6 April 2026
Beranda blog Halaman 36152

Menteri Anies Imbau Kepala Daerah Untuk Membangun Kejujuran Soal UN

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengimbau kepala daerah untuk membangun kejujuran pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di daerahnya.

“Yang terpenting pada pelaksanaan UN adalah membentuk insan dan ekosistem yang jujur. Untuk daerah yang indeks integritasnya merah, maka bupati atau wali kota harus memberi perhatian serius. Kepala daerah harus turut serta membangun kejujuran di daerahnya,”ujar Anies dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (18/5).

Kemdikbud juga mengirimkan hasil dan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN) sebagai hasil pemetaan pendidikan kepada sejumlah kepala daerah.

“Kami ingin mendorong para siswa di sekolah-sekolah kita menjadi anak-anak yang berprestasi tinggi dan berintegritas.” Beberapa kabupaten/kota yang memiliki IIUN yang tinggi yakni Yogyakarta dengan indeks integritas 82,37, sementara nilai rata-rata UN di Yogyakarta untuk SMA/MA mengalami penurunan sebesar 0,89 poin dari 65,40 pada 2014 menjadi 64,51 pada 2015.

Kabupaten Sleman untuk jenjang SMA/MA mempunyai IIUN sebesar 80,18 dan nilai rata-rata UN mengalami penurunan 0,23 dari 60,20 pada 2014 menjadi 59,97 pada 2015.

“Hal itu membuktikan tingginya IIUN tidak memiliki korelasi dengan peningkatan nilai rata-rata UN,”jelas dia.

Beberapa daerah yang memiliki tingkat capaian UN tinggi dan IIUN tinggi yakni DKI Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Timur.

Sementara di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, untuk jenjang SMA/MA mengalami penurunan nilai rata-rata sebesar 22,58 poin atau turun dari 69,70 menjadi 47,12. Sementara IIUN sebesar 66,43.

Nilai rata-rata untuk jenjang SMA/MA di Kota Kupang mengalami penurunan 19,8 poin dari 70,20 menjadi 50,40. Sementara IIUN sebesar 72,85.

Nilai rata-rata UN jenjang SMA/MA di sebagian wilayah Papua juga mengalami penurunan hingga 29,49 poin yakni di Kabupaten Dogiyai, sedangkan IIUN 72,19.

Juga di Kabupaten Nduga, Papua, nilai rata-rata mengalami peningkatan 3,03, sedangkan IIUN hanya 18,4.

Hal tersebut, sambung Anies, menunjukkan masih terjadi kekucarangan masif di beberapa daerah.

“Fakta bahwa nilai kejujuran masih memprihatinkan, karena sikap kita yang mendiamkan kecurangan. Ini akan menjadi acuan untuk kebijakan ke depannya.” IIUN tidak hanya ditujukan untuk perbaikan integritas proses pendidikan di siswa, guru dan sekolah tapi mengembalikan praktik kejujuran dan berintegritas di seluruh aspek kehidupan bangsa.

UN hanya salah satu dari delapan Standar Nasional Pendidikan.

“Laporan ini kami sampaikan ke seluruh kepala daerah, sebagai bahan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di semua aspek,”tukas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Datangi Kantor Ahok, Retno Layangkan Surat Protes

Jakarta, Aktual.co — Mantan Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Retno Listyarti mendatangi Balai Kota kantor Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Senin (18/5) siang. Tujuannya, melayangkan surat protes langsung kepada Ahok atas pemecatannya.

“Tadi saya ijin dengan kepala sekolah untuk bertemu lawyer dan didampingi ke Balai Kota. Sekarang saya ingin kembali lagi ke SMAN 13 (setelah berkunjung ke Balai Kota),” kata Retno di Balai Kota DKI Jakarta.

Sebelum mengunjungi Balai Kota DKI Jakarta, Retno mengaku telah datang ke SMAN 13 terlebih dahulu sejak pagi. Ia juga mengatakan sempat mengikuti proses upacara yang biasa dilaksanakan setiap hari senin di sekolah tempatnya bertugas.

“Saya sudah kembali bekerja di SMAN 13. Saya tadi pagi mengikuti upacara, bahkan sempat melayat keluarga SMAN 13 yang meninggal,” ujar Retno.

Retno bersama kuasa hukumnya memang tidak sama sekali bertemu dengan Ahok. Mereka pun terpantau berada di kawasan Balai Kota kurang dari setengah jam sejak waktu kedatangan.

Sebelumnya, Kepala Bidang Penanganan Kasus LBH Jakarta Muhammad Isnur mengatakan, surat keberatan yang disampaikan sebagai bentuk protes menyusul diterbitkan SK pemberhentian tanpa ada teguran atau peringatan terlebih dulu.

“Gubernur punya waktu enam hari kerja untuk menanggapi surat keberatan Ibu Retno. Kalau tidak ditanggapi, laporan akan disampaikan ke Ombudsman dan PTUN,” kata Isnur kala itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

EBT di Negara Lain Disubsidi Pemerintah

Jakarta, Aktual.co — Vice President Research and Development Direktorat Pengolahan, PT Pertamina (Persero) Eko Wahyu Laksono mengungkapkan bahwa di negara maju pengembangan energi baru terbarukan didukung penuh oleh Pemerintah meski membutuhkan biaya yang besar.

“Bagi negara maju, seberapapun biaya yang dibutuhkan untuk pengembangan energi baru terbarukan tidak diperhitungkan karena teknologi tersebut terbukti ramah lingkungan. Negara maju tidak melihat harga,” kata Eko Wahyu di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (18/5).

Ia menceritakan, Brazil telah melakukan pencampuran ethanol dengan BBM, padahal penggunaaan ethanol untuk BBM bersaing dengan makanan sehingga harganya menjadi mahal, namun Pemerintah Brazil berani mensubsidi ethanol, sehingga harganya menjadi murah.

“Jadi berapaun harganya EBT akan laku, disamping riset terus menerus bagaimana mengurangi cost,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengembangan energi baru terbarukan penting untuk dilakukan mengingat energi fosil terus mengalami penurunan, selain itu energi baru terbarukan tidak membuat kerusakan lingkungan, karena tidak menyisakan emisi.

“Energi fosil menurun penyumbang kerusakan lingkungan lambat laun digantikan energi baru terbarukan,” tegas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pertamina tengah menyiapkan tiga bahan bakar terbaru yang ramah lingkungan yang siap menggantikan peran bahan bakar jenis fosil, seperti minyak dan gas (Migas). Tiga energi baru terbarukan (EBT) tersebut adalah Hydrotreated Biodiesel, Solar Emulsi, dan Minyak Algae.

Meski begitu, Vice President Research and Development Direktorat Pengolahan Pertamina mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu restu dari Pemerintah untuk memproduksi energi baru terbarukan tersebut.

“Kami masih menunggu support dari pemerintah dan perusahaan. Karena saya tadi sampaikan bahwa kehidupan riset ini masih kurang mendapat tempat yang layak. Artinya riset itu kita masih anggap sebagai pemborosan,” ungkap dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Buat Jera Pembuat Video Memey, Roro Fitria Laporkan ‘FP’ ke Polisi

Jakarta, Aktual.co — Didampingi oleh  kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga SH, artis Roro Fitria akhirnya melaporkan pria berinisial ‘FP’. Lelaki yang diduga terkait dugaan pencemaran nama baik, dengan cara menyebarluaskan dalam bentuk video memey (lucu-lucuan, red).

“Jadi pada kesempatan hari ini kami selaku tim kuasa hukum Roro Fitria resmi laporkan inisial ‘FP’ yang buat video terkait dugaan cemarkan nama baik, meng-uppload, dan perlihatkan kepada orang banyak seolah-olah Roro Fitria itu betul terkait dengan prostitusi artis, ” jelas Sunan Kalijaga, ditemui di ruang SPK Polda Metro Jaya, kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (18/5).

“Laporan kami sudah diterima hari ini. Ini sekaligus untuk mengingatkan kepada khalayak siapapun yang berniat untuk mencemarkan, video atau foto yang cenderung fitnah, maka kami tim kuasa hukum sangat siap lakukan upaya hukum, ” sambungnya.

Sunan menjelaskan, atas saran penyidik pihaknya kini bermaksud mencoba memberikan pembelajaran. Terkait kasus tersebut, kata ia, tidak boleh dilakukan dengan niat apapun baik sekedar anekdot atau lucu-lucuan.

“Supaya ke depannya tidak ada lagi pencemaran terhadap Roro, ” harap Sunan Kalijaga.

“Jadi pasal yang dikenakan penghinaan dan pemfitnahan lewat media sosial pasal 27 ayat 3 jo. 45 ayat 1 UU  no. 11 tahun 2008 tentang ITE dan atau pasal 310, 311 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara, ” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Ini Jawaban Jaksa Ketika Diminta Hadirkan Nazaruddin di Sidang Vaksin

Jakarta, Aktual.co — Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus) tidak bisa menghadirkan sejumlah nama, yakin M Nazaruddin, M Nasir, Minarsih, Christina Doki Pasorong dan Sukmawati, dalam sidang lanjutan untuk terdakwa Rahmat Basuki.
“Kami tidak bisa menghadirkan saksi-saksi yang diminta penasihat hukum,” ujar salah satu JPU Kejari Jakpus di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Senin (18/5).
Seperti diwartakan sebelumnya, tim penasihat hukum Rahmat, dalam sidang sebelumnya meminta Jaksa untuk menghadirkan saksi-saksi tersebut. Permintaan itu pun juga dilontarkan oleh Majelis Hakim. (Baca juga: Korupsi Pabrik Vaksin, Pengacara: Pejabat Bio Farma Kok Tak Jadi Tersangka?)
“Sebetulnya ‘pressure’ dari mereka semua (Nazaruddin Cs). Masa dari pihak Nazaruddin tidak hadir, itu nggak adil. Lebih bagus, lebih objektif harus dihadirkan,” ujar salah satu Hakim Anggota saat sidang terdakwa Rahmat Basuki di Pengadilan Tipikor, Senin (11/5) lalu.
Baik Nazaruddin, Nasir, Minarsih, Christina maupun Sukmawati akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk kasus korupsi proyek pembangunan pabrik vaksin flu burung di Kementerian Kesehatan tahun anggaran 2008-2010, yang menjerat Rahmat Basuki. (Baca juga: Tunggul: Proyek Pabrik Vaksin Permainan PT Bio Farma dan Nazaruddin)
Saksi-saksi itu, adalah pihak-pihak yang terlibat dalam kasus yang memiliki total anggaran sebesar Rp 1,4 triliun. Seperti halnya, Nazaruddin dan Minarsih.
Dalam Laporan Hasil Audit (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), Nazaruddin dan Minarsih adalah orang-orang yang menemui PT Bio Farma selaku pihak yang mencetuskan proyek pembangunan pabrik vaksin flu burung. Begitu juga dengan Nasir.
Ketika pertemuan itu, pada Januari 2008, Nazaruddin menawarkan kepada Bio Farma agar proyek tersebut bisa masuk ke dalam APBN-Perubahan milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) 2008. Dan akhirnya, proyek tersebut bisa masuk ke dalam APBN dengan dana sebesar Rp200 miliar. (Baca juga: HPS Pabrik Vaksin Diduga ‘Kongkalikong’ Biofarma dan PT AN)
Sedangkan Christina dan Sukmawati, dalam audit BPK tercatat sebagai pihak yang menyusun Harga Perkiraan Sendiri (HPS) proyek pabrik vaksin itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Seperti PNS, Pekerja Swasta Akan Mendapatkan Dana Pensiun

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah memastikan mulai 1 Juli 2015 program pensiun pekerja akan dimulai. Nantinya, pekerja akan mendapat dana pensiun layaknya Pegawai Negeri Sipil (PNS), namun saat ini pemerintah masih menggodok besaran iuran tersebut.
“Pola penyalurannya bulanan. Hanya iuran yang pas itu berapa, akhirnya nanti akan diusulkan kepada pemerintah. Pada akhir Mei harus sampai ke Presiden,” ujar  Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Elvyn G Masassya di Kemenko Perekonomian Jakarta, Senin (18/5).
Lebih lanjut dikatakan dia, masa pembayaran iuran tersebut berlangsung selama 15 tahun. Jika dalam periode tersebut pekerja sudah mencapai pensiun, maka akan mendapatkan dana pensiun sekaligus.
“Akumulasi iuran plus pengembangannya, program ini akan diterima setelah iuran selama 15 tahun,” jelasnya.
Dana pensiun bagi pekerja nantinya sama seperti PNS, dimana jika pekerja telah meninggal maka akan diteruskan oleh istri atau anak yang bersangkutan. 
“Akan diterima oleh istrinya dan oleh anaknya sampai dengan usia nanti bekerja,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain