18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 36421

Lulung Dukung Bareskrim Tuntaskan Kasus UPS

Jakarta, Aktual.co —Meski ruang kerjanya di lantai sembilan Gedung DPRD DKI digeledah penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Wakil ketua DPRD DKI Abraham (Lulung) Lunggana tak mau ambil pusing.
Dia justru mengaku memberi apresiasi pada Bareskrim untuk menyelidiki kasus dugaan korupsi di proyek pengadaan uninterruptible power supply (UPS) DKI tahun anggaran 2014 tersebut. Padahal namanya ikut disebut-sebut dalam kasus yang telah menjerat dua pejabat Pemprov DKI sebagai tersangka, Alex Usman dan Zainal Sulaiman.
“Yang pertama saya menanggapi persoalan itu sangat menghargai pihak kepolisian. Kedua saya memberikan apresiasi,” kata Lulung, di Kebon Sirih, Jakarta (28/4).
Mantan koordinator Komisi E Bidang Kesejahteraan rakyat (kesra) di tahun 2014 itu pun mengaku bakal terus mendorong Kepolisian menyelidiki siapa-siapa saja yang terlibat di kasus pengadaan UPS. “Agar terang benderang diselidiki sebenar-benarnya. Saya yakin akan dipublis nanti siapa yang salah,” ujar dia. 
Lulung juga membantah sejumlah pemberitaan yang menyebut dirinya tidak terima kantor digeledah Bareskrim kemarin malam. Kata dia penggeledahan merupakan kewenangan Bareskrim. “Kalau bicara penggeledahan itu wewenang kepolisian, disampaikan kepada saya atau tidak itu wewenang kepolisian. Makanya saya katakan secara pribadi, memberikan apresiasi, dan mendorong terus,” ucap dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Ini Permintaan Australia Untuk Jasad ‘Duo Bali Nine’

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Australia meminta kepada Pemerintah Indonesia agar dua jasad warganya disemayamkan di Jakarta Barat (Jakbar) sebelum diterbangkan ke negara asal. 
Dua terpidana mati warga negara Australia yakni Andrew Chan dan Myuran Sukumatan kini telah memasuki ruang isolasi menjelang pelaksanaan eksekusi di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.
“Ada permintaan dari Australia melalui Kementerian Luar Negerinya mengirimkan surat pada Kemenlu Indonesia, agar kedua jenazah ini disemayamkan di suatu tempat di wilayah Jakbar. Kemudian setelah itu, esok harinya akan diterbangkan ke Australia,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Tony T Spontana di kantornya, Selasa (28/4).
Menurut Tony, permohonan itu akan dipenuhi Kejaksaan selaku otoritas yang berwenang terkait hal ini. Selain itu pihaknya juga akan mengantarkan kedua jenazah ke kampung halamannya.
“Itu bisa kami penuhi, dan akan kami kawal sampai di tempat dimana permintaan itu disampaikan,” ujarnya.
Tony menyampaikan, pekan ini merupakan masa tenang sebelum pelaksanaan eksekusi. Sedangkan keluarga kini sudah berada di Nusakambangan bersama para terpidana mati. Mereka diberi kesempatan hingga pukul 20.00 wib malam ini.
“Minggu ini masa tenang. Jadi kalau sudah dalam ruang isolasi kami akan tinggalkan seluruh upaya hukum, karena pada hari Sabtu sudah diberikan notifikasi bahwa eksekusi akan segera dilaksanakan,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Astra Internasional Bagikan Deviden Senilai Rp8,74 Triliun

Jakarta, Aktual.co — Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Astra Internasional Tbk (ASII) menyepakati penggunaan sebagian laba bersih tahun buku 2014 untuk dibagikan sebagai dividen tunai sebesar Rp8,74 triliun atau setara dengan Rp216 per lembar saham.
“Dividen interim sebesar Rp64 per saham telah dibayarkan pada 31 Oktober 2014, sehingga selebihnya sebesar Rp152 per lembar saham akan dibayarkan pada 29 Mei 2015,” papar Direktur Utama Astra International Tbk Prijono Sugiarto usai RUPST di Jakarta, Selasa (28/4).
Ia menambahkan bahwa perseroan juga menyepakati untuk sisa laba bersih perseroan yang sebesar Rp10,43 triliun sebagai laba ditahan perseroan. Pada 2014, Astra International Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp19,18 triliun.
Dalam RUPST Astra International Tbk juga disepakati untuk mengangkat Mari Elka Pangestu, Muhamad Chatib Basri dan Kyoichi Tanada sebagai Komisaris Independen. Selain itu, perseroan juga mengangkat Gunawan Geniusahardja sebagai Direktur Independen, dan Djony Bunarto Tjondro sebagai Direktur Perseroan.
“Terhitung sejak perubahan anggaran dasar perseroan terkait masa jabatan dewan komisaris yang berlaku efektif sampai dengan RUPS tahunan 2017, kecuali untuk Mari Elka Pangestu, Muhamad Chatib Basri dan Kyoichi Tanada sampai dengan RUPS tahunan 2018,” papar Prijono Sugiarto.
Ia meyakini bahwa tata kelola perusahaan merupakan strategi penting yang diterapkan dalam keseluruhan aktivitas Astra. Tata kelola perusahaan yang baik akan menjadi kerangka untuk mengelola bisnis, sumber daya manusia serta kontribusi sosial dan lingkungan dengan baik dan berimbang, sebagaimana diterapkan dalam “Strategic People Roadmap Astra” yang terdiri dari “portfolio roadmap”, “people roadmap”, dan “public contribution roadmap”.
Dalam kesempatan itu, Prijono Sugiarto juga mengatakan bahwa perseroan menganggarkan belanja modal atau “capital expenditure” (capex) sebesar Rp13 triliun pada tahun ini untuk mengembangkan usaha.
“Capex sebesar Rp13 triliun, secara konsolidasi biasanya digunakan untuk membangun outlet kami yakni Toyota dan Daihatsu dengan biaya paling sedikit sekitar Rp500 miliar, serta ada pengembangan untuk Astra Otoparts dan Astra Agro Lestari sebesar masing-masing Rp2 triliun-Rp3 triliun,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dana belanja modal juga akan digunakan untuk mengembangkan anak usaha lainnya, salah satunya United Tractors Tbk mencapai sekitar Rp5 triliun.
“Sekitar 20 persen dana belanja modal perseroan sudah terserap di kuartal I 2015,” kata Prijono Sugiarto.

Artikel ini ditulis oleh:

Pilkada, Rekomendasi Komisi II Disebut Rekomendatif

Jakarta, Aktual.co — Politisi Partai Golkar Tantowi Yahya menilai rekomendasi panitia kerja Komisi II terkait keikutsertaan partai berkonflik di pilkada merupakan rekomendasi yang aspiratif.  
Hal ini dikarenakan putusan pengadilan yang terakhir sudah mengandung ketetapan hukum yang kuat.
“Saya menilai putusan dari panja Komisi II itu yang paling aspiratif yang berangkat dari kondisi nyata yang nuansanya cari keadilan. Panja memutuskan apa yang diputuskan pengadilan karena itu produk hukum yang mengikat,” ujar Tantowi Yahya di DPR, Jakarta, Selasa (28/4).
Tantowi memandang putusan pengadilan merupakan rumusan yang paling aktual dan baru sehingga putusan panja untuk rekomendasi terhadap KPU dapat dimaklumi. Apalagi kubunya (Aburizal Bakrie) memandang SK Menkumham atas kepengurusan Golkar kubu Agung masih kontroversial, sehingga belum bisa dijadikan landasan untuk mendaftarkan pilkada.
Wakil Ketua Komisi I DPR ini juga meyakini bahwa rekomendasi yang dibuat bukan karena diketuai oleh Rambe Kamarulzaman yang juga berasal dari Golkar kubu Ical. Menurutnya, rekomendasi tersebut pasti sudah melalui kesepakatan bersama.
Namun demikian, dirinya mengimbau agar Rambe tidak terlalu khawatir disangkakan seperti itu. Apalagi, mengingat ada wacana dikeluarkannya Surat Peringatan pertama (SP1) dari pihak Agung Laksono kepada Rambe.
“Ya pak Rambe anggap Ketum pak Ical. Penempatan beliau disana dalam koridor posisi beliau sebagai anggota DPP munas Bali sehingga selama yang bersangkutan tidak dapat teguran dari ARB maka apa yang dia lakukan itu benar,” tuturnya.
Seperti diketahui, Komisi II DPR mengeluarkan tiga opsi untuk partai yang bersengketa guna dapat mendaftar di pilkada. Opsi pertama yitu DPR memastikan semua partai dapat ikuti pilkada, kedua, dibuat islah melalui peraturan KPU. Opsi ketiga, meminta agar KPU menggunakan putusan pengadilan yang terakhir kali.

Artikel ini ditulis oleh:

Indonesia Tak Gubris Presiden Filipina, Mery Jane Tetap Dieksekusi

Jakarta, Aktual.co — Presiden Filipina Benigno Aquino III, sempat meminta Presiden Joko Widodo untuk mengampuni Mary Jane Fiesta Veloso, warganya yang akan ditembak mati di lembaga pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.
Pertemuan Joko Widodo dengan orang nomor satu di Filipina itu terjadi pada di sela menghadiri KTT ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (27/4) kemarin.
Namun, Jokowi tak langsung merespon permintaan tersebut. Jokowi memerintahkan kepada Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi untuk menyampaikan jawaban kepada pihak Filipina.
Menlu Retno kemudian berkomunikasi dengan Jaksa Agung M Prasetyo sebelum menyampaikan jawaban kepada pihak Filipina.
Kapala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Tony Tribagus Spontana memastikan bahwa Jaksa Agung sudah berkomunikasi dengan Menlu Retno. Jaksa Agung, kata Tony, sudah memberikan penjelasan secara komprehensif dan utuh bahwa semua proses hukum Mary Jane sudah jelas.
Termasuk soal grasi yang ditolak Presiden Jokowi hingga peninjauan kembali kedua yang diajukan Mary Jane pun ditolak Pengadilan Negeri Sleman, Yogyakarta, Senin (27/4).
Karena itu, Tony menegaskan tidak ada alasan hukum yang bisa membatalkan eksekusi terhadap Mary dan delapan terpidana mati lainnya.
“Oleh karena itu menurut hukum tidak ada alasan untuk menunda eksekusi sembilan terpidana (termasuk Mary) yang sudah ada di ruang isolasi. Kita tunggu hari-hari ke depan pelaksanaan eksekusi,” kata Tony di Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (28/4).
Mary Jane ditangkap di Bandara Yogyakarta, April 2010 lalu. Lantas, Mary dinyatakan bersalah karena menyelundupkan 5,7 kilogram heroin. Mary divonis hukuman mati pada Oktober 2010.
Perkembangan hukum terakhir, PK kedua yang diajukan Mary Jane ditolak PN Sleman, Yogyakarta, Senin (27/4) kemarin.
Delapan terpidana yang akan dieksekusi mati bersama Mary Jane adalah Andrew Chan dan Myuran Sukumaran (WN Australia), Martin Anderson (terkonfirmasi WN Nigeria, sebelumnya disebut-sebut WN Ghana),  Raheem Agbaje Salami (WN Spanyol), Rodrigo Gularte (WN Brasil). Kemudian, Sylvester Obieke Nwolise (WN Nigeria), Okwudili Oyatanze (WN Nigeria) Zainal Abidin (WN Indonesia) .

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Dwiki Dharmawan Tampil Menawan di ‘Master Jam Fest’ Ukraina

Jakarta, Aktual.co — Musisi jaz kenamaan Indonesia Dwiki Dharmawan tampil menawan dalam ‘Master Jam Fest’ di Ukraina.

Konser dengan moto “Jazz Unites Us” itu berlangsung meriah dan mendapat apresiasi luar biasa dari penggemar musik jaz di Odessa Theater Ukraina, akhir pekan lalu.

“Hari yang sangat berkesan dalam hidup saya, bayangkan musik jaz yang berasal dari rintihan para budak di Amerika telah menyebar sampai ke Ukraina,” ujar Dwiki Dharmawan, Selasa (28/4).

Menurut istri penyanyi Ita Purnamasari, dalam acara Master Jam Festival itu berkumpul para musisi jaz dari berbagai negara, seperti Armenia, Azerbaizan, Indonesia, Russia, Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Kamerun, dan beberapa negara lainnya.

Dwiki mengakui dalam acara Master Jam Fest itu, tidak ada kata ‘perang dingin’, mengingat semuanya menyatakan perdamaian, sejalan dengan moto “Jazz Unites Us”, dan konser berlangsung meriah serta mendapatkan apresiasi dari para penonton.

“Saya bersama tiga musisi Polandia Adam Golucki (drums), Pawel Urewski (bas) dan Piotr Checki (saxofon). Pawel Urewski dan Piotr Checki ditampilkan pada sesi ketiga, yaitu sesi puncak, persis sebelum jamz session,” ujar Dwiki.

Dia menyampaikan, konser diawali dengan komposisi “Janger” yang langsung menghentak penonton.

Diawali dengan intro duo piano dan gamelan gong kebyar dimainkan seniman Agus Prasetyo, lulusan ISI Solo murid maestro Rahayu Supanggah.

Komposisi Janger langsung membawa nuansa lain Master Jam Festival ini, dengan sebelumnya penampilan musisi dari mancanegara lebih banyak mainstream, blues, be bop dan jazz rock.
 
Penampilan pembuka gala konser ini adalah Odessa Big Band yang berkolaborasi dengan musisi mancanegara.

Dwiki mengatakan, setelah lagu Janger yang mendapat sambutan hangat, Dwiki langsung membawa penonton kembali dalam suasana yang sedikit tenang dengan menampilkan “Clarissa” dari album World Peace Orchestra (2009).

“Saya ubah dengan irama 6/8 dan open harmony. Serasa berada di dunia lain, itulah jazz “freedom if expression” saya bangga bisa mengagungkan nama Indonesian Folksongs di ajang festival dunia,” ujar Dwiki lagi.

Setelah lagu ketiga, Dwiki pun menyapa penonton dan memperkenalkan para musisi serta menjelaskan karya-karya musik yang dimainkan.

Pada dua lagu berikutnya basis Pawel Urewski mengganti akustik basnya dengan electric bass dan mengalunlah Arafura, Numfor, dan Jazz for Freeport (dari album World Peace Orchestra, 2009), lalu medley Cik Cik Periuk-Paris Barantai (dari album Live in Vienna), juga The Dark of The Light dan Whale Dance (dari album terbaru Dwiki Dharmawan Passion-Love-Life).

Master Jam Festival merupakan festival jaz yang diselenggarakan di Odessa Ukraine sejak tahun 2012, dibagi menjadi dua kategori yaitu pertama kategori kompetisi jaz, saat tahun 2013 pianis cilik Indonesia Joey Alexander mendapat Grand Prize Winner.

Sedangkan kategori kedua adalah gala concert, Dwiki tampil bersama tiga musisi Polandia.

Master Jam Festival didukung UNESCO (International Jazz Day), Thelenious Monk Istitute of Jazz, dan beberapa sponsor lokal di Ukraina.

Keberangkatan Dwiki didukung oleh Garuda Indonesia, KBRI Ukraina, KBRI Polandia, dan KBRI Slovakia.

Setelah dari Odessa, Dwiki akan melanjutkan konser di Bratislava, Slovkia, Warsawa, Polandia, Gdynia, Polandia , Warsawa dan Katowice, Polandia.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain