11 April 2026
Beranda blog Halaman 36331

Rupiah Ditutup Melemah 47 Poin ke Rp13.201

Jakarta, Aktual.co —  Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak melemah sebesar 47 poin menjadi Rp13.201 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.154 per dolar AS.

“Sentimen eksternal masih menjadi faktor utama yang mendorong mata uang rupiah kembali mengalami tekanan hingga ke level Rp13.200 per lembar,” ujar Pengamat Pasar Uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova di Jakarta, Selasa (12/5).

Menurut dia, sentimen eksternal mengenai data ekonomi Amerika Serikat yang cenderung mengalami perbaikan akan memicu the Fed agresif untuk menaikkan suku bunganya dan kekhawatiran Yunani mengalami gagal bayar utang dan keluar dari zona euro menambah faktor negatif bagi mata uang rupiah.

Di sisi lain, lanjut dia, Tiongkok yang melakukan pelonggaran keuangannya dengan memangkas suku bunganya membuat mata uang yuan melemah dan berimbas ke mata uang kawasan Asia.

Dari dalam negeri, Rully Nova mengatakan bahwa belum terlihatnya realisasi belanja modal pemerintah untuk infrastruktur membuat pelaku pasar uang menahan transaksinya untuk mengakumulasi mata uang domestik.

Namun, ia mengharapkan muncul sentimen positif dari data neraca perdagangan Indonesia yang sedianya akan dirilis pada pekan ini, kembali mencatatkan surplus sehingga dapat memperbaiki defisit neraca transaksi berjalan yang pada akhirnya akan mengangkat mata uang rupiah.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan bahwa krisis utang Yunani kembali mendorong koreksi mata uang di negara-negara berkembang terhadap dolar AS.

“Yunani telah membayar utang 750 juta euro pada lembaga dana moneter internasional (IMF) sehari sebelum jatuh tempo, namun pembayaran itu tampaknya tidak cukup untuk memberikan kelegaan atas kemampuan negara itu melakukan pembayaran utang berikutnya,” katanya.

Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Selasa (12/8) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah menjadi Rp13.203 dibandingkan hari sebelumnya (11/5) Rp13.116.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Terkait Tender Elpiji, Migas Watch: Tim Analisis Cari Keuntungan Pribadi

Jakarta, Aktual.co —   Pengamat Energi dari Migas Watch, Widodo Edi Setyanto mengatakan bahwa setiap perusahaan minyak dan gas (migas) tentu memiliki tim ahli trading untuk membaca dan memprediksi pergerakan harga migas beberapa waktu mendatang. Hal itu dinilainya penting guna meminimalisir kerugian suatu perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.

“Pasti dalam satu perusahaan itu ada ahli trading, yang melihat dari ekonomi dunia atau harga minyak dunia, politik dunia, pasar keuangan, bagaimana pertumbuhan ekonomi di negara-negara minyak terbanyak di dunia. Juga dengan masalah konflik di Timur Tengah. Itu semua bisa diprediksi kan,” ujar Widodo saat berbincang dengan Aktual di Jakarta, Selasa (12/5).

Ia mencontohkan, misalkan, konflik Yaman, ketika harga minyak sedang turun, kemudian akibat konflik tersebut harga sedikit naik dari USD50 per barel menjadi menyentuh ke level USD60 per barel.

“Kemudian pada kasus anjloknya minyak dunia dari USD100 per barel hingga ke USD50 per barel, itu kan sudah diprediksi sebelumnya dikarenakan Amerika Serikat yang mengembangkan shale oil,” terangnya.

Sehingga, sambungnya, AS pun tidak lagi membeli minyak dari Tim Tengah. Sementara negara-negara penghasil minyak di Timur Tengah enggan menurunkan produksinya, akhirnya stok minyak membanjiri dunia, Artinya minyak turun.

“Disitulah analis trading oil bekerja. Sama halnya dengan gas tentu bisa teramal karena gas juga kan kebanyakan produksinya dari timur tengah. Bohong itu, harga apapun bergantung pada situasi dunia, pada kondisi global. Apalagi ini kan komoditas. Artinya bisa teramal semua,” jelas Widodo.

Meski begitu, Widodo tidak menampik fakta bahwa biasanya hasil analisis terhadap harga migas ke depan justru malah dimanfaatkan untuk mencari keuntungan pribadi.

“Tim analis pasti ada dan analisis perkembangan harga juga pasti ada, tapi itu justru biasanya dipakai untuk mencari keuntungan pribadi, kongkalikong dengan trader-trader,” tandas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Hakim Kabulkan Gugatan Praperadilan Wali Kota Makassar

Jakarta, Aktual.co — Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan gugatan praperadilan yang diajukan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) atas penetapan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Persidangan yang dipimpin hakim tunggal, Yuningtyas Upiek itu membatalkan dasar lembaga antirasuah menjerat mantan Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dalam perkara dana Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang menggunakan anggaran 2006-2012.
“Pemohon telah membuktikan, bahwa penetapan tersangka terhadap IAS tidak memenuhi syarat, oleh karena itu, gugatan pemohon dikabulkan,” kata Upiek di ruang sidang utama, Oemar Seno Adji, di PN Jaksel, Selasa (12/5).
Selain itu, Hakim pun menganggap tindakan lanjutan yang dilakukan KPK yaitu penyitaan, penggeledahan, serta pemblokiran tiga rekening milik Ilham, tidak sah.
Tak berhenti sampai disitu, Hakim pun memerintahkan KPK memulihkan hak sipil dan politik Ilham Arief Sirajuddin.
Dasar pertimbangan yang dipakai hakim yakni, putusan MK pada 28 April lalu terkait perubahan Pasal 77 KUHAP, dengan memasukkan penetapan tersangka, penyitaan, dan penggeledahan dalam objek praperadilan.
Hakim pun menilai, KPK tidak memiliki dua alat bukti. Yang dimiliki KPK, hanya bukti berupa fotokopi tanpa bisa ditunjukkan aslinya.
“Belum ada bukti awal dua alat bukti karena dugaan tindak pidana korupsi baru ditetapkan setelah ada pengumpulan bukti pada tahap penyidikan,” kata hakim.
Mendengar hal tersebut, sontak langsung disambut gembira oleh para pendukung IAS yang memadati ruang sidang sambil mengucapkan takbir meski hakim masih membacakan putusan.
Salah satu kuasa hukum pemohon, Denny Heriatna mengaku puas atas putusan hakim. Ia menilai, KPK memang terbukti tidak memiliki bukti yang kuat untuk menjerat kliennya.
“Kami puas, KPK tidak mampu membuktikan dasar penetapan tersangka,” imbuhnya.
Seperti diketahui, sejak 14 Maret 2014 silam, KPK menetapkan IHS sebagai tersangka atas dugaan korupsi dana rehabilitasi instalasi PDAM di ibu kota Sulawesi Selatan tersebut. Namun, hingga IAS mengajukan gugatan, KPK belum melakukan pemeriksaan meski telah menggeledah dan menyita rekening dan barang-barang mantan Walikota itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Hotel La Montana Magica Hadirkan Sensasi ‘Gunung Berapi’ yang Menarik

Jakarta, Aktual.co — La Montana Magica Lodge merupakan sebuah penginapan yang terletak di wilayah Huilo-Hulio, Chile. Losmen itu sengaja didesain berbeda dari penginapan atau hotel lainnya.

Hotel yang tepatnya berada di tengah hutan seluas 20.000 hektar, termasuk ke dalam area konservasi yang dilindungi oleh UNESCO. Bangunan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang hobi kegiatan adventure tersebut.

Selidik punya selidik, desain arsitektur Hotel itu berbentuk seperti Gunung Berapi, lengkap dengan magma yang mengalir dari atas puncaknya. Hanya saja yang mengalir dari puncak Hotel ini hanya air, bukan lava berpijar. Boleh dikatakan, keunikan penginapan La Montana Magica seperti rumah dalam kisah dongeng.

Planetden melaporkan, Hotel tersebut dihiasi dan dibangun dengan gaya arsitektur natural, dengan batu dan kayu yang diambil dari hutan sekitar.

Selain itu, kamar dengan desain interior serba kayu memberikan berkesan hangat dan alami, dimana fasilitas yang tersedia di Hotel tersebut antara lain kolam air panas di dek yang menghadap langsung ke hutan dan lapangan golf mini yang didirikan di tengah hutan. Ada juga kolam renang yang dibangun di dalam Hotel.

Artikel ini ditulis oleh:

BKPM: Peningkatan Investasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta, Aktual.co — Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan peningkatan investasi yang masuk akan bisa mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sedang melambat.
Kendati mengalami perlambatan, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis, dalam dialog bertema “Menjadikan Investasi sebagai Penggerak Ekonomi di Tengah Perlambatan” di Jakarta, Selasa (12/5), mengatakan realisasi investasi sepanjang triwulan I 2015 justru meningkat.
“Yang menarik itu, investasi naik, tapi pertumbuhan ekonomi kita turun. Kalau saja investasi ini turun, ekonomi kita bisa lebih turun (jatuh) lagi. Maka salah satu cara agar ekonomi bisa tumbuh yaitu dengan meningkatkan investasi,” katanya.
Azhar menuturkan, melambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia bersumber dari sejumlah sektor yaitu konsumsi, penyerapan anggaran dan investasi. Namun, porsi investasi dalam pertumbuhan ekonomi hanya sekitar 14-15 persen dari total pembentukan modal tetap bruto (PMBT). Sehingga, menurut dia, meski ada peningkatan investasi, dampaknya tak besar karena masih ada faktor lain yang mempengaruhi.
“Sejauh ini kinerja investasi di triwulan I 2015 tetap positif di tengah perlambatan ekonomi. Permasalahannya kemudian, adalah bagaimana menjadikan kinerja positif investasi berdampak lebih besar menggerakkan perekonomian sehingga pertumbuhan dapat dipacu lebih tinggi. Karena itu kami terus berupaya memperbaiki berbagai aspek terkait iklim investasi,” katanya.
Naik 16,9 persen BKPM sendiri mencatat realisasi investasi hingga triwulan I 2015 sebesar Rp124,6 triliun, naik 16,9 persen bila dibandingkan dengan capaian periode yang sama pada tahun 2014 sebesar Rp106,6 triliun. Realisasi investasi pada triwulan I 2015 bahkan tercatat lebih tinggi dibandingkan triwulan IV 2014 sebesar Rp120,4 triliun.
Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2015 hanya mencapai 4,71 persen. Angka tersebut melambat dibandingkan kuartal I 2014. Sebesar 5,14 persen.
Pada kesempatan yang sama, pengamat ekonomi Universitas Atmajaya A. Prasetyantoko menilai meski investasi langsung yang masuk melalui BKPM mengalami peningkatan, situasi saat ini memang menyulitkan Indonesia untuk bisa tumbuh.”Investasi langsung sebenarnya naik, tetapi sayangnya situasi yang lainnya jelek, ekspor kita turun, komoditas turun,” katanya.
Namun, investasi yang masuk perlu dijaga agar bisa menjadi penyangga perlambatan ekonomi yang terjadi secara signifikan. “Apa yang dilakukan salah satunya adalah mendorong agar investasi yang masuk bisa disesuaikan dengan kondisi Indonesia, yaitu untuk mendorong sektor manufaktur,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Inkubasi Bisnis, Dorong Perkembangan Kawasan Edukasi dan Teknologi

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah selama lima tahun ke depan berencana akan membangun 100 kawasan edukasi dan teknologi (science and technopark). Menko Perekonomian, Sofyan Djalil mengatakan salah satu contoh science and technopark yang telah dibangun yaitu Indigo Technopark.
“Kita pick the winner yang sudah berhasil, karena itu mudah agar bisa diercepat dan kita dorong supaya sukes,” ujar Sofyan di Kemenko Perekonomian Jakarta, Selasa (12/5).
Lebih lanjut dikatakan dia, terdapat dua jenis cara mendorong pertumbuhan science and technopark, salah satunya yaitu inkubasi bisnis. Menurut Sofyan, pihaknya akan mendukung dengan cara memberikan modal, pinjaman, kredit, dan tax holiday bagi investor kreatif.
“Kalau perlu anggaran kementerian fokus untuk pengembangan itu 2-3 kementerian. Tapi saya tidak tutup kemungkinan kementerian yang punya ide kita kasih panel,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain