8 April 2026
Beranda blog Halaman 36163

Datangi KPK, Anggota Pansel Hadiri Ulang Tahun Ruki

Jakarta, Aktual.co — Mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Said Zainal Abidin terlihat menyambangi gedung lembaga antirasuah, Senin (18/5). Dia mengaku kedatangannya hanya untuk silaturahmi dengan pimpinan KPK jilid III.
Ketika keluar gedung, Said langsung diberondong pertanyaan oleh wartawan. Salah satu pertanyaan yang diberikan ialah mengenai pembahasan Panitia Seleksi (Pansel) pimpinan KPK jilid IV.
“Semua pimpinan ada. Kongkow-kongkow (kumpul) aja tadi. Nggak bicarakan Pansel,” ujar Said di pelataran gedung KPK.
Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua KPK, Johan Budi SP. Dia mengatakan, kedatangan mantan pimpinan untuk merayakan hari ulang tahun Ketua KPK sekarang, Taufiequrachman Ruki.
“Bukan (bahas pansel KPK), pak Ruki ulang tahun hari ini jadi ngundang mantan pegawai KPK di era nya dia dulu‎,” singkat Johan.
Untuk diketahui, nama-nama Pansel pimpinan KPK periode 2015-2019 telah beredar. Dari nama-nama tersebut, salah satu adalah penggagas Undang-Undang (UU) KPK, Romli Atmasasmita.
Adapun nama-nama yang dikabarkan menjadi anggota Pansel, yakni Jimly Asshiddiqie, Mahfud MD, Tumpak Hatorangan, Erry Riyana Hardjapamekas, Oegroseno, Saldi Isra, Zainal Arifin Mochtar, Refly Harun, Romli Atmasasmita dan Margarito Kamis.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Kondisi Makro Belum Stabil, 2015 Jadi Tahun Waspada Dunia Bisnis

Jakarta, Aktual.co — Direktur Utama PT Bank Sulut Johanis Salibana mengatakan 2015 merupakan tahun waspada bagi dunia bisnis termasuk perbankan.
“Tahun 2015 ini, diperkirakan tidak akan lebih baik dari tahun 2014, karena kondisi ekonomi makro yang belum stabil,” kata Johanis, di Manado, Senin (18/5).
Dia mengatakan dolar sudah berada di 13.000 tidak menutup kemungkinan akan naik hingga 15.000, apalagi The Fed akan menaikkan lagi suku bunga.
“Hal ini membuat para investor di Indonesia pasti akan keluar dan kembali ke Amerika, sehingga akan terjadi penggerusan devisa Indonesia,” jelasnya.
Dia katakan, tahun 2015 menjadi tahun waspada bagi bisnis, sehingga kami tetap hati-hati mengeolah bisnis saat ini,” jelasnya.
Oleh sebab itu, katanya, kondisi makro yang belum baik, sehingga direksi harus melakukan berbagai kebijakan sesuai kondisi ekonomi di 2015.
“Kebijakan disisi funding, kita memperkecil, dana-dana jangka pendek deposito sehingga langkah tersebut menurunkan suku bunga serta melakukan peningkatan dana murah tabungan dan giro sehingga mampu mengimbangi yang didapat tahun lalu,” jelasnya.
Dia mengatakan bahwa Bank Sulut selaku Bank Pembangunan Daerah (BPD) akan terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Artikel ini ditulis oleh:

Wakil Ketua Komisi VII Tak Cabut laporan Soal Insiden Pemukulan

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi VII Mulyadi mengaku belum mencabut laporan di kepolisian terkait insiden pemukulan yang terjadi di DPR beberapa waktu lalu.
“Sampai saat ini saya belum cabut laporan polisinya,” kata Mulyadi, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (18/5).
Meski pelaku pemukulan, yang diduga Anggota DPR F-PPP Mustofa Asegaf, sudah meminta maaf, dirinya masih belum berpikir untuk mencabut laporan.
Untuk diketahui, insiden pemukulan terjadi saat rapat kerja Komisi VII dengan Menteri ESDM, pada Rabu (8/4). Setelah terjadi cekcok mulut antara Mulyadi dengan Mustofa Asegaf, keduanya terlibat baku pukul di toilet belakang ruang sidang Komisi VII.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemberantasan Pembajakan Musik

Presiden Joko Widodo (keeempat kanan) didampingi Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti (kanan), Menperin Saleh Husein (kedua kanan) dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf (ketiga kanan) menerima pengurus Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (Asiri) dan Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia di Istana Negara Jakarta, Senin (18/5). Pertemuan tersebut membahas upaya pemberantasan pembajakan musik dan perlindungan hak cipta. ANTARA FOTO/Andika Wahyu

Nasihat Islami: Tidak Tidur Usai Salat Subuh, Pintu Rejeki Terbuka Lebar

Jakarta, Aktual.co — Salat lima waktu merupakan sesuatu yang wajib bagi umat Muslim. Ada lima waktu salat yang ditentukan untuk melakukan salat. Yaitu, di pagi hari (Subuh), siang hari (Dzuhur), sore hari (Ashar), menjelang malam (Maghrib), dan juga saat malam (Isya).

Salah satu waktu salat yang seringkali tertinggal bagi Muslim pada umumnya yaitu, Subuh yang dilakukan di pagi hari.

Salat Subuh dilakukan dengan dua Rakaat. Namun, hal yang biasa dilakukan umat kebanyakan adalah tidur sejenak setelah melakukan salat Subuh.

Hal yang perlu diketahui adalah, tidak danjurkan bagi seeorang yang selesai menunaikan ibadah subuh lalu ia kembali tidur. Menurut kisah, waktu subuh adalah waktu di mana makhluk mencari rizkinya, dan pada waktu tersebut Allah SWT membagi rezeki untuk para makhluknya.

Sedangkan, mengisi waktu tersebut adalah keutamaan yang sangat besar, menurut orang-orang soleh. Sehingga apabila mereka melakukan perjalanan semalam suntuk, mereka tidak mau tidur di waktu tersebut hingga terbit Matahari.

Mereka melakukan demikian karena waktu pagi adalah waktu terbukanya pintu rizki dan datangnya barakah (banyak kebaikan).

Rasulullah Saw. Bersabda, “Seusai shalat fajar (subuh) janganlah kamu tidur sehingga melalaikan kamu untuk mencari rezeki.” (HR. Thabrani)

Hadits yang diriwayatkan oleh Muslim disampaikan, “Peliharalah waktu itu dengan mengisinya melalui tilawah Al Quran satu juz dalam satu hari, berzikir atau menghafal.

Inilah yang dilakukan Rasulullah SAW. selesai menunaikan salat Subuh, bahwa beliau duduk di tempat salatnya hingga terbit Matahari.”

Salah satu Hadist Rasulullah SAW, “Barangsiapa shalat fajar (salat Subuh) berjamaah di Masjid, kemudian tetap duduk berzikir mengingat Allah SWT, hingga terbit Matahari lalu salat dua rakaat (shalat Dhuha), maka seakan-akan ia mendapatkan pahala Haji dan Umrah dengan sempurna, sempurna, dan sempurna.” (HR. Tirmidzi)

Dalam Hadist tersebut, Rasulullah SAW menganjurkan agar tetap beribadah setelah melakukan Shalat Subuh. Maka pahala yang di dapat sangatlah besar.

Teruslah  berzikir dan membaca  Al Quran. Ringkasnya bahwa yang lebih utama bagi seseorang adalah mengisi waktu ini dengan hal-hal yang bermanfaat bagi dunia dan akheratnya.

Dan jika dia tidur di waktu itu untuk menguatkan dirinya dalam menunaikan pekerjaannya maka hal itu tidaklah mengapa terlebih lagi jika ia adalah orang yang di waktu-waktu siangnya sulit sekali tidur kecuali di waktu ini (Bada Subuh).

Apa yang disabdakan oleh Rasulullah SAW, sebagai berikut tentunya dapat kita jadikan contoh baik dalam kehidupan, “Bangunlah pagi hari untuk mencari rezeki dan kebutuhan-kebutuhanmu. Sesungguhnya pada pagi hari terdapat barakah dan keberuntungan.” (HR. Thabrani dan Al-Bazzar).

Ketika sudah masuk waktu Dhuha, segera kita menunaikan salat Dhuha. Dengan demikian, berarti kita telah mempersiapkan diri untuk menjadi orang yang kaya karena waktu pagi memang penuh keberkahan; berarti kita telah benar-benar siap dalam menyambut datangnya rezeki dari Allah SWT.

Artikel ini ditulis oleh:

Kapolri: Penanganan Kasus Pembajakan Terhalang Delik Aduan

Jakarta, Aktual.co — Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti menyatakan ketentuan bahwa kasus pembajakan merupakan delik aduan menjadi penghambat penanganan terhadap kasus-kasus itu.
“Dalam UU 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta disebutkan bahwa kasus ini merupakan delik aduan,” ujar Kapolri, usai pertemuan Presiden Jokowi dengan pengurus Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (Asiri) dan Persatuan Artis Penyanyi dan Pencipta Lagu serta Pemusik RI, di Istana Negara Jakarta, Senin (18/5).
Menurut dia, harus ada pengaduan dari pemilik hak kepada Polri dulu sehingga polri bisa melakukan penindakan.
“Selama ini mereka belum paham betul karena itu harus ada kerja sama antarkedua belah pihak baik dari Polri maupun pemilik hak itu,” katanya.
Kapolri mengatakan dirinya sudah melakukan dua kali pertemuan dengan pengurus organisasi tersebut untuk menindaklanjuti masalah itu.
Ia menyebutkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan organisasi itu mengenai bagaimana teknis melakukan pengaduan.
“Karena tidak setiap saat pemilik hak cipta itu bisa melakukan pengaduan. Karena itu organisasinya akan bicara secara khusus dengan Bareskrim Polri,” katanya.
Menurut dia, boleh saja setiap saat pemilik hak cipta atau mereka yang merasa dirugikan mengadu. “Tetapi kalau tidak ada aduan kita tidak bisa bertindak,” katanya.
Ia menyebutkan Polri siap kapan saja melakukan penindakan jika ada pengaduan.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain