18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 36411

Dijamin Lawyer, Samad Ditangguhkan Penahanan

Makasar, Aktual.co — Ketua non aktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad yang sebelumnya oleh Polda Sulselbar resmi ditahan akhirnya dibebaskan kembali.
Penangguhan penahanan terhadap AS menurut AS karena dirinya sangat koperatif dan mendapat jaminan dari para pimpinan KPK.
“Selain itu tentu karena perjuangan dan usaha para lawyer yang telah mendampingi saya,” ujar Abraham Samad, Rabu (29/4) dini hari tadi.
Pembebasan terhadap Abraham Samad sendiri dilakukan oleh Polda Sulselbar sekitar pukul 12.30 Wita setelah  kurang lebih ditahan selama 3 jam
Sebelumnya diberitakan, Pelaksana Tugas Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi, berharap penyidik Polda Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Polda Sulselbar) dapat menangguhkan penahanan Ketua nonaktif KPK Abraham Samad.
Menurutnya, KPK siap untuk mengirimkan surat penangguhan penahanan. “Kami akan mengirimkan surat permintaan penangguhan penahanan dengan jaminan lima pimpinan KPK,” kata Johan.
Abraham Samad sendiri menjalani pemeriksaan kurang lebih enam jam dengan 41 pertanyaan di Polda Sulsel.
Ia diperiksa  sejak pukul 13.15 wita dengan menjawab pertanyaan tentang kasus dugaan pemalsuan dokumen. Sementara keputusan Polda Sulselbar untuk menahan AS sekitar pukul 21.30 Wita.

Artikel ini ditulis oleh:

Trauma Dikhianati Seperti Ahok, Gerindra Ogah Calonkan Kepala Daerah di Luar Kader

Semarang, Aktual.co — Partai Gerinda rupanya trauma mencalonkan kandidat di luar kader partai pada Pilkada serentak bulan Desember 2015. Kekhawatiran itu dialami ketika pernah mencalonkan Basuki Thahaja Purnama sebagai calon Gubernur DKI Jakarta yang saat itu maju berpasangan dengan Joko Widodo, presiden RI sekarang.
“Kita trauma dikhianati sama Jokowi-Ahok. Maka, kita tak mau kembali mencalonkan kader di luar partai. Pak Prabowo itu sudah membiayai Rp40 miliar untuk Ahok,” ujar ketua Bapilu Partai Gerinda Jateng, Sriyanto Saputera saat ditemui disela-sela pelantikan Panwaslu di Hotel Patrajasa Semarang, Selasa (27/4).
Meski begitu, pihaknya bukan berati tidak mau menerima calon kandidat dari luar kader partai, selama masih ada kader partai yang mampu dan layak memenuhi kriteria calon kepala daerah. Pertimbangan kader sangat realistis, selama tidak memaksakan kemampuan kandat. 
“Bisa memilih dari kader di luar partai, asal kader partai tidak layak. Loh kenapa harus dipertahankan dari internal, jika itu tidak mampu,” ujarnya.
Nampaknya, ketakutan itu masih membayangi partainya berlambang kepala rajawali emas yang telah dikhianati oleh Ahok, Gubernur DKI Jakarta.
Saat ini, partainya belum membuka penjaringan bakal kandidat. Hanya saja, masih melakukan konsolidasi internal partai.
Dikabarkan, mantan Sekda Kota Semarang, Soemarmo sudah ada komunikasi mencalonkan kembali calon Wali Kota Semarang dengan memakai kendaraan partai Gerinda. “Kita membuka dengan siapa pun, termasuk Jamal Mirdad sebagai calon Wali Kota Semarang,” ujar dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Polisi Amankan Paket Detonator

Surabaya, Aktual.co — Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengamankan seorang portir kapal, yang membawa 3 bingkisan berisi detonator.  Beruntung,  hanya berisikan detonator, sehingga tidak sampai meledak
Tertangkapnya portir tersebut bermula dari dua dus yang dibawa terdeteksi oleh X-Ray pintu masuk terminal Gapura Surya.
Dari dua dus yang diamankan, satu dus berisikan mie instan dan mainan. Satu dus lagi berisi tas plastik warna hitam yang didalamnya berisikan 3 batang bahan peledak yang terbalut lakban warna coklat.
“Setelah dicek, salah satu dari dus tersebut berisikan detotator bom rakitan yang berbentuk batangan kecil.” terang kasubag humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Lily Djafar, Selasa (28/4).
Portir yang bernama Musairi (25, hingga malam ini masih menjalani pemeriksaan dan masih sebatas saksi. Sementara detonator bom diamankan tim jiandak Polda Jatim.
Dari hasil pemeriksaan, Musairi mengaku saat itu ada seorang perempuan meminta jasa portir kepadanya.
“Katanya sih isinya cuma makanan ringan. Karena portir KM Cermai belum ada, saya akhirnya bersedia membawanya dengan dikasih ongkos 100 ribu,” ungkap Musairi.
Musairi menyebut jika dirinya tak mengenali perempuan tersebut. Namun ia mengatakan jika perempuan itu sudah setengah baya dan berlogat Jawa Madura. Bahkan, sesaat memberikan ongkos serta barang berupa dus tersebut, perempuan tersebut bergegas pergi dengan alasan ada keperluan penting.
“Saya juga nggak tau pak kalau isinya begitu (detonator bom),” kilahnya.
Diketahui Cermai sendiri  hendak berangkat  membawa penumpang dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Baubau, Sulawesi

Artikel ini ditulis oleh:

Bangun Menara dan Residence, Astra Gelontorkan Rp8,2 Triliun

Jakarta, Aktual.co — PT Astra International Tbk (ASII) sedang membangun Menara Astra dan Anandamaya Residences dengan menganggarkan dana sekitar Rp8,2 triliun yang diharapkan berkontribusi positif ke depannya.

“Properti sektor baru yang kami masuki, saat ini sedang dibangun Menara Astra dan Anandamaya Residences di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta,” kata Presiden Direktur Atra International Tbk Prijono Sugiarto di Jakarta, Selasa (28/4).

Ia mengatakan bahwa melihat pertumbuhan kelas menengah di Indonesia yang cukup tinggi, sektor properti dinilai memiliki potensi bisnis yang besar. Berdasarkan data Boston Consulting, pertumbuhan kelas menengah di Indonesia bisa mencapai sekitar 150 juta jiwa untuk lima tahun ke depan dari 74 juta jiwa pada 2014.

Ia mengemukakan bahwa proyek properti yang sedang berjalan 60 persen sahamnya dimiliki oleh Astra. Dalam menggarap proyek properti itu, Astra menggandeng Hongkong Land Pte Ltd dengan membentuk perusahaan patungan bernama PT Brahmayasa Bahtera.

Terkait gencarnya pemerintah membangun infrastruktur, Prijono Sugiarto mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendukung kebijakan pemerintah. Saat ini, perseroan juga sedang menggarap proyek infrastruktur seperti pembangunan jalan tol Mojokerto-Kertosono. Seperti diketahui, seksi I ruas jalan tol sepanjang 14,7 kilometer (km) itu telah beroperasi pada Oktober 2014.

“Apapun yang ditawarkan pemerintah dan mendorong kinerja Astra, kita tertarik,” ucapnya.

Pada tahun ini, Prijono Sugiarto juga mengatakan bahwa perseroan menganggarkan belanja modal atau “capital expenditure” (capex) sebesar Rp13 triliun untuk mengembangkan usaha.

“Capex sebesar Rp13 triliun itu, secara konsolidasi biasanya digunakan untuk membangun outlet kami yakni Toyota dan Daihatsu dengan biaya paling sedikit sekitar Rp500 miliar, serta ada pengembangan untuk Astra Otoparts dan Astra Agro Lestari sebesar masing-masing Rp2 triliun-Rp3 triliun,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dana belanja modal juga akan digunakan untuk mengembangkan anak usaha lainnya, salah satunya United Tractors Tbk mencapai sekitar Rp5 triliun.

“Kuartal I 2015, sekitar 20 persen dana belanja modal perseroan sudah terserap,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

May Day, 25 Ribu Buruh Akan Kumpul di Makassar

Makasar, Aktual.co — Sekitar 25 ribu buruh akan berkumpul di kota Makassar pada perayaan Hari Buruh Sedunia, 1 Mei atau May Day.
Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Sulawesi Selatan Sibali mengatakan, peringatan May Day tahun ini kembali akan melakukan penuntutan hak-hak layak bagi kaum buruh.
“Termasuk menuntut fasilitas rumah murah bagi buruh,” katanya, Selasa (28/4).
Sibali mengungkapkan, saat ini kaum buruh masih sangat kesulitan dalam mengakses serta memiliki rumah huni yang layak.
“Pemerintah terkesan masih lalai memperhatikan nasib buruh. Tidak ada subsidi dan bantuan dari pemerintah, sementara harga rumah terus mengalami kenaikan,” ungkapnya.
Olehnya itu, momentum May Day nanti kaum buruh akan menuntut kepada pemerintah untuk menyediakan rumah layak yang murah bagi para pekerja dan murah.”Selain itu, tuntutan buruh lainnya adalah menentang penggunaan tenaga kerja outsourcing, upah yang layak dan transportasi murah,” tutur Sibali.

Artikel ini ditulis oleh:

Total Pekerjakan 18.000 Orang di Blok Mahakam

Jakarta, Aktual.co — Total E&P Indonesie mempekerjakan sekitar 18.000 orang dalam sejumlah proyek ladang minyak dan gas di Blok Mahakam, yang berada di Delta Sungai Mahakam, Kalimantan Timur dan sejumlah titik di Selat Makassar.

“Dalam setahun kami menghabiskan 45 juta jam kerja,” kata Presiden Direktur Total Indonesie Hardy Pramono di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (28/4).

Pramono berbicara di depan para kontraktor Total Indonesie dalam Forum Komunikasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta Perlindungan Lingkungan (K3PL) atau Health Safety and Environment.

Sebanyak 500 orang perwakilan dari 250 mitra kerja atau kontraktor Total Indonesia hadir di Ballroom Borneo Hotel Novotel. Ke-18.000 pekerja tersebut sebagian besarnya para karyawan dari mitra-mitra tersebut.

Forum ini adalah wadah untuk saling mengingatkan bahwa keselamatan adalah segala-galanya dalam bisnis pertambangan minyak dan gas yang penuh risiko.

Tahun 2014, dalam operasi Total di Blok Mahakam, terjadi sembilan kali LTI (Long Term Incident) atau kecelakaan yang mengakibatkan kehilangan jam kerja. Satu dari kecelakaan tersebut adalah peristiwa serangan buaya di Delta Mahakam kepada kru yang sedang melakukan uji seismik.

“Beruntung kami sudah menyiapkan diri dengan mengajak pawang buaya bersama tim, sehingga tidak sampai ada korban,” tutur Pramono.

Hal-hal seperti itu, jelas Pramono, adalah kearifan lokal setempat yang dihormati dan dihargai oleh Total Indonesie.

Pada tahun 2014, Total Indonesie membuat batasan kehilangan jam kerja maksimal 0,2 persen dari seluruh jam kerja yang tercipta. Peristiwa sembilan LTI itu masih di bawah angka tersebut bila dihitung dari 45 juta jam kerja yang tercipta.

Saat ini, Total Indonesie menghasilkan 1,67 miliar kaki kubik gas per hari dan 69.000 barel minyak per hari dari Blok Mahakam.

Menurut Pramono, perusahaannya masih mengebor hingga 100 sumur per tahun untuk mempertahankan tingkat produksi dan melawan penurunan alami setiap cadangan.

“Dengan segala upaya, yang ditunjukkan jam kerja itu, kita bisa tahan penurunannya sampai 5-6 persen per tahun,” sebutnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain