9 April 2026
Beranda blog Halaman 35865

KY Usulkan Legislasi Penyidik dan Penyelidik KPK

Jakarta, Aktual.co — Komisioner Komisi Yudisial, Imam Anshori Saleh mengusulkan perbaikan legislasi, terkait status penyelidik dan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi agar tidak menimbulkan multitafsir pada masa mendatang.
“Kalau yang ini memang sudah terlanjur, sekarang perlu lebih siap menata penyelidik dan penyidik. Tapi memang perlu campur tangan legislasi, pemerintah dan DPR untuk melakukan harmonisasi peraturan perundangan-undangan, agar menjadi acuan yang jelas dan tidak multitafsir,” kata Imam melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Rabu (27/5).
Iman mengakui KPK menggunakan UU yang lex specialis dalam mengangkat penyelidik dan penyidik.
“Kalau penyidik tidak sah, artinya banyak putusan pengadilan yang sudah inkracht itu apa juga tidak sah? Karena juga menggunakan penyidik yang diatur KUHAP. Selain itu UU Tipikor itu UU khusus yang digunakan acuan KPK. Ada kaidah ‘lex spesialis derogat legi generali’, hukum yang khusus dimenangkan dari hukum umum,” jelas Imam.
Namun Imam juga mengusulkan agar Mahkamah Agung membuat panduan mengenai praperadilan.
“Sebaiknya MA membuat panduan, jangan sampai putusan praperadilan berbeda-beda, apalagi saling bertentangan shingga membingungkan masyarakat dan tidak ada kepastian hukum,” tambah Imam.
Ia mengaku bahwa KY juga mengawasi jalannya praperadilan kemarin.
“Ada 3 personel staf pemantauan yang ditugasi memantau, namun masih disusun hasil pantauannya dan nantinya akan dianalisa. Jadi belum sampai pada kesimpulan ada atau tidaknya pelanggaran etik,” ungkap Imam

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Vicky Shu: Pembajakan Jadi Promosi Terselubung, Stigma Itu Salah!

Jakarta, Aktual.co — Indonesia merupakan surga bagi pelaku pembajakan sebuah karya. Menyikapi hal tersebut, penyanyi Vicky Shu bersama rekan musisi lainnya kembali mendatangi Bareskrim Mabes Polri untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

“Sebenernya kalau sekarang ini dalam rangka diskusi pembajakan. Dari Kepolisian sendiri sudah melakukan semaksimal mungkin, tapi dari kita (pelapor) juga perlu kesadaran. Jadi ketika kita merasa dirugikan nggak ada dipersulit,” kata Vicky Shu, ditemui di kawasan TrunoJoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu (27/5).

“Jadi beberapa kendala yang polisi alami yakni, ketika sudah melaporkan, si pelapor malah milih berdamai sama si pelapor. Terus biar kerja polisi juga baik, mungkin perlu kesadaran dari keduanya,” harapnya.

Namun demikian, sebagai Musisi menanggapi persoalan pembajakan dari segi promosi terselebung, pemilik single ‘Kenangan Terindah’ tak merasa keberatan bila hal ini dilakukan.

“Sebetulnya kalau aku pribadi, mungkin banyak yang menganggap pembajakan menjadi promosi terselubung, stigma itu salah. Album juga, digital, atau fisik ada wadahnya. Aku merasa belum sebesar sama yang dirugikan karena dari awal aku muncul sudah marak pembajakan. Makanya dari awal muncul aku lebih mengandalkan off air,” katanya lagi.

“Jangankan karya, aku bisnis sepatu aja dibajak. Ngerasanya, oke barang aku diakuin, tapi gimana mereka alasannya pasti mencari rezeki. Kesalnya gimana, yaitu bukan porsinya. Basic ada lembaga-lembaga kita dari para seniman, manajemen artis. Kita ada perwakilan mas Anang. Dengan begitu akan membuat kita semakin sadar dengan pembajakan,” kata ia menutup pembicaraan.

Artikel ini ditulis oleh:

Warga Padati Lokasi Kecelakaan Bus di Cianjur

Jakarta, Aktual.co — Ratusan warga padati tempat kejadian perkara bus pariwisata yang menghantam sejumlah kendaraan, yang menyebabkan puluhan orang luka-luka dan dua orang warga meninggal di Jalan H Juanda-Panembong, Cianjur, Jabar, Rabu (27/5) dini hari.
Meskipun garis polisi masih terpasang di sepanjang jalur tersebut, tidak menyurutkan keinginan warga untuk melihat secara dekat lokasi kejadian, sehingga menyebabkan arus kendaraan yang melintas tersendat dari dua arah baik dari arah Cianjur atau sebaliknya dari arah Cipanas.
Belasan orang anggota Satlantas Polres Cianjur, berjaga dilokasi sambil mengarahkan penguna jalan agar tidak berhenti di lokasi. Hal itu guna menghindari memanjangnya antrean kendaraan karena penguna jalan menepikan kendaraan untuk melihat lokasi maut yang merengut nyawa dua orang warga sekitar itu.
“Menjelang siang banyak warga yang berdatangan ke lokasi, sekedar melihat lokasi kejadian. Sebagian besar warga mengambil poto lokasi. Tidak sedikit pula penguna jalan yang sengaja berhenti untuk melihat hal yang sama, sehingga menyebabkan antrian panjang kendaraan,” kata seorang petugas Satlantas Polres Cianjur di lokasi.
Dia menuturkan, meskipun di lokasi sudah tidak ada bangkai delapan kendaraan yang dihantam bus pariwisata bernopol D 7564 AF itu, hanya tersisa tembok yang jebol dihantam kendaraan, genangan oli yang sudah mengering dan serpihan kaca kendaraan yang berserakan, tidak mengurangi minat warga untuk berhenti melihat.
Sementara beberapa orang warga lokal yang datang ke lokasi, mengaku penasaran untuk datang langsung, meskipun hanya melihat bekas-bekas kecelakaan tersebut untuk mengambil beberapa poto.
“Penasaran aja datang ke sini karena kami melihat di televisi tadi pagi kecelakaan yang menewaskan dua orang dan puluhan penumpang luka-luka di Panembong. Kebetulan sehari-hari saya berangkat kerja melalui jalur ini,” kata Asep 45 tahun, warga Kecamatan Pacet.
Seperti diberitakan, sejumlah penumpang bus nahas yang melaju dari arah Cipanas menuju Bandung, setelah berwisata dari Jungel Land-Bogor, telah merasakan keanehan dari bus sejak kaluar dari Tol Gadog, dimana bus sempat hendak menabrak kendaraan yang berada di depannya.
Bahkan ketakutan yang sangat dirasakan penumpang ketika bus memasuki Jalan Raya Cugenang, dimana kaca bus berembun dan bau menyegat keluar dari bagian mesin serta laju bus yang terkesan tidak terkendali.
Beberapa orang penumpang mengaku, tidak bisa melihat jelas keluar dan hanya mendegar beberapa kali benturan seblum bus akhirnya berhenti di bengkel tambal ban di Kampung Panembong.
“Saya tidak tahu pasti karena tidak ada pemberitahuan dari supir atau kernet apa yang terjadi. Namun saya baru sadar setelah turun mendapati sejumlah kendaraan membelintang ditengah jalan dengan kondisi hancur,” kata Eli seorang penumpang warga Cigondewah Hilir, Kecamatan Margaasih-Bandung.
Dia menambahkan, beberapa orang penumpang sempat menanyakan hal tersebut pada supir, namun supir hanya meberitahu bahwa bau menyengat keluar dari kupling dan meminta untuk tidak panik dan duduk kembali dikursinya masing-masing.
Sementara hingga pukul 24.10 WIB, petugas akhirnya berhasil mengevakuasi body bus, tiga kendaraan jenis minibus dan bus tiga perempat yang membelintang ditengah jalan.
Antrean kendaraan yang sempat memanjang dari kedua arah baik dari arah Cianjur atau sebaliknya, kembali normal menjelang dini hari.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Terinspirasi ‘Pattern Moroccan’, Inilah Busana Lebaran 2015 ala Ria Miranda

Jakarta, Aktual.co —Sebentar lagi umat Muslim di seluruh dunia akan menyambut bulan suci Ramadan. Banyak hijabers dan sejumlah Desainer sedang sibuk mempersiapkan tren busana Muslim untuk Lebaran tahun 2015.

Salah satunya, Ria Mariana, seorang Fashion Desainer Hijab ini telah meluncurkan beberapa koleksinya khusus Hari Raya Idul Fitri tahun ini.  

“Lebaran itu masyarakatnya masih suka dengan model dress dan juga kaftan,  jadi aku buat tema Kasbah yang terinspirasi dari pattern moroccan untuk Lebaran nanti,” ungkap Ria yang saat itu hadir dalam sebuah acara peluncuran perabotan rumah tangga, di Jakarta, Rabu (26/5).

Untuk baju yang akan diluncurkan kali ini, menurut Ria, bahwa tidak semua berwarna pastel, seperti yang sudah pernah ia luncurkan sebelumnya.

“Warnanya gak semua pastel, gak juga yang serba pink semua, aku coba memadukan warna yang tetap floral, tetapi ada icon pattern moroccan-nya, aku juga buat yang warna biru tua, “ ucap Ria yang kini sedang mengandung 6 bulan tersebut

Sementara itu, kisaran harga, ungkap Ria, tidak terlalu mahal sesuai dengan budget masyarakat pada umumnya.

“Harga koleksi  Riamiranda yang di Sogo ini mulai Rp600 ribu- Rp1,5juta,  Kalau daily dari Rp200 ribu- Rp600ribu. Dan, akan ada promosi diskon Lebaran yang akan kami adakan,” ujar Ria sambil tersenyum.   

Artikel ini ditulis oleh:

Paramount Gandeng Parador Lengkapi Hotel Serpong

Jakarta, Aktual.co — Paramount Land menggandeng Parador Hotels & Resort untuk membangun Starlet Hotel yang akan melengkapi hotel di Gading Serpong Tangerang sehingga di kawasan ini nantinya terdapat lima hotel.

“Kehadiran Starlet Hotel untuk memenuhi kebutuhan hotel bintang 1 sampai 4 di kawasan Tangerang,” kata Chief Operating Officer (COO) Parador Hotel & Resort Ricky Theodores di Tangerang, Rabu (27/5).

Menurut Ricky kebutuhan hotel di Tangerang masih tinggi seiring meningkatnya wisatawan kelas menengah yang datang dari berbagai daerah ditambah tren harga tiket pesawat yang kian terjangkau.

“Apalagi lokasi Starlet Hotel sangat prime, berada tepat di pusat keramaian, dan dapat diakses dengan mudah membuat kami optimistis untuk menggaet konsumen,” kata Ricky.

Ricky Theodores menjelaskan Starlet dibangun untuk merespon kebutuhan tamu hotel dari kalangan muda yang mensyaratkan koneksi dengan internet.

“Kami yakin Parador akan mampu bersaing dengan hotel-hotel sejenis, bahkan menjadi salah satu favorit para wisatawan. Starlet Hotel mengutamakan standar pelayanan dan kenyamanan bagi penghuninya,” ujar Ricky.

Direktur Paramount Enterprise Aryo Tri Ananto mengatakan, Starlet Hotel Tangerang dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 2.800 meter persegi, terdiri dari 4 lantai dan memiliki berbagai macam keistimewaan yang bisa dinikmati para tamu.

Hotel yang mengusung tagline “Affordable Comfort” ini terdiri dari 109 kamar, memiliki 2 tipe kamar yaitu standard dan deluxe, fasilitas rain shower, air conditioner, LED TV, koneksi wifi gratis serta tamu pun juga bisa menikmati fasilitas convenience store untuk membeli bermacam keperluan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Polres Padang Awasi Peredaran Makanan Berbahaya dan Beras Sintetis

Jakarta, Aktual.co — Polres Kota Padang, Sumatera Barat, mengawasi bahan makanan yang membahayakan masyarakat, salah satunya yang tengah marak diberitakan yaitu beras sintetis.
“Kami telah memerintahkan jajaran untuk mengawasi bahan makanan berbahaya. Termasuk beras sintetis yang marak diberitakan,” kata Kepala Polres Padang Kombes Pol Wisnu Andayana di Padang, Rabu (27/5).
Meskipun demikian, katanya, sejauh ini pengawasan terhadap makanan berbahaya tetap dilakukan pihak kepolisian. Dia menjelaskan, para pelaku pengoplos dan penjual beras plastik itu bisa dijerat dengan Undang-undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
“Dalam Pasal 62 undang-undang perlindungan konsumen sudah diatur ketentuan pidana, yaitu penjara paling lama lima tahun atau denda Rp 2 miliar, bagi pelaku usaha yang memproduksi atau memperdagangkan barang tidak sesuai mutu.”
Saat ditanyai tentang peristiwa adanya laporan ataupun temuan beras sintetis di wilayah hukum yang dipimpinnya, dia mengatakan belum ditemukan. “Kalau ada pasti akan kami tindak tegas,” ujarnya.
Wisnu mengatakan, meskipun belum terdapat kejadian, antisipasi perlu dilakukan dan masyarakat diimbau tidak abai karena makanan akan dikonsumsi. Dia juga berharap agar instansi terkait memberikan perhatian terhadap bahan makanan berbahaya, termasuk beras sintetis.
Sedangkan di tempat terpisah, Kepala Badan Ketahanan Pangan Sumbar, Efendi MP berharap penemuan beras sintetis tidak pernah terjadi di daerah itu. “Distributor memasok beras dari petani lokal, kami harap beras sintetis itu tidak pernah ditemukan di sini,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain