3 April 2026
Beranda blog Halaman 35911

Ketua MPR: Kekayaan Indonesia Hanya Dikuasai 23 Orang

Jakarta, Aktual.co — Kekayaan Indonesia sangat melimpah, bukan rakyat Indonesia seluruhnya yang menikmati tetapi dinikamti segelintir orang. Sebaliknya rakyat yang mempunyai hak juga hanya menjadi penonton di negaranya sendiri. 
Demikian disampaikan Ketua MPR Zulkifli Hasan dalam Lokakarya Nasional Pengelolaan Wakaf dan Aset-Aset Masjid di Indonesia, Senin (25/05).
“Hal itu membuktikan kesenjangan ekonomi di Indonesia masih sangat tinggi antara masyarakat kaya dan miskin,” ucapnya.
Lebih parah lagi, sambung Ketua Umum PAN ini, dari kekayaan Indonesia yang melimpah itu ternyata 40 persenya hanya dikuasai oleh 23 orang saja. Ini artinya, betapa tidak adilnya kondisi ini hingga memicu kesenjangan yang kian menganga, semakin jauh jurang antara si kaya dan si miskin.
Zulhas , panggilan akrabnya melanjutkan, harus pula disadari, dari jumlah rakyat Indonesia, mayoritas adalah umat Islam. Ini artinya kekuatan umat belum mampu dikonversi menjadi kekuatan politik maupun ekonomi yang nyata untuk mensejahterakan umat secara merata.
“Ini harus menjadi bahan renungan kita ke depan, agar kesejahteraan menjadi milik semua bangsa, semua umat khususnya umat Islam di Indonesia,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Reklamasi Teluk Jakarta Juga Melanggar HAM

Jakarta, Aktual.co — Bukan hanya melanggar peraturan, mereklamasi teluk Jakarta juga melanggar Hak Asasi Manusia. Direktur Eksekutif WALHI Puput TD Putra mengatakan dari aspek sosial dan budaya, mereklamasi teluk Jakarta merupakan pelanggaran HAM. Sebab, masyarakat pesisir yang sedianya menggantungkan hidup sebagai nelayan pesisir harus bergeser.
“Kalau mlihat dampaknya sosial budaya dan lainnya, ini pelanggaran HAM. Pelanggarangan HAM untuk mendapat tempat tinggal yang baik,” ujar Puput di Jakarta, Selasa (26/5).
Menurutnya, reklamasi mesti dihentikan. Karena, selain berdampak pada masyarakat kecil juga mengganggu ekosistem laut yang ada.
“Ya hentikan saja. Sudah jelas ini berdampak pada msyarakat kecil, mengganggu ekosistem yang ada, merubah bentang alam yang ada. Kan banyak ruginya, siapa yang di untungkan ? Hentikan saja. Buat apa dipaksakan. Kalau dipaksakan berarti ada apa di reklamasi ini ?” katanya
Karena teluk Jakarta masuk dalam zona strategis nasional, lanjutnya, maka seharusnya pemprov dan pengembang melakukan kajian terbuka kepada amasyarakat dan akademisi.
“Harusnya pemprov DKI menyadari. Sama-sama pemprov, masyarakat, akademisi melakukan kajian tidak tertutup. In kan sembunyi-sembunyi. Ini yang nggak baik, keterbukaan ttiak ada dari pihak pengembang maupun pemerintah,” tuturnya

Artikel ini ditulis oleh:

Aliansi Rakyat Riau Menggugat Desak Penegak Hukum Usut Praktek Korupsi

Jakarta, Aktual.co — Menjelang Pelaksanaan Pilkada langsung yang membutuhkan anggaran sangat besar untuk menyogok Parpol serta untuk biaya pencitraan dan membeli suara rakyat, kini di berbagai daerah sedang berlangsung perampokan uang rakyat dalam beragam modus. 
Demikian disampaikan Zainal Mustaqim Humas Aliansi Rakyat Riau Menggugat (Alarram), dalam siaran pers yang diterima redaksi, Senin (25/5) malam.
Seperti, sambungnya, korupsi di Riau telah tumbuh subur dan terus berkembangbiak di semua level. Tak ada penegakan hukum yang tegas kepada elit politik, justru aparat hukum dan elit politik bersengkongkol merampok kekayaan negara atas nama pembangunan.
Oleh karena itu Aliansi Rakyat Riau Menggugat (ALARRAM) bersama dengan Jaringan Pemuda Penggerak Jakarta menuntut, pertama, bongkar praktek korupsi yg menggunakan modus Bantuan Sosial (Bansos) yang diduga dilakukan oleh Suparman S.Sos, M.Si sebagai Ketua DPRD Riau 2014-2019 yang memanipulasi dengan tidak menyalurkan Bansos tahun 2008 kepada sejumlah Masjid di Kabupaten Rokan Hulu Riau yg telah melalui proses pencairan melalui Biro Keuangan Propinsi Riau. Namun, tidak seluruh bantuan tersebut diterima panitia Masjid alias fiktif.
“Walaupun kasus tersebut telah dilaporkan masyarakat Rokan Hulu Riau kepada Bareskrim Mabes Polri dan KPK, namun hingga kini kasus tersebut tidak ditindaklanjuti masih mengambang,” ungkapnya.
Kedua, ungkap keterlibatan Plt Gubernur Riau Arsyadjuandi Rahman yang pada periode 2009 -2014 sebagai anggota DPR RI dalam Kasus suap SKK Migas yg juga melibatkan mantan anggota DPR dari Partai Demokrat Sutan Bhatoegana. “Arsyad kini malah diangkat menjadi Plt Gub. Riau menggantikan Rusli Zainal yg kini telah dipenjara kasus korupsi,” sergahnya. 
Dan yang ketiga, mendesak kepada Polri dan KPK untuk terus bekerja sama dalam melakukan pemberantasan korupsi di semua bidang dalam rangka mewujudkan pemerintahan bersih.
“Patgulipat kejahatan korupsi untuk memperkaya diri dan kelompoknya menyebabkan Propinsi  Riau sebagai penghasil migas terbesar tak berdampak pada kesejahteraan rakyat. Untuk itulah membersihkan praktek korupsi di lingkungan Pemprov Riau menjadi tugas mendesak KPK dan Polri,” desak Alarram.

Artikel ini ditulis oleh:

BI: Ekonomi Berbasis Maritim Terobosan Tepat Perkuat Struktur Ekonomi

Jakarta, Aktual.co — Bank Indonesia (BI) mendorong pengembangan ekonomi berbasis maritim terutama di wilayah-wilayah kepulauan yang salah satunya adalah Provinsi Maluku sehingga juga dapat meningkatkan kapasitas perekonomian nasional.

“Upaya mengembangkan ekonomi berbasis maritim merupakan suatu terobosan yang tepat untuk memperkuat struktur ekonomi sekaligus menjadi pendorong pertumbuhan yang lebih inklusif,” kata Gubernur BI Agus Martowardojo saat jumpa pers di Ambon, Maluku, Senin (25/5).

Menurut Agus, pengembangan ekonomi berbasis maritim merupakan langkah tepat dalam menghadapi tantangan perekonomian yang semakin berat. Pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan kecenderungan yang melambat dalam beberapa tahun terakhir dan tercatat 4,7 persen pada triwulan I 2015.

Perlambatan tersebut dipengaruhi oleh dinamika eksternal terkait pemulihan ekonomi global yang berlangsung dengan kecepatan yang tidak sesuai dengan harapan dan tidak merata serta harga komoditas yang terus menurun. Di sisi domestik, perekonomian juga menghadapi sejumlah permasalahan struktural di sektor riil.

Gubernur BI Agus menuturkan, Indonesia memiliki potensi maritim yang sangat besar untuk dijadikan pendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan inklusif. Perkiraan nilai ekonomi keseluruhan sektor maritim diperkirakan dapat lebih besar dari PDB Indonesia saat ini.

“Di bidang kemaritiman, potensi ekonomi Indonesia mencapai 1.200 miliar dolar AS. Saat ini sektor maritim baru berkontribusi 2,3 persen dari PDB,” kata Agus.

Potensi itu sendiri juga tercermin pada luas laut yang mencapai 5,9 juta km2, panjang pantai 95.181 km, jumlah pulau 17.504 pulau dengan keunggulan geofisik, geoekonomi, geopolitik, dan geokultural.

Namun, lanjut Agus, pemanfaatan potensi tersebut masih relatif terbatas ditunjukkan oleh ekspor ikan dan hasil laut yang masih rendah dan industri berbasis maritim yang belum optimal. Selain itu, laut sering dipandang sebagai pemisah dan belum menjadi sumber pendapatan yang optimal bagi masyarakat.

Agus menambahkan, pengembangan ekonomi berbasis maritim tidak hanya akan berdampak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi tetapi juga kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

“Peningkatan konektivitas, misalnya, selain mendorong kelancaran distribusi barang dan jasa yang positif bagi pertumbuhan ekonomi juga akan mendukung terjaganya stabilitas harga. Hal ini akan mengurangi ketimpangan ekonomi antardaerah dengan manfaat utama diperoleh Kawasan Timur Indonesia,” ujar Agus.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Wakil Komisi X: Presiden Salah Pilih Menpora

Jakarta, Aktual.co — Wakil Komisi X DPR RI, Ridwan Hisjam, menilai Presiden Joko Widodo salah memilih orang untuk ditempatkan di Kemenpora. Ini terkait dengan tidak bisa masuknya empat pemain asing Pahang FA ke Indonesia.

“Yang gagal itu Jokowi karena dia tidak teliti memilih orang. Itu kesalahan yang mengangkat, kita belum tahu kapasitas dia (Menpora Imam Nahrawi) mampu mengatur sepakabola,” ujar Ridwan melalui siaran persnya yang diterima di Jakarta, Senin (25/5).

Seperti diketahui, empat pemain Pahang FA tak bisa masuk ke Indonesia karena ditahan oleh Dirjen Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta karena tidak memiliki visa, Minggu (24/5).

Pahan FA yang merupakan klub asal Malaysia, akan melakukan pertandingan babak 16 besar Piala AFC dengan Persipura Jayapura di Stadion Mandala Jayapura, Papua, Selasa (26/5).

Sebelumnya, pihak Persipura meminta surat rekomendasi kepada Badan Olahraga Profesional (BOPI) untuk mengeluarkan devisa bagi pemain asing Pahang FA pada Jumat (22/5). Namun karena kelalaian pihak BOPI dan Kemenpora, maka BOPI dan Kemenpora baru mengeluarkan rekomendasi surat devisa itu pada Sabtu (23/5), dan kantor imigrasi pada saat itu libur, sehingga surat rekomendasi itu tidak bisa diproses.

“PSSI ini lumpuh karena dibekukan Menpora, ini jadi lalai,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Iran: AS Tak Berbuat Apa-apa Untuk Selamatkan Ramadi

Jakarta, Aktual.co — Amerika Serikat tidak melakukan apa pun untuk membantu tentara Irak memerangi pegaris keras di Ramadi, kata jenderal utama Iran, yang terlibat dalam perang melawan kelompok Negara Islam (IS).

Qassem Suleimani, komandan gerakan luar negeri Pengawal Revolusi, mengecam Washington sesudah kepala Pentagon Ashton Carter mengatakan pasukan Irak “tidak mau bertempur” di Ramadi, yang direbut IS.

“Pak (Barack) Obama, berapa jarak Ramadi dengan pangkalan Al-Asad, tempat pesawat AS dikerahkan?” kata Suleimani dalam pidato, seperti dikutip kantor berita negara IRNA, Senin (25/5).

“Bagaimana Anda berada di negara itu dengan dalih melindungi rakyat Irak dan tidak melakukan apa-apa? Itu tidak lebih dari menjadi kaki tangan dalam komplotan,” kata Suleimani.

Iran memiliki penasihat tentara di Irak dan Suriah serta memberikan dukungan keuangan dan ketentaraan kepada pemerintah kedua negara itu dalam bertempur melawan pegaris keras.

Menurut media Iran, Suleimani bergiat di Irak, khususnya pada akhir Maret ketika milisi dukungan Iran membantu untuk merebut kembali kota Tikrit.

Ramadi, sekitar 100 kilometer barat Bagdad, direbut IS pada 17 Mei meskipun terjadi serangan udara Amerika Serikat dan kehadiran ratusan penasihat tentara negara adidaya itu di pangkalan udara Al-Asad di propinsi sama.

Dalam pidatonya, Carter menyatakan serangan udara pimpinan Amerika Serikat terhadap IS, yang menguasai sebagian besar wilayah Irak dan Suriah, masih berlangsung.

Ia menyatakan pasukan Irak “menunjukkan tidak ingin melawan” meskipun menang jumlah daripada lawan mereka, yang mengakibatkan kekalahan terburuk Bagdad dalam hampir setahun.

Tapi, Suleimani berpendapat bahwa Amerika Serikat “tidak punya keinginan melawan Daesh”, singkatan IS dalam bahasa Arab.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain