3 April 2026
Beranda blog Halaman 35915

Tarif TDL Naik, Industri Garmen Terancam Bangkrut

Jakarta, Aktual.co — Sekretaris Asosiasi Eksportir dan Pengusaha Indonesia Jateng, Moh Ani Sofian mengungkapkan Industri garmen dan usaha kecil menengah (UKM) Jawa Tengah, kini terancam terpuruk menyusul adanya kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang ditetapkan oleh pemerintah pada Mei 2015.

“Kenaikan TDL dipastikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha garmen dan pelaku UKM yang proses produksinnya menggunakan tenaga listrik,” katanya di Pekalongan, Senin (25/5).

Menurut dia, pemerintah seharusnya mempertimbangkan kondisi perekonomian sebelum menaikan TDL agar pelaku garmen dan UKM tidak semakin terpuruk.

“Saat ini kondisi perekonomian belum stabil dan pasar garmen pun sedang lesu. Hal itu, tentunya akan menyulitkan industri garmen untuk melangsungkan usahanya,” katanya.

Ia mengatakan saat ini, industri garmen hanya sekadar bertahan melangsungkan usahanya dengan mengurangi jumlah waktu proses produksi.

“Akan tetapi, kenaikan TDL juga bisa memicu pengurangan jumlah tenaga kerja. Oleh karena itu, kami hanya bisa mengimbau pada pelaku industri garmen dan UKM agar bisa berinovasi dan kreatif agar hasil produksi tetap diminati konsumen,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Terry Putri: Berhijab Ini Bisa Jadi Motivasi

Jakarta, Aktual.co — Presenter Terry Putri mengakui, sebelum dirinya memutuskan untuk berhijab, image seksi begitu lekat dengan dirinya. Tak bisa dipungkiri, beberapa foto seksi yang tersebar di dunia maya sebelumnya, harus membuat malu perempuan yang baru berhijab selama lima hari tersebut.

“Baju masih ada, karena image seksi nggak bisa lepas. Cuma baju yang ada masih bisa di mix and match. Dimodif bisa kok, nggak maslah. Karena kan aku baru ngumpulin busana muslim dan baru belajar sama teman-teman, ” terangnya, ditemui di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (25/5).

Lebih lanjut,  Kata Terry, tutorial mengenai hijab, guna mendapatkan busana yang syari’i. Selain dari teman-teman, tutorial dari dunia maya terkadang menjadi referensinya untuk mengenakan busana muslim yang sesuai pakem syariat Islam.

“Aku memang belum ada hijab ala hijabnya. Karena masih belajar, style dan lain-lain itu bonus untuk aku. Yang jelas, sekarang ini aku mau fokus dulu karena Allah SWT. Aku ingin istiqomah dan aku nggak mau berbangga hati, ” ujar penggemar klub Chelsea tersebut.

“Karena buat aku nggak perlu membuktikan kepada orang yang beranggapan apapun. Karena semua ini aku yang menjalankan, tapi dengan berhijab ini bisa menjadi motivasi, untuk tetap istiqomah. Jadi apa yang aku sampaikan harus sama dengan perilaku aku, ” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Tolak Rekonsiliasi, Kontras Minta Jokowi Bentuk Pengadilan HAM

Jakarta, Aktual.co — Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau Kontras menolak rencana rekonsiliasi kasus HAM berat karena bukan solusi efektif.
“Kami mengecam sikap dan pernyataan Jaksa Agung yang menolak melakukan penegakan hukum atas kasus-kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu,” kata Koordinator Kontras Haris Azhar di Jakarta, Senin (25/5). 
Dikatakannya, rekonsiliasi itu juga sama saja tidak menghargai kinerja Komisioner Komnas HAM sebelumnya yang telah memiliki bukti adanya pelanggaran HAM berat.
Ia menambahkan, langkah rekonsiliasi itu sama saja dengan memudahkan masalah, padahal kasus tersebut harus diusut tuntas.
Seharusnya, lanjutnya, para pelaku dibawa ke Pengadilan HAM maupun Pengadilan HAM “ad hoc”.
Karena itu, Kontras menuntut Presiden Jokowi berani mengeluarkan keputusan presiden untuk membentuk Pengadilan HAM “ad hoc”, dan mengeluarkan instruksi presiden kepada Komnas HAM dan Kejaksaan Agung, untuk menyelesaikan penyelidikan dan penyidikan kasus-kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu.
Sebelumnya, Kejaksaan Agung menyatakan penyelesaian tujuh kasus pelanggaran HAM berat yang belum terselesaikan di antaranya peristiwa Talangsari, Lampung, tidak tertutup kemungkinan melalui proses rekonsiliasi.
Keenam kasus pelanggaran HAM berat lainnya, yakni, peristiwa Trisaksi, Semanggi 1 dan 2, Wasior, Papua, kasus tahun 1965, dan penembakan misterius (petrus).

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

PKPI Resmi Jagokan Camel Petir di Pilkada Medan

Medan, Aktual.co — Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) besutan Sutiyoso akhirnya secara resmi menjagokan Camellia Panduwinata Lubis atau yang akrab dengan sebutan Camel ‘Petir’ dalam Pilkada Medan 2015.
“SK baru kita terima tadi dari DPP. Bahwa DPN PKPI menetapkan Camellia Panduwinata Lubis menjadi calon Walikota yang diusung PKPI,” ujar Ketua DPK PKPI Medan Riswanto dalam jumpa pers di Medan, Senin (25/5).
Riswanto mengatakan, kehadiran Camellia dalam pilkada Kota Medan memberikan warna baru pertarungan politik di Ibukota Sumut itu. Dimana, Camel merupakan kandidat perempuan yang telah terang-terangan mendeklarasikan diri maju menjadi kepala daerah.
“Kita harap dengan kehadiran calon pemimpin perempuan di Medan mendapat angin segar seperti di Surabaya dengan Walikota perempuan Rismaharani,” kata Riswanto.
Menurutnya, atas keputusan DPN PKPI itu, pihaknya akan menggerakkan semua mesin partai. Terutama dalam menggandeng partai lain dalam koalisi memenangkan Pilkada di Kota Medan.
Sementara, Camellia Panduwinata Lubis mengungkapkan rasa syukurnya atas keputusan DPN PKPI itu. 
“Mudah-mudahan rekomendasi ini barokah dan bisa bermanfaat untuk saya dalam mencalonkan diri menjadi Walikota Medan,” tukasnya.
Menurut Camel, rekomendasi DPN PKPI Nomor: 04/DPN PKP IND/V/2015 tertanggal 18 Mei 2015 yang ditandatangani Ketua Umum Sutiyoso dan Sekretaris Jenderal M Yusuf Kartanegara itu, menjadi modal awal menjalin silaturahmi yang lebih ekstra. Serta melakukan lobi-lobi politik dengan partai politik lain untuk berkoalisi.
“Dua kursi PKPI di Kota Medan  menjadi modal saya terus menjalin silaturahmi, komunikasi dan lobi-lobi dengan partai lain hingga pembukaan pendaftaran di KPU Medan. Terutama komunikasi dengan PDIP, NasDem, Hanura dan PPP. Bahkan Insyaallah bisa bersilaturahmi dengan semua partai,” katanya.
Perempuan kelahiran Delitua ini menegaskan akan menjaga kepercayaan yang diberikan Sutiyoso selaku Ketum DPN PKPI sebagai kandidat calon.
Camel juga mengaku, meski sangat mencita-citakan menjadi pemimpin nomor satu di Medan, dirinya masih akan tetap melihat dinamika politik yang berkembang untuk bisa saling berkolaborasi dengan partai politik lainnya.   
“Untuk nomor dua (Calon Wakil Walikota Medan) kita akan melihat perkembangan yang terus bergulir. Alhamdulillah kehadiran Camel bisa lebih mewarnai. Kalau dulu pernah gagal, Insyaallah kali ini perempuan bisa berhasil menjadi pemimpin di Kota Medan tercinta ini,” tukasnya optimis.

Artikel ini ditulis oleh:

Persipuramania Kecewa Persipura Gagal Jamu Pahang FA

Jakarta, Aktual.co — Persipuramania kecewa karena tim kebanggaan mereka Persipura Jayapura, gagal menjamu tim asal Malaysia, Pahang FA, pada laga 16 besar AFC Cup yang sedianya dihelat di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Selasa (26/5) sore.

“Kami kecewa. Kecewa sekali dengan situasi ini. Laga 16 besar AFC Cup di Mandala, gagal dilaksanakan,” kata Koordinator Umum Persipuramania Irawan, di Jayapura, Senin (25/5).

Menurut dia, apa yang menimpa tim yang telah empat kali juara liga Indonesia dan semifinalis AFC Cup musim lalu, merupakan pukulan telak terhadap wajah persepakbolaan di Tanah Air.

“Ini tamparan keras buat sepak bola di Tanah Air. Bahwa ada diskriminasi dalam olahraga, ada ketidakadilan yang sedang dijalankan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Boaz TE Salossa dan kawan-kawan, kata dia, berlaga di AFC Cup merupakan wakil bangsa dan negara yang seharusnya mendapatkan kemudahan akses, kemudahan jalan untuk menyelenggarakan laga AFC Cup di Mandala.

“Tapi rupanya oknum-oknum tertentu di pusat (Jakarta) sana, tidak punya hati, tidak punya mata dan tidak punya sportivitas. Persipura lagi-lagi dikorbankan, lagi-lagi menjadi tumbal buat perseteruan PSSI dan Kemenpora,” katanya.

Irawan menduga bahwa tidak diberikannya visa kepada tiga pemain tim tamu oleh Dirjen Imigrasi, merupakan konspirasi besar yang sengaja dibuat demikian, agar Persipura tidak mengukir sejarah besar bagi dunia sepak bola di Tanah Air.

“Iri adalah kata yang tepat. Ketidakmampuan dan ketidakharmonisan Pemerintah Pusat lewat Menpora, BOPI dan Dirjen Imigrasi telah membuktikan bahwa Papua, Persipura dikorbankan,” katanya.

“Padahal, Persipura adalah kebanggaan orang Papua untuk mendapat hiburan di olahraga, melepaskan rasa sakit karena dianak tirikan dari pembangunan, kini hal itu direnggut oleh mereka-mereka yang tidak punya hati di sepak bola,” katanya.

Presiden Joko Widodo, lanjut dia, harus segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini, karena jika tidak sanksi dari FIFA tinggal menunggu hari dan sudah pasti Indonesia akan dikucilkan dalam dunia sepak bola.

“Sejumlah program jangka pangjang di sepak bola akan sia-sia, karena rasa ego dan berkuasa segelintir orang yang akhirnya sepak bola, Persipura jadi korban. Kami hanya berharap kepada Presiden Jokowi untuk selesaikan masalah ini, jika tidak tambah lagi pekerjaan untuk Papua,” pintanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak tiga pemain asing Pahang FA gagal mendapatkan visa karena tidak diproses oleh Dirjen Imigrasi dengan alasan libur, sehingga tim tersebut memilih pulang kembali ke negara asalnya.

Laga 16 besar AFC Cup di Mandala, yang dinanti-nantikan oleh publik Jayapura dan Papua pada umumnya batal digelar.

Ketua umum Persipura Jayapura Benhur Tommy Mano pun mengaku sedih karena ketidakadilan sedang terjadi bagi timnya yang ingin meraih juara di AFC Cup 2015, dan Persipura merupakan harga diri dan martabat orang Papua.

Artikel ini ditulis oleh:

BOPI Enggan Disalahkan Terkait Visa Pemain Asing Pahang FA

Jakarta, Aktual.co — Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) enggan disalahkan terkait kasus kegagalan tiga pemain klub Pahang FA Malaysia yang tidak mendapatkan visa, sehingga batal bertolak menuju Jayapura, Papua.

“BOPI bukan syarat utama untuk memberikan rekomendasi dan bukan syarat mutlak mendapatkan visa, hanya persyaratan dokumen saja,” kata Ketua Umum BOPI, Noor Aman di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (25/5).

Tiga pemain Pahang FA yang tidak mendapatkan visa masuk ke Indonesia adalah Dickson Nwakaeme asal Nigeria, Zesh Rehman asal Pakistan dan Domion Delano Stewart asal Jamaika.

Akibat ada pemainnya yang gagal mendapatkan visa, klub Pahang FA memutuskan untuk kembali ke negaranya. Dengan demikian, pertandingan babak 16 besar Piala AFC 2015 di Stadion Mandala, Jayapura, Selasa (26/5) dipastikan gagal.

Menurut Aman, ketiga pemain asing Pahang FA itu ternyata bukanlah negara yang memiliki fasilitas visa on arrival. Dengan demikian, untuk masuk ke Indonesia terlebih dahulu harus mendapatkan calling visa dan visa tersebut harus dibuat di Malaysia.

Pada pernyataannya di depan media, Noor Aman menyebutkan jika Sekjen PSSI Azwan Karim juga tidak memberikan jaminan kepada Pahang FA terkait dengan pengurusan visa on arrival di Imigrasi Jakarta.

“Permasalahan ini tidak terkait pembekuan. Kemungkinan terbesar Azwan yang tidak tahu jika tidak bisa masuk lewat visa on arrival.” kata pria dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal TNI itu.

Terkait masalah rekomendasi, pihak BOPI mengaku sudah mengeluarkannya meski permintaan dari pihak Persipura Jayapura sangat mepet yaitu Jumat (22/5). Surat tersebut sempat terjadi kesalahan namun langsung direvisi.

Meski demikian, pihak BOPI mengaku akan melakukan komunikasi dengan AFC guna menjelaskan kronologis kejadian. Pihaknya berharap pertandingan babak 16 besar Piala AFC antara Persipura melawan Pahang FA bisa dijadwalkan ulang.

Selain Persipura, tim asal Indonesia yang akan turun di babak 16 besar adalah Persib Bandung. Tim yang berjuluk Maung Bandung itu akan berhadapan dengan klub Kitchee Hongkong.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain