13 April 2026
Beranda blog Halaman 36317

Harga Minyak Global Naik Dipicu Pelemahan Dolar

Jakarta, Aktual.co — Harga minyak global naik pada Selasa (Rabu pagi WIB), mendapat dorongan dari dolar yang lebih lemah karena para pedagang menunggu laporan persediaan minyak mentah terbaru Amerika Serikat.
Melansir laman AFP, Rabu (13/5), patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni, naik 1,50 dolar AS menjadi ditutup pada 60,75 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juni, patokan minyak dunia, maju menjadi menetap di 66,86 dolar AS per barel di perdagangan London, naik 1,95 dolar AS dari penutupan Senin.
Kedua kontrak telah merosot pada Senin karena berlanjutnya kekhawatiran kelebihan pasokan global. “Harga minyak mentah berbalik naik (rebound) kuat … didukung oleh dolar AS yang lebih lemah, sementara investor tetap berhati-hati menjelang rilis laporan persediaan minyak mingguan,” kata analis broker Sucden, Myrto Sokou.
Dolar diperdagangkan terhadap euro di 1,1221 dolar pada sore hari, turun dari 1,1154 dolar pada Senin sore di tengah aksi jual di pasar obligasi global. Sebuah greenback yang lemah cenderung membuat komoditas yang dihargakan dalam dolar seperti minyak mentah lebih menarik bagi pembeli.
Pasar minyak menunggu laporan mingguan pada Rabu tentang persediaan minyak AS dari Departemen Energi AS (DoE) untuk petunjuk tentang permintaan di konsumen minyak mentah terbesar dunia itu.
Pekan lalu, DoE secara tak terduga melaporkan penurunan pertama dalam stok minyak mentah komersial dalam 16 minggu, tetapi stok yang masih di 487,0 juta barel, tetap pada tingkat tertinggi pada catatan sepanjang tahun ini.
Para analis memperkirakan penurunan lagi dalam laporan Rabu, dengan konsensus memperkirakan penurunan 500.000 barel dalam pekan yang berakhir 8 Mei, menurut survei Bloomberg News.
Selain itu harga minyak juga naik karena Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) meningkatkan proyeksi permintaan dalam laporan bulanannya.
Permintaan minyak dunia pada 2015 kini diproyeksikan meningkat sedikit lebih tinggi 1,18 juta barel per hari, dibandingkan dengan pertumbuhan 0,96 juta barel per hari pada tahun sebelumnya, kata OPEC dalam laporan yang dirilis, Selasa.
Revisi sedikit naik ke angka pertumbuhan 2015, terutama mencerminkan sedikit kenaikan dalam persyaratan minyak di OECD Amerika.
Permintaan minyak mentah OPEC pada 2015 diperkirakan pada 29,3 juta barel per hari. Ini menyusul sedikit penyesuaian naik dari bulan sebelumnya dan merupakan kenaikan 0,3 juta barel per hari atas perkiraan untuk 2014 di 29,0 juta barel per hari. Pada April, produksi minyak mentah OPEC meningkat marjinal 18 juta barel per hari menjadi rata-rata 30,84 juta barel per hari.
Pertumbuhan pasokan minyak non-OPEC pada 2015 diperkirakan akan tumbuh sebesar 0,68 juta barel per hari, dibandingkan dengan peningkatan 2,17 juta barel per hari pada tahun sebelumnya. Ketegangan geopolitik di Yaman juga membantu mendukung harga minyak. Yaman berbatasan dengan produsen minyak utama Arab Saudi. Kekhawatiran geopolitik Yaman membayangi dampak negatif dari kelebihan pasokan global.

Artikel ini ditulis oleh:

Minggu Singkat, IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan

Jakarta, Aktual.co — Pada perdagangan hari ini, Rabu (13/5), Asjaya Indosurya Securities memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak di kisaran 5.131– 5.285.
Kepala riset Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan, menjelang libur panjang IHSG terlihat berada pada fase akumulasi, dengan potensi menguat untuk beberapa waktu ke depan.
“Karena minggu yang singkat, membuat investor jangka pendek lebih memilih tidak terlalu agresif. Sekaligus, menanti rilis data ekonomi lanjutan hingga pekan depan,” kata William dalam risetnya, Jakarta, Rabu (13/5).
Namun, sambungnya, dari sisi pergerakan IHSG masih terlihat menunggu waktu untuk melakukan reli. Support saat ini berada pada level 5.131, dengan target resisten pada level 5.285,
“Hari ini IHSG berpeluang untuk melanjutkan penguatan,” ujar William.
Saham yang dapat dipertimbangkan pada perdagangan hari ini adalah GGRM, EXCL,PGAS, AKRA, INDF, BBNI, PTPP, JPFA, dan BWPT.

Artikel ini ditulis oleh:

Putusan MK Jadi Acuan Hakim Upiek Menangkan Praperadilan Ilham

Jakarta, Aktual.co — Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 21/PUU-XII/2014 terkait dengan perubahan Pasal 77 KUHAP dijadikan dasar pertimbangan hakim tunggal, Yuningtyas Upiek Kartikawati dalam memutus praperadilan mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin melawan Komisi Pemberantasan Korupsi.
“Menimbang adanya Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dengan dimasukkannya penetapan tersangka, penyitaan, dan penggeledahan ke dalam objek praperadilan maka pengadilan negeri berwenang untuk menyidangkan gugatan pemohon,” kata hakim Upiek saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (12/5).
Putusan MK yang ditetapkan pada tanggal 28 April 2015 itu juga mensyaratkan bahwa dalam hal menetapkan tersangka, dibutuhkan sekurang-kurangnya dua bukti permulaan. Bukti permulaan yang cukup itu, menurut hakim Upiek, tidak bisa ditunjukkan oleh KPK selama proses persidangan praperadilan Ilham Sirajuddin berlangsung sejak 4 Mei lalu.
Hakim Upiek menjelaskan bahwa KPK sebagai pihak termohon, hanya menyerahkan salinan bukti-bukti tertulis tanpa bisa menunjukkan bukti aslinya. “Menimbang bukti dan kumpulan berita acara yang diajukan termohon tidak ada aslinya dan ada yang tidak ditandatangani oleh penyidik,” katanya. Salinan bukti tertulis yang dimaksud, antara lain salinan LHP BPK Nomor 02/HP/XIX/03/2012 tertanggal 27 Maret 2012, salinan bukti perjanjian kerja sama antara PDAM Kota Makassar dan PT Traya Tirta Makassar selaku mitra proyek, salinan bukti rincian APBD Kota Makassar tahun 2006-2012, serta salinan berita acara permintaan keterangan saksi-saksi.
“Termohon tidak bisa menunjukkan minimal dua alat bukti yang sah, tidak dapat menunjukkan bukti surat telah memeriksa calon tersangka, tidak ada bukti telah didengar keterangan ahli,” kata hakim Upiek.
Atas pertimbangan tersebut, hakim memutuskan bahwa penetapan tersangka yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ilham Arief, termasuk tindakan lanjutan, yaitu penyitaan, penggeledahan, serta pemblokiran tiga rekening Ilham merupakan tindakan yang tidak sah.
Hakim Upiek dalam amar putusannya juga memerintahkan KPK memulihkan hak-hak sipil dan politik Ilham Arief Sirajuddin. 

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Laju Volume Variatif, Kenaikan IHSG Diprediksi Terganggu

Jakarta, Aktual.co — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin bergerak di tengah variatifnya laju bursa saham Asia. Pelaku pasar kembali mencoba masuk di tengah pelemahan sejumlah harga saham, bahkan di sesi kedua kian menanjak dan tampaknya tidak terimbas pelemahan pembukaan laju bursa saham Eropa.
“Tampaknya pelaku pasar baru merespon sentimen kenaikan penjualan ritel YoY dan perkiraan akan adanya elnino. Meski sifatnya baru perkiraan, namun cukup bagus untuk membuat harga saham-saham perkebunan berbalik menguat,” ujar Kepala Riset dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.
Pada perdagangan Rabu (13/5) IHSG diperkirakan Reza berada pada rentang support 5.168-5.188 dan resisten 5.215-5.225. Menurutnya, variatifnya laju volume transaksi membuat tren kenaikan IHSG terganggu sehingga wajar jika tidak dapat inline dengan bursa saham Asia lainnya. 
“Meski kami berharap penguatan dapat berlanjut namun tetap mewaspadai potensi pembalikan arah melemah,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rupiah Diprediksi Bergerak Variatif, Membuat Peluang Pelemahan Lanjutan

Jakarta, Aktual.co — Laju dolar AS yang sedang mengalami pelemahan terhadap Euro dan sejumlah mata uang lainnya, tak membuat Rupiah menguat. Di sisi lain, pelaku pasar pun kembali melepas Yuan dan berimbas pada Rupiah.
“Meski laju dolar AS sedang melemah, namun juga diikuti dengan penurunan pada Yuan,” ujar Kepala Riset dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.
Pada Rabu (13/5), Reza memprediksikan laju Rupiah di bawah target level support 13.125, yakni Rp13.215-13.198 (kurs tengah BI). Menurutnya, laju Rupiah kembali bervariatif sehingga membuat kembali peluang pelemahan lanjutan.
“Jika sentimen yang ada tidak cukup kuat untuk membuat laju Rupiah berbalik positif,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Dolar Turun Tertekan Data Negatif Ekonomi AS

Jakarta, Aktual.co — Kurs dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena data ekonomi yang keluar dari negara itu secara keseluruhan negatif.
Lowongan kerja di AS menurun menjadi 4,994 juta dari tingkat direvisi pada Februari di 5,144 juta, kata Departemen Tenaga Kerja pada Selasa. Angka terbaru itu di bawah konsensus pasar 5,158 juta.
Sementara itu, Federasi Nasional Bisnis Independen melaporkan bahwa indeks optimisme usaha kecil naik 1,7 poin menjadi 96,9 pada April, sebuah angka bulan-ke-bulan yang layak tetapi masih di bawah rata-rata historis.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,48 persen menjadi 94,554 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi 1,1220 dolar dari 1,1158 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,5676 dolar dari 1,5590 dolar di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik ke 0,7991 dolar dari 0 7901 dolar.
Dolar AS dibeli 119,89 yen Jepang, lebih rendah dari 120,10 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS merosot ke 0,9286 franc Swiss dari 0,9335 franc Swiss, dan merosot ke 1,1998 dolar Kanada dari 1,2096 dolar Kanada.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain