9 April 2026
Beranda blog Halaman 36168

Pengamat: DPRD Jangan Bohongi Rakyat Bahas Raperda RZWP3K

Jakarta, Aktual.co — DPRD DKI diminta jangan membohongi rakyat dengan mengatakan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) yang telah masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda), tidak ada kaitannya dengan proyek reklamasi. 
Hal tersebut disampaikan pengamat politik Ibukota dari Budgetting Metropolis Watch (BMW), Amir Hamzah kepada aktual.co, Senin (18/5).
“Soal raperda zonasi, dewan jangan bohongi rakyat, pasalnya dalam naskah akademis raperda zonasi dijelaskan pada halaman 18 bahwa rencana reklamasi teluk Jakarta menjadi salah satu solusi terbatasnya lahan komersial di Jakarta,” katanya.
Menurutnya dilahan tersebut kelak akan dibangun hunian, perkantoran, komersial, resor, dan tempat rekreasi keluarga. Mega proyek reklamasi pantura juga merupakan bagian dari Pengembangan Terpadu Pesisir, Ibukota Negara (PTPIN) atau NICD (National Capital Integrated Coastal Development).
“Betul raperda zonasi (RZWP3K) dan reklamasi adalah dua raperda yang berbeda, tapi raperda inilah (RZWP3K) yang kan menentukan dimana reklamasi itu dibuat. Dengan perda inilah secara pemetaan, itu akan masuk untuk reklamasi. Baru kemudian perda reklamasi masuk dibahas,” tambahnya.
Untuk mega proyek reklamasi sendiri, dipaparkan Amir adalah proyek yang sangat diragukan, setelah melihat perkembangan global. Karena menurut pria berdarah maluku ini proyek reklamasi pantai jika dilihat dari sisi geopolitik, geostrategi dan geoekonomi akan sangat merugikan bangsa Indonesia.
Meskipun tidak menjabarkan secara rinci,  dikatakan Amir kerugian tersebut juga sebenarnya bisa dicermati dari penolakan America Serikat yang mendesak Tiongkok untuk  menghentikan Reklamasi di Laut China Selatan.
“Contoh Amerika begitu jauh dari Cina kenapa mereka keberatan reklamasi laut cina, Untuk tahap pertama saja, bisa belasan ribu nelayan kehilangan pekerjaannya. Wilayah tangkapan ikan juga berkurang, sedangkan fasilitas mereka tangkap ikan tidak bisa jalan jauh, sangat tradisional,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pekan Gelar Produk Unggulan DPC IWAPI Hari Pertama Mencuri Perhatian Pengunjung

Jakarta, Aktual.co —Untuk kesekian kalinya, acara ‘Pekan Gelar Produk Unggulan DPC IWAPI’, di Jakarta Selatan, yang menampilkan karya-karya kreatif dari para pengusaha wanita  Indonesia kembali digelar.

Ir. Hj. Dewi Arimbi Soeharto Alamsjah, salah satu anggota tim perumus acara ‘Pekan Gelar Produk DPC IWAPI’,  Jakarta Selatan mengatakan, mulai dari pameran kuliner Nusantara, kain tenun NTT, talkhow, fashion show, dunia kecantikan hingga bisnis wanita berbasis internet ada di sana. Pameran ini bertujuan untuk mengedapankan kaum wanita sebagai pendukung ekonomi di dalam keluarga.

“Harapan kami sebagai perempuan, yang juga sebagai ibu rumah tangga paling tidak sebagai kaum wanita disini kami harus tetap selalu kreatif sehingga ke depan dengan niat tulus dari dalam hati ini bisa mendukung kami sebagai perempuan meningkatkan ekonomi keluarga dan memajukan kaum wanita, ” tuturnya kepada Aktual.co, ditemui di sela-sela acara ‘Pekan Gelar Produk DPC IWAPI’ Jakart,  di kawasan Pejaten House, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (18/5).

“Selain itu, kami mencoba memberikan ruang kepada para anggota IWAPI yang jumlahnya 100 orang ini, menunjukkan kemampuannya agar keahliannya itu bisa bermanfaat bagi keluarga maupun wanita yang lainnya, ” katanya lagi.

Lebih lanjut, perempuan yang menjabat sebagai Ketua Umum DPC IWAPI Jakarta Selatan tersebut menjelaskan, Maha Karya hasil tangan terampil dari perajin kain tenun asal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dipopulerkan salah satu anggota IWAPI itu diproses dengan sangat rumit dan butuh ketelitian tinggi.

Disamping itu, dikerjakan dengan proses manual yang membutuhkan waktu selama empat bulan hingga waktu satu tahun untuk setiap satu kain tenun ini baru bisa diselesaikan.

“Jadi bilamana, ada wanita yang ingin meningkatkan ekonomi keluarganya disini IWAPI ada wadahnya. Target memang kita harapkan, tetapi yang lebih kami utamakan di sini, pertama lebih ke pengenalan produk-produk dari hasil kreatif para wanita yang tergabung dalam IWAPI,” urainya.

“Selain itu, apa yang kami lakukan disini kami ingin menghidupkan para pengrajin nusantara ini salah satunya para pengrajin kain tenun asal NTT ini,” sambungnya.

“Pesan saya, jadilah wanita smart yang selalu bekerja dengan menggunakan hati dan pikiran. Karena kalau niat itu sudah tertanam dihati. Yakin semua proses itu pasti bisa dilalui sehingga kita bisa meraihnya,” tambahnya.

Sekedar informasi, acara bertajuk ‘Pekan Gelar Produk DPC IWAPI’ berlangsung pada Senin hingga Minggu mendatang. Dalam pelaksanaannya acara dibuka oleh perwakilan Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi bersama staf-nya, ibu Wali Kota Jakarta Selatan dan Ibu Dewi Motik.

Artikel ini ditulis oleh:

PTUN Batalkan SK Menkumham, Kubu Ical: Semua Harus Iklas, termasuk Menkumham

Jakarta, Aktual.co — Wakil ketua Umum Golkar versi Munas Bali, Nurdin Halid meminta semua pihak yang terkait dalam kasus perselisihan Partai Golkar, menerima dengan iklas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
“Mudah-mudahan siapapun yang kalah dalam putusan ini bisa menerima dengan iklas, termasuk menkumham,” kata Nurdin, di Jakarta, Senin (18/5).
Sebelum putusan dibacakan, dirinya meyakini bahwa pihaknya akan memenangi gugatan karena semua persiapan telah digodok secara matang.
“Jika ditanya kami ini optimistis menang, tidak ada celah untuk kalah,” ujarnya.
Diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta menetapkan mencabut SK Menkumham tentang kepengurusan Golkar Munas Ancol yang diketuai oleh Agung Laksono.
“Dengan ini hakim menyatakan, agar SK Menkumham tentang Golkar Agung Laksono dibatalkan,” ucap Hakim Teguh Karya dalam membacakan putusannya, Senin (18/5).

Artikel ini ditulis oleh:

Datangi KPK, Anggota Pansel Hadiri Ulang Tahun Ruki

Jakarta, Aktual.co — Mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Said Zainal Abidin terlihat menyambangi gedung lembaga antirasuah, Senin (18/5). Dia mengaku kedatangannya hanya untuk silaturahmi dengan pimpinan KPK jilid III.
Ketika keluar gedung, Said langsung diberondong pertanyaan oleh wartawan. Salah satu pertanyaan yang diberikan ialah mengenai pembahasan Panitia Seleksi (Pansel) pimpinan KPK jilid IV.
“Semua pimpinan ada. Kongkow-kongkow (kumpul) aja tadi. Nggak bicarakan Pansel,” ujar Said di pelataran gedung KPK.
Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua KPK, Johan Budi SP. Dia mengatakan, kedatangan mantan pimpinan untuk merayakan hari ulang tahun Ketua KPK sekarang, Taufiequrachman Ruki.
“Bukan (bahas pansel KPK), pak Ruki ulang tahun hari ini jadi ngundang mantan pegawai KPK di era nya dia dulu‎,” singkat Johan.
Untuk diketahui, nama-nama Pansel pimpinan KPK periode 2015-2019 telah beredar. Dari nama-nama tersebut, salah satu adalah penggagas Undang-Undang (UU) KPK, Romli Atmasasmita.
Adapun nama-nama yang dikabarkan menjadi anggota Pansel, yakni Jimly Asshiddiqie, Mahfud MD, Tumpak Hatorangan, Erry Riyana Hardjapamekas, Oegroseno, Saldi Isra, Zainal Arifin Mochtar, Refly Harun, Romli Atmasasmita dan Margarito Kamis.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Kondisi Makro Belum Stabil, 2015 Jadi Tahun Waspada Dunia Bisnis

Jakarta, Aktual.co — Direktur Utama PT Bank Sulut Johanis Salibana mengatakan 2015 merupakan tahun waspada bagi dunia bisnis termasuk perbankan.
“Tahun 2015 ini, diperkirakan tidak akan lebih baik dari tahun 2014, karena kondisi ekonomi makro yang belum stabil,” kata Johanis, di Manado, Senin (18/5).
Dia mengatakan dolar sudah berada di 13.000 tidak menutup kemungkinan akan naik hingga 15.000, apalagi The Fed akan menaikkan lagi suku bunga.
“Hal ini membuat para investor di Indonesia pasti akan keluar dan kembali ke Amerika, sehingga akan terjadi penggerusan devisa Indonesia,” jelasnya.
Dia katakan, tahun 2015 menjadi tahun waspada bagi bisnis, sehingga kami tetap hati-hati mengeolah bisnis saat ini,” jelasnya.
Oleh sebab itu, katanya, kondisi makro yang belum baik, sehingga direksi harus melakukan berbagai kebijakan sesuai kondisi ekonomi di 2015.
“Kebijakan disisi funding, kita memperkecil, dana-dana jangka pendek deposito sehingga langkah tersebut menurunkan suku bunga serta melakukan peningkatan dana murah tabungan dan giro sehingga mampu mengimbangi yang didapat tahun lalu,” jelasnya.
Dia mengatakan bahwa Bank Sulut selaku Bank Pembangunan Daerah (BPD) akan terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Artikel ini ditulis oleh:

Wakil Ketua Komisi VII Tak Cabut laporan Soal Insiden Pemukulan

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi VII Mulyadi mengaku belum mencabut laporan di kepolisian terkait insiden pemukulan yang terjadi di DPR beberapa waktu lalu.
“Sampai saat ini saya belum cabut laporan polisinya,” kata Mulyadi, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (18/5).
Meski pelaku pemukulan, yang diduga Anggota DPR F-PPP Mustofa Asegaf, sudah meminta maaf, dirinya masih belum berpikir untuk mencabut laporan.
Untuk diketahui, insiden pemukulan terjadi saat rapat kerja Komisi VII dengan Menteri ESDM, pada Rabu (8/4). Setelah terjadi cekcok mulut antara Mulyadi dengan Mustofa Asegaf, keduanya terlibat baku pukul di toilet belakang ruang sidang Komisi VII.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain