9 April 2026
Beranda blog Halaman 35864

Bareskrim Serius Berantas Pembajakan Hak Cipta Musik dan Film

Jakarta, Aktual.co —Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri Komjen Budi Waseso menginstruksikan jajaran Reskrim di seluruh Indonesia untuk melakukan penindakan atas pembajakan hak cipta musik dan film.
Hal tersebut menindaklanjuti laporan resmi yang telah dibuat  sejumlah asosiasi industri rekaman di Indonesia ke Bareskrim hari ini. Seperti Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (ASIRI), Persatuan Artis Penyanyi‎ (PAPPRI) dan Wahana Musik Indonesia (WAMI)‎.
“Laporan polisinya hari ini sudah saya terima, akan langsung saya tindaklanjuti,” kata Budi Waseso di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (27/5).
Jenderal bintang tiga yang akrab disapa Buwas ini pun bergerak cepat untuk mencegah pembajakan dengan menggelar video conference agar langsung direspon satuannya di daerah.
“Termasuk tadi pagi saya sudah melakukan video conference ke seluruh satuan reserse di Indonesia agar melakukan penertiban terhadap pelanggaran hak cipta di seluruh Indonesia hingga kasusnya maju ke persidangan,” ujar dia.
Selain membuat pelaporan, sejumlah musisi dan artis yang tergabung dalam beberapa organisasi itu di antaranya Aura Kasih, Asyhanti, Vicky Shu, Acha, Once, Roni dan Edwin “Cokelat”, melakukan pertemuan dengan Kabareskrim. 
Pertemuan dijembatani oleh Anggota DPR RI, Anang Heriansyah.
Ini merupakan pertemuan ketiga yang diharapkan para musisi dapat semakin menajamkan konsep pencegahan pembajakan karya cipta. Polri dituntut memberikan langkah konkret.
“Tadi kami diterima baik oleh Pak Kabareskrim. Pembajakan ini delik aduan dan dari asosiasi industri rekaman seperti ASIRI, PAPPRI dan WAMI sudah buat laporan soal pembajakan hak cipta,” ungkap Anang.

Artikel ini ditulis oleh:

Relaksasi Aturan “LTV” Dorong Permintaan Kredit

Jakarta, Aktual.co —   Rencana relaksasi pinjaman terhadap nilai agunan (loan to value/LTV) yang akan mengurangi syarat uang muka kredit kepemilikan rumah diyakini akan signifikan mendorong protofolio salah satu pembiayaan konsumer itu.

Direktur PT Bank Tabungan Negara (BTN) Irman A Zahiruddin mengatakan pelambatan ekonomi di triwulan I 2015 telah berimbas pada rendahnya pertumbuhan industri properti dan turunnya permintaan masyarakat terhadap kredit rumah.

“Kita masih menunggu realisasi kebijakan itu, tapi secara hitung-hitungan pembeli pasti makin banyak dan ini juga akan menumbuhkan permintaan kredit,” katanya di Jakarta, Rabu (27/5).

Bank Indonesia sedang berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memfinalisasi perubahan ketentuan LTV kredit pemilikan rumah dan apartemen, yang masing-masing direncanakan akan naik 10 persen dan 5 persen.

Dengan begitu, syarat uang muka untuk kredit kepemilikan rumah dari pembiayaan konvensional akan berkurang dari 30 persen menjadi 20 persen dari nilai harga rumah.

Irman menuturkan, selain mendongkrak penyaluran kredit, keringanan tersebut memang dapat juga memicu risiko terhadap kredit macet dan merajalelanya aksi spekulan.

Namun, kata Irman, pihaknya akan meningkatkan upaya mitigasi risiko. Selain itu, selama triwulan I 2015, meskipun terjadi pelambatan ekonomi, rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) KPR masih bisa dikendalikan di bawah tiga persen.

Selain itu, dia mengatakan, bank juga akan memperketat pemberian kredit, agar mencegah tingginya aksi spekulan yang hanya membeli rumah untuk investasi, bukan untuk tempat tinggal.

Irman mengatakan, pelambatan ekonomi di triwulan I 2015, memang cukup memukul industri properti. Padahal kebutuhan rumah layak di masyarakat masih cukup tinggi.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Kata Vicky Shu, Pembajakan Rugikan Pelaku Karya

Jakarta, Aktual.co — Tak peduli dengan persoalan pembajakan, sempat terlintas dalam hati Penyanyi Vicky Shu awalnya. Namun selanjutnya, kata ia, pembajakan itu sama sekali tak memberikan royalti kepada dirinya atau teman seprofesinya di dunia entertainment.

“Jujur dulu, aku nggak peduli dengan permasalahan pembajakan awalnya ya. Karena aku dari awal berkecimpung nggak pernah merasakan royalti,” ucapnya, ditemui di Bareskrim Mabes Polri, kawasan Truno Joyo, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, pada Rabu (27/5).

Beberapa kali melibatkan diri melakukan diskusi dengan para Musisi, akhirnya membuat dirinya sadar, bahwa pembajakan sangat merugikan khususnya bagi pelaku karya.

“Tapi ketika saya ngobrol sama artis yang off air-nya nggak banyak jadi kasihan. Ya, awalnya saya mikir, off air kenceng, rezeki Alhamdulillah, tapi ketika ngobrol sama mereka yang sudah off air-nya jarang mereka kan cuma mengandalkan royalti, ” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Sopir Bus Maut yang Kecelakaan di Cianjur Dijadikan Tersangka

Jakarta, Aktual.co — Polres Cianjur, Jabar, menetapkan Darikma Hadiningrat 36 tahun, sopir bus pariwisata Harum Prima Trans sebagai tersangka dalam kecelakaan maut di Jalan Ir H Juanda, Kampung Panembong, Desa Mekarsari, Cianjur.
Kasatlantas Polres Cianjur AKP Didin Janudin mengatakan, pihaknya telah menetapkan sopir bus sebagai tersangka berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan keterangan tersangka.
“Dari hasil pemeriksaan sopir dan sejumlah saksi, kami mentetapkan sopir sebagai tersangka. Ada empat saksi, dua penumpang bus, kernet dan seorang saksi mata yang berada di lokasi saat kejadian,” kata dia di Cianjur, Rabu (27/5).
Hasil pemeriksaan, ungkap dia, diketahui kondisi rem bus blong. Rem tidak berfungsi sejak bus yang datang dari arah Bogor menuju Bandung itu, melintas Kampung Legok-Panembong, sekitar 4,5 kilometer dari lokasi kejadian.
Bus sudah mengeluarkan bau hangus serta asap yang tercium hingga ke kursi penumpang. Bus yang membawa rombongan wisata Sekolah Dasar Gentra Taman Kopo Indah Bandung itu, akhirnya semakin tidak terkendali saat memasuki Kampung Panembong.
“Bus awalnya menyerempet suzuki carry dan menghantam enam mobil lain serta tiga sepeda motor. Dari hasil gelar perkara, terdapat dua tempat kejadian perkara yang berdekatan dengan kecelakaan maut tersebut.”
Didin menyebutkan, keenam mobil yang terlibat pada kecelakaan maut tersebut, Suzuki Carry D 1246 KH, mobil box F 8328 UT, truk F 8491 GH, Suzuki APV B 7010 KGA, Suzuki Ertiga F 1749 KS serta angkot F 1991 YT.
Kemudian sepeda motor, Yamaha Mio F 3027 SS, Honda Beat F 6519 YE dan Suzuki Skywave F 3027 SS, dimana pengendara motor Mio, Suparlan 46 tahun, serta seorang pejalan kaki atas nama Faiz 22 tahun menjadi korban tewas.
Sejauh ini, tutur dia, polisi masih menetapkan satu tersangka yakni sopir yang dijerat dengan pasal berlapis yaitu Pasal 310 ayat 1 sampai 4 Undang-undang 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta tentang kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang dengan ancamannya enam tahun penjara.
Namun, jelas dia, pihaknya akan terus melakukan pengembangan dengan memanggil sejumlah saksi lain, seperti penumpang bus lainnya, pemilik atau perusahaan bus, pemilik dan korban kendaraan lain yang terlibat hingga saksi ahli. Pada saat kejadian, sopir diketahui tidak membawa surat tanda nomor kendaraan STNK.
“Kita akan periksa saksilain untuk memastikan penyebab utama kecelakaan. Termasuk pemilik atau perusahaan bus untuk menanyakan kondisi bus karena kalau dari pengakuan sopir, dia sudah lama membawa bus dari tahun 1991, kami juga akan memanggil orang tua siswa yang menjadi penumpang dalam bis,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Adira Insurance Sasar Masyarakat Bukan Nasabah Bank

Jakarta, Aktual.co — Adira Insurance menyasar masyarakat yang bukan nasabah bank untuk memiliki polis asuransi dengan target “satu rumah memiliki satu polis Adira” pada 2017.

“Kita bekerjasama dengan Indosat Dompetku untuk mengeluarkan produk mikro kecelakaan diri, demam berdarah dan tipus yang nilainya dibawah Rp50 ribu rupiah untuk masyarakat yang belum mempunyai asuransi terutama masyarakat yang belum menjadi nasabah bank,” kata Chief Executive Officer Adira Insurance Indra Baruna saat peluncuran produk asuransi di Indosat Dompetku di Jakarta, Rabu (27/5).

Dia mengatakan sasaran pasar asuransi tersebut adalah masyarakat kelas menengah ke bawah, dan produk-produk tersebut dibuat dengan keadaan di Indonesai di mana penyakit demam berdarah dan tipus banyak terjadi di negara tropis.

“Kami berusaha memperluas jalur distribusi kepada masyarakat agar dapat dengan mudah memiliki perlindungan asuransi dengan manfaat lebih dan premi yang cukup terjangkau,” kata dia.

Perusahaan tersebut menargetkan premi sebanyak Rp1 miliar rupiah pada tahun 2015 ini, Indra mengakui jumlah ini memang tidak besar jika dibandingkan target premi keseluruhan perusahaan tersebut pada tahun ini yaitu Rp2 triliun.

“Kita baru luncurkan bulan ini, jadi target premi tidak terlalu banyak yang penting masyarakat kenal dulu dengan produk ini, kedepannya saya yakin akan meningkat dua kali lipat, apalagi pelanggan Indosat sepertiga penduduk Indonesia,” kata dia.

Group Head Mobile Financial Sercives Indosat Randy Pangalila mengatakan pihaknya menggandeng Adira Insurance karena perusahaan asuransi umum tersebut menawarkan cara yang mudah untuk membeli polis serta proses klaimnya.

“Dari beberapa perusahaan asuransi mereka yang paling sederhana prosesnya, dan saya kira dapat tepat menyasar masyarakat di kelas menengah ke bawah,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Polisi Amankan Elpiji Oplosan

Polisi dari Polres Kabupaten Bogor mengamankan tersangka Z, pengecer gas elpiji bersubsidi yang melakukan pengoplosan gas elpiji subsidi di Kampung Cibogel, Ciomas, Bogor, Jabar, Rabu (27/5) malam. Tersangka memindahkan isi gas elpiji 3 kg kedalam tabung 15-50 kg non subsidi dengan tujuan mencari keuntungan pribadi sehingga menyebabkan kelangkaan gas elpiji bersubsidi di kawasan tersebut. ANTARA FOTO/Jafkhairi

Berita Lain