6 April 2026
Beranda blog Halaman 36377

WHO: Wabah Ebola di Liberia Sudah Berakhir

Jenewa, Aktual.co — Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Sabtu (9/5) mengumumkan wabah virus Ebola di Liberia sudah berakhir, setelah 45 hari berlalu tanpa ada kasus baru, kata badan dunia tersebut, Sabtu.

WHO mengatakan di dalam satu pernyataan bahwa terhentinya penularan tersebut adalah prestasi besar bagi satu negara yang melaporkan jumlah paling banyak kematian akibat wabah yang paling besar, paling lama, dan paling rumit sejak Ebola pertama kali muncul pada 1976.

Pada puncak penularan, yang terjadi selama Agustus dan September 2014, negara itu melaporkan sebanyak 300 sampai 400 kasus baru setiap pekan.

WHO menyatakan itu adalah penghargaan buat pemerintah dan rakyat Liberia bahwa tekad untuk mengalahkan Ebola tak pernah pudar, keberanian tak pernah goyah. Para dokter dan perawat terus merawat pasien, bahkan ketika pasokan perlengkapan perlindungan diri dan pelatihan yang dimilikinya tak memadai, kata Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad pagi. Secara keseluruhan, 375 pekerja kesehatan tertular dan 189 kehilangan nyawa mereka.

Relawan lokal, yang bekerja di pusat perawatan, pada tim pemakaman, atau sebagai pengemudi ambulans, dikendalikan oleh rasa tanggung-jawab bagi masyarakat dan kewajiban guna mengakhiri Ebola serta membawa kembali harapan bagi rakyat negeri tersebut.

Saat jumlah kasus meningkat drastis, bantuan internasional mulai mengalir ke negeri itu. Semua upaya tersebut membantu mendorong jumlah kasus Ebola turun menjadi nol.

Kasus terakhir di Liberia adalah seorang perempuan di Daerah Monrovia, yang terserang gejala pada 20 Maret dan meninggal pada 27 Maret. Sumber penularannya masih diselidiki.

Semua 332 orang yang mungkin telaj terpajan pada pasien itu diidentifikasi dan dimantau secara seksama. Tak seorang pun memperlihatkan gejala, dan semuanya telah diperkenankan pulang dari rumah sakit.

Para pejabat kesehatan tetap melakukan pengawasan seksama untuk memantau kasus baru. Selama April, lima laboratorium yang memusatkan perhatian pada Ebola di negeri tersebut memeriksa sebanyak 300 sampel setiap pekan. Semua hasil pemeriksaan itu negatif.

Meskipun WHO yakin bahwa penularan telah terhenti di Liberia, wabah tersebut masih menyerang di negara tetangganya, Guinea dan Sierra Leone, sehingga menciptakan resiko tinggi bahwa orang yang tertular mungkin menyeberang ke dalam wilayah Liberia melewati perbatasan sangat keropos di wilayah itu.

Pemerintah sepenuhnya menyadari perlunya untuk tetap siaga dan memiliki pengalaman, kemampuan dan dukungan dari mitra internasional untuk melaksanakan itu. WHO akan mempertahankan kehadiran staf yang ditambah di Liberia sampai akhir tahun sebagai peralihan reaksi dari pemantauan wabah, menjadi pengawasan kasus import, hingga ke pemulihan layanan kesehatan dasar.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

10 Tahun Dikuasai Taliban, Kota Nawa Berhasil Direbut Pasukan Keamanan

Afganistan, Aktual.co —  Pasukan keamanan Afghanistan merebut Kabupaten Nawa di Provinsi Ghazni Timur dan menegakkan kendali pemerintah di sana setelah 10 tahun kekuasaan Taliban, kata pejabat pemerintah provinsi Mohammad Ali Ahmadi, Sabtu (9/5).

“Beberapa satuan pasukan keamanan nasional setelah 13 hari pertempuran sengit mengusir anggota Taliban dari Kabupaten Nawa dan menegakkan kekuasaan pemerintah di sana untuk pertama kali dalam 10 tahun belakangan,” kata Ahmadi kepada wartawan di Ghazni, sebagaimana dikutip Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad pagi.

Selama operasi itu, 173 gerilyawan telah tewas dan sejumlah senjata serta amunisi termasuk 200 ranjau anti-personel telah disita dan dijinakkan, kata pejabat tersebut.

Gerilyawan Taliban belum mengeluarkan komentar apa-apa.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

DPRD Jabar: Program BPJS Terkendala Pelayanan

Jakarta, Aktual.co — Jumlah pasien membludak dan panjang antrian di fasilitas kesehatan terutama rumah sakit menjadi kendala serius kepuasan masyarakat atau peserta terhadap program layanan BPJS Kesehatan.

“Selama antrian pasien di rumah sakit rujukan dan fasilitas kesehatan tidak diatasi dengan penambahan mitra BPJS, maka tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan masih menjadi kendala serius,” kata Anggota Komisi 5 DPRD Jabar Maman Abdurahman di Bandung, Minggu (10/5).

Akibat panjangnya antrian di fasilitas di rumah sakit, tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan PBJS sangat rendah. Salah satu penyebab rendahnya kualitas pelayanan BPJS adalah jumlah pasien melebihi kemampuan rumah sakit tersebut.

Sementara itu Direktur Umum Keuangan RS Islam Al Ihsan Kabupaten Bandung Muhamad Iqbal menyebutkan, minat masyarakat, baik keluarga miskin mau pun peserta mandiri, terhadap layanan kesehatan BPJS Kesehatan begitu tinggi, .

Namun ia mengakui fasilitas kesehatan yang ada, khususnya rumah sakit rujukan memiliki keterbatasan kapasitas layanan sehingga menjadi tidak seimbang.

“Begitu akses (BPJS) dibuka memang minat masyarakat luar biasa. Sekarang jumlah pasien rawat jalan meningkat sampai dua kali lipat,” kata Muhammad Iqbal.

Hal sama diungkapkan Kepala Humas Rumah Sakit Hasan Sadikin Nurul Wulandari. Dari data yang ada rata-rata kunjungan pasien rawat jalan sebanyak 2.000 pasien per hari, sedangkan instalasi gawat darurat 90 hingga 120 pasien per hari.

Banyaknya pasien yang ditangani oleh RSHS menyebabkan pihak manajemen memberlakukan sistem antrian atau waiting list. Menurut Nurul, saat ini kurang lebih terdapat 2.000 pasien dalam waiting list rawat inap di RSHS untuk penanganan bedah.

“Bisa dibayangkan bagaimana kami ingin melayani tapi kami punya keterbatasan sehingga sistem antrian kami berlakukan. Itu yang terjadi, bukannya kami menolak pasien tapi memang itu kondisinya,” katanya menambahkan.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pengamat: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Bisa Tumbuh di Atas Lima Persen

Jakarta, Aktual.co — Pengamat ekonomi dari Mandiri Institute Destry Damayanti, optimis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia 2015 pada kuartal II akan tumbuh diatas lima persen. Menurut dia, saat ini boleh dikatakan pemerintah belum melakukan apapun.
“Yang namanya spending goverment itu cuma 7 triliun, kita masih bisa tumbuh 4,7 persen. Jadi dengan asumsi dan saya masih cukup yakin kuartal II pada Juni proyek-proyeknya bisa diakselerit. Saya rasa diatas lima persen itu masih global dan bisa dicapai, Saat ini saya dan tim saya di Mandiri taruh di 5,3 persen,” ujarnya, di Bandung, Sabtu (9/5).
Sampai saat ini, lanjut dia, pihaknya masih yakin dengan trigger dari government spending. Jika government spending bisa berjalan, maka program lain akan mengikuti. Namun yang terjadi sekarang ini semua orang sedang menunggu.
“Dananya itu ada, cash-nya itu ada semua, tapi orang sekarang ini dalam posisi chasing, termasuk orang untuk belanja, makanya semua heran kenapa consumer goods yang biasa solid sekarang mengalami penurunan profit karena daya beli masyarakat rendah,” tandasnya.
“Jadi kayaknya mereka terpukul, yang tadinya serba pasti, harga BBM enggak berubah-ubah jadi gampang prediksi. Rupiah relatif stabil, jadi fluktuasi enggak ke mana-mana. Jadi mereka masih nyaman jika akan spending. Sekarang dalam kondisi seperti ini semua mikir, masih bisa survive enggak ya. Ini yang menyebabkan timbul ketidakpastian dan jadi ragu-ragu,” jelasnya.
Pertumbuhan ekonomi 5,3 persen, menurut dia, itu dengan asumsi government spending yang akan berjalan di kuartal II. Projek infrastruktur itu kan tidak bicara bulanan tapi tahunan, namun paling tidak market bisa melihat suatu progres, seperti misalnya saja masalah pembebasan lahan yang selama ini terkatung-katung dan pemerintah bisa menyelesaikan jika kemudian benar-benar dilakukan dan menjadi headline di media, itu bisa dengan gampang kembalikan kepercayaan investor.
“Asing masih optimistis bahwa economic growth Indonesia masih bisa meluas. Nah sekarang mereka itu menunggu kepastian jalannya proyek pemerintah,” pungkasnya.
Ditulis: Tri Harningsih

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Doa Orang Tua Iringi Kesuksesan Anak

Jakarta, Aktual.co — Pada hakekatnya semua orangtua menginginkan anaknya menjadi sholeh, baik dan sukses dimasa depan. Oleh karena itu, doa orangtua itu merupakan doa yang mudah diijabah yang sering ditujukan kepada anak-anaknya meraih kesuksesan.
Namun perlu diingat bahwa sebenarnya doa yang dimaksudkan di sini mencakup doa baik dan buruk dari orang tua pada anaknya.
“Tidak doa yang tidak tertolak yaitu doa orang tua, doa orang yang berpuasa dan doa seorang musafir,” (HR. Al Baihaqi dalam Sunan Al Kubro. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shahih sebagaimana dalam As Silsilah Ash Shahihah no. 1797).
Dalam dua hadits ini disebutkan umum, artinya mencakup doa orang tua yang berisi kebaikan atau kejelekan pada anaknya.
Dengan demikian, orang tua mana yang tidak ingin melihat anaknya suks. Tentu tidak ada dan hampir mustahil bagi kita untuk menemukan orang yang tidak menginginkan kesuksesan itu. Oleh karena itu sukses adalah sebuah bentuk kata yang selalu ingin dicapai dan selalu didambakan oleh setiap orang.
Pasalnya, setiap orangtua ingin sukses dan selalu mengukur nilai dirinya dari kesuksesan yang telah dicapainya, dalam hal apapun. Sayangnya, sebagian dari kita menganggap bahwa kesuksesan itu terkadang diukur melalui hal-hal yang bersifat material seperti yang dimaksud disini menjadi kaya. Meskipun pada dasarnya sukses itu bukanlah selalu diukur dari hasil, melainkan juga dari proses.
Sebab itu, dalam pandangan agama, kesuksesan dicapai ketika seseorang mencari kesuksesan (dalam bentuk material) dengan cara yang positif.
Pendek kata, kesuksesan dalam pandangan agama berarti bahwa anda mampu untuk menjalani proses menuju kesuksesan dengan bekal spiritual, emosi, fisik, dan mental yang sesuai dengan ajaran agama, atau tidak melenceng darinya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Katy Perry Belajar Bahasa Indonesia Dari Penonton

Jakarta, Aktual.co — Penyanyi asal negeri Paman Sam, Amerika Serikat, Katy Perry baru saja melangsungkan konsernya di Indonesia malam tadi.
Alhasil, konser yang berlangsung di Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang Selatan, Sabtu (9/5) memuaskan sebanyak 10 ribu penggemarnya yang sejak sore hari sudah rela antri untuk melihat aksi idolanya.
Sekitar pukul 22.47 WIB, bintang pop asal Amerika Serikat itu menutup konser. Namun, ada beberapa hal menarik sepanjang  konser bertajuk ‘Prismatic World Tour 2015’ Katy Perry kali ini. Saat berlangsungnya konser, pelantun ‘California Girl’ mengajak salah seorang penonton naik ke atas panggung.
Perempuan cantik asal ‘Bumi Obama’ ini meminta kepada salah seorang penggemar tadi untuk diajarkan bahasa Indonesia, dipenampilan konsernya yang kedua kali di Indonesia.
Tak butuh waktu lama, pihak keamanan pun memboyong perempuan itu ke atas panggung. Katy meminta untuk diajari mengucapkan kata “hallo,” “thank you,” dan “I love you.”
Bisa dibilang, perempuan asal Jakarta bernama Cindy itu sukses menjadi guru singkat bagi sang idola. Cindy tampak grogi dan sedikit terdengar bergetar saat berkata.
“Maaf bahasa saya berbeda, saya berharap bisa ngomong dengan bahasa kalian. Saya cinta kamu, semua, ” bilang  Katy Perry yang disambut tepuk tangan  penonton.
Belum lagi, sepanjang konser keduanya di Indonesia, aksi panggung Katy Perry memukau. Ditambah panggung dan tata visual yang luar biasa, bisa dibilang dikonser ini tersimpan sebuah pesan yang ingin disampaikan Katy Perry saat konsernya kali ini.
Bahkan saat lagu California Girl, pelantun ‘Roar’ menyuguhkan penari latar yang membawa huruf-huruf yang jika disusun secara keseluruhan akan membentuk kata “Hollywood” yang menjadi bukti. Dimana tempat ini, adalah salah satu tempat seseorang banyak memiliki idola, seperti yang dirasakannya saat ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain