6 April 2026
Beranda blog Halaman 348

Pesawat CN-235 Dipakai AS Serang Venezuela, DPR Dorong Kemandirian Alutsista RI

Jakarta, Aktual.com — Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh, menanggapi mencuatnya laporan media internasional yang menyebut pesawat CN-235 buatan Indonesia digunakan oleh Amerika Serikat (AS) dalam operasi penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro. Ia menilai peristiwa itu menjadi momentum untuk merefleksikan kebijakan pertahanan nasional.

Soleh menilai peristiwa ini harus menjadi momentum refleksi strategis bagi pemerintah Indonesia, untuk mengubah haluan kebijakan pertahanan, khususnya dalam peningkatan produksi dan pemanfaatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) produksi dalam negeri.

“Terlepas dari dinamika geopolitik yang melatarbelakangi penggunaan pesawat tersebut oleh negara lain, hal ini menunjukkan bahwa produk alutsista buatan anak bangsa memiliki kualitas dan daya saing global. Sayangnya, pemanfaatannya di dalam negeri sendiri belum maksimal,” ujar Oleh Soleh dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (7/1/2026).

Menurut politikus dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, penggunaan alutsista produksi dalam negeri oleh negara besar dalam operasi strategis membuktikan daya saing industri pertahanan nasional. Namun, ia menekankan bahwa Indonesia masih bergantung pada alutsista impor dalam memenuhi kebutuhan pertahanan dalam negeri.

“Kedaulatan negara tidak hanya ditentukan oleh kekuatan diplomasi, tetapi juga oleh kemampuan kita memproduksi dan menguasai alutsista sendiri. Ini sudah menjadi kebutuhan strategis, bukan sekadar pilihan,” tegasnya.

Oleh Soleh menyatakan penguatan industri pertahanan nasional sejalan dengan Asta Cita di bidang pertahanan, yang menempatkan kemandirian dan kedaulatan nasional sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.

Ia mendorong pemerintah untuk memberi prioritas anggaran, keberpihakan kebijakan, serta konsistensi dalam pemesanan alutsista kepada industri dalam negeri seperti PT Dirgantara Indonesia agar ekosistem pertahanan berbasis produksi lokal benar-benar terwujud.

“Jika produk kita dipercaya dan digunakan negara besar dalam operasi strategis, maka tidak ada alasan bagi kita sendiri untuk ragu. Sudah saatnya alutsista berbasis produksi anak bangsa menjadi tulang punggung pertahanan nasional,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya oleh The New York Times yang menyebutkan bahwa operasi penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, oleh Amerika Serikat (AS) melibatkan sedikitnya 150 pesawat militer. Salah satunya adalah Pesawat CN-235.

CN-235 adalah pesawat buatan Indonesia hasil kerja sama PT Dirgantara Indonesia dengan perusahaan Spanyol, CASA. Militer AS diperkirakan mengoperasikan sekitar 32 unit Pesawat CN-235 dalam berbagai varian.

Hingga saat ini tidak kurang dari 300 pesawat CN-235 dalam model sipil dan militer yang dioperasikan oleh bebagai negara di dunia. Pesawat ini dikenal praktis dan dapat mendarat maupun terbang dari landasan yang pendek dan tidak beraspal.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

SOROTAN: Rasulullah, Lingkungan, dan Krisis Ekologi Indonesia

Petugas mengoperasikan eskavator untuk membersihkan jalan akses antardesa dari batang-batang kayu gelondongan pascabanjir bandang di Desa Tanjung Karang, Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Minggu (7/12/2025). Akses penghubung Desa Tanjung Karang dan Desa Menang Gini yang sempat tertutup tumpukan kayu gelondongan akhirnya bisa terbuka usai pemerintah mengerahkan alat berat untuk pembersihan sehingga mobilitas masyarakat, termasuk distribusi bantuan menjadi bisa dilakukan. ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso/app/nz
Petugas mengoperasikan eskavator untuk membersihkan jalan akses antardesa dari batang-batang kayu gelondongan pascabanjir bandang di Desa Tanjung Karang, Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Minggu (7/12/2025). Akses penghubung Desa Tanjung Karang dan Desa Menang Gini yang sempat tertutup tumpukan kayu gelondongan akhirnya bisa terbuka usai pemerintah mengerahkan alat berat untuk pembersihan sehingga mobilitas masyarakat, termasuk distribusi bantuan menjadi bisa dilakukan. ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso/app/nz

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan oleh perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka, supaya mereka kembali ke jalan yang benar.” (Ar Rum:41)

Jauh sebelum dunia modern sibuk merumuskan narasi ‘pembangunan berkelanjutan’, Rasulullah Muhammad SAW telah meletakkan fondasi etika lingkungan yang tegas dan operasional. Nabi menanamkan prinsip bahwa setiap kebaikan ekologis bernilai ibadah. “Tidaklah seorang Muslim menanam pohon atau menabur benih, lalu dimakan oleh manusia, burung, atau hewan, melainkan menjadi sedekah baginya” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam riwayat lain, Rasulullah melarang pemborosan air bahkan ketika berwudu di sungai yang mengalir (HR. Ahmad). Ajaran-ajaran ini membentuk kerangka moral yang memposisikan manusia bukan sebagai pemilik mutlak alam, melainkan penjaga amanah kehidupan.

Dari prinsip inilah berkembang praktik sosial dalam peradaban Islam berupa ḥima, yaitu kawasan lindung yang dibatasi pemanfaatannya demi keberlanjutan sumber daya dan kepentingan bersama. Berbagai kajian mutakhir menegaskan bahwa ḥima merupakan sistem konservasi berbasis komunitas yang relevan dengan tata kelola lingkungan modern dan dapat diintegrasikan dalam kebijakan kontemporer (Hayat et al., 2023; Hadi, 2025).

Ironisnya, di Indonesia, negeri dengan populasi Muslim terbesar di dunia, krisis ekologis justru kian mengkhawatirkan. Deforestasi, kebakaran hutan dan lahan, pencemaran sungai, degradasi pesisir, serta konflik agraria terjadi berulang.

Laporan-laporan lingkungan menunjukkan bahwa praktik pengelolaan lahan yang tidak berkelanjutan menjadi faktor utama degradasi ekosistem dan bencana ekologis yang menimpa masyarakat (Greenpeace, 2020).

Dalam perspektif etika Islam, kondisi ini bukan sekadar kegagalan teknis kebijakan, melainkan krisis nilai. Prinsip khalīfah, amanah, dan tawāzun menegaskan bahwa pembangunan yang merusak keseimbangan alam adalah pelanggaran terhadap mandat moral manusia sebagai penjaga bumi (Zafar, n.d.; Islamic Environmental Ethics, 2025).

Tekanan terhadap kawasan-kawasan sensitif seperti Raja Ampat akibat ekspansi pertambangan nikel menunjukkan betapa rapuhnya komitmen keberlanjutan. Para ahli lingkungan memperingatkan bahwa aktivitas pertambangan di wilayah tersebut mengancam terumbu karang dan ekosistem laut yang menopang kehidupan pesisir dan biodiversitas global (AP News, 2025). Pada titik ini, prinsip ḥima seharusnya berfungsi sebagai pagar etik. Ada wilayah yang tidak boleh dinegosiasikan oleh kepentingan pasar maupun kekuasaan dan politik dan keserakahan.

Lebih jauh, ḥima menempatkan komunitas sebagai penjaga ruang hidupnya. Dalam praktik Nabi, kawasan lindung dijaga oleh kesepakatan sosial dan tanggung jawab kolektif, bukan sekadar oleh aparat kekuasaan.

Pendekatan ini sejalan dengan temuan riset yang menunjukkan bahwa pengelolaan hutan berbasis masyarakat di Indonesia lebih adaptif terhadap kebutuhan ekologis dan sosial dibandingkan pendekatan sentralistis semata (Sahide et al., 2022).

Di tengah krisis iklim global, ketika banjir, kekeringan, dan cuaca ekstrem semakin sering melanda Indonesia, ajaran Rasulullah tentang lingkungan tampil bukan sebagai romantisme sejarah, melainkan panduan peradaban. Ia mengajarkan hidup secukupnya, menahan diri dari kerakusan, dan menempatkan keberlanjutan sebagai bagian dari iman.

Krisis lingkungan Indonesia hari ini, pada akhirnya, adalah ujian peradaban, apakah kita masih bersedia menjadi penjaga bumi sebagaimana diajarkan Rasulullah, atau memilih menjadi generasi yang menumpuk keuntungan dan mewariskan kerusakan.

Rasulullah telah memberi arah. Alam telah memberi peringatan. Kini tinggal menunggu jawaban kita.

Artikel ini ditulis oleh:

Andry Haryanto

BGN Tegaskan Skema MBG: Lansia dan Disabilitas Ditangani Kemensos, Anak Usia Sekolah oleh BGN

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/11/2025). (ANTARA/Fathur Rochman)
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/11/2025). (ANTARA/Fathur Rochman)

Jakarta, aktual.com – Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan penjelasan menyusul munculnya usulan agar anak jalanan hingga penyandang disabilitas mendapatkan program makan bergizi gratis (MBG). BGN menegaskan, penyaluran MBG untuk lansia dan penyandang disabilitas menjadi kewenangan Kementerian Sosial.

“Jadi untuk lansia dan disabilitas itu yang memberikan makan bergizi gratis Kemensos,” kata Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang kepada wartawan, Kamis (8/1/2026).

Sementara itu, BGN bertanggung jawab menyalurkan MBG bagi anak-anak yang hidup di jalanan sepanjang masih berada dalam rentang usia sekolah. Menurut Nanik, prinsip dasarnya adalah memastikan setiap anak Indonesia memperoleh hak gizi yang layak.

“Anak jalanan tapi masih dalam usia sekolah yang belum tertampung atau di wilayah tersebut belum ada sekolah rakyat, itu yang memberi makan BGN. Jadi bahasanya bukan anak jalanan tapi anak usia sekolah,” ujarnya.

Ia menambahkan, perubahan istilah tersebut dimaksudkan untuk menegaskan hak anak atas gizi, terlepas dari kondisi sosial tempat mereka hidup.

“Itu untuk mengganti istilah anak jalanan, karena meski mereka hidup di jalan tapi mereka selama masih usia anak-anak tetap punya hak untuk memperoleh gizi,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah terbuka terhadap usulan agar program MBG juga menjangkau penyandang disabilitas dan anak jalanan. Ia menyebut masukan tersebut akan dikaji lebih lanjut.

“Terus terang kalau tadi berkenaan dengan masalah itu belum, tapi terima kasih kalau ada catatan dan masukan,” kata Prasetyo kepada wartawan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1).

Prasetyo menegaskan, pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan terkait kebijakan dan program yang dijalankan.

“Ini contoh yang baik kalau di dalam memberikan masukan kepada pemerintah menurut saya ini adalah salah satu contohnya. Kami terus membuka diri dan kalau memang ada sesuatu yang kami pemerintah masih luput atau alpa untuk tidak memikirkannya, silakan untuk disampaikan kepada kami dan kami akan terbuka,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Trump Ungkap Akuisisi Greenland Cegah “Agresi” China dan Rusia

Presiden AS Donald Trump - foto X

Tokyo, aktual.com – Rencana Presiden AS Donald Trump untuk mengakuisisi Greenland bertujuan untuk mencegah “agresi” China dan Rusia di wilayah Arktik, kata Gedung Putih pada Rabu (7/1).

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan dalam konferensi pers bahwa akuisisi Greenland oleh AS sedang “aktif dibahas” oleh Trump bersama tim keamanan nasionalnya.

“Presiden sangat terbuka dan jelas kepada Anda semua dan kepada dunia bahwa ia memandang langkah ini sebagai kepentingan terbaik Amerika Serikat untuk mencegah agresi Rusia dan China di wilayah Arktik, dan itulah sebabnya timnya saat ini sedang membicarakan seperti apa bentuk potensi akuisisi tersebut,” kata Leavitt.

Dia menambahkan bahwa semua opsi terbuka, termasuk penggunaan kekuatan militer, untuk mencapai tujuan tersebut, tetapi menekankan bahwa “opsi pertama Trump selalu diplomasi.”

Pernyataan itu disampaikan di tengah kembali menguatnya niat pemerintahan Trump untuk mengambil alih Greenland, wilayah otonom Denmark yang memiliki posisi strategis dan kaya sumber daya, yang memicu reaksi keras dari para pemimpin Eropa.

Di tengah melebar­nya perbedaan pandangan antara Amerika Serikat dan sekutu NATO-nya terkait pulau terbesar di dunia tersebut, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan ia berencana bertemu dengan para pejabat Denmark pekan depan.

Dalam perkembangan terkait, Trump mengejek negara-negara anggota Organisasi Pakta Atlantik Utara (NATO) melalui media sosial, dengan menyatakan bahwa China dan Rusia “sama sekali tidak takut” terhadap aliansi militer itu tanpa keterlibatan Amerika Serikat.

Trump juga mengungkapkan keraguannya apakah anggota NATO lainnya akan memberikan dukungan kepada AS jika negara itu benar-benar membutuhkan bantuan.

“Satu-satunya negara yang ditakuti dan dihormati oleh China dan Rusia adalah Amerika Serikat yang dibangun kembali (oleh Trump),” tulisnya di platform Truth Social miliknya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Prabowo Bocorkan Kejagung Akan Sita Tambahan 4–5 Juta Hektare Sawit Bermasalah pada 2026

Prabowo dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026) (dok. YouTube Sekretariat Presiden)
Prabowo dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026) (dok. YouTube Sekretariat Presiden)

Jakarta, Aktual.com — Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah melalui Kejaksaan Agung akan kembali menyita lahan perkebunan kelapa sawit bermasalah seluas 4 hingga 5 juta hektare pada tahun 2026. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di sektor sumber daya alam.

“Kita sudah menguasai, sudah sita 4 juta hektare kebun kelapa sawit yang melanggar hukum. Itu sudah kita sita. Jampidsus bener? Jaksa Agung? Dan tahun 2026 kita akan sita tambahan 4–5 juta hektare lagi,” kata Prabowo saat menghadiri acara panen raya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (07/01/2026).

Presiden menegaskan, upaya penertiban tidak hanya dilakukan di sektor perkebunan sawit, tetapi juga terhadap aktivitas pertambangan ilegal yang selama ini merugikan negara. Ia menyebut ratusan tambang ilegal telah ditindak oleh pemerintah.

“Kita sudah bertindak terhadap ratusan tambang ilegal. Sudah ratusan triliun rupiah kita selamatkan. Masih banyak yang bocor dan terus kita kejar,” ujar Prabowo.

Menurutnya, penindakan tegas tersebut bertujuan memastikan seluruh kekayaan negara dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Presiden menekankan tidak boleh ada satu rupiah pun uang negara yang dinikmati oleh segelintir pihak.

“Uang rakyat harus benar-benar dinikmati oleh seluruh bangsa Indonesia. Tidak boleh sepeser rupiah pun tidak sampai ke rakyat,” tegasnya.

Prabowo kembali menegaskan komitmennya untuk menegakkan supremasi hukum dan memberantas korupsi tanpa pandang bulu. Ia menyebut agenda tersebut menjadi tugas utama Kabinet Merah Putih.

“Ini tekad saya sebagai Presiden yang dilantik dan dipilih oleh rakyat. Ini tugas Kabinet Merah Putih,” katanya.

Sebelumnya, pada akhir Desember 2025, Presiden Prabowo mengumumkan penyitaan sekitar 4 juta hektare lahan sawit bermasalah oleh negara. Ia menilai angka tersebut baru merupakan langkah awal, karena masih banyak kawasan hutan yang diduga dikuasai secara ilegal oleh pengusaha.

“Ini baru permulaan. Kalau diteliti dengan sungguh-sungguh, potensi kerugian negara bisa mencapai ratusan triliun rupiah,” kata Prabowo saat memberikan keterangan di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, 24 Desember 2025.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengungkap praktik penguasaan ilegal kawasan hutan telah berlangsung lama, bahkan disertai upaya menyuap aparat dan pejabat negara. Karena itu, Prabowo mengingatkan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) untuk menjaga integritas dan menghindari praktik lobi dari pihak-pihak berkepentingan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Emas Pegadaian Lanjutkan Tren Positif Hari Ini

Arsip foto - Seorang petugas menunjukan koleksi lempengan emas di Pegadaian Galeri24, Kota Pekanbaru, Riau. ANTARA FOTO/FB Anggoro/foc/pri.
Arsip foto - Seorang petugas menunjukan koleksi lempengan emas di Pegadaian Galeri24, Kota Pekanbaru, Riau. ANTARA FOTO/FB Anggoro/foc/pri.

Jakarta, aktual.com – Harga emas yang dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian di Jakarta, Kamis (8/1), menunjukkan dua produk buatan Galeri24 dan UBS yang kompak mencatatkan kenaikan sejak 6 Januari.

‎Harga jual emas Galeri24 melonjak dari awalnya Rp2.582.000 per gram menjadi Rp2.599.000 per gram, atau naik Rp17.000.

Begitu pula harga emas UBS turut mengalami kenaikan ke angka Rp2.648.000, dari semula Rp2.638.000 per gram atau naik Rp10.000.

Emas Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram. Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk.

Galeri24

0,5 gram: Rp1.363.000

‎1 gram: Rp2.599.000.

‎2 gram: Rp5.119.000

‎5 gram: Rp12.702.000

‎10 gram: Rp25.337.000

‎25 gram: Rp63.188.000

‎50 gram: Rp126.275.000

‎100 gram: Rp252.425.000

‎250 gram: Rp629.511.000

‎500 gram: Rp1.259.022.000

‎1.000 gram: Rp2.518.044.000

UBS

0,5 gram: Rp1.431.000

‎1 gram: Rp2.648.000

‎2 gram: Rp5.255.000

‎5 gram: Rp12.985.000

10 gram: Rp25.833.000

‎25 gram: Rp64.455.000

‎50 gram: Rp128.645.000

‎100 gram: Rp257.188.000

250 gram: Rp642.781.000

‎500 gram: Rp1.284.052.000

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Berita Lain