4 April 2026
Beranda blog Halaman 35910

Pembangunan Indonesia Timur Akan Mendapat Suntikan Penuh dari Eropa Barat

Jakarta, Aktual.co — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Wilayah Timur akan membentuk lembaga pendanaan khusus Indonesia Timur untuk mempercepat pembangunan di kawasan tersebut melalui suntikan dana penuh dari sejumlah negara di Eropa Barat.

“Dana untuk tahapan awal berjumlah 1 miliar dolar AS. Dana tersebut didapat dari kumpulan berbagai macam ‘investment house’ yang ada di Eropa Barat, kemudian disalurkan melalui satu pintu yang direncanakan melalui tiga bank yang ditunjuk di Inggris,” kata Ketua Bidang Investasi, Banking, Finance dan Pengembangan Usaha Kadin Indonesia Wilayah Timur Reza Maspaitella di Jakarta, ditulis Selasa (26/5).

Reza menjelaskan, bentuk bantuan pendanaan yang diberikan nantinya bukan berbentuk uang melainkan garansi.

Menurut dia, permintaan bantuan berupa garansi atau jaminan bertujuan agar perbankan nasional dan lokal bisa tetap hidup dan memberikan pembiayaan untuk pembangunan wilayah Indonesia timur. “Garansi itulah yang kami gunakan menjadi jaminan di bank nasional kita dalam merealisasikan proyeknya di Indonesia Timur. Jadi kita minta garansinya, kita tidak minta uangnya,” katanya.

Reza menuturkan, Eropa Barat menyatakan minat yang begitu besar terhadap percepatan pembangunan Indonesia timur lantaran nilai historis di masa lampau. Sejumlah negara Eropa Barat seperti Belanda, Spanyol dan Portugal sudah lama mengenal Indonesia Timur yang kaya akan rempah-rempah.

“Mereka sangat antusias, makanya kami ingin mengangkat kembali kejayaan di masa lalu yang dimiliki Indonesia bagian timur,” ujarnya.

Kadin Bidang Koordinator Wilayah Timur akan membentuk lembaga pembiayaan khusus untuk pendanaan pembangunan Kawasan Timur Indonesia dengan nama “East Indonesia Development Funds”. Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Koordinator Wilayah Timur Annar Salahuddin Sampetoding di Jakarta, Senin, mengatakan pembentukan lembaga pembiayaan tersebut merupakan rencana aksi untuk mempercepat pembangunan di wilayah timur Indonesia.

“Kami akan membentuk lembaga ‘East Indonesia Development Funds’ dengan tugas mengadakan dana pembangunan untuk Kawasan Timur Indonesia di lima sektor, yaitu energi, maritim, infrastruktur, pangan dan pembiayaan,” katanya dalam acara “Rakernas dan Trade & Investment Forum” di Jakarta, Senin.

Menurut Annar, selama ini peran perbankan dalam pembiayaan di lima sektor tersebut harus dilengkapi dengan peran lembaga keuangan mikro dan koperasi.

Khususnya di wilayah Indonesia timur, pembiayaan yang baik akan mendukung percepatan pembangunan di kawasan tersebut. “Kami harapkan lembaga ini bisa bersinergi secara nyata dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

BMKG: Jakarta Pagi Ini Cerah Berawan

Jakarta, Aktual.co —Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan pagi ini, Selasa (26/5), wilayah Jabodetabek cerah berawan.
Siang hari, sebagian wilayah diperkirakan diguyur hujan ringan. Seperti di Jakarta Selatan, Depok dan Bogor. Sedangkan wilayah Jabodetabek lainnya cerah berawan.
Malam hari, seluruh wilayah Jabodetabek diperkirakan berawan.

Artikel ini ditulis oleh:

Kemenlu Tengah Rancang Perpres Pengungsi

Jakarta, Aktual.co — Kementerian Luar Negeri tengah menyiapkan Rancangan Peraturan Presiden tentang Pengungsi. Aturan ini merupakan tindak lanjut kesepakatan Indonesia dan Malaysia terkait dengan penampungan sementara bagi sekitar 7.000 orang yang diduga pengungsi maupun korban perdagangan manusia asal Myanmar dan Banglades.
Direktur Keamanan Internasional dan Perlucutan Senjata Kemlu Andi Rachmianto mengatakan bahwa pihaknya akan segera menyelesaikan rancangan tersebut agar dapat ditandatangani Presiden secepatnya.
“Rancangannya sudah siap diharmonisasi dan siap diajukan ke Kementerian Hukum dan HAM,” kata dia di Jakarta, Senin (25/5).
Menurut Andi, perpres tersebut perlu segera disahkan agar pemerintah dapat segera mengimplementasikan kesepakatan yang telah disetujui Indonesia untuk menyelamatkan dan memberikan penampungan sementara kepada para pengungsi.
Sebelumnya, berdasarkan hasil pertemuan menteri luar negeri Indonesia, Malaysia, dan Thailand di Putera Jaya, Malaysia, Indonesia dan Malaysia bersedia memberikan penampungan sementara bagi sekitar 7.000 orang. Namun, tetap disertai syarat, yaitu penempatan dan pemulangan para pengungsi diselesaikan komunitas internasional dalam kurun waktu satu tahun.
Terkait dengan sikap Indonesia dalam penyelesaian migrasi yang tidak lazim tersebut, Andi mengatakan bahwa selama ini Indonesia telah menerapkan prinsip-prinsip internasional dalam penanganan pengungsi meskipun bukan negara pihak penandatangan Konvensi Wina 1951.
“Misalnya, dalam konvensi itu ada prinsip yang mengatur bahwa negara pihak tidak boleh menghadang kedatangan pengungsi dan pencari suaka. Hal itu sudah kita terapkan selama bertahun-tahun,” kata dia.
Andi menambahkan bahwa alasan Indonesia belum juga meratifikasi Konvensi Wina 1951 tentang Pengungsi, salah satunya didasari pertimbangan kesejahteraan seluruh warga negara yang belum merata.
Pada hari Minggu, rapat antarkementerian dan lembaga yang dipimpin oleh Menteri Sosial Chofifah Indar Parawangsa di Langsa, Aceh, telah menghasilkan dua keputusan terkait dengan pengungsi dan pencari suaka.
Pertama, sebanyak 720 pengungsi asal Bangladesh yang telah terdata sebagai imigran ekonomi. Mereka akan segera dipulangkan ke negaranya. Dubes Banglades untuk Indonesia telah berkunjung ke Aceh Utara dan berencana memulangkan pengungsi secara bertahap.
Pemulangan ditargetkan selesai dalam satu bulan, sementara biaya pemulangan pengungsi asal Bangladesh akan ditanggung UNHCR dan IOM. Pemulangan akan dimulai pekan ini dengan memindahkan mereka ke Medan, kemudian ke negara mereka.
Kedua, penanganan pengungsi Rohingya akan dilakukan melalui permukiman kembali, perlindungan sosial, pemenuhan kebutuhan dasar, dan penyembuhan trauma. Hal ini akan ditangani oleh lintas kementerian dan lembaga.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemerintah akan Ambil Alih Freeport dan Mahakam

Jakarta, Aktual.co — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menyatakan, pemerintah bakal mengambil alih pengelolaan Blok Mahakam di Kalimantan Timur serta tambang emas di Papua yang saat ini dikuasai PT Freeport Indonesia.
“Presiden Joko Widodo menegaskan kembali bahwa pemerintah telah memutuskan pengelolaan Blok Mahakam akan diambilalih oleh pemerintah,” kata Pratikno di Jakarta, Senin (25/5).
Pratikno mengungkapkan saat ini Blok Mahakam masih dikelola oleh perusahaan migas asal Perancis, Total E&P Indonesie dan Inpex Corp hingga 2017. 
“Sedangkan untuk Freeport, karena kontraknya baru habis tahun 2021, maka kementerian ESDM akan menjaga agar secara bertahap kepemilikan Indonesia semakin besar,” kata dia.
Pemerintah, menurut dia, tengah melakukan terobosan pengelolaan sumber daya mineral melalui UU Mineral dan Batubara (Minerba) untuk mengatur hubungan antara negara dengan Freeport.
“Hubungan yang semula kontrak karya akan diubah menjadi izin usaha pertambangan sehingga posisi Indonesia sebagai negara lebih kuat,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Menkeu Usulkan Subsidi Bunga Untuk Pembiayaan Infrastruktur

Jakarta, Aktual.co — Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro melontarkan kemungkinan pemberian subsidi bunga untuk pembiayaan infrastruktur strategis dari institusi yang akan dibentuk, yakni Lembaga Pembiayaan Pembangunan Indonesia (LPPI).

Dalam Rakernas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, di Jakarta, Senin (25/5) malam, Menkeu mengatakan subsidi bunga itu memungkinkan diterapkan di LPPI sebagai insentif untuk percepatan pembangunan infrastruktur.

“Misalnya ada dana khusus untuk pengembangan Indonesia Timur di LPPI. Namun, saat disalurkan tingkat bunganya harus beda dengan bunga-bunga komersial di perbankan. Jadi pemerintah harus suntikkan modal tambahan untuk lembaga ini setiap tahun,” kata dia.

Bambang mengatakan sudah lama memiliki ide tersebut. Pemerintah kini sedang memproses pengajuan Undang-Undang pembentukan LPPI. Menurut Bambang, LPPI mirip dengan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) yang beroperasi di era Orde Baru dan akhirnya digabung (merger) dengan tiga bank lainnya untuk menjadi Bank Mandiri.

Namun, Bambang menekankan, LPPI tidak akan menempuh jalan Bapindo yang dinilai keliru. LPPI, kata Bambang, tidak akan beroperasi sebagai bank komersial, apalagi dengan dukungan mitigasi risiko yang rendah. “LPPI akan fokus sebagai bank pembangunan infrastruktur,” kata dia.

Bambang mengilustrasikan LPPI akan berperan seperti Bank Dunia (World Bank) atau Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB). Selain untuk pembiayaan infrastruktur, Bambang mengatakan tidak tertutup kemungkinan, LPPI juga dapat bergerak dalam pembiayaan untuk pengembangan industri dan perdagangan. Saat ini, pemerintah juga memiliki badan usaha PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero yang berada di bawah Kementerian Keuangan.

Untuk menunjang pembangunan infrastruktur, pemerintah memberikan Penyertaan Modal Negara sebesar Rp20,3 triliun kepada SMI yang terdiri dari penambahan murni Rp2 triliun dan pengalihan aset dai Pusat Investasi Pemerintah sebesar Rp18,3 triliun dalam APBN-Perubahan 2015.

SMI juga menargetkan untuk melakukan percepatan pembiayaan proyek infrastruktur di seluruh Indonesia, khususnya kawasan timur Indonesia.

Infrastruktur merupakan pilar pembangunan ekonomi yang menjadi prioritas pemerintah. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional sebelumnya mengestimasi pembangunan infrastruktur 2015-2019 memerlukan investasi sekitar Rp5.500 triliun. Dari kebutuhan investasi tersebut, pemerintah merencanakan untuk memenuhi 40 persen atau sekitar Rp2.215 triliun. Sisanya akan dipenuhi investasi BUMN, BUMD dan swasta.

Artikel ini ditulis oleh:

Laju IHSG Masih Dibayangi Pernyataan The Fed

Jakarta, Aktual.co — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin memiliki potensi pembalikan arah melemah, seiring dengan berbaliknya pelaku pasar melakukan aksi jual. Pelaku pasar terimbas pelemahan di sejumlah bursa saham global yang tersengat pernyataan Gubernur The Fed yang akan menaikkan suku bunga acuannya pada akhir tahun ini.

“Skenario terhadap IHSG berjalan seperti perkiraan kami sebelumnya. Kembali anjloknya laju Rupiah dan masih berlanjutnya aksi jual asing dengan jumlah yang lebih rendah dari sebelumnya turut melemahkan laju IHSG,” ujar Kepala Riset dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.

Pada perdagangan Selasa (26/5) IHSG diperkirakan Reza berada pada rentang support 5.265-5.278 dan resisten 5.295-5.321. Menurutnya, pelemahan yang terjadi mengurangi mood pelaku pasar untuk melakukan transaksi.

“Pelemahan lanjutan masih dapat dimungkinkan jika tidak adanya sentimen positif yang mampu menggantikan sentimen dari The Fed tersebut. Apalagi pelemahan IHSG belum sebanding dengan kenaikan yang telah terjadi sebelumnya,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain