9 April 2026
Beranda blog Halaman 35867

Wakil Ketua Komisi X: Menpora Jangan Mudah Diintervensi

Malang, Aktual.co —  Permasalahan yang mendera dunia sepakbola Indonesia, membuat Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Ridwan Hisjam akhirnya angkat bicara.

Menurutnya, upaya Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), yang mendesak Menpora Imam Nahwari mencairkan pembekuan PSSI sebenarnya sudah menjadi harapan baru bagi insan sepakbola.

“Kami Komisi X berharap agar Menpora melaksanakan apa yang sudah dilakukan Pak JK. Menpora jangan mudah diintervensi,” kata Ridwan Hisjam, di kota Malang, Jawa Timur, Rabu (27/5).

Menurutnya, tiga opsi yang ditawarkan Menpora, masing-masing tetap membekukan PSSI, mencabut pembekuan dan mencabut pembekuan dengan kawalan tim transisi, makin mengeruhkan suasana yang sudah membaik.

“Menpora dalah kader organisasi, harusnya mengetahui bagaimana organisasi itu berjalan, jangan PSSI di intervensi dengan memberikan opsi mencabut dengan kawalan tim transisi,” sesal dia.

Sejak awal, lanjut dia, wakil rakyat di DPR RI ini sudah mengkritisi sikap Menpora yang terkesan memporak-porandakan dunia sepakbola nasional.

“Sejak dibentuk tim 9 kita sudah kritisi, malah muncul SK pembekuan PSSI, artinya tim itu tidak berfungsi dan tidak ada manfaatnya,” tandasnya.

Tim transisi yang baru saja dibentuk oleh Menpora, lanjut politisi Golkar itu, juga tak luput dari sorotan tajam Komisi X.

“Tim transisi itu saya kira tidak akan bisa berbuat apa-apa, induk sepakbola ini adalah FIFA, pemerintah tidak bisa intervensi, kalau ada yang tidak beres dari PSSI biarkan FIFA yang beri sanksi,” beber Ridwan Hisjam.

Artikel ini ditulis oleh:

Petinggi Lion Air Diperiksa Kejagung

Jakarta, Aktual.co — Petinggi Lion Air diperiksa penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung), terkait kasus dugaan korupsi dan pencucian uang pada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan Tahun 2009 sampai dengan Tahun 2015.
“Adi Susanto selaku Koordinator Ground Support Equipment (GSE) Lion Air diperiksa sebagai saksi,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapus Penkum), Tony Tribagus Spontana di Kejaksaan Agung Jakarta, Rabu (27/5).
Menurut dia, yang bersangkutan hadir memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 10.00 WIB pagi. 
Dijelaskan Tony, saksi Adi Susanto diperiksa jaksa penyidik mengenai kronologis ada atau tidaknya pemberian uang, dalam mengurus Sertifikasi Ground Support Equipment (GSE) Operator atau personel peralatan pelayanan darat pesawat udara, untuk Maskapai Lion Air kepada tersangka Joko Priono.
“Sertifikasi berupa lisensi dan rating untuk melaksanakan pengoperasian peralatan pelayanan darat pesawat udara pada saat pesawat berada di darat (apron/parkir pesawat di bandar udara),” jelasnya.
Selain Adi Susanto, kata Tony, penyidik juga memeriksa Dewi Medayanti selaku PT. Jasa Angkasa Semesta, namun pemeriksaan tak berlangsung lama mengingat saksi Dewi ingin menyiapkan data terlebih dahulu.
“Saksi akan menyiapkan terlebih dahulu data yang menyangkut dengan pemeriksaan dan penyidik akan menjadwalkan kembali pemeriksaanny,” pungkasnya.
Sebelumnya, Satuan Tugas Khusus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi (Satgasus P3TPK) menjebloskan pejabat pada Direktorat Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan Joko Priono ke balik jeruji besi, Rabu (20/5).
Joko Priono merupakan tersangka dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang (TPPU) penyewaan alat pengujian ‎bandara di Direktorat Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan senilai Rp 1,7 miliar. 
Dalam kasus ini Joko juga merupakan ‎Kepala Bagian Pengelola di Direktorat Perhubungan Udara.Modus yang diduga dilakukan oleh tersangka, adalah dengan cara menyewakan alat Heavy Weight Deflectometer (HWD).
Kemudian, mensub-kontrakan dengan PT Indulexco, dalam proyek pengukuran Pavement Classification Number (PCN) dengan PT Angkasa Pura. Serta dalam pemberian sertifikasi kelayakan tempat pendaratan helikopter (Helipad). 
Nilai proyek ini mencapai Rp 1,7 miliar, namun yang diserahkan kepada kontraktor hanya Rp 300 juta, sementara sisanya sebesar Rp 1,4 miliar.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Bestari Ingatkan Politisi Kebon Sirih Tak Hiraukan Isu Suap

Jakarta, Aktual.co —DPRD DKI diguncang isu suap Rp 5 miliar dari salah satu pengembang proyek reklamasi Teluk Jakarta.

Suap itu disebut-sebut untuk memuluskan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K).

Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Bestari Barus mengakui isu itu membuat anggota dewan bertanya-tanya. Namun dia mengingatkan politisi Kebon Sirih tidak terlalu hiraukan kabar miring tersebut.

Menurutnya isu suap harus benar-benar ditelaah kebenarannya, sebab bisa saja ada penggiringan opini untuk kepentingan tersembunyi di dalamnya.

“Jangan dengar-dengar ocehan orang, jangan percaya karena ditakutkan ada kepentingan. Apalagi disebut di salah satu media Pak Inggard (Joshua politisi NasDem) terima duit. Gua lah terima duit, buktinya mana?” kata Bestari kepada Aktual.co di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (27/5).

Dia pun menegaskan akan meluruskan kabar tersebut dan menyarankan  Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) segera memeriksa Kebon Sirih. “Biar jelas, kalau perlu Bareskrim periksa ke sini. Kalau perlu fraksi Nasdem diperiksa lebih dulu,” tantang dia.

Sebelumnya, tudingan suap salah satunya dilontarkan pengamat politik Jakarta Amir Hamzah. Dia mengatakan DPRD DKI telah menerima ‘kado’ untuk membahas Raperda Zonasi. Jumlahnya pun menggiurkan, Rp 5 miliar.

Amir mengaku sudah mencium adanya upaya ‘kongkalikong’ tersebut. Kata dia hal itu tidak terlepas dari upaya memonopoli secara terselubung sejumlah proyek di DKI.

“Pembahasan raperda zonasi pulau harus menjadi perhatian. Karena diduga adanya ‘kado’ yang diberikan perusahaan swasta untuk meloloskan pembahasan Raperda tersebut,” ujar Amir, Senin (25/5) lalu.

Artikel ini ditulis oleh:

Juni, KPU Sulsel Terima Berkas Dukungan Independen

Makasar, Aktual.co — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan menjadwalkan pada 11 Juni 2015, akan membuka penerimaan berkas dukungan jalur independen yang akan maju pada pemilihan kepala daerah (pilkada) yang akan digelar secara serentak di 11 daerah di Sulawesi Selatan tahun ini.
Komisioner KPU Sulawesi Selatan, Khaerul Mannan mengungkapkan, pihaknya akan membuka kesempatan bagi siapapun untuk mengajukan berkas dukungan kandidat perorangan selama dua pekan.
“Jadi kami buka sampai sebelum 24 Juni,” katanya, Rabu (27/4).
Tenggang waktu dua pekan yang diberikan tersebut mengingat verifikasi bagi calon yang ingin maju pada pilkada dilakukan pada 24 Juni. Sementara itu, pendaftaran pasangan calon akan dilakukan pada 26-28 Juli.
“Baik perorangan maupun jalur partai pendaftarannya kita buka bersamaan,” ujarnya.
Senada, Ketua KPU Sulawesi Selatan, Iqbal Latif mengungkapkan bahwa sebelum tahap pendaftaran dibuka, sosialisasi syarat penyertaan oleh penyelenggara pilkada di 11 daerah di Sulawesi Selatan sudah harus dituntaskan.
“Calon perseorangan yang telah memenuhi syarat tentu nantinya sudah bisa melakukan pendaftaran bakal calon” katanya.
Mereka yang dinyatakan berhak mendaftar, menurut Iqbal, yang telah melewati verifikasi secara faktual oleh penyelenggara.
Untuk verifikasi faktual akan dilakukan setelah penutupan waktu tenggang penyetoran pada 23 Juni.
“Jadi kita buka bagi mereka yang ingin maju lewat jalur independen sehari sebelum jaringan KPU pada 24 Juni,” ucapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Presiden Jokowi Lantik Kepala Bakamla dan Wagub Papua

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Wakil Gubernur Papua Barat Irene Manibuy untuk sisa masa jabatan 2012-2017 bersamaan dengan Kepala Badan Keamanan Laut Laksamana Madya TNI Desi Albert Mamahit.
Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta, Rabu (27/5), melantik sekaligus dua pejabat yakni Wakil Gubernur Papua Barat dan Kepala Badan Keamanan Laut.
Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Kementerian Sekretariat Negara Cecep Setiawan sebelum pengucapan sumpah jabatan kedua pejabat membacakan surat keputusan presiden tentang pengangkatan kedua pejabat itu.
“Pengangkatan Wakil Gubernur Papua sesuai dengan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 38 Tahun 3015 tentang pengangkatan Wakil Gubernur Papua Barat,” katanya.
Sedangkan untuk Kepala Badan Keamanan Laut ditetapkan sesuai Kepres Nomor 44 Tahun 2015.
Jokowi mengambil sumpah dua pejabat tersebut, sesuai dengan agama dan kepercayaan kedua pejabat itu.
Selanjutnya keduanya menandatangani surat pengangkatan disaksikan oleh Presiden Jokowi.
Para pejabat yang hadir di antaranya Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mendagri Tjahyo Kumolo, Mensesneg Pratikno, Panglima TNI Jend TNI Moeldoko, Menkopolhukam Tedjo Edy Purdijatno, Kepala Bappenas Adrinof Chaniago, dan sejumlah pejabat lainnya

Artikel ini ditulis oleh:

Di Bulan Agustus, Museum Islam Nusantara Selesai Dibangun

Malang, Aktual.co — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini sedang mengupayakan finalisasi Museum Islam Nusantara di pondok pesantren Tebu Ireng, Jombang.

Dirjen Kemendikbud, Kacung Marijan, mengatakan, bahwa Museum itu saat ini sedang dalam proses pembangunan dan diprediksi bakal tuntas di bulan Agustus mendatang.

“Anggaran yang dikucurkan sebesar Rp 30 miliar untuk pembangunan Museum tersebut,” kata Kacung Marijan, Rabu (27/5) di Malang, Jawa Timur

Dikatakannya, pembangunan Museum ini dilandasi atas nilai sejarah perkembangan Islam Moderat yang lahir di Jombang, disamping ada dua makam pahlawan yang saat ini ada disana.

“Kalau Gus Dur nanti ditetapkan sebagai pahlawan Nasional, maka akan ada tiga pahlawan yang dimakamkan disana, sehingga museum ini sangat representatif,” paparnya.

Dijelaskan, pembangunan Museum ini sudah dicetuskan pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beberapa waktu silam. Menggunakan tanah milik Pemda setempat, Museum ini nantinya akan menerangkan perjalanan Islam di Indonesia seiring lahirnya Ormas Nahdhatul Ulama’ (NU).

“Sejarah perkembangan Islam Nusantara akan disajikan pada Museum itu, karena hingga saat ini kita masih hunting beberapa artefak yang berhubungan para Kyai disana,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain