12 April 2026
Beranda blog Halaman 35849

Relawan Jokowi: Sudirman Said Cari Citra, Persoalan Migas Bukan Cuma Petral

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah dan Pertamina sebagai BUMN besar sebaiknya tak sibuk mengurusi Petral yang hanya merupakan bagian kecil dari permainan mafia migas. 
Relawan Jokowi, Ferdinand Hutahaean menilai, pembubaran Petral jangan dijadikan seperti kasus yang sangat besar, karena itu sudah tidak terlalu penting dibahas. Seharusnya, kata dia, yang dilakukan pemerintah saat ini melakukan audit dengan jujur dan terbuka. 
“Percuma Petral dibubarkan jika sistem yang kacau masih tetap diadopsi dalam pengadaan minyak,” kata dia kepada Aktual.co, Kamis (28/5).
Menurut dia, masih banyak hal yang harus diperbaiki Pemerintah Presiden Joko Widodo, yaitu harus memperbaiki dan merobah sistem tata cara pengadaan minyak. Kemudian menata ulang konsep cost recovery.
“Selanjutnya melakukan efisiensi ketat dalam pengadaan barang jasa, dan merevisi UU Migas dengan memasukkan point-point yang berpihak pada negara,” kata dia.
Hal-hal itulah, ujar dia, yang harus menjadi prioritas pemerintah, bukan berbangga rasa atas pembubaran Petral yang sesungguhnya saat ini tidak lebih dari memecah sebuah tong kosong karena momentumnya sudah lewat.
“Pemerintah dalam hal ini Kementrian ESDM dan Kementrian BUMN jangan sibuk menutupi banyak masalah disektor migas, dengan terlalu membanggakan pembubaran Petral,” kata dia.
Kedua lembaga itu, lanjut dia, segera mungkin melakukan tindakan lebih konkret lainnya, jangan hanya sibuk beradu argumen di media. Dalam hal ini, Presiden harus mengambil alih penyelesaian mafia migas karena sangat dibutuhkan intervensi presiden. 
“Menteri (Sudirman Said) hanya pencitraan saja. Dibutuhkan tim khusus untuk menyelesaikan tugas pemberantasan mafia migas,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Kemendagri Evaluasi Qanun Kemaslahatan Umat

Banda Aceh, Aktual.co — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dilaporkan sedang mengevaluasi isi Qanun (Perda) Kemaslahatan Umat yang disahkan DPRK Aceh Utara bulan lalu. Qanun yang menuai kontroversi itu sempat menjadi isu nasional dan menyita perhatian publik. 
Pasalnya, dalam qanun itu disebutkan pemisahan ruang kelas antara laki-laki dan wanita (SD sampai perguruan tinggi), dilarang berboncengan dengan non muhrim, serta dilarang memajang manekin di toko.
Kepala Humas dan Hukum DPRK Aceh Utara,Fitriyani menyebutkan bahwa pihaknya telah mengirimkan qanun itu ke Pemkab Aceh Utara, untuk diteruskan ke Pemerintah Aceh.
“Kabar terakhir yang saya terima qanun itu sudah di Kemengari. Bahkan, Mendagri meminta khusus qanun itu segera dikirim ke pusat untuk dievaluasi, karena sempat menjadi heboh nasional,” ujar Fitriyani, kepada Aktual.co, Kamis (28/5).
Dijelaskan, tidak ada frasa dalam qanun itu yang menyatakan bahwa dilarang memasang patung atau manekin karena bisa mengundang berahi laki-laki. 
“Yang ada hanya tidak boleh memasang patung, karena dalam agama kita kan memang tidak boleh ada patung,” ujarnya.
Lebih lanjut, kini pihaknya menunggu koreksi Kemendagri terhadap bunyi qanun itu. Sejauh ini, sambung Fitriyani, pembuatan qanun itu sudah sah dan mengikuti tatacara penyusunan qanun yang berlaku di Indonesia. “Kita tunggu bagaimana hasil evaluasi Kemendagri,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Bareskrim Benarkan Selidiki Kecurangan Penjualan LPG-ISC Pertamina ke Total

Jakarta, Aktual.com — Bareskrim Polri membenarkan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan kasus kecurangan tender LPG oleh PT Pertamina (Persero), melalui Integrated Supply Chain (ISC) yang dimenangkan oleh Total Trading Asia Pte Ltd.

“Iya itu masih penyelidikan,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Victor Edi Simanjuntak di Mebes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (28/5).

Namun, saat dikonfirmasi apakah hari ini penyidik tengah memeriksa Market Analysis Risk Management & Governance Manager, Anizar Burlian, Victor membantahnya.

Menurutnya, saat ini pihaknya masih melakukan pengumpulan data dan dokumen terkait kasus teraebut.

“Engga ada yang diperiksa,” singkatnya.

Dalam tender LPG yang terdiri atas Butane dan Propane untuk loading bulan April 2015 dengan spot total 44 ribu Metric Ton (MT) tersebut, ISC menunjuk Total sebagai pemenang yang jelas melakukan pricing untuk Maret 2015, sehingga jelas melenceng dari TOR yang ditetapkan pada April 2015.
Padahal belakangan terbukti bahwa harga LPG pada April jauh lebih murah dibanding dengan harga pada Maret 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Sanksi FIFA, Presiden Diminta Arahkan Menpora Agar Taat Hukum

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Hanura Dadang Rusdiana mengimbau agar presiden memberikan arahan pada bawahan (menteri) agar mentaati hukum.
“Keputusan sela PTUN itu hanya akan diikuti oleh menpora bila ada perintah presiden. Kan bila pejabat tidak melaksanakan keputusan PTUN, dia akan mendapat sanksi dari atasannya. Atasan menteri kan presiden. Jadi kalau presiden memanggil dan memerintahkan menteri, selesaikan semuanya,” ungkapnya, di Jakarta, Kamis (28/5).
Dia juga mengusulkan agar pimpinan DPR bersama pemerintah melakukan langkah tegas terkait konflik yang terjadi antara menpora dengan PSSI
Ditambahkan, sanksi FIFA terhadap PSSI diyakini tetap berjalan meski ditengah kabar dugaan kasus korupsi yang menimpa petinggi FIFA.
“Ya kalau FIFA itu tetap berpengaruh, karena ia independen. Mau ada kasus korupsi atau masalah apapun itu tidak berhubungan dengan statuta,” bebernya.

Artikel ini ditulis oleh:

Timbulkan Kanker, Kasus Ini Timbul Bila Kelainan Testis Anak Tidak Ditangani

Jakarta, Aktual.co — DR. dr. Irfan Wahyudi, SpU (K), Ahli Urologi dari RS Siloam ASRI mengungkapkan, bahwa diagnosa mikropenis ditegakkan jika ukuran penis bayi yang baru lahir cukup bulan sangat kecil (kurang dari 2 cm) tanpa disertai kelainan struktural penis lainnya.

Oleh karena itu, kasus mikropenis yang disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk faktor hormonal sejak anak masih dalam kandungan. Jika penyebabnya adalah gangguan hormonal maka akan menghambat kerja androgen khususnya testosteron dan dihidrotestosteron.

Hal ini terutama akan mengganggu substansi yang bertanggung jawab dalam pembentukan organ kelamin luar dan perkembangan karakteristik sekunder laki-laki.

“Ukuran penis dapat juga terlihat kecil karena penis tidak muncul atau inconspicuous penis . Ada beberapa jenis kelainan yang termasuk dalam kelompok ini, yaitu  buried penis, webbed penis dan trapped penis.  Terdapat dua faktor penyebab dari kasus ini, yaitu karena kelainan pada jaringan ikat dan lapisan lemak di bagian bawah perut akibat obesitas sehingga disarankan untuk cermat dalam melihat kasus ini agar dapat memberikan terapi yang tepat, ” urainya di temui di Hotel Arya Duta, kawasan Tugu Tani, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/5).

“Sedangkan pada kasus hipospadia, letak lubang kencing tidak di ujung kepala penis seperti layaknya tetapi berada lebih bawah-lebih pendek. Sebagian besar anak dengan kelainan hipospadia memiliki bentuk batang penis yang bengkok,” terangnya menambahkan.

Lebih lanjut, kata dr. Irfan Wahyudi, penyebab hipospadia sampai saat ini belum dapat diketahui secara pasti. Hipospadia merupakan kasus kelainan genital yang sering ditemukan. Angka kejadian hipospadia pada anak sebesar 1 berbanding 250-300 jumlah kelahiran bayi laki-laki yang hidup.

“Sebab hipospadia itu tidak menimbulkan rasa sakit namun menyebabkan gangguan saat berkemih. Selain itu setelah dewasa dapat menyebabkan gangguan pada fungsi reproduksi saat ejakulasi, berkenaan dengan bentuk penis yang melengkung saat ereksi sehingga terjadi kesulitan penetrasi penis saat berhubungan badan dan gangguan pancaran ejakulasi, ” paparnya lagi.

“Dengan kemajuan ilmu kedokteran, saat ini hipospadia dapat disembuhkan melalui tindakan rekonstruksi. Kasus testis yang tidak turun ( undescended testis) juga sering dijumpai pada anak laki-laki. Pengertian testis yang tidak turun adalah testis yang tidak turun ke dalam posisi yang seharusnya (skrotum) sebelum anak dilahirkan.”

“Testis terbentuk di dalam perut saat perkembangan janin yaitu pada minggu terakhir menjelang kelahiran. Kasus ini lebih sering ditemukan pada bayi yang lahir prematur karena proses turunnya testis seringkali belum sempurna. Kelainan ini dapat dipantau oleh orangtua apabila melihat kantong testis anak kosong atau penampakan kantong testis tidak simetris. Apabila tidak segera dilakukan terapi penurunan testis, kasus ini dapat menimbulkan tumor bahkan kanker,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Dua Pejabat Tinggi Negara Ikut Komentari Korupsi FIFA

Jakarta, Aktual.co — Dua pejabat tinggi negara, memberikan komentar terkait penangkapan tujuh pejabat tinggi FIFA oleh FBI terkait korupsi, dua pejabat tersebut masing-masing berasal dari Prancis dan Britania Raya.

Menteri Luar Negeri Prancis, Laurent Fabius, mengatakan dengan adanya penangkapan tersebut, telah mencoreng dunia persepakbolaan dunia yang menjunjung tinggi nilai fair play.

“Kasus ini memberikan citra buruk,” tegas Fabius menyesal, dikutip dari CNN, Kamis (28/5).

Sekretaris Luar Negeri Britania Raya, Philip Hammond, mengatakan bahwa, lembaga yang saat ini masih dipimpin oleh petahana Sepp Blatter, perlu untuk direformasi, karena ada yang salah dalam kepengurusannya.

“Kasus ini (korupsi) membuat seluruh penggemar sepakbola di seluruh dunia kecewa dan citra sepakbola menjadi rusak,” ucapnya.

Sebelumnya, tujuh anggota FIFA ditangkap di Hotel Baur au Lac, Zurich pada Rabu (27/5) atas dugaan terlibat kasus penyuapan untuk mendapatkan hak siar turnamen-turnamen yang berada di zona CONCACAF dan CONMEBOL. Nilai penyuapan hak siar dikabarkan mencapai hingga 150 juta USD.

Ketujuh anggota FIFA yang ditangkap adalah Wakil Presiden FIFA sekaligus Presiden CONCACAF, Jeffrey Webb, Anggota Exco FIFA dan juga Presiden Asosiasi Sepak Bola Kosta Rika, Eduardo Li, Wakil Presiden FIFA, Eugenio Figueredo, serta Anggota Exco FIFA, Jose Maria Marin.

Selain melanggar pemasaran dan hak siar pertandingan dari 1990 hingga saat ini, para pelaku kejahatan FIFA tersebut juga ditangkap karena tuduhan korupsi, penyelewengan pajak, penyalahgunaan kekuasaan, dan pengaturan proses pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain