5 April 2026
Beranda blog Halaman 36089

2.500 Personel Polres Jakpus Diterjunkan Amankan Demo Harkitnas

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 2.500 personel Mapolres Jakarta Pusat dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa dan masyarakat memperingati Hari Kebangkitan Nasional.

Demikian disampaikan Kepala Polres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hendro Pandowo kepada wartawan, Rabu (20/5).

“Untuk pengamanan di Istana, kita kerahkan 2.500 personel,” katanya.

Dikatakan Hendro hingga saat ini kawasan Istana Negara masih sepi dari aktifitas demonstran. Namun, pihaknya berupaya untuk tetap melakukan pengamanan ketat di setiap sudut.

“Rencananya ada 15 elemen mahasiswa dan LSM. Mudah-mudahan, enggak ada hal-hal yang tak diinginkan. Intinya, kita siapkan pengamanan, agar berjalan dengan damai,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pengobatan Medis Penyakit Batu Ginjal Kecil

Jakarta, Aktual.co —Diberitakan Aktual.co sebelumnya, penyakit batu ginjal dapat disebabkan karena terjadinya peningkatan pH urine (misalnya batu kalsium bikarbonat) atau penurunan pH urine (misalnya batu asma urat). Batu ini bisa terbentuk di dalam ginjal (batu ginjal) maupun di dalam kandung kemih (batu kandung kemih).

Proses pembentukan batu ini disebut urolitiasis (litiasis renalis, nefrolitiasis, red). Pasalnya, segala sesuatu yang menghambat aliran urine dan menyebabkan stasis (tidak ada pergerakan) urine di bagian mana saja di saluran kemih, meningkatkan kemungkinan pembentukan batu.

Pengobatan batu ginjal kecil

Ada beberapa langkah dalam pengobatan batu ginjal dengan langkah medis. Dimana langkah operasi mungkin menjadi pilihan terakhir bagi banyak orang yang menderita penyakit batu ginjal karena operasi bisa saja membawa beberapa efek samping yang kurang mengenakkan.

Selain itu, penderita batu ginjal mungkin juga mempunyai rasa takut terhadap pisau bedah yang sangat umum terjadi pada orang Indonesia. Oleh karena itu, sebelum penyakit batu ginjal menjadi semakin parah hingga harus dilakukan tindakan operasi.

Anda bisa mengobati penyakit batu ginjal saat ukuran batu ginjal masih sangat kecil. Kunci dari langkah ini adalah dengan memastikan bahwa Anda menyadari gejala-gejala yang timbul akibat penyakit batu ginjal itu sendiri.

Untuk itu diminta, Anda perlu lebih waspada saat merasakan rasa sakit di bagian samping dan belakang tubuh di sekitar bawah iga. Rasa sakit tersebut mungkin saja menyebar ke perut dan pangkal paha. Rasa sakit tersebut muncul secara bergelombang dengan fluktuasi yang intens.

Anda bisa mencoba memeriksakan diri saat merasakan sakit saat buang air kecil sehingga Anda bisa segera mengobati penyakit batu ginjal. Selain itu, masih ada beberapa gejala lain yang berkaitan dengan buang air kecil yang tidak biasa dan bahkan demam.

Sedangkan pada kondisi batu ginjal yang mempunyai ukuran yang masih kecil, biasanya dokter tidak akan menyarankan cara mengobati penyakit batu ginjal dengan tindakan yang invasif berupa operasi. Sebab ada beberapa cara yang digunakan untuk meluruhkan batu ginjal dengan ukuran kecil.

Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah meminum air dalam jumlah banyak paling tidak dua liter setiap harinya. Bisa kita bayangkan air yang kita minum tersebut membantu sistem urin untuk membilas salurannya dari hal-hal yang tidak diinginkan termasuk batu ginjal. Konsumsi air putih akan membantu Anda mendapatkan urin yang bening dan bersih.

Selain itu, mungkin dokter akan mengobati penyakit batu ginjal dengan meresepkan obat penahan rasa sakit karena batu ginjal kecil yang bergerak dalam saluran urin mungkin akan menimbulkan rasa tidak nyaman bahkan rasa sakit.

Saat batu ginjal masih berukuran sangat kecil, batu ginjal tersebut masih memungkinkan untuk dikeluarkam secara alami dari dalam saluran urin. Anda hanya perlu mengobati penyakit batu ginjal dengan obat yang diresepkan oleh dokter yang akan membantu merelaks-kan otot di saluran urin sehingga batu ginjal bisa keluar dengan sendirinya lebih cepat dan tanpa rasa sakit.

Artikel ini ditulis oleh:

Bambang Widjojanto Cabut Gugatan Praperadilan di PN Jaksel

Jakarta, Aktual.co — Bambang Widjojanto mencabut gugatan praperadilan yang dilayangkan kepada Bareskrim Polri atas penetapan, sebagai tersangka dugaan menyuruh saksi memberikan keterangan palsu dalam sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi pada 2010.
“Alasan pencabutan gugatan karena BW sudah dapat putusan dari Komisi Pengawas Advokat Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) bahwa tidak ada pelanggaran kode etik sehingga tidak mungkin ada pelanggaran hukum,” ujar kuasa hukum Bambang Widjojanto, Ainul Yaqin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (20/5).
Sebelumnya pada Jumat (15/5), Peradi mengumumkan hasil pemeriksaan Komisi Pengawas Advokat Peradi yang intinya menyatakan bahwa Bambang Widjojanto tidak bersalah, sehingga laporan pengaduan pelanggaran kode etik yang diajukan oleh lawan klien Bambang, Sugianto Sabran dan Eko Soemarno jelas tidak dapat diterima.
“Setelah dilakukan pemeriksaan dokumen dan meminta keterangan dari dua saksi yang dihadirkan oleh pengadu (klien BW), dua saksi tersebut tidak menjelaskan keterlibatan BW dalam dugaan memberikan keterangan palsu di MK,” ujar Direktur Komisi Pengawas Advokat Peradi Timbang Pangaribuan di Jakarta, Jumat (15/5).
Dia menjelaskan, kedua saksi tersebut yaitu Kusniyadi dan Edi Sulistiya mengaku Bambang tidak pernah mengarahkan atau merekayasa kesaksian mereka, bahkan mereka hanya pernah bertemu satu kali dengan Bambang di sebuah masjid di Jakarta.
Terkait hal tersebut, Ainul menjelaskan bahwa Peradi adalah lembaga profesi yang menaungi Bambang sebagai advokat. Dengan mekanisme internal pihak Peradi telah memeriksa saksi-saksi dan dokumen persidangan sebelum memutuskan bahwa tidak ada pelanggaran kode etik yang dilakukan Bambang.
“Sesuai dengan UU Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat, untuk menilai adanya pelanggaran kode etik atau tidak itu wewenangnya Peradi, seharusnya polisi tidak berhak menilai apa yg dilakukan BW adalah pelanggaran sebelum ada konfirmasi dari Komisi Pengawas Advokat Peradi,” kata dia.
Untuk itu kuasa hukum Bambang Widjojanto memberikan kesempatan selama satu minggu kepada Polri untuk mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap kasus Bambang.
“Jika Kepolisian dalam waktu satu minggu terhitung sejak hari ini tidak mengeluarkan SP3, maka kami akan mendaftarkan lagi gugatan praperadilan,” kata Ainul. Ainul yang datang bersama rekannya, Bahrain, itu mengaku optimistis bahwa Kepolisian masih memiliki itikad baik untuk memperhatikan putusan Peradi sebagai bahan pertimbangan mengeluarkan SP3 untuk kasus Bambang Widjojanto.
Kuasa hukum Bambang sebelumnya mendaftarkan gugatan praperadilan di PN Jakarta Selatan pada 7 Mei lalu. Sedianya sidang perdana perkara praperadilan Bambang Widjojanto akan digelar pada 25 Mei mendatang dengan hakim tunggal Ahmad Rifai.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Ditanya Soal Reklamasi, Ketua TGUPP Mendadak Lupa

Jakarta, Aktual.co — Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Sarwo Handayani ‘mendadak lupa’ saat disinggung mengenai proyek reklamasi Pulau G (Pluit City). Awalnya, Sarwo yang ditemui wartawan di Balai Kota nampak kaget saat ditanya soal  perkembangan proses pembangunan pulau buatan tersebut.

“Pembangunan apa? Reklamasi yang mana?” Katanya dengan wajah bingung di Balai Kota, Rabu (20/5).

Saat ditegaskan pertanyaan seputar reklamasi Pulau G yang tengah digarap anak perusahaan PT Agung Podomoro Land (APL) Tbk, perempuan yang disapa Yani itu justru melemparnya ke satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

“Oh Pulau G,” jawabnya. Yani diam sejenak lalu menambahkan, “Tanyanya ke ini aja, Biro Tata Ruang. Eh, Biro Penataan Kota.”

“(Biro Penataan Kota) itu di bawah Dinas Pembangunan. Kan perizinan di sana. Saya enggak tahu, kalau soal (reklamasi Pulau G) itu,” imbuh bekas kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI ini.

Saat ditanyai soal kontrak kerja antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dengan pengembang, Yani kembali berkelit seraya mengatakan, “Apalagi itu.”

Pemprov DKI diketahui sudah memberikan izin reklamasi Pulau G  melalui Keputusan Gubernur (Kepgub) No. 2238/2014 tertanggal 23 Desember tahun lalu.

Namun, hal ini menimbulkan polemik. Bahkan, salah satu rekomendasi DPRD DKI terkait pandangan dewan atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur 2014 mendesak Kepgub No. 2238/2014 tersebut dicabut.

Tak lama setelah itu, 27 April silam, Yani dan beberapa pejabat Pemprov DKI, menggelar jumpa pers di Balaikota menyangkut reklamasi. Keputusannya, proyek pembangunan pulau buatan di Pantai Utara (Pantura) Jakarta dilanjutkan.

Dalam konfrensi pers tersebut juga, Yani terlihat beberapa kali aktif menjelaskan seluk-beluk proyek reklamasi. Bahkan Yani juga fasih menjawab beberapa pertanyaan wartawan terkait reklamasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Lalu Lintas Jakarta Jelang Harkitnas Lancar

Jakarta, Aktual.co —  Lalu lintas dari dan menuju titik-titik yang akan dijadikan lokasi demonstrasi oleh berbagai elemen massa, Rabu (20/5), masih lancar jelang pelaksanaan aksi unjuk rasa dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas).

Titik-titik tersebut antara lain adalah arus kendaraan menuju dan dari bundaran Hotel Indonesia, Istana Negara dan Mahkamah Agung.

Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya melalui Kasubbag Tekinfo Polda Metro Jaya, Kompol Purwono Takasihaeng mengatakan polisi telah menyiapkan skenario pengalihan arus lalu lintas di sejumlah titik yang bakal dilalui para demonstran.

“Akan dilakukan pengalihan arus, namun pengalihan arus ini bersifat situasional, apabila situasi lalin sangat padat, baru diberlakukan pengalihan arus lalu lintas,” kata Purwono seperti dilansir melalui laman web TMC Polda Metro Jaya.

Rencana pengalihan arus lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan di jalan protokol Sudirman-Thamrin dan jalan Gatot Subroto adalah sebagai berikut, pertama di titik Bundaran HI (Jl. MH. Thamrin – Jl. Jend. Sudirman) Rencananya untuk arah menuju Jl. Jend. Sudirman, kendaraan diarahkan melalui Jl. Teluk Betung, terus ke Jl. Kebon Kacang/Dukuh Atas menuku Jl. Kendal. Sedangkan arah Bundaran HI itu, kendaraan diarahkan melalui Jl. Wahid Hasyim masik ke Jl. Agus Salim/Jl. Sabang teruk menuju Jl. Sultan Sahrir.

Untuk lokasi unjuk rasa di titik Istana Negara polisi merekayasa arus kendaraan dari Jl. MH. Thamrin menuju Harmoni dengan cara kendaraan dialihkan melalui Jl. Budi Kemuliaan – Jl. Abdul Muis – Jl. Majapahit – Jl. Gajah Mada, lalu kendaraan diarahkan melalui Jl. Medan Merdeka Selatan – Jl. Medan Merdeka Timur dan Jl. Veteran untuk sampai Perempatan Harmoni.

Sedangkan arus dari arah Harmoni, kendaraan diarahkan menuju Jl. Juanda – Jl. Pos – Jl. Gedung Kesenian – Jl. Lap Banteng Utara – Jl. Lapangan Banteng Barat – Jl. Pejambon menuju Jl. Ridwan Rais. Kendaraan juga bisa diarahkan menuju Jl. Suryopranoto – Jl. Balikpapan mengarah ke Jl. Cideng Timur.

“Kendaraan juga bisa diarahkan melalui Jl. Majapahit – Jl. Abdul Muis – Jl. Budi Kemuliaan menuju ke Jl. Kebon sirih,” ujarnya.

Sedangkan Dari arah Stasiun Kota ke Harmoni, kendaraan diarahkan menuju TL Olimo – Mangga Besar – Gunung Sahari – Jl. Sukarjo Wiryopranoto – Pecenongan dan Jl. Samanhudi. Kendaraan juga diarahkan melalui Jl. Zaenul Arifin.

Sebelumnya diinformasika untuk titik di Gedung DPR/MPR RI (Jl. Gatot Subroto arah Slipi), polisi merekayasa lalu lintas dengan langkah seperti, fari arah Semanggi kendaraan diarahkan melalui Jl. Gerbang Pemuda – Jl. Gelora lalu ke Jl. Palmerah utara.

Dari arah Jl. Sisingamangaraja/Jl. Jend. Sudirman, kendaraan diarahkan melalui Jl. Asia Afrika – Jl. Pintu 1 Senayan – Jl. Gelora 1 ke Palmerah Utara. Untuk kendaraan dari arah Jl. S. Parman, kendaraan diarahkan melalui jalan Pejompongan – Jl. Penjernihan ke Jl. Gelora 1.

Dari informasi yang dihimpun, aksi unjuk rasa itu akan dilaksanakan di beberapa titik antara lain Komplek Istana Negara, Bundaran Hotel Indonesia dan Komplek DPR/MPR RI. Untuk keamanan sendiri, pihak berwenang menurunkan sekitar 7.610 personel yang terdiri dari 3.206 personel Satgasda, 2.378 personel Satgasres, 1.504 personel BKO Mabes Polri, 300 personel BKO TNI, dan 222 personel BKO Pemda DKI.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Polisi Buru Keberadaan Napi Salah Lepas

Denpasar, Aktual.co — Kapolresta Denpasar, Kombes Anak Agung Made Sudana mengatakan bahwa pihaknya telah dihubungi oleh Lapas Kerobokan untuk mencari narapidana yang salah lepas.
“Ya, kita sudah dihubungi pihak lapas,” kata Kapolresta saat dihubungi, Rabu (20/5). 
Sudana mengaku telah membentuk tim untuk memburu napi narkoba berinisial CA tersebut (Baca: Kemiripan Nama, Lapas Kerobokan Salah Bebaskan Napi).
“Ya, kita sudah bentuk tim dan anggota kami sudah terjun ke lapangan memburu dia,” kata Sudana. 
Kendati begitu, pihaknya belum menemukan keberadaan narapidana yang divonis sembilan tahun tersebut. 
“Belum ditemukan di mana keberadaan napi tersebut. Belum teridentifikasi. Kita masih lakukan pelacakan dan pengejaran,”
“Ya, kita harapkan seperti itu, artinya jangan sampai terjadi lagi. Kalau begini kami juga yang turun lagi melakukan penangkapan,” imbuhnya. 

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain