17 April 2026
Beranda blog Halaman 36316

Selewengkan Dana BOS, Kepala Sekolah SMK di Entikong Ditahan

Jakarta, Aktual.co — Kejaksaan Negeri Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, telah menahan kepala sekolah SMK Yayasan Lintas Batas di Entikong M, karena menyelewengkan dana bantuan operasional sekolah tahun 2013-2014 senilai Rp143 juta.
“Setelah melalui pemeriksaan, tersangka M langsung kami titipkan di Rutan Kelas IIA Pontianak, sambil menunggu proses hukum selanjutnya,” kata Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Sanggau di Entikong, Mula Sardion Pasaribu di Pontianak, Rabu (13/5).
Dia menjelaskan, M sudah dua kali dilakukan pemeriksaan, sehingga setelah pemeriksaan yang kedua, langsung dilakukan penahanan karena khawatir menghilangkan barang bukti dan tindakan lainnya.
“Diduga tersangka dalam proses penggunaan dana BOS tidak sesuai dengan petunjuk teknis penggunaan BOS, seperti tidak membentuk kepanitiaan, melainkan tersangka sendiri yang menangani dalam penggunaan dana BOS tersebut,” kata Sardion.
Selain itu, dalam mengajukan jumlah data siswanya, tersangka juga menambah jumlah siswa dari yang sebenarnya. Sehingga dana BOS yang diterima SMK YLB Entikong menjadi lebih besar.
“Tersangka juga tidak pernah mengumumkan atau memberitahu kepada para guru di SMK YLB tersebut, bahwa sekolah itu telah mendapat bantuan BOS.”
Hingga saat ini, menurut dia sudah belasan saksi yang dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik Kejaksaan Negeri Sanggau Cabang Entikong, termasuk tersangka sendiri.
“Tersangka diancam pasal 2 dan 3 UU No. 31/1999 Jo UU No. 20/2011 tentang Tindak Pidana Korupsi dan Upaya Pemberantasan Korupsi,” kata Sardion.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Pemkot Bali – Pertamina Gelar Operasi Pasar Elpiji

Jakarta, Aktual.co — Pemeritah Kota Denpasar bersama PT Pertamina Bali menggelar operasi pasar elpiji tiga kilogram dalam upaya menjaga stabilitas harga barang kebutuhan sehari-hari masyarakat itu.
“Kami telah menerima keluhan dari masyarakat bahwa gas elpiji ukuran tiga kilogram harganya di pedagang naik dan mulai langka, karena itu kami menggelar operasi pasar bersama Pertamina,” kata Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara di sela operasi pasar di Pasar Agung Peninjoan, Desa Penatih, Kota Denpasar, Rabu (13/5).
Ia mengatakan dalam beberapa pekan terakhir, banyak keluhan masyarakat terkait dengan langkanya elpiji tiga kilogram. Harga elpiji itu juga meningkat tajam.
“Kita melakukan operasi pasar karena sudah banyak keluhan warga. Maka dari itu, kita ingin memastikan jika harga terkontrol dan stok elpiji tiga kilogram aman terkendali,” ujarnya.
Dalam operasi pasar hari pertama itu, Pemkot Denpasar berkoordinasi dengan Pertamina menggelontorkan sekitar 300 tabung gas ukuran tiga kilogram di Pasar Agung Peninjoan, Kecamatan Denpasar Timur.
“Kami akan terus melakukan pemantauan kebutuhan elpiji dan memantau berbagai kebutuhan pokok lainnya. Bila terjadi ketidakstabilan harga, pemkot akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk turun langsung ke lapangan melakukan operasi pasar dan menjamin harga tetap stabil,” ucapnya.
Pada operasi pasar elpiji di Pasar Agung Peninjoan, sekitar 560 tabung elpiji didistribusikan kepada masyarakat.
Namun, dalam upaya distribusi tersebut, masyarakat tetap wajib membawa KTP atau identitas lainnya agar menukarkan tabung seharga Rp 14.500.
Ia menjelaskan dengan mereka membawa identitas, tidak terjadi pendobelan pengambilan karena ulah oknum yang tidak bertanggung jawab atau mengambil lebih dari satu tabung per hari.
“Saya merasa terbantu dengan operasi pasar ini, karena selama ini harga tembus Rp22 ribu per tabung gas elpiji. Kita memilih untuk membelinya saat operasi pasar ini,” ujar Komang Mariani, seorang ibu rumah tangga.

Artikel ini ditulis oleh:

Presiden Jokowi Belum Terima Permohonan Grasi Mantan Ketua KPK

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sampai saat ini belum menerima permohonan grasi terpidana 18 tahun penjara dan mantan Ketua KPK Antasari Azhar.
“Sampai detik ini belum sampai di meja saya. Belum sampai di meja saya,” kata Presiden Jokowi di Pinangranti Jakarta Timur, Rabu (13/5).
Ia menegaskan, belum tahu sama sekali isi pengajuan grasi tersebut karena memang belum sampai di mejanya.
Oleh karena itulah, Presiden mengaku belum bisa banyak memberikan jawaban atas persoalan itu.
“Enggak tahu kan belum sampai di meja saya. Isinya apa kan saya enggak tahu. Jadi saya belum bisa jawab,” katanya.
Presiden juga menolak berkomentar soal kemungkinan akan diterima atau ditolaknya pengajuan grasi tersebut.
“Lah kan belum sampai di meja saya kok. Gimana kemungkinan. Jangan-jangan enggak sampai ke meja saya,” katanya.
Sebelumnya Antasari Azhar, terpidana 18 tahun penjara kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, memohon grasi kepada Presiden Joko Widodo pada 20 Februari 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

KNPI DKI Pertanyakan Mangkraknya Pengguliran HMP Ahok

Jakarta, Aktual.co —Mangkraknya pengguliran Hak Menyatakan Pendapat (HMP) oleh DPRD DKI terhadap Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dipertanyakan Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI Jakarta, Raden Umar.
Kata dia, hal itu justru menimbulkan tanda tanya di masyarakat. Sebab seperti memperlihatkan ke masyarakat perseteruan antara Ahok dan DPRD DKI tak kunjung berakhir. “Hal ini sangat disayangkan, bila dinamika politik yang konstitusional tersebut berhenti di tengah jalan, tanpa penjelasan kepada rakyat semesta Jakarta, ada apa sesungguhnya?” kata Umar, Selasa (12/5).
Padahal, kata Umar, perseteruan itu tak luput dari perhatian warga Jakarta, khususnya di kalangan anak muda. Dimana kedua belah pihak dianggap hanya menghamburkan uang rakyat saja di APBD dengan perseteruan itu.
Lagipula, kata dia, tidak ada manfaat yang bisa dipetik dari konflik tersebut, seperti tumbuhnya persaingan kinerja sehat antara Pemprov DKI dengan DPRD. “Yang ada Pemprov DKI belum memperlihatkan keseriusan dalam tata kelola pembangunan di DKI, seperti banyak asset milik DKI lepas, penanganan banjir belum optimal. Apalagi, mengatasi macet Jakarta menahun,” ujar dia. 
Kandidat Ketua KNPI DKI ini pun menyoroti rendahnya produktivitas DPRD DKI dalam menghasilkan Peraturan Daerah yang menciptakan kemakmuran bagi warga Jakarta. “Banyak PR (pekerjaan rumah) DPRD yang terganjal akibat polemiksasi ini, termasuk Raperda Kepemudaan yang dinanti-nanti para pegiat aktivitas organisasi kepemudaan,” imbuh dia.
Oleh karena itu, Umar yang juga tim perumus Raperda Kepemudaan, mendesak DPRD segera menyelesaikan raperda yang telah masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda), mengingat pentingnya payung hukum pembinaan kepemudaan tersebut. “Sehingga semua instansi DKI tidak ragu memberikan bantuan terhadap kemajuan pemuda. Sebab, hingga ini pembinaan hanya dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga,” ujar dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Bersamaan di Bali, Megawati-SBY Bertemu?

Denpasar, Aktual.co — Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri tengah berada di Bali. 
Mantan Presiden RI kelima itu sejak Selasa (12/5) kemarin telah tiba di Pulau Dewata.
Pada saat sama, Ketua DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga akan berada di Bali pada Kamis (14/5) besok. Salah satu agenda SBY di Bali adalah merayakan ulang tahun mertuanya.
Wakil Ketua DPD PDIP Bali, I Nyoman Parta membenarkan jika putri sulung Bung Karno itu sedang berada di Bali. Hanya saja, Parta mengaku tak mengetahui persis agenda Megawati selama berkunjung ke Bali. 
“Ya, Ibu (Megawati) ada di Bali. Saya kurang tahu agenda beliau di Bali,” kata Parta, Rabu (13/5).
PDIP Bali, lanjutnya, memang tengah memiliki agenda Rapat Kerja Daerah (Rakerda) guna membahas pilkada serentak di enam kabupaten/kota di Bali. Namun, Parta menegaskan jika kehadiran Megawati tak terkait dengan Rakerda DPD PDIP Bali. “Ibu (Megawati) datang ke Bali bukan untuk urusan itu,” papar Parta.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Bali, I Made Mudarta mengatakan, keberadaan dua tokoh nasional di Bali itu merupakan rencana Tuhan. 
” Itu rencana Tuhan. Presiden kelima dan keenam memang memang mempunyai feeling yang baik,” kata Mudarta.
Kendati begitu, Mudarta menampik jika keduanya akan menggelar pertemuan di Bali. Beliau berdua ke Bali tentu berdasarkan dewasa ayu (telah mencari hari baik). Tapi tidak ada agenda bertemu. Mungkin mencari inspirasi di Bali. 
“Bali semakin baik didatangi toko-tokoh nasional.”

Artikel ini ditulis oleh:

Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah Tak ‘Akrobat’ Kebijakan

Jakarta, Aktual.co — Muhammadiyah mempertanyakan sikap pemerintah yang lambat dalam melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait putusan judicial review Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air (UU SDA). 
Organisasi masyarakat Islam itu meminta publik memantau dengan cermat pelaksanaan atas pembatalan UU SDA oleh pemerintah. 
MK, diketahui membatalkan seluruh pasal dalam UU SDA yang diajukan Muhammadiyah Dkk pada 18 Februari 2015 lalu. UU SDA dianggap belum menjamin pembatasan pengelolaan air oleh pihak swasta sehingga dinilai bertentangan UUD 1945. 
MK selanjutnya mengembalikan aturan pengusahaan dan pengelolaan air ke Undang-Undang lama yakni UU Pengairan.
“Masalahnya disitu (lambat). Publik harus terus mendesak pemberlakuan atas keputusan MK tersebut,” tegas Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar, kepada Aktual.co, Rabu (13/5).
Berbagai revisi terhadap derivikasi dari UU Pengairan sudah seharusnya segera dilaksanakan pemerintah setelah diputuskan MK. Salah satunya mengenai aturan mengenai kontrak-kontrak pengusahaan dan pengelolaan sumber daya air oleh perusahaan swasta nasional maupun internasional. 
Akan tetapi, hingga kini pemerintah justru tidak bertindak cepat dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) dan sejumlah Peraturan Menteri (Permen). Dahnil menduga sikap lambat pemerintah demikian kerap dilakukan dalam mensikapi putusan MK. 
Padahal, dalam hal putusan UU SDA, payung hukum sangat dibutuhkan pelaku usaha air. 
“Banyak keputusan-keputusan MK yang tidak dilaksanakan oleh pemerintah dalam waktu singkat. Pemerintah justru melakukan akrobat kebijakan untuk mensiasati keputusan tersebut,” kata Dahnil.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain