15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 36461

Ponsel Ekonomis Versi P8 Dilucurkan di Italia

Jakarta, Aktual.co —Setelah sempat gagal diluncurkan bersamaan dengan versi premiumnya, akhirnya Huawei melempar P8 lite yang merupakan ponsel ekonomis dari versi P8.

Huawei meluncurkan seri P8 Lite pertama kali di Italia dengan varian warna hitam dan perak (silver) atau emas (gold). Sebagai versi ekonomis, P8 Lite dapat dipesan secara pre-order mulai dari harga USD271 atau Rp3,5 Juta (kurs Rp13.000).

Ponsel ini akan dikapalkan mulai bulan Mei mendatang. Ponsel ini memiliki spesifikasi yang tidak jauh berbeda dengan versi Flagship P8, seperti layar yang digunakan berukuran 5 inch IPS dengan resolusi 720 x 1280.

Selain itu, ponsel ini dibenamkan prosesor octa-core Hi-Silicon Kirin 620 yang didukung GPU Mali 450.

Guna mendukung kinerja OS Android 5.0, P8 Lite menggunakan memori RAM 2GB. Selain itu, untuk urusan kamera, P8 Lite membenamkan kamera belakang 13 megapiksel dan kamera depan 5 megapiksel. Bahkan, ponsel ini memiliki ketebalan hanya 7,6mm didukung baterai 2200mAh.

Sementara itu, untuk versi flagship, P8 telah resmi dijual dikisaran USD543 atau sekitar Rp7 juta. P8 dibekali layar 5,2 inch dengan resolusi 1080 x 1920. Sedangkan CPU hanya berbeda sedikit,

P8 menggunakan octa-core 2Ghz Hi-Silicon 930 dengan memori RAM 3GB. Selain itu, perangkat ini dibenamkan memori internal hingga 16 Gb.

Kamera depan yang dibenamkan sama 13 megapiksel, namun kamera belakang ditingkatkan menjadi 8 megapiksel. Selain itu, ponsel ini didukung baterai yang lebih besar dari versi lite, yaitu 2680 mAh. (Laporan: Ismed Eka)

Artikel ini ditulis oleh:

19 Kali Disebut di BAP, Sutan Tak Tahu Kenapa KPK ‘Lenyapkan’ Ibas di Dakwaan

Jakarta, Aktual.co —  Nama Sekjen Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono, diketahui hilang dalam berkas dakwaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terhadap mantan Ketua Komisi VII DPR, Sutan Bhatoegana.
Sutan pun tak tahu alasan KPK ‘lenyapkan’ nama Ibas dalam dakwaan miliknya.
“Loh nggak tahu (hilangnya nama Ibas di dakwaan),” ujar Sutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Senin (27/4).
Padahal berdasarkan penyataan salah satu pengacaranya, Egi Sudjana, ketika sidang praperadilan beberapa waktu silam, Sutan tidak hanya sekali menyebut nama putra bungsu mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu. Tercatat 19 kali politis partai Demokrat itu menyebut nama Ibas.
Egi pun dibuat bingung atas sikap KPK tersebut. Padahal menurut dia, jelas sekali kliennya membeberkan ke penyidik KPK soal keterlibatan Ibas dalam kasus tender di SKK Migas.
“Dalam pemeriksaan, Sutan menyebut nama Ibas dalam kasus yang berkaitan memenangkan PT Rekin yang diwakilkan Eka dan Deni sebagai pihak yang nyogok Sutan senilai 10 juta USD dari awalnya 5 juta USD,” kata Egi.
Sementara itu, dalam berkas salinan percakapan antara Ketua Komisi VII DPR RI, Sutan Bhatoegana, dengan sejumlah pihak terkait kasus dugaan suap pemenangan tender di SKK Migas, nama Ibas tersebut.
Terlebih ketika Sutan Bhatoegana ditanyakan soal, apakah dirinya mengenal sosok Eka Putra.
“PAK INI SARTONO, INI SEKJEN MAU BICARA, BAGAIMANA?” yang dimaksud SEKJEN adalah Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), SARTONO sendiri adalah paman dari Ibas.”
Kutipan kalimat tersebut tercatat dalam salinan berkas yang diduga mirip berita acara pemeriksaan (BAP) yang diterima aktual.co setebal kurang lebih delapan halaman tersebut.
Kutipan tersebut ditemukan di halaman 4, ketika Ketua DPP Demokrat tersebut menjawab pertanyaan nomor 16 terkait dengan Eka Putra. Sutan pun menjelaskan sosok orang nomor dua, Eka Putra.
Sutan pun menjelaskan, jika dirinya mengenal Eka Putra pada Juli 2013.
Berikut kutipan penjelasan Sutan kepada penyidik, “Ya, pada sekitar bulan Juli 2013, saya pernah ditelepon beberapa kali oleh seseorang, yang sebelumnya tidak saya angkat. Kemudian, karena saya angkat, mengatakan, “PAK INI SARTONO, INI SEKJEN MAU BICARA, BAGAIMANA?”, yang dimaksud SEKJEN adalah Sekejen Partai Demokrat Sdr. IBAS, SARTONO sendiri adalah Paman dari IBAS.”(Selengkapnya Baca: Nama Ibas “Harum” dalam Berkas Diduga BAP SKK Migas).

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Bank Dunia Siap Salurkan Bantuan Untuk Nepal

Jakarta, Aktual.co — Bank Dunia menawarkan bantuan dan dukungan segera kepada Nepal guna mengatasi kerusakan dan korban jiwa yang disebabkan gempa bumi dengan kekuatan 7,9 Skala Richter yang menerpa negara di pegunungan Himalaya tersebut pada Sabtu (25/4).
“Dengan duka mendalam kami sampaikan terkait dengan kehilangan nyawa secara tragis dan penghancuran yang disebabkan gempa yang melanda Nepal pada Sabtu,” pada Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (27/4).
Presiden Bank Dunia mengemukakan, dengan banyak bagian dari negara tersebut yang masih belum dapat diakses pada saat ini, maka dinilai masih terlalu awal untuk memperkirakan biaya kerugian akibat hilangnya nyawa dan lumpuhnya aktivitas perekonomian.
Namun, Jim Yong Kim menegaskan bahwa pihaknya mengetahui bahwa kehilangan tersebut sangatlah signifikan. “Grup Bank Dunia adalah mitra lama bagi masyarakat Nepal dan akan melakukan apapun dalam membantu mereka pada saat-saat yang dibutuhkan,” katanya.
Bantuan yang ditawarkan antara lain adalah kebutuhan pembiayaan atau asistensi apapun yang dibutuhkan, asesmen kerusakan, serta bantuan upaya rekonstruksi. Selain itu, Bank Dunia akan memobilisasi beragam proyek yang telah ada di lapangan guna menghadapi dampak dari gempa bumi tersebut.
Presiden Bank Dunia mengemukakan, pihaknya juga menawarkan bantuan kepada India dan Bangladesh yang juga terkena dampak.
Sebagaimana diberitakan, pemerintah Nepal pada Ahad (26/4) menyatakan lebih dari 2.430 orang tewas di negeri itu sehari setelah gempa kuat mengguncang negara miskin di Himalaya tersebut.
Pemerintah Nepal juga memperingatkan jumlah korban jiwa bisa bertambah lagi sementara upaya pencarian dan pertolongan terhambat oleh jalan yang rusak, saluran komunikasi tak berfungsi dan tanah longsor. Selain itu, permasalahan lainnya yang dihadapi adalah kurangnya pasokan listrik yang mengakibatkan bertambahnya kelangkaan air sementara pasokan medis juga berkurang.
Gempa dengan kekuatan 7,9 pada Skala Richter, yang paling kuat yang mengguncang negeri itu dalam lebih dari 80 tahun, mengguncang bagian tengah, barat, barat-tengah dan barat-jauh Nepal pada Sabtu (26/4), dengan nilai kerusakan diperkirakan miliaran dolar AS.
Portofolio Bank Dunia di Nepal pada tahun 2014 mencakup 19 proyek aktif dengan komitmen sekitar 1,37 miliar dolar AS. Sebelum peristiwa gempa bumi tersebut terjadi, Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Nepal adalah lima persen pada tahun 2015 dan 2016.

Artikel ini ditulis oleh:

Tentara Irak Terus Gempur Kelompok IS di Salahudin dan Anbar

Jakarta, Aktual.co — Pasukan keamanan Irak berhasil menggagalkan serangan kelompok Negara Islam (IS), pada Minggu (26/4) kemarin, di Provinsi Salahudin dan Anbar.

Sebelumnya, serangan yang dilancarkan kelompok tersebut pun telah mengakibatkan kerusakan beberapa mobil.

Hashd Shaabi (atau Gerakan Rakyat) telah mematahkan serangan kelompok Negara Islam dari dua arah di kilang minyak terbesar Baiji, 200 kilometer di sebelah utara Baghdad.

Xinhua melaporkan, bahwa IS dipaksa mundur setelah bentrokan sengit dengan personel militer, sehingga mengakibatkan dua kebakaran besar di dua instalasi minyak.

Tak ada perincian yang diberikan mengenai korban jiwa. Sementara itu, bentrokan sporadis masih berlangsung dengan gerilyawan fanatik yang tak mau mundur dan melanjutkan pertempuran di beberapa gedung.

Pada 18 April lalu, pasukan keamanan membebaskan kilang minyak besar Baiji setelah bentrokan sengit dengan gerilyawan yang sebelumnya telah merebut beberapa bagian wilayah tersebut.

Namun, gerilyawan berulangkali melancarkan upaya yang gagal untuk merebut kembali kilang minyak tersebut.

Sejak dini hari, pasukan keamanan tambahan tiba di Baiji, yang sebagian dikuasai oleh gerilyawan IS, untuk mendukung tentara yang berperang selama lebih dari satu pekan untuk mencegah gerak maju gerilyawan yang berada di permukiman di bagian barat kota kecil tersebut.

Untuk diketaui, pertempuran di Baiji dan kilang minyak di dekatnya adalah bagian dari operasi besar yang dilancarkan pada 10 hari lalu dengan tujuan merebut kembali daerah yang dikuasai oleh anggota IS di sebelah utara provinsi itu.

Sejak 2 Maret, sebanyak 30.000 prajurit Irak dan ribua anggota milisi Sunni dan Syiah sekutunya telah terlibat dalam serangan terbesar di Irak guna merebut kembali wilayah dari gerilyawan IS, termasuk Tikrit dan desa serta kota kecil penting. (Laporan: Wisnu Yusep)

Artikel ini ditulis oleh:

Molor Bahas Raperda, Balegda ‘Kambing Hitam’-kan Konflik APBD DKI

Jakarta, Aktual.co —Badan Legislasi Daerah (Balegda) jadikan konflik APBD DKI 2015, sebagai alasan molornya pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) hingga 3 bulan lamanya.
Padahal program legislasi daerah (Prolegda) 2015 itu dijadwalkan beres di caturwulan pertama atau di bulan Februari-Mei. Akibatnya, sampai saat ini ada tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang terkatung pembahasannya. 
Ketua Balegda, Mohammad Taufik mengakui, konflik APBD yang menguras energi dewan dan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), memang menyita waktu.
Namun pernyataan Taufik pun disesalkan salah seorang anggota Balegda, yang tak mau disebut namanya. Kata dia, akibat ada konflik, Balegda mau tak mau harus jadwal ulang pembahasan Raperda.
“Padahal ini kan karena kepentingan satu-dua orang tapi akhirnya berimbas pada kinerja dewan. Baru dijadwalkan lagi sekarang untuk dibahas, Kita doakan saja supaya pimpinan yang berkonflik ini cepat sadar. Jadi kita bisa kerja lagi dan enak nanti ketika diminta pertanggungjawaban sama konstituen,” kata si sumber, di Kebon Sirih, Senin (27/4).
Di tempat terpisah ketua Fraksi Nasdem Bestari Barus juga mengeluhkan keterlambatan kinerja Balegda. “Sekarang kita gini-gini saja, duduk di ruangan. Emangnya kita mau kerjain apa? Beginilah keadaannya,” ujar dia seperti menyalahkan adanya konflik APBD 2015.
Saat ini, DPRD DKI baru akan memulai bahas tiga Raperda yang diajukan Ahok di Sidang Paripurna, Kamis (23/4) pekan lalu.  Yakni Raperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta Tahun 2015-2035, Raperda tentang Kepariwisataan dan Raperda tentang Pelestarian Budaya Betawi.

Artikel ini ditulis oleh:

Bareskrim Periksa Hakim Sarpin

Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Sarpin Rizaldi berjalan saat akan diperiksa di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (27/4/2015). Penyidik Bareskrim Polri memanggil Sarpin Rizaldi untuk diminta keterangan sebagai saksi pelapor, terkait aduan pencemaran nama baik dan fitnah yang diduga dilakukan Ketua Komisi Yudisial Suparman Marzuki dan komisioner Taufiqurrahman Syahuri. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Berita Lain