Diam-diam Waseso Sambangi Balaikota, Urusan UPS dan Pinjam Gedung
Jakarta, Aktual.co —Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Komjen Budi Waseso siang tadi ternyata diam-diam kembali sambangi Balai Kota DKI.
Kedatangan Komjen Buwas, begitu dia biasa dipanggil, luput dari pengawasan awak media yang mangkal di Balai Kota. Dikabarkan dia tiba pukul 14.00 WIB dan meninggalkan Balai Kota tak lama kemudian. Dia lolos dari wartawan kali ini.
Saat dikonfirmasi, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membenarkan kedatangan Buwas. Kata Ahok, kedatangan Buwas salah satunya terkait penyidikan kasus UPS. “Dia datang untuk lengkapi data (kasus UPS). Saya minta enggak usah Pak Buwas, enggak apa-apa suruh anak buahnya datang ke saya. Saya bisa jelasin,” kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (12/5) petang.
Namun Ahok tidak merinci data apa yang diinginkan penyidik Bareskrim.
Ternyata kedatangan Buwas tak cuma itu. Kata Ahok, Buwas juga datang untuk menyampaikan rencana Bareskrim Mabes Polri meminjam gedung milik Pemprov DKI . Alasannya, gedung Bareskrim tengah direnovasi, sehingga mereka meminjam gedung Pemprov DKI untuk sementara waktu untuk bekerja.
“Beliau (Waseso) mau pinjam gedung. kan gedung Bareskrim mau dibongkar mau dibangun baru senilai Rp 800 miliar, untuk setahun pembangunan. jadi kan Bareskrim kan mesti kerja, ya dia cari pinjam gedung kita,” ungkap Ahok.
Rencananya gedung yang dipinjamkan adalah bekas kantor Wali Kota Jakarta Selatan, di Kebayoran Baru. Awalnya gedung itu akan dipinjam Menteri Luar Negeri untuk Sekretariat Asean 2018. “Ternyata gedung yang di Jaksel kita pikir boleh, kita kasih Menlu enggak bisa, lalu kita pindahin ke PU,” ujar dia.
Artikel ini ditulis oleh:











