9 April 2026
Beranda blog Halaman 36060

Cemas Beras Plastik, Disperindag Malang Gelar Operasi Pasar

Malang, Aktual.co — Kabar beredarnya beras plastik akhir-akhir ini membuat resah masyarakat di Kota Malang. Beras yang terbuat dari plastik bekas ini diketahui beredar pada salah satu daerah, dimana secara bentuk memang mirip dengan beras biasa.

Walikota Malang, Moch Anton, mengaku sudah memerintahkan Dinas Perdagangan (Disperindag) untuk melakukan operasi pasar terkait beras plastik ini.

“Kami sudah perintahkan operasi pasar dan hasilnya nihil,” kata Anton, Kamis (21/5) di Malang, Jawa Timur.

Disebutkan, kabar beredarnya beras plastik sudah hampir menjarah Kota Malang. Tak mau kecolongan Anton segera bertindak agar masyarakat tak dirugikan ulah oknum tertentu ini.

“Kami juga sudah kerjasama dengan Bulog memantau beras plastik ini,” imbuhnya.

Kepala Disperindag Kota Malang, Tri Widyani, mengaku masih belum menemukan beras plastik tersebut saat operasi pasar.

“Kami turunkan 5 tim ke pasar dan belum ditemukan beras itu,” Kata Tri.

Kendati belum menemukan beras plastik, pihaknya tetap waspada dan tak ingin kecolongan.

“Kami terus memantau dengan turun ke pasar untuk melihat beras plastik ini,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Jaksa Agung: Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu dengan Rekonsiliasi

Jakarta, Aktual.co — Pertemuan soal pembahasan penyelesaian kasus pelanggaran HAM masa lalu kembali digelar, di kantor Kejaksaan Agung Jakarta pada Kamis (21/5).
Dalam pertemuan itu, dihadiri perwakilan dari Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Kementerian Hukum dan HAM, Kejaksaan Agung, Polri, dan Komnas HAM.
Jaksa Agung HM Prasetyo mengungkapkan kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu tidak akan pernah kedaluarsa. Sebab, jika tidak diproses dikhawatirkan akan menjadi hutang sejarah di massa yang akan datang.
“Pelanggaran HAM berat ini tidak ada massa kedaluarsanya. Kalau kita tidak selesaikan bisa-bisa kita memberikan hutang sejarah masa lalu kepada penerus kita,” kata Prasetyo saat memberikan keterangan pers usai pertemuan di Kejagung.
Menurutnya, banyak hal yang dibicarakan bersama Menkopolhukam Tedjo Edhi Purdjijatno, Kapolri Jendral Badrodin Haiti, Komisioner Komnas HAM Nurcholis.
Intinya membahas tentang penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat.
“Kami bertekad dan punya semangat yang sama antara Komnas ham dengan seluruh pihak terkait tentang masalah HAM masa lalu yang harus diakhiri,” tambah Prasetyo.
Tetapi, politisi Partai Nasdem ini mengaku ada sejumlah kesulitan yang dialami oleh pihaknya untuk mengungkap kasus pelanggaran HAM masa lalu. Diantaranya terkait pengumpulan barang bukti dan sejumlah saksi.
 Meski demikian, ada sejumlah cara untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM tersebut diantaranya dengan cara rekonsiliasi.
“Kita akan selesaikan dengan rekonsiliasi. Tentunya dengan semangat dan tekad yang sama, kita akan lakukan,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Aksi Mahasiswa di Depan Istana Ricuh

Jakarta, Aktual.co — Aksi mahasiswa di depan Istana Merdeka sempat ricuh setelah beberapa pendemo dari massa gabungan Massa gabungan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dan Gerakan Pelajar Islam Indonesia menarik kawat berduri yang disusun oleh polisi. Namun kejadian ini tidak menimbulkan kericuhan yang lebih besar karena massa berhasil ditenangkan oleh polisi dan pemimpin aksi.

Ada pun ratusan orang anggota IMM-GPII tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 15.40 WIB dan langsung melakukan orasi serta meneriakkan yel-yel. Namun, IMM dan GPII belum bergabung dengan ribuan anggota BEM Seluruh Indonesia, KAMMI serta aliansi mahasiswa lainnya yang masih berkumpul di depan gerbang Monas, sekitar 200 meter dari Istana Merdeka.

Ini merupakan aksi lanjutan dari IMM dan GPII, setelah sebelumnya pada Hari Kebangkitan Nasional juga melakukan unjuk rasa di tempat yang sama.

Massa IMM dan GPII berasal dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta dan beberapa daerah lain. Mereka datang dengan membawa atribut bendera organisasi berwarna merah dan hijau khas IMM serta GPII.

Ada pun dalam tuntutannya saat aksi, gabungan elemen mahasiswa tersebut meminta Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengundurkan diri dari posisinya karena tidak bekerja demi kepentingan rakyat dan belum bisa menyejahterakan rakyat, sama seperti tuntutan pada Rabu (20/5).

“Jika Presiden dan Wapres tidak mampu mengemban tugas sebaiknya mundur saja,” kata Sekretaris IMM Irawan Puspito saat ditemui pada aksi di Hari Kebangkitan Nasional.

Menurut Irawan, masih banyak tokoh lain yang berkompeten namun tidak mendapatkan banyak dukungan.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Putri Wagub Jabar Ini Bocorkan Rahasia Kecantikan & Pola Hidup Sehatnya

Jakarta, Aktual.co — Wajah News Anchor senandung, Nacita kerap tampil di layar kaca. Nacita, merupakan sosok yang energik dan juga ramah (humble) kepada teman-teman sebayanya dan juga orang-orang di sekelilingnya.   

Selain terkenal ramah, ternyata putri dari Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar ini sangat menjaga kesehatan tubuhnya agar tetap selalu cantik dan bugar.

Ditemui di sela-sela sebuah acara  pemberian penghargaan, Nacita hadir dengan busana dress panjang kebaya coklat muda. Ia menjelaskan, bahwa dirinya tidak merokok, tidak minum kopi dan senang mengonsumsi air putih.

“Untuk menjaga kesehatan, aku simple aja, air putih dan istirahat yang cukup. Kebetulan aku tidak suka rokok dan juga coffee, emang lebih senang air putih , bagus juga kan buat detox tubuh,” ujarnya kepada Aktual.co, di Jakarta.

Selain itu, Nacita juga menyeimbangkan pola hidup sehat dengan memakan banyak buah dan juga sayuran secara teratur. Tujuannya, agar asupan gizi masuk ke dalam tubuhnya dengan baik.

“Nah, kalau makanan, aku sebenarnya makan apa aja, tetapi aku suka banget makan sayur dan buah, bisa buat penyeimbang asupan gizi juga kan untuk tubuh aku,” katanya.

Sedangkan, untuk tips merawat kulit dan wajahnya, kata Nacita, bahwa dirinya dulu tidak pernah menggunakan perawatan kulit yang mahal.

“Aku tuh orangnya cuek, baru-baru ini aku terinspirasi oleh teman-teman aku untuk pake lotion, biar nanti nggak  cepat penuaan dini, jadi sekarang pake lotion yang baunya lebih kepada remoah-rempah Aromatherapy. Aku suka soalnya,” jelasnya lagi.

Untuk perawatan wajah, sebagai seorang Anchor, yang menggunakan make up sehari-hari, ia menganjurkan, untuk melakukan facial secara rutin.

“Aku kan ketemunya sama make up terus. Jadi bersihin muka dan memakai pelembab yan cara aku untuk jaga kulit wajah. Tetapi yang paling rutin, aku ke salon facial agar kulit tetap terjaga, ya minimal satu bulan sekali,” urai wanita kelahiran 10 Juni 1987 tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Menkumham Serukan Partai Golkar Damai

Jakarta, Aktual.co — Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM), Yasonna Laoly berharap Partai Golkar baik dari kubu Aburizal Bakrie maupun Agung Laksono bisa berdamai.
Menurutnya, hal itu dilakukan demi kebaikan partai dalam menghadapi Pilkada serentak pada Desember 2015 mendatang.
Pernyataan Menkumham disampaikan melalui Kepala Biro Humas dan Kerjasama Luar Negeri, Ferdinand Siagian.
‪”Menteri Hukum dan HAM menyarankan (sesuai dengan pertimbangan dari MP Partai Golkar kedua kubu melakukan islah), sehingga dapat mengikuti Pemilu Kepala Daerah (Pilkada),” papar Ferdinand, saat membacakan keterangan tertulis Yasonna, di Kemenkumham, Jakarta Selatan, Kamis (21/5).‬
Kendati demikian, pihaknya tetap berkeyakinan bahwa SK Menkumham terkait pengesahan Partai Golkar dibawah kepemimpinan Agung Laksono, dilakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
‪”Keputusan itu dikeluarkan melalui proses yang taat pada peraturan perundang-undangan dan azas-azas umum pemerintahan yang baik,” tegasnya.
‪Seperti diketahui, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) memerintahkan Menkumham mencabut Surat Keputusan (SK) bernomor M.HH-01.AH.11.01 mengenai pengesahan kepengurusan kepengurusan Partai Golkar hasil Musyawarah Nasional (Munas) Ancol pimpinan Agung Laksono.‬
‪”SK Menkumham dinyatakan batal dan meminta agar tergugat mencabut surat bernomor tersebut,” tegas Hakim Ketua Teguh Satya Bhakti saat membacakan putusan di PTUN, Jakarta Timur, Senin (18/5).

Artikel ini ditulis oleh:

BEM UNS: Jokowi Harus Pulang ke Solo!

Jakarta, Aktual.co —Ratusan demonstran berkumpul di depan Istana Negara, Jakarta, Kamis (21/5).
Aksi BEM se-Indonesia tersebut meliputi sejumlah aktifis mahasiswa dari berbagai kampus. Salah satu diantaranya, dari kampus asal kota  presiden Joko Widodo, yakni BEM UNS Solo.
Di depan Istana Negara, anggota BEM UNS Solo membawa bendera yang tak hanya berlogo kampusnya. Namun, sebuah spanduk besar bertuliskan “Pak Jokowi, Ndang Balio Nang Solo”.
Dengan mengenakan almamater mahasiswa-mahasiswa UNS ini menyanyikan yel-yel dan menyerukan “Jokowi Harus Kembali Ke Solo!”
Sekitar seribu pengunjuk rasa dari BEM se-Indonesia (BEM SI), ISTN, IMM dan KBM UIN, menyemut di depan Istana Negara di Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (22/5). 
Dalam orasinya, mahasiswa mengatakan Rezim Joko Widodo-Jusuf Kalla telah gagal. “Karena menjual Indonesia ke asing. Sehingga harus mundur!” ujar salah seorang mahasiswa.
Selain itu, mereka juga menuntut diturunkannya harga BBM bersubsidi.
Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) ini menyatakan akan melakukan aksi menginap di depan Istana Negara Jakarta apabila mahasiswa tidak diberi kesempatan bertemu Presiden Jokowi.
Mereka datang dari arah Jalan Thamrin, sekitar pukul 12.00Wib siang tadi. Sejumlah bendera di kibarkan para demonstran. Akibat unjuk rasa, arus lalu padat. 
Dari pantauan Aktual.co, tampak mahasiswa mulai tarik menarik kawat berduri dengan petugas kepolisian yang sudah berjaga sejak pagi. 
Polisi masih tampak berjaga-jaga dari Sabhara dan Brimob. Tampak water cannon dua unit berjaga dan juga barracuda tiga unit.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain