6 April 2026
Beranda blog Halaman 349

Kabar Burung Renault Siapkan Filante, Mobil Konsep Mewah untuk Pasar Otomotif Global

Jakarta, Aktual.com — Mengawali tahun baru, pabrikan otomotif asal Prancis, Renault, dikabarkan resmi menamai mobil konsep kelas atas terbarunya dengan nama Filante. Model ini disiapkan sebagai andalan baru Renault dalam memperkuat penetrasi pasar global di luar Eropa. Informasi tersebut dilaporkan media otomotif Autocar, Senin (6/1/2026) waktu setempat.

Dalam bahasa Prancis, Filante berarti “bintang jatuh”, sebuah simbol yang menurut Renault merepresentasikan kecepatan, eksplorasi, dan ambisi teknologi. Penamaan ini menjadi bagian dari strategi internasional baru Renault untuk memperkuat citra merek di segmen bernilai tinggi.

Filante dijadwalkan diperkenalkan secara resmi pada 13 Januari mendatang sebagai bagian dari lini produk global Renault yang telah diperbarui. Meski ditujukan untuk pasar internasional, mobil ini tidak direncanakan untuk dipasarkan di Inggris Raya.

Langkah tersebut merupakan kelanjutan dari strategi agresif yang diluncurkan CEO Renault, Fabrice Cambolive, pada 2023. Saat itu, Renault mengumumkan investasi sebesar 2,6 miliar pound sterling atau setara hampir Rp59 triliun untuk meluncurkan delapan model baru di luar Eropa hingga 2027, guna memperkuat posisi merek di segmen dengan nilai tambah terbesar.

Filante akan menjadi model kelima dari delapan kendaraan yang direncanakan, sekaligus yang paling eksklusif dalam portofolio Renault. Mobil ini digambarkan berada di segmen E dengan dimensi besar dan tingkat kemewahan yang jauh melampaui jajaran Renault di pasar Eropa. Panjang kendaraan diperkirakan mencapai sekitar lima meter.

Dari sisi produksi dan teknologi, Filante akan dirakit bersamaan dengan SUV Koleos generasi ketiga di Busan, Korea Selatan. Model ini diproyeksikan berbagi platform dan sistem penggerak hybrid yang dikembangkan bersama Geely, sejalan dengan kemitraan strategis Renault dengan pabrikan otomotif asal Tiongkok tersebut.

Nama Filante sendiri terinspirasi dari konsep ekstrem Renault yang mampu menempuh jarak 626 mil dalam sekali pengisian daya menggunakan baterai Scenic 87 kWh. Konsep tersebut merujuk pada Filante asli tahun 1956, sebuah mobil satu tempat duduk yang dirancang untuk memecahkan rekor jarak tempuh.

Manajer penamaan Renault, Sylvia dos Santos, mengatakan nama Filante mencerminkan filosofi desain Renault ke depan. “Nama Filante langsung mengacu pada bintang jatuh, luar angkasa, dan perjalanan, yang semuanya mencerminkan desain kendaraan kami yang megah dan visioner,” ujarnya.

Secara bisnis, kehadiran Filante menegaskan arah baru Renault untuk bersaing di segmen premium global dengan mengandalkan inovasi teknologi, kemitraan strategis, serta diferensiasi desain.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Polres Metro Siagakan 1.659 Personel Jaga Aksi Buruh di Jakpus

Jakarta, aktual.com – Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) mengerahkan sebanyak 1.659 personel gabungan untuk memberikan pelayanan dalam unjuk rasa yang digelar oleh sejumlah buruh serta elemen masyarakat lainnya di daerah setempat pada Kamis.

“Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung di Jakarta, Kamis (8/1).

Dia menegaskan kehadiran aparat semata-mata untuk melayani masyarakat serta menjamin hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan aspirasi secara damai.

Menurut dia, unjuk rasa tersebut dilakukan oleh sejumlah buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia dan beberapa elemen massa di kawasan Gambir, Jakarta Pusat.

Agar kegiatan penyampaian pendapat di muka umum itu berjalan aman, tertib, dan kondusif, kata dia, seluruh personel pengamanan tidak dibekali senjata api dan mengedepankan pendekatan humanis serta profesional.

“Personel diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional,” ujar Reynold.

Dia pun mengimbau orator dan peserta aksi agar tetap tertib, tidak memprovokasi massa lainnya, tidak menutup jalan umum, serta tidak melakukan tindakan anarkis, seperti membakar ban bekas atau merusak fasilitas umum.

Selain itu, dia menekankan agar massa aksi tidak melawan petugas dan bersama-sama menjaga ketertiban, serta mengingatkan masyarakat yang berada di sekitar kawasan Monas untuk tidak terpancing provokasi.

Bagi pengguna jalan, kepolisian menyarankan agar mencari jalur alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas selama unjuk rasa itu berlangsung.

“Pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Kami mohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” tutur Reynold.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Dewas KPK Dalami Dugaan Penyidik Tak Panggil Bobby Nasution dalam Kasus Dugaan Korupsi Jalan

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Aktual/HO

Jakarta, Aktual.com — Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) tengah mendalami dugaan pelanggaran etik penyidik KPK yang dilaporkan tidak memanggil Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara.

Ketua Dewas KPK Gusrizal, menyatakan hasil pemeriksaan akan diumumkan setelah seluruh proses klarifikasi dan pendalaman rampung dilakukan.

“Iya, kemungkinan. Nanti dilihat hasilnya,” ujar Gusrizal di Gedung Juang KPK, Jakarta, Rabu (7/8/2026).

Ia mengungkapkan, Dewas KPK masih akan meminta keterangan tambahan dari sejumlah pihak terkait, termasuk pihak pelapor. Laporan tersebut sebelumnya diajukan oleh Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI).

“Termasuk si pelapor, Saiman, dan yang lain-lain,” kata Gusrizal, merujuk pada Ketua Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 26 Juni 2025 terkait dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara serta Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah I Sumut.

Pada 28 Juni 2025, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka adalah Kepala Dinas PUPR Sumut Topan Obaja Putra Ginting, Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Sumut merangkap pejabat pembuat komitmen Rasuli Efendi Siregar, Pejabat Pembuat Komitmen Satker PJN Wilayah I Sumut Heliyanto, Direktur Utama PT Dalihan Natolu Group Muhammad Akhirun Piliang, serta Direktur PT Rona Na Mora Muhammad Rayhan Dulasmi Piliang.

KPK membagi perkara tersebut ke dalam dua klaster. Klaster pertama berkaitan dengan empat proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Sumut, sedangkan klaster kedua mencakup dua proyek di Satker PJN Wilayah I Sumut. Total nilai enam proyek tersebut diperkirakan mencapai Rp231,8 miliar.

Dalam konstruksi perkara, Akhirun dan Rayhan diduga sebagai pemberi suap. Sementara penerima suap di klaster pertama adalah Topan Ginting dan Rasuli Efendi Siregar, sedangkan di klaster kedua adalah Heliyanto.

Pada 17 November 2025, KAMI mengadukan penyidik sekaligus Kepala Satuan Tugas KPK, Rossa Purbo Bekti, ke Dewas KPK atas dugaan penghambatan proses hukum karena tidak memanggil Bobby Nasution dalam penyidikan. Dewas KPK kemudian memeriksa pelaksana tugas deputi KPK, jaksa penuntut umum, serta sejumlah penyidik sepanjang Desember 2025.

Artikel ini ditulis oleh:

Achmat
Eka Permadhi

Restrukturisasi SUV BYD Sealion 6 Digantikan Model Generasi Baru

Jakarta, Aktual.com — Produsen kendaraan listrik asal China, BYD, resmi menghapus model SUV ukuran menengah Sealion 6 dari jajaran produk domestiknya. Model tersebut kini tidak lagi tercantum dalam halaman resmi Ocean Network BYD di China. Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh media otomotif CarNewsChina, Rabu (07/01/2026).

Sealion 6, yang dikenal dengan nama Song Plus di pasar China, pertama kali diluncurkan pada September 2020 dan menjadi salah satu tulang punggung penjualan BYD di segmen SUV. Sepanjang 2025, model ini mencatat penjualan domestik mencapai 400.920 unit, menjadikannya salah satu SUV terlaris BYD di pasar lokal.

Secara global, performa penjualan keluarga Song Plus tergolong impresif. Hingga Oktober 2025, penjualan kumulatif model ini telah melampaui 1,5 juta unit. Bahkan, total penjualan kendaraan BYD secara global disebut telah menembus sekitar 4,55 juta unit di berbagai negara tujuan ekspor.

Pengiriman kendaraan BYD ke luar negeri juga menunjukkan tren agresif. Pada Desember 2025 saja, ekspor BYD mencapai sekitar 133.000 unit atau melonjak 145 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini mencerminkan strategi ekspansi global BYD yang semakin masif di tengah kompetisi industri otomotif dunia.

Meski penjualan domestik Sealion 6 telah dihentikan, BYD memastikan produksi dan distribusi model tersebut tetap berjalan untuk pasar internasional. Pabrik BYD di Thailand tercatat telah memproduksi lebih dari 70.000 unit Sealion 6 secara lokal, baik untuk memenuhi permintaan pasar domestik Thailand maupun ekspor ke kawasan lain.

Di pasar Eropa, Sealion 6 menunjukkan penerimaan yang kompetitif. Hingga November 2025, penjualan kumulatif di Jerman telah melampaui 11.818 unit, sementara penjualan bulanan di Inggris Raya tercatat menembus 5.000 unit. Di Jepang, model ini dipasarkan pada segmen harga yang relatif lebih tinggi, menandakan strategi positioning di pasar otomotif matang.

Di pasar luar negeri, versi plug-in hybrid Song Plus dipasarkan dengan nama Sealion 6 atau Seal U DM-i. Varian ini dinilai mampu menjembatani transisi konsumen dari kendaraan konvensional ke elektrifikasi.

Penghentian penjualan domestik Sealion 6 disebut sebagai bagian dari penataan ulang portofolio SUV BYD dalam seri Ocean. Ke depan, BYD akan mengandalkan Sealion 06 untuk pasar China dengan desain eksterior baru, reposisi lini produk, serta dukungan teknologi platform yang lebih mutakhir.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

BTN Perkuat Sinergi Program 3 Juta Rumah lewat Penunjukan Komisaris Baru

Jakarta, Aktual.com — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN) mengangkat Sekretaris Jenderal Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Didyk Choiroel, sebagai komisaris baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Menara BTN, Jakarta, Rabu (7/1/2026).

Keputusan tersebut dinilai mempertegas jalur koordinasi negara dalam mendukung pembiayaan Program 3 Juta Rumah melalui bank yang berfokus pada sektor perumahan tersebut.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu, mengatakan perubahan susunan pengurus merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan untuk memperkuat tata kelola dan efektivitas pengambilan keputusan.

“Perubahan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang BTN untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan sinergi antarfungsi, serta mempercepat pengambilan keputusan strategis,” ujar Nixon.

Ia menegaskan pengangkatan Didyk bukan menggantikan posisi komisaris yang ada, melainkan menambah lapisan pengawasan agar agenda perumahan pemerintah lebih terhubung dengan pelaksanaan bisnis BTN. Kehadiran pejabat kunci dari kementerian teknis diharapkan memperkuat keselarasan transformasi bisnis perseroan dengan agenda nasional.

Selain pengangkatan komisaris, RUPSLB juga menyetujui perubahan anggaran dasar perseroan guna menyesuaikan dengan Undang-Undang BUMN Nomor 16 Tahun 2025 serta menindaklanjuti surat Kepala BP BUMN Nomor 23/BPU/10/2025 tertanggal 28 Oktober 2025. Manajemen menyatakan penyesuaian tersebut wajib dilakukan agar dokumen dasar BTN sejalan dengan ketentuan regulasi terbaru.

Agenda lainnya adalah pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026. Menurut Nixon, langkah ini dilakukan agar proses persetujuan lebih efektif dan rencana kerja dapat dieksekusi tepat waktu.

Di tengah pembaruan tata kelola tersebut, Nixon menyampaikan kinerja keuangan BTN hingga akhir 2025 tetap solid. Total aset perseroan tercatat tumbuh sekitar 8,6 persen secara tahunan menjadi kurang lebih Rp510 triliun.

“Pertumbuhan ini ditopang oleh ekspansi kredit dan dana pihak ketiga yang tetap terjaga kualitasnya. Rasio keuangan kami juga berada di atas ketentuan minimal regulator,” kata Nixon.

Perubahan susunan pengurus akan efektif setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan melalui uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test).

Susunan Dewan Komisaris BTN:

– Komisaris Utama: Suryo Utomo

– Wakil Komisaris Utama: Dwi Ary Purnomo

– Komisaris: Fahri Hamzah

– Komisaris: Didyk Choiroel

– Komisaris Independen: Ida Nuryanti

– Komisaris Independen: Pietra Machreza Paloh

– Komisaris Independen: Panangian Simanungkalit

 

Susunan Direksi BTN:

– Direktur Utama: Nixon LP Napitupulu

– Wakil Direktur Utama: Oni Febriarto Rahardjo

– Direktur Information Technology: Tan Jacky Chen

– Direktur Treasury & International Banking: Venda Yuniarti

– Direktur Corporate Banking: Helmy Afrisa Nugroho

– Direktur Risk Management: Setiyo Wibowo

– Direktur Operations: I Nyoman Sugiri Yasa

– Direktur Network & Retail Funding: Rully Setiawan

– Direktur Commercial Banking: Hermita

(Nur Aida Nasution)

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Berita Lain