9 April 2026
Beranda blog Halaman 36344

Rusia jadi Negara Pertama yang Tersingkir di Piala Sudirman

Jakarta, Aktual.co — Rusia menjadi tim pertama yang tersingkir dari Kejuaraan Dunia Bulu tangkis Piala Sudirman 2015 di Dongguan, setelah kalah dari Taiwan 1-4 pada penyisihan hari kedua atau Senin (11/5) di Grup B1.

Rusia yang memang tidak diunggulkan di grup tersebut sebelumnya pada penyisihan hari pertama, Minggu (10/5) juga mengalami kekalahan 1-4 dari Jepang.

Dengan hasil itu maka dipastikan Jepang dan Taiwan melaju ke babak berikutnya, namun belum diketahui siapa yang menjadi juara grup karena kedua tim belum saling bertemu dalam pertandingan.

Pada pertandingan antara Taiwan melawan Rusia itu, tim Taiwan sempat tertinggal lebih dulu ketika pasangan ganda campuran Chen Hung Ling/Wu Ti Jung kalah dari pasangan Rusia Vitalij Durkin/Nina Vislova dengan 9-21, 19-21.

Namun pada tiga nomor berikutnya, tunggal putra, ganda putra, tunggal putri dan ganda putri, Taiwan menyapu bersih.

Di tunggal putra, Chou Tien Chen mengalahkan Vladimir Malkov 21-11, 21-15, disusul pasangan Lee Sheng Mu/Tsai chia Hsin yang menundukkan Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov melalui perpanjangan game 21-12, 12-21, 21-17 di ganda putra.

Tai Tzu Ying menang mudah 21-18, 21-5 di tunggal putri melawan Natalia Perminova, disusul kemenangan pasangan ganda putri Taiwan Hsieh Pei chen/Wu Ti Jung atas Ekaterina Nolotova/Evgeniya Kosetskaya dengan perpanjangan game 20-22, 21-16, 21-16.

Artikel ini ditulis oleh:

Kopaska Bebaskan Sandera dan Kapal Tangker dari Teroris

Jakarta, Aktual.co —  Satu regu Komando Pasukan Katak diterjunkan ke geladak kapal MT Permina, sementara dua regu lainnya naik dari sisi kiri lambung kapal dalam skenario latihan pembebasan sandera bersandi “Operasi Nagabanda 15” di Perairan Teluk Balikpapan, Senin (11/5).
“Para teroris menuntut tebusan uang dan bila tidak dipenuhi akan membunuh seluruh awak kapal dan menabrakkan kapal ke kilang minyak Pertamina,” kata Komandan Pangkalan TNI AL Balikpapan Kolonel Laut (P) Ariantyo Condrowibowo di Pelabuhan Semayang, Balikpapan.
Ia menjelaskan, latihan ini untuk memberi pengalaman dan terus meningkatkan kesiagaan para personel TNI AL menghadapi gangguan keamanan dan tindak kejahatan, terutama aksi terorisme di laut.
“Apalagi, Selat Makassar dan Pelabuhan Balikpapan adalah bagian penting dari Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II,” jelas Danlanal.
Di geladak dan di dalam kapal MT Permina, prajurit Kopaska terlibat pertempuran jarak dekat (close quarter combat) dengan teroris dan berhasil menguasai geladak, kamar mesin.
Selanjutnya pasukan Kopaska menuju anjungan untuk membebaskan sandera dan melumpuhkan para teroris. Dalam skenario latihan itu, dua anak buah kapal dan satu teroris tewas.
Para teroris yang berhasil ditangkap segera dibawa ke darat untuk diperiksa Polisi Militer Angkatan Laut dan akhirnya diserahkan ke polisi yang menjemput para tahanan dengan kendaraan taktis Baracuda dan pengawalan ketat.
Upaya pembebasan sandera itu dalam rangkaian kegiatan penuh aksi yang ditampilkan regu Kopaska.
Pasukan khusus TNI AL itu memulai dengan “combat free fall” atau terjun ke geladak kapal dan langsung terlibat pertempuran dengan teroris.
Selang beberapa saat disambung dengan “maritime interdiction operation” (MIO), di mana dua regu Kopaska naik ke geladak kapal melalui dua utas tali yang dipasang regu pertama.
Ada pula regu medis yang datang dengan helikopter dan turun ke kapal dengan meluncur menggunakan tali.
Kopaska masih beraksi dengan cara mereka meninggalkan kapal yang sudah bebas, yaitu bergantungan pada tali yang sebelumnya dipakai untuk meluncur turun.
Sementara upaya pembebasan berlangsung di kapal, di laut di sekeliling kapal MT Permina berputar-putar “Sea Rider”, perahu cepat dengan anggota Kopaska yang selalu siaga.
Pada awal operasi, tugas mereka untuk mengalihkan perhatian para pembajak dari tim yang berupaya mendarat di kapal.
“Seluruhnya kegiatan latihan ini melibatkan 700 personel,” kata Kepala Dinas Penerangan Komando Armada RI Kawasan Timur Letkol Laut (KH) Maman Sulaeman dalam kesempatan terpisah.
Ke-700 prajurit itu terlibat dalam empat kapal perang (KRI), dua unit combat boat, empat unit Sea Rider, satu pesawat udara jenis Cassa dan dua helikopter Bell.
Adapun KRI yang terlibat dalam latihan itu adalah KRI Ki Hajar Dewantara 364, KRI Makassar 590, KRI Birang 831, dan KRI Keris 624

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

JK Apresiasi Konsep Apartemen Lorong di Makassar

Makasar, Aktual.co — Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla memberikan apresiasi kepada Pemerintah kota Makassar, atas konsep dan program yang dikembangkan saat ini dalam menata perumahan kumuh di kota Makassar.
Konsep yang dicanangkan oleh Pemerintah kota Makassar tersebut mendapat apresiasi saat orang nomor 2 di Indonesia ini menyempatkan mampir untuk melihat langsung bentuk Aparong di Anjungan Pantai Losari, Makassar Senin, (11/5).
Jusuf Kalla dalam kunjungan kerjanya ke kabupaten Takalar, menyempatkan diri mampir ke Anjungan Pantai Losari Makassar khusus untuk melihat beberapa prototipe milik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Jusuf Kalla atau akrab disapa JK saat berada di pantai Losari memberikan pujian atas ide dan kreatifitas walikota yang berlatar belakang arsitek ini.
“Kita berharap, program dan ide bagus ini bisa diproduksi secara massal,” kata JK.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto berjanji akan segera memikirkan tentang produksi massal Apartemen Lorong (Aparong) tersebut . “Supaya banyak warga yang bisa menikmati Aparong ini,” ungkap Danny.

Artikel ini ditulis oleh:

Bacaan Tidur Anak Islami: Belajar dari Kisah Taubat Nabi Adam As

Jakarta, Aktual.co — Manusia merupakan makhluk Tuhan yang paling sempurna. Memiliki anggota tubuh yang lengkap dan sempurna serta kecerdasan dalam berfikir agar dapat menjalankan kehidupan di Bumi.

Manusia pertama yang diciptakan oleh Allah SWT ialah Nabi Adam As. Menurut kisah sejarah agama Islam, Nabi Adam diciptakan oleh Allah SWT sebagai penghuni Surga. Ia pun menciptakan Hawa sebagai pasangan Adam untuk menemani Adam.

Menurut Kisah yang tertera dalam Al Quran surat Al-Baqarah ayat 35 menjelaskan sebelum Adam diturunkan ke Bumi, ia ditempatkan di Surga. Di Surga Allah Swt juga menciptakan seorang pasangan untuk mendampinginya yang kemudian diberi nama Hawa.

Saat keduanya menjadi penghuni surga, ternyata ada yang tidak senang dengan kedatangan Adam. Iblis yang terbuat dari Api Neraka, merasa iri dengan Adam dan Hawa yang diberi keistimewaan untuk tinggal di Surga. Saat Adam dan Hawa berada di Surga,  Allah SWT telah memberikan amanat agar tidak memakan buah Khuldi yang ada disana.

Disinilah Adam dan Hawa terbujuk oleh  rayuan Iblis agar memakan   buah khuldi tersebut. Insiden inilah yang membuat pada akhirnya Adam dan Hawa di usir dan diturunkan ke Bumi oleh Allah SWT  (QS Al-Baqarah ayat 30 – 39 / QS Al-A’raf ayat 11-25) .

Nabi Adam as diturunkan ke bumi terpisah jauh dari isterinya Hawa. Menurut suatu riwayat, Nabi Adam as diturunkan di salah satu pegunungan di Asia. Sementara Hawa diturunkan di Jeddah, bagian dari kota Mekah (sekarang Arab Saudi).

Setelah saling mencari, dengan petunjuk Allah Swt. dan bimbingan Malaikat Jibril, Nabi Adam as dan Hawa akhirnya bertemu di Jabal Rahmah, Padang Arafah. Bayangkan, bagaimana haru biru dan dahsyatnya pertemuan dua insan manusia pertama yang terjadi di tempat ini. Kesepian dan kerinduan yang terpendam akhirnya terobati.

Maka Jabal Rahmah di Arafah jadi tempat bersejarah. Tempat ini merupakan tempat yang istimewa bagi ummat Islam di seluruh dunia yang menunaikan haji karena di tempat inilah dilaksanakan salah satu rukun Haji yakni wukuf, tidak ada Haji bagi jamaah Haji yang tidak melakukan wukuf. Inilah tempat untuk mengenang pertemuan Nabi Adam as dengan Hawa.

Segeralah Adam dan Hawa bertaubat, mereka menyesali seluruh perbuatannya dan menyesali pelanggaran tersebut. “Lalu Adam dan Hawa menyesali perbuatannya dan bertaubat (menurut riwayat, Adam dan Hawa menangis terus-menerus selama 60 tahun karena ‘terusir’ dari nikmat Surga yang tidak mereka dapatkan di Bumi). Allah SWT kemudian menerima taubat keduanya lalu menunjuk Adam sebagai Rasul-Nya,” (QS Thaha ayat 122)

Dari sinilah kehidupan manusia di muka Bumi ini dimulai. Adam membimbing hawa agar membina rumah tangga bersama dirinya. Ia pun melahirkan 20 pasangan kembar putra dan putri.  Diantara yang terkenal adalah putra putri pertama mereka Qabil dan Iklima, serta putra putri kedua mereka Habil dan Labuda.

Saat keempatnya dewasa dan mulai memiliki rasa ketertarikan satu sama lain, Allah SWT memberikan petunjuk kepada Nabi Adam As agar menikahkan mereka secara silang. Namun,  perselisihan pun terjadi, Qabil yang kala itu akan dinikahkan oleh labuda menolak untuk dinikahkan dengan alas an Iklima lebih rupawan dibandingkan Labuda.

Allah SWT kembali memberikan petunjuk agar menyuruh kedua putra adam untuk berkurban. Siapa yang kurbannya diterima oleh Allah SWT maka ialah yang pantas memilih pasangannya. Saat itu habil yang merupakan peternak berqurban kambing kesayangannya.

Sedangkan, Qabil yang merupakan seorang petani memberikan gandum berkualitas baik yang dimilikinya.  Ketika kedua kurban diletakan diatas bukit, sekelebat cahaya mengambil qurban milik habil, yang diyakini bahwa kambing itu diturunkan kembali untuk menggantikan Nabi Ismail As.

Dengan kejadian tersebut, Qabil mejadi marah sampai membunuh Habil, inilah peristiwa pembunuhan pertama yang diceritana dalam ayat Al-Qur’an, Al-Maidah ayat 27: “Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putra Adam dengan sebenarnya. Ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka diterima dari salah satunya dan tidak diterima dari yang lainnya.

Maka berkata yang tidak diterima kurbannya,”Sungguh, aku akan membunuhmu” dan berkata yang diterima kurbannya, “Sesungguhnya Allah hanya menerima kurban dari orang-orang yang bertakwa”.

Setelah membunuh Habil, Qabil kebingungan mengurusi jenasah adiknya itu. Maka Allah Swt. memberikan petunjuk kepadanya melalui dua ekor burung gagak bersaudara. Kedua burung gagak ini bertarung di hadapan Qabil hingga salah satunya terbunuh.

Lalu burung gagak yang hidup menggali lubang di tanah dengan paruhnya, lalu memasukkan jasad burung gagak yang telah mati dan menimbunnya. Terinspirasi apa yang dilakukan oleh burung gagak ini, Qabil akhirnya menguburkan Habil (QS al-Maidah: 31).

Kisah Nabi Adam As, dapat dijadikan pelajaran penting dalam kehidupan manusia. Janganlah tergoda melakukan sesuatu yang dilarang oleh Allah SWT, karena Allah SWT akan memberikan hukuman bagi yang melanggar. Dan janganlah saling merasa Iri  kepada sesame manusia, karena, sesungguhnya kita ini adalah saudara. Anak Cucu Adam dan Hawa.

Artikel ini ditulis oleh:

Indonesia Kalahkan Inggris 3-2 di Penyisihan Piala Sudirman

Jakarta, Aktual.co — Indonesia berhasil kalahkan Inggris dalam penyisihan Grup C1 kejuaraan dunia bulu tangkis beregu campuran Piala Sudirman 2015, setelah menang 3-2.

Dalam pertandingan yang diselenggarakan di Dongguan, Tiongkok, Senin malam (11/5), Indonesia membuka kemenangan oleh pasangan ganda putra, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, yang berhasil menaklukkan Andrew Ellis/Peter Mills dengan skor 21-17, 21-15.

Kemenangan Tim Merah Putih dilanjutkan oleh pemain tunggal putri, Lindaweni Fanetri, yang mengalahkan Fontaine Mica Chapman dengan skor 21-17, 21-15.

Namun sayang, keberhasilan keduanya tidak diikuti oleh tunggal putra Jonathan Christie, yang harus takluk dari tangan Rajiv Ouseph dengan skor 17-21 16-21.

Ganda putri Indonesia, Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii menang atas pasangan Heather Oliver/Lauren Smith, yang mundur setelah tidak bisa melanjutkan pertandingan game kedua karena cedera dalam kedudukan 21-15.

Sementara pada partai terakhir ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/liliyana Natsir kalah 17-21 18-21 melawan Christopher Adcock/Gabrielle Adcock, namun hasil itu tidak berpengaruh terhadap hasil bahwa Indonesia telah lolos penyisihan grup.

Dengan hasil kepastian lolos itu, maka Indonesia tinggal mencari kemenangan melawan Denmark pada Rabu (13/5) untuk pertandingan penyisihan terakhir C 1 memperebutkan posisi juara grup.

Artikel ini ditulis oleh:

Datangi DPR, Ahmad Dhani: Saya Ngga Boleh Jadi Wali Kota

Jakarta, Aktual.co — Musisi Ahmad Dhani nampak keluar dari ruang kerja pimpinan DPR RI yang terletak di Nusantara III DPR RI.
Ahmad Dhani yang mengenakan setelan hitam berbincang dengan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon.
Ketika dikonfirmasi apakah kedatangannya terkait pelaksanaan pilkada, Dhani membantah jika kedatangannya terkait dengan pelaksanaan pilkada serentak dan menyebut hanya bersilaturahmi dengan para pimpinan DPR.
“Saya ketemu mas Fahri (Hamzah) tadi, pas turun ketemu dengan pak Fadli (Zon) ketemu bareng terus pulang bareng. Dalam rangka silahturahmi aja,” ucap Dhani, di Komplek Parlemen, Senin (11/5).
“Mas Fahri dan pak Fadli ngga setujui untuk saya jadi Wali Kota atau Bupati. Ngga boleh itu. Jadi wakil juga ngga boleh. Saya sih terserah aja,” tambahnya.
Lebih lanjut, pria yang acap kali terlihat sebagai salah satu juri diajang program pencarian bakat itu mengaku bahwa sebagai seniman akan lebih dikenang dibandingkan pemilik jabatan politik.
“Gambarannya yang jadi Perdana Menteri Inggris tahun 60-an, Orang udah ngga inget siapa. Tapi kalau John Lenon orang masing inget.”

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain