5 April 2026
Beranda blog Halaman 36138

Putusan PTUN Momentum Golkar Bersatu untuk Bersatu

Medan, Aktual.co — Putusan PTUN Jakarta yang mengabulkan gugatan Golkar kubu Abu Rizal Bakrie (Ical) dan mencabut SK Menkumham tentang kepengurusan  Golkar kubu Agung Laksono, dinilai sebagai momentum tepat untuk menyatukan kembali Golkar yang selama ini terbelah.
“Pada prinsipnya apa yang sudah diputuskan (PTUN) sebenarnya cerminan dari keinginan kader Golkar dibawah, yang menginginkan Golkar tetap utuh siapapun yang mengkomandoi. Dan ini jadi momentum kembali keutuhan Golkar,” ujar akademisi USU, Agus Suriadi kepada Aktual.co, Senin (18/5).
Menurutnya, atas putusan PTUN itu, Menkumham Yasonna Laoly harus mematuhi dan menjalankannya. “Ya harus mematuhi,” ucap Agus.
Soal Munaslub, Agus berpendapat masih layak untuk dibicarakan. Namun, momentum itu tepatnya setelah proses konsolidasi selesai serta setelah pilkada berlangsung.
“Nah, ini bisa dibicarakan setelah proses konsolidasi antar dua kubu dan setelah pelaksanaan pilkada langsung,” jelasnya.
Diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta memutuskan mencabut SK Menkumham tentang kepengurusan Golkar Munas Ancol yang diketuai oleh Agung Laksono.
Hakim Teguh yang membacakan putusan itu mengatakan, pihak yang berkeberatan dengan putusan tersebut dapat mengupayakan banding selama 14 hari ke depan. 

Artikel ini ditulis oleh:

Wow, Sampah di Gunung Semeru Capai 1,5 Ton

Malang, Aktual.co — Libur panjang membuat pengunjung yang mendaki ke Gunung Semeru membludak hingga ribuan wisatawan.

Namun sayang, banyaknya jumlah pengunjung ini juga berbarengan dengan menumpuknya sampah yang ada di sana.

Laporan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) menyebut, setidaknya ada 1,5 ton sampah menumpuk di pos Ranupani.

“Sampah ini berasal dari sampah yang dibawa turun para pendaki yang menikmati liburan di Gunung Semeru,” ungkap Kepala BBTNBTS, Ayu Dewi Utari, Senin (18/5) di kota Malang, Jawa Timur.

Kata ia, ada tiga truk yang didatangkan untuk mengangkut sampah yang ada di kawasan tersebut. Masing-masing truk membawa 400 kg hingga 500 kg sampah.

“Sejak pendakian dibuka awal Mei memang jumlah peminatnya sangat banyak, itu juga disertai banyaknya sampah,” paparnya.

Bahkan, pada akhir pekan mulai tanggal 14-16 Mei kuota 500 pendaki sebagaimana ditetapkan oleh BBTNBTS terpenuhi sehingga ada 500 orang pendaki menunggu di Ranupani.

“500 orang lainnya kemah di Ranu Kumbolo atau kawasan Kali Mati sedangkan 500 orang turun ke Ranupani,” imbuhnya.

Salah satu pendaki yang ditemui di Stasiun Kota Baru, Kota Malang bernama  Bakhtiar mengaku, bahwa rute pendakian ke Semeru pada liburan kemarin cukup ramai

“Saya harus menempuh perjalanan selama 6 jam dari Ranupani menuju Ranu Kumbolo, padahal untuk ke sana waktu normal hanya 3 jam saja,” keluhnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Menkumham Banding, Kubu Ical: Tambah Kacau Republik Ini

Jakarta, Aktual.co — Sikap Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly untuk naik banding terkait putusan pengadilan tata usaha negara (PTUN) Jakarta atas dibatalkannya surat keputusan (SK) Menkumham kepengurusan Partai Golkar Munas Ancol, dinilai hanya akan menambah kacau republik ini.
Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPR RI, Jhon Kennedy Aziz, di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (18/5).
“Naik banding hak Yasonna, tapi kalau dia banding tambah kacau republik ini. kacau, kalau dia banding,” kata dia.
Karena, sambung politikus Golkar itu, sikap itu sama saja akan membuat partai berlambang beringin itu tidak akan dapat ikut dalam perhelatan Pilkada serentak, lantaran proses hukum masih berlangsung.
“Mengacu pada putusan PKPU yang sudah ada kan tidak bisa ikut Pilkada Golkar, kecuali direvisi UU Pilkadanya,” ucap Jhon.
“Jadi janganlah melawan keputusan pengadilan, terimalah hasil keputusan ini,” tandas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Penyelundupan Kakatua Jambul Kuning Kembali Digagalkan

Jakarta, Aktual.co — Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Pantoloan dan Badan Konservasi Sumber Daya Alam Kota Palu, menggagalkan upaya penyelundupan burung langka Kakatua Jambul Kuning (cacatua sulphurea), pada razia penumpang kapal di Pelabuhan Pantoloan.
Kepala Polres Palu AKBP Basya Radyananda di Palu, Senin (18/5), mengatakan razia tersebut berlangsung pada 13 Mei 2015 di atas Kapal Dorolonda yang sedang bersandar di pelabuhan.
Razia yang dipimpin Kepala Polsek Kawasan Pelabuhan Pantoloan, AKP Irwansyah memeriksa secara detail setiap penumpang dan barang yang akan naik dan turun dari kapal.
Saat pemeriksaan, Kapolsek Irwansyah meminta seorang penumpang berinisial SP untuk membuka sebuah tas plastik besar yang dibawanya, dan setelah dibuka tas plastik itu berisi sarang semut.
Irwansyah yang masih curiga dengan barang bawaan itu, kemudian memeriksa lebih detil dan meminta pemilik barang mengeluarkan kardus tertutup di bawahnya. Setelah dibongkar isinya adalah seekor burung Kakatua Jambul Kuning yang merupakan satwa liar dilindungi.
Penumpang tersebut langsung diamankan oleh polisi dan didata.
Kemudian petugas membuat surat terima barang bukti dari tersangka ke Polsek, selanjutnya Polsek membuat berita acara penyerahan tersangka dan barang bukti ke BKSDA Palu untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Basya Radyananda mengatakan penyelundupan satwa langka itu melanggar Undang-Undang No 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.
Dia mengatakan penangkapan tersangka itu merupakan kewajiban kepolisian untuk mendukung setiap peraturan dan program pemerintah termasuk untuk melindungi dan melestarikan setiap satwa liar yang dilindungi.
Dia juga meminta masyarakat untuk lapor ke aparat terdekat jika melihat upaya penyelundupan atau perdagangan satwa liar yang dilindungi

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Undang Alumni, jokowi Akan Rutin Komunikasi dengan Mahasiswa

Jakarta, Aktual.co — Ketua Harian Pengurus Pusat Keluarga Besar Alumni Gadjah Mada, Budi Karya Sumadi menyebut bahwa Presiden Jokowi akan menggelar pertemuan rutin dengan alumni mahasiswa untuk mendapat berbagai masukan dalam menjalankan pemerintahan.
Hal ini dikatakan usai bertemu Jokowi di Istana, Senin (18/5) malam.
“Ini akan rutin dengan suasana yang cair. Dan Insya Allah ini akan menjadi hal yang baik antara Pak Jokowi, pemerintah dengan masyarakat yang diwakili alumni,” kata Budi.
Pertemuan antara Jokowi dengan alumni mahasiswa berjalan baik dan komunikasi juga berlangsung cair. Dengan ini, elemen bangsa bisa bicara langsung dengan presiden terkait kondisi bangsa.
“Tadi Pak Presiden bisa menjelaskan yang ada di dalam pikiran Pak Jokowi. Dan tadi Pak Jokowi masih konsisten dengan apa di awal, dan Insya Allah ini akan memberikan kondisi Indonesia yang lebih baik,” katanya.
Beberapa elemen mahasiswa yang hadir diantaranya HMI, Iluni UI dan Kagama. Selain itu, beberapa perwakilan BEM se-Indonesia juga hadir di Istana. 

Artikel ini ditulis oleh:

DPR Desak Pemerintah Atasi Perlambatan Ekonomi

Jakarta, Aktual.co —   Wakil Ketua DPR Fachri Hamzah meminta pemerintah mencari solusi tepat untuk mengatasi perlambatan ekonomi yang terjadi saat ini.

“Ini harus dicari jalan keluarnya,” kata Fachri Hamzah di Kantor Presiden Jakarta, Senin (18/5).

Ia menyebutkan di antara hasil kunjungan kerja ke daerah oleh anggota DPR selama reses adalah perlambatan ekonomi yang memukul masyarakat.

“Harus ada jalan keluar yang tepat, kalau ada masalah, mari sama-sama dipercepat penyelesaiannya,” katanya.

Ia menyebutkan di daerah perlambatan ekonomi dikhawatirkan para bupati dan gubernur. “Mereka banyak yang komplain,” katanya.

Menurut dia, salah satu yang perlu mendapat perhatian adalah pelaksanaan APBNP 2015.

“DPR kan sudah memudahkan pemerintah dalam pembahasan APBNP 2015, tetapi mengapa ada perlambatan. Ini menjadi pertanyaan publik,” katanya.

Ia menyebutkan presiden juga fungsi legislasi sehingga tidak hanya menjadi urusan DPR tapi juga presiden.

“Karena kalau presiden mengajukan UU dan masuk di prolegnas maka semua kajian dasar dan prosedurnya itu harus dipenuhi oleh pemerintah dalam hal ini siapa yang ditunjuk presiden dalam ampres sehingga kalau ada keterlambatan kami akan mengecek,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain