6 April 2026
Beranda blog Halaman 35891

IMF: Mata Uang Tiongkok “Tidak Undervalued”

Jakarta, Aktual.co —  Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan bahwa mata uang yuan Tiongkok, yang Washington telah lama duga dimanipulasi, “tidak lagi undervalued”.

“Penilaian kami sekarang adalah bahwa apresiasi efektif riil yang besar selama tahun lalu telah membawa nilai tukar ke tingkat yang tidak lagi undervalued,” kata IMF dalam sebuah pernyataan setelah misi konsultasi ke Tiongkok, Selasa (26/5).

Nilai yuan, juga dikenal sebagai renminbi, telah menjadi sumber ketegangan selama bertahun-tahun dengan mitra dagang utama Tiongkok — yang dipimpin oleh Washington — menuduh Beijing mempertahan nilai mata uang artifisial rendah untuk memberikan pengekspor Tiongkok keunggulan kompetitif yang tidak adil, yang dibantah oleh Beijing.

Tiongkok mempertahankan cengkraman kuat pada nilai yuan dari kekhawatiran bahwa arus masuk dan keluar mata uang yang tak terduga bisa membahayakan ekonomi dan melemahkan kontrol keuangannya.

Meskipun demikian Tiongkok masih mendorong mata uang untuk memainkan peran yang lebih besar dalam sistem keuangan dunia, seperti dimasukkan dalam keranjang yang membentuk mata uang cadangan IMF “special drawing rights” .

“Kami mendesak pemerintah untuk membuat kemajuan pesat menuju fleksibilitas nilai tukar yang lebih besar, persyaratan utama untuk ekonomi besar seperti Tiongkok yang berusaha keras untuk menghargakan berbasis pasar dan mengintegrasikan dengan cepat di pasar keuangan dunia,” kata IMF.

Surplus perdagangan besar Tiongkok telah terlihat mengakumulasi cadangan devisa terbesar di dunia yang mencapai 3,73 triliun dolar AS pada akhir Maret.

“Posisi eksternal masih terlalu kuat menyoroti kebutuhan untuk reformasi kebijakan lainnya — yang memang bagian dari agenda pemerintah — untuk mengurangi tabungan berkelebihan dan mencapai keseimbangan eksternal yang berkelanjutan,” kata IMF.

Langkah-langkah tersebut termasuk memastikan bahwa di masa depan “nilai tukar menyesuaikan dengan perubahan fundamental”, tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Idrus Marham: Partai Golkar Dijamin Ikut Pilkada

Jakarta, Aktual.co — Sekjen Golkar kubu Aburizal Bakrie, Idrus Marham, mengatakan bahwa penandatanganan kesepakatan islah dua kubu pengurus Partai Golkar ditandatangani pekan ini.
Tercapainya kesepakatan ini setelah beberapa kali dilakukan pertemuan terpisah antara kubu Ical dan Agung Laksono dengan Jusuf Kalla.
“Penandatanganan minggu ini, paling lambat hari Minggu. Jadi sebelum Senin tentu diharapkan penandatanganan kesepakatan bersama untuk islah, terutama memastikan Partai Golkar ikut pilkada gelombang pertama dapat dijamin,” kata Idrus, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (26/5).
Idrus menyebutkan bahwa kesepakatan mencakup beberapa poin. Diantaranya, mengedepankan kepentingan Golkar, pilkada, lalu tentang penandatanganan diserahkan kepada aturan yang ada.
“PKPU jelas bahwa pasal 36 ayat 2 merujuk SK Menkum HAM tentang pengesahan kepengurusan. Apabila dalam gugatan dan ada putusan penundaan, maka kepengurusan tak punya kewenangan untuk pendaftaran,” katanya.
Dijelaskan, PTUN telah memutuskan bahwa kepengurusan Golkar dikembalikan ke hasil Munas Riau tahun 2009.
“Ini dilakukan oleh pengadilan dalam rangka menjamin keikutsertaan Partai Golkar ikut pilkada sekaligus proteksi agar intervensi Menkum terhadap Golkar tak berkelanjutan,” ujar Idrus.

Artikel ini ditulis oleh:

Menpora Tak Bisa Pahami Maksud Statuta FIFA Pasal 17 Ayat 2

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi mengatakan, statuta FIFA memungkinkan seluruh federasi anggotanya di dunia, untuk tetap menaati hukum positif di negara masing-masing, termasuk PSSI.

“Ini yang akan kita katakan (pada FIFA) harus tunduk pada hukum posisif yang ada di negeri ini,” ujarnya di Jakarta, Selasa (26/5).

Pernyataan Menpora ini, terkait sikapnya yang membekukan PSSI, untuk bisa dilegalkan oleh federasi sepakbola dunia pimpinan Sepp Blatter itu.

Padahal, jika mengacu pada statuta FIFA pasal 17 ayat 2, berbunyi “Anggota (FIFA) memiliki hak memilih yang sifatnya independen.”

Bahkan, mantan Ketua Umum PSSI, Agum Gumelar menegaskan, pemerintah tidak bisa melakukan intervensi terhadap PSSI.

“Intervensi Itu tabu oleh FIFA. Kecuali jika PSSI melakukan pelanggaran. Pelajari dulu segala sesuatunya secara mendalam, baru melangkah,” kata Agum di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (6/1).

Artikel ini ditulis oleh:

Selain untuk Diabetes, Sayuran Pare baik untuk Cegah Kanker dan Diet

Jakarta, Aktual.co — Pare adalah tanaman yang merambat, buahnya menyerupai mentimun namun memiliki kulit yang keriput dan rasa yang khas, pahit. Pare ternyata banyak jenisnya dan tumbuh subur di beberapa negara termasuk Indonesia.

Di dalam pare terdapat kandungan yang ternyata memiliki kemampuan untuk mencegah beberapa penyakit seperti, charantin, vicine ada juga kandungan bioaktif lainnya yang menyehatkan untuk tubuh Anda.

Sayuran pare berasal dari wilayah tropis Asia terutama di India Barat yakni Assam dan Burma.  Berikut beberapa keuntungan dari mengonsumsi pare, demikian dilansir dari livestrong.com

Menekan Pertumbuhan Sel Kanker
Penelitian yang dilakukan oleh Pusat Kanker dari University of  Colorado, menghasilkan kesimpulan, bahwa pare dapat digunakan untuk menghambat pertumbuhan kanker pankreas.

Kandungan yang terdapat dalam pare mempengaruhi metabolisme glukosa yang sangat dibutuhkan oleh sel kanker. Kanker pankreas banyak didahului oleh penyakit diabetes dan jus pare sudah terbukti baik bagi penderita diabetes tipe 2.
Percobaan yang dilakukan pada penderita kanker pancreas menunjukan bahwa jus pare dapat menurunkan pertumbuhan sel kanker hingga 60 persen.

Baik untuk diet
Pare yaitu, sumber makanan yang memiliki kalori yang rendah sehingga cocok untuk Anda masukkan ke dalam menu makanan diet Anda. Pare juga bisa membantu menurunkan berat badan karena baik untuk pencernaan.

Sumber vitamin K
Vitamin  K yang tersedia dalam sayuran pahit mengurangi risiko pendarahan yang berlebihan dan berkontribusi terhadap integritas tulang Anda Minum antibiotik mampu meluruhkan vitamin K di tubuh Anda. Jadi dengan mengonsumsi pare Anda bisa memenuhi kebutuhan tersebut.

Kaya vitamin C
Selain vitamin K, pare juga memiliki kandungan vitamin C yang baik.  Satu porsi sayuran berkulit gelombang ini mengandung 54 persen dari asupan harian yang direkomendasikan dari vitamin C yang membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk kesehatan pembuluh darah karena dampaknya terhadap produksi kolagen

Vitamin A
Terdapat 28 persen vitamin A yang tubuh Anda butuhkan setiap hari. Anda membutuhkan vitamin A dalam sayuran ini untuk menjaga lendir membran dan jaringan lunak lainnya yang sehat serta memiliki manfaat lain bagi mata Anda dimana vitamin ini membantu mencegah rabun senja dan katarak

Untuk tipe-2 penderita diabetes
Menurut sebuah penelitian, makanan pahit ini mempunyai senyawa yang dapat mengaktifkan enzim yang dikenal sebagai AMPK, yang membantu mengatur metabolisme glukosa. Tindakan ini membantu penderita diabetes, yang mengalami kesulitan mengubah glukosa menjadi energi, menggunakan insulin yang mereka hasilkan lebih efektif.

Untuk melegakan pernapasan
Anda sering sesak napas? Ada kabar baik dari buah hijau berbau tidak enak tersebut. Ternyata rasa pahit pada pare justru membangkitkan sel-sel pengecap pada saluran pernapasan untuk bergerak lebih lebar. Artinya, saluran pernapasan menjadi lebih longgar dan sirkulasi udara terjadi dengan lancar.

Artikel ini ditulis oleh:

Undang-undang Perbukuan Harus Segera Diselesaikan

Anggota Komisi X DPR Popong Otje Djunjunan (tengah) bersama Ketua Ikatan Penerbit Indonesia Afrizal Sinaro (kiri) dan Editor Senior PT Gramedia Group Irna Permanasari menjadi pembicara diskusi Forum Legislasi soal RUU Perbukuan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2015). Dengan adanya UU Perbukuan diharapkan pemerintah melakukan penelitian mengenai minat baca masyarakat Indonesia. Hal itu penting agar data yang disodorkan kepada masyarakat adalah data yang valid. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

PSSI RDPU dengan Komisi X

Wakil Ketua Umum PSSI Erwin Dwi Budiawan (kanan) bersama CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono (tengah) dan CEO Persebaya Gede Widiade (kiri) mengikuti rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi X di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2015). Rapat tersebut membahas permaslahan persepakbolaan termasuk keputusan Menpora RI no. 01307 tahun 2015 tentang pengenaan sangsi administrasi berupa keolahragaa PSSI yang tidak diakui. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Berita Lain