3 April 2026
Beranda blog Halaman 35912

Ancelotti Akan Jalani Operasi Hilangkan “Stenosis Serviks”

Jakarta, Aktual.co — Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti didiagnosa menderita “stenosis serviks” dan akan melakukan pengobatan ke Vancouver, Kanada, untuk menjalani operasi.

Ancelotti sedang menunggu kepastian apakah ia akan digantikan sebagai pelatih Real setelah mereka mengakhiri musim tanpa memenangkan trofi utama, dengan pengumuman tentang hal tersebut diharapkan pada beberapa hari mendatang.

Pria berusia 55 tahun itu memiliki kontrak sampai akhir musim depan, tetapi Presiden Real Florentino Perez secara luas telah mengharapkannya menjadi kambing hitam atas kegagalan klub.

Ancelotti mengatakan kepada harian Italia Il Giornale bahwa “stenosis” menjadi bagian dari alasan ia untuk mengambil istirahat selama satu tahun jika Real memecatnya.

Kondisi, penyempitan saluran tulang belakang di daerah leher atau bagian atas tulang belakang, telah menyebabkan tangannya sering kesemutan.

“Jika saya kehilangan banyak waktu, maka itu bisa menyebar ke kaki sehingga saya harus membuat keputusan untuk operasi,” kata Ancelotti, tanpa menyebutkan kapan waktunya, dikutip dari Reuters, Senin (25/5).

“Dan saya benar-benar tidak tahu berapa lama saya harus tidak bergerak secara fisik untuk tahap pasca-operasi dan rehabilitasi berikutnya,” tambah pria Italia itu.

Ancelotti, yang selalu mengatakan ia mungkin kembali suatu hari untuk melatih mantan klubnya AC Milan, mengatakan kepada Il Giornale bahwa ia akan beristirahat antara Madrid dan Vancouver setelah operasi.

“Karena menghabiskan dua tahun di Real sangat melelahkan, percayalah, dan terutama menantang,” katanya.

“Tidak ada yang bisa membayangkan berapa biayanya, dalam hal energi fisik dan saraf, melatih Real.” Media Spanyol melaporkan bahwa pelatih Napoli asal Spanyol Rafa Benitez, yang pernah bertugas menangani tim Real muda, merupakan pilihan utama untuk menggantikan Ancelotti.

Artikel ini ditulis oleh:

Bellaetrix Diperkirakan Absen Selama Tiga Bulan

Jakarta, Aktual.co — Pemain tunggal putri Indonesia, Bellaetrix Manuputty, dipastikan tidak bisa memperkuat tim Merah Putih di SEA Games 2015 Singapura. Selain itu, Bella juga dipastikan tidak tampil di Indonesia Terbuka 2015 di Istora Senayan, Jakarta.

“Bella harus istirahat tiga bulan dan tidak bisa tampil di Indonesia Open dan SEA Games 2015. Memang sangat disayangkan, tapi inilah faktanya. Daripada semakin parah, lebih baik Bella memulihkan cederanya dulu,” kata Kasubid Pelatnas PBSI, Ricky Soebagdja di Jakarta, Senin (25/5).

Bella harus istirahat akibat cedera kaki kirinya yang didapat ketika bertanding di Piala Sudirman, saat melawan pemain tuan rumah Li Xuerui di Tiongkok beberapa waktu kemarin.

“Hasil pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging) menyatakan serabut otot lutut kiri Bellaetrix mengalami lebam dan harus diistirahatkan,” papar Ricky.

Selain itu, Wakil Sekjen PBSI, Achmad Budiharto menjelaskan, proses penyembuhan cedera kaki kiri Bella, memerlukan beberapa tahapan yang bisa dikatakan tak sebentar.

“Pertama, lebam di otot kakinya harus disembuhkan dulu, dikembalikan posisinya karena sempat bergeser, lalu mulai fisioterapi baru penguatan kembali,” jelas Achmad Budiharto.

Absen dalam kurun waktu cukup lama tentunya dapat mempengaruhi posisi Bellaetrix yang merupakan salah satu andalan tunggal putri ke Olimpiade Rio de Janeiro 2016 selain Linda Wenifanetri. Jelang pesta olahraga terakbar tersebut, seluruh pemain bulutangkis dunia tengah berlomba-lomba mengikuti kejuaraan guna berebut poin sebanyak-banyaknya agar lolos kualifikasi.

“Masih banyak turnamen yang bisa dikejar oleh Bella. Perhitungan tiga bulan itu kan secara medis, tetapi semua tergantung atletnya sendiri,” imbuh Ricky.
 
“Memang ini sebuah kerugian buat PBSI, tetapi ini kan musibah. Tentunya berat buat Bella untuk mengejar poin ke olimpiade jika ia harus istirahat cukup lama. Namun kami akan tetap mendampingi Bella untuk terus berusaha maksimal memulihkan cederanya. Misalnya, jika lututnya belum boleh diforsir, maka Bella bisa latihan upper body dengan memukul bola dulu,” ungkap Budiharto.

Dengan absennya Bellaetrix di Indonesia Terbuka Super Series Premier 2015, tunggal putri pelatnas diwakili oleh Linda Wenifanetri, Hanna Ramadini dan sebagainya.

Artikel ini ditulis oleh:

Laba Inalum Meningkat Dua Kali Lipat di 2014

Jakarta, Aktual.co — Kinerja PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) selama periode April-Desember 2014 (9 bulan) mengalami peningkatan yang signifikan dengan memperoleh laba dua kali lipat dibanding tahun fiskal sebelumnya.

“Perusahaan memperoleh laba bersih sebesar 128,7 juta dolar AS atau meningkat secara signifikan 201 persen dari 64 juta (setelah restatement) dolar AS pada tahun fiskal 2013,” kata Direktur Utama PT Inalum (Persero) Winardi dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/5).

Peningkatan kinerja PT Inalum (Persero) tersebut katanya didukung oleh kondisi operasi yang aman dan terkendali dengan tinggi muka air Danau Toba pada level 904,36 mdpl pada akhir Desember 2014 dan rata-rata mengoperasikan 501 dari 510 unit tungku peleburan yang dimiliki.

Pada tahun 2014, produksi Aluminium batangan mencapai 199.692 ton, naik 4,1persen dibandingkan produksi 190.363 ton pada periode yang sama di tahun 2013.

Dari sisi penjualan Aluminium batangan, pasar domestik menyerap sebesar 142.925 ton (71,5persen), meningkat sekitar 171 persen lebih dibandingkan periode yang sama pada tahun 2013 yang hanya sebesar 83.362 ton.

Sedangkan mengenai ekspor aluminium batangan mencapai 57.000 ton (28,5persen) atau turun sebesar 47persen dibandingkan ekspor tahun lalu, yang saat itu masih berstatus sebagai Perusahaan Modal Asing (PMA) yaitu sebesar 107.001 ton.

Peningkatan penjualan pada pasar domestik menunjukkan keseriusan PT Inalum (Persero) untuk turut mengembangkan industri hilir Aluminium di Indonesia.

Dari sisi kontribusi terhadap negara, atas arahan dari Pemegang Saham, pada Desember 2014, PT Inalum (Persero) juga telah melakukan penyetoran tambahan atas dividen tahun fiskal 2013 sebesar ekuivalen 10 juta dolar AS dan dividen interim untuk tahun buku 2014 sebesar 90 dolar AS juta kepada Pemerintah Republik Indonesia.

Penyaluran Beasiswa PT Inalum (Persero) tetap melanjutkan komitmennya seperti pada 2014 meningkatkan peran sertanya dalam pemberdayaan masyarakat dan lingkungan yang akan menyalurkan beasiswa sebesar Rp 8 miliar lebih kepada siswa-siswi SD, SMP dan SMA serta Perguruan Tinggi tingkat D3 dan S1 yang berasal dari 10 Kabupatenupaten/Kota di Sumatera Utara.

Kabupaten tersebut yaitu Batu Bara, Kabupaten Asahan, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Samosir, Kabupaten Dairi, Kabupaten Karo, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Tapanuli Utara, dan Kota Tanjung Balai.

Penyerahan dana beasiswa untuk tingkat SD, SMP, dan SMA akan dilaksanakan mulai bulan Juni sampai dengan Agustus 2015, sedangkan untuk tingkat Perguruan Tinggi akan diserahkan pada bulan Agustus sampai dengan Oktober 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Marak Dipraperadilankan, Mahfud: Itu Resiko KPK Lalai Tetapkan Tersangka

Jakarta, Aktual.co — Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Mahfud MD menilai maraknya praperadilan yang ditujukan pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu merupakan risiko yang harus diterima.
“Itu harus diterima sebagai risiko, karena KPK mungkin agak lalai saat menetapkan tersangka (penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan yang diduga tanpa dilandasi bukti kuat). Itu fakta yang tidak bisa dihindari,” katanya di Surabaya, Senin (25/5).
Ia menyatakan maraknya praperadilan itu hendaknya dihadapi KPK dengan gagah.
“Kalau praperadilan terus terjadi, maka risikonya adalah biaya politiknya mahal, karena setiap pihak yang ditetapkan tersangka nantinya akan balik menyerang dengan praperadilan, meski alasannya tidak kuat. Itu risiko,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

OJK Terbitkan DES Sebagai Panduan Pengelola Investasi

Jakarta, Aktual.co —  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Keputusan Dewan Komisioner Nomor: KEP 33/D.04/2015 tentang Daftar Efek Syariah (DES) untuk digunakan sebagai panduan bagi pengelola investasi.

“Penerbitan keputusan itu mulai berlaku efektif pada 1 Juni 2015 yang didasari dari ‘review’ berkala yang dilakukan OJK atas DES yang telah ditetapkan sebelumnya,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida di Jakarta, Senin (25/5).

Ia mengemukakan bahwa efek-efek berbasis syariah yang termuat dalam DES meliputi 328 efek jenis saham emiten dan perusahaan publik, serta efek syariah lainnya. Sumber data yang digunakan sebagai bahan penelaahan dalam penyusunan DES itu berasal dari laporan keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2014 yang telah diterima oleh OJK, serta data pendukung lainnya berupa data tertulis yang diperoleh dari emiten atau perusahaan publik.

“DES itu merupakan panduan investasi bagi pihak pengguna seperti Manajer Investasi pengelola reksa dana syariah, asuransi syariah dan investor yang mempunyai keinginan untuk berinvestasi pada portofolio efek syariah,” katanya.

Selain itu, Nurhaida menambahkan bahwa DES itu juga sebagai panduan bagi penyedia indeks syariah, seperti PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menerbitkan Jakarta Islamic Index (JII) dan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI).

Secara periodik, lanjut Nurhaida, OJK akan melakukan “review” atas DES berdasarkan laporan keuangan tengah tahunan dan laporan keuangan tahunan dari emiten.

“OJK akan melakukan ‘screening’ laporan keuangan emiten. Itu bisa dilihat dari nilai total utang berbasis bunga yang tidak boleh melebihi 45 persen dari aset, dan total pendapatan nonhalal tidak boleh melebihi 10 persen dari pendapatan. Apabila emiten memenuhi semua kriteria tersebut maka sahamnya akan masuk dalam daftar efek syariah yang dikeluarkan OJK,” jelas Nurhaida.

Ia menambahkan bahwa “review” atas DES juga dilakukan apabila terdapat emiten yang aksi korporasinya telah menjadi efektif dan memenuhi kriteria efek syariah atau fakta dari emiten yang dapat menyebabkan terpenuhi atau tidak terpenuhinya kriteria efek syariah.

“Kegiatan usaha yang dikategorikan efek syariah salah satunya tidak melakukan kegiatan usaha di bidang perjudian, jual-beli yang tidak pasti, memperdagangkan barang haram, transaksi suap, dan keuangan ribawi,” papar Nurhaida.

Maka, pada saat DES ini mulai berlaku, maka Keputusan DK OJK Nomor: KEP-55/D.04/2014 tanggal 21 November 2014 tentang DES dan Keputusan DK OJK Nomor: KEP-56/D.04/2014 tanggal 27 November 2014 tentang Perubahan Daftar Efek Syariah Lampiran Keputusan DK OJK Nomor: KEP-55/D.04/2014 tentang Daftar Efek Syariah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Kapolda Jabar Temukan 15 KG Beras Sintetis di Bogor

Jakarta, Aktual.co — Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Jawa Barat Irjen Pol Mochamad Iriawan menyatakan hasil penyelidikan sementara beras sintetis atau mengandung plastik di Bogor hanya ditemukan seberat 15 kg.
“Ada (beras) 15 kg yang kita temukan,” kata Kapolda di markas Polres Sumedang, Senin (25/5).
Ia menuturkan, kasus beras plastik yang membuat resah masyarakat itu masih didalami lebih lanjut untuk mengetahui pelaku yang menyebarkannya.
“Polda Jabar masih melakukan penyelidikan atau pengembangan perkara agar bisa mengungkap siapa pelaku penyebar beras plastik itu,” katanya.
Polisi, lanjut dia, belum menetapkan tersangkanya, namun baru mengetahui asal beras plastik tersebut merupakan impor yang diduga dari Cina.
“Kita masih terus mengembangkan kasus ini termasuk mengungkap motif dibalik beredarnya beras plastik ini,” katanya.
Polres Bogor Kabupaten dan Polda Jabar, kata dia, terus berupaya mencari informasi dari mana asal beras plastik itu.
“Jika sudah ada hasil laboratorium, kita akan kejar pembuatnya, bahkan kita pun bisa mengetahui apakah beras itu berasal atau dibuat dari dalam atau luar Jabar,” katanya.
Ia berharap masyarakat Jabar tidak resah dengan kabar beredarnya beras plastik di wilayah Bogor itu.
Polda Jabar, kata dia, telah meningkatkan kewaspadaan terhadap beras mengandung plastik agar tidak beredar di pasaran.
“Kita turunkan perintah kepada para kepolisian di wilayah agar rutin menggelar operasi termasuk megawasi tempat penggilingan padi,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain