarakat memantau informasi resmi melalui kanal pemerintah, seperti laman peringatan dini gelombang pasang di bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut, aplikasi JAKI untuk pelaporan genangan, serta situs pantaubanjir.jakarta.go.id untuk memperoleh informasi terkini secara real-time.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Berita Lain