Dinilai Wajar, Aksi 20 Mei Untuk ‘Sentil’ Pemerintahan Jokowi
Jakarta, Aktual.co — Pengamat Konunikasi Politik Paramadina Hendri Satrio menilai wajar soal aksi 20 mei yang akan digelar Rabu (20/5) besok.
“Wajar kalau masyarakat ingin menyuarakan apa yang dikeluhkan,” ujar Hendri di Sekretariat Humanika, Jakarta, Selasa (19/5).
Namun, jika aksi tersebut untuk menggulingkan rezim Jokowi, hal tersebut masih jauh. Sebab, pemerintahan Jokowi baru berjalan enam bulan dan belum ada tokoh penyeimbang.
“Kalau besok adalah gerakan makar untuk gulingkan Jokowi itu masih jauh. Karena tadi, belum ada tokoh penyimbang dan baru enam bulan,” katanya.
Hendri menuturkan aksi 20 Mei dimungkinkan untuk menyentil Jokowi. “Itu buat jewer dan nyentil Jokowi, itu harus di dengar Jokowi, kecuali dia nggak bisa denger lagi,” cetusnya.
Selain itu, Jokowi harus merubah sistem pemerintahannya dengan cara reshuffle atau reposisi menteri yang saat ini ada di kabinet kerja.
“Jokowi harus lakukan sesuatu hal yang dahsyat merubah pemerintahannya, entah mau mereshuffle ataupun mereposisi. Setidaknya Jokowi merubah gaya.”
Artikel ini ditulis oleh:
















