14 Januari 2026
Beranda blog Halaman 36475

Izin Operasional THM Dekat Masjid Tuai Kecaman

Makasar, Aktual.co — Sejumlah pihak mengecam aktifitas Tempat Hiburan Malam (THM) The Level, Jalan Penghibur, Makassar karena sangat berdekatan dengan tempat ibadah Masjid yang hanya berjarak kurang lebih 30 meter.

Wakil Ketua DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali mengatakan, lahirnya izin baru untuk usaha diskotik kepada The Level mengindahkan peraturan daerah (Perda) tentang Pariwisata. Pasalnya izin baru tersebut mengenyampingkan kehadiran Masjid Terapung yang berada diaeral anjungan losari yang hanya berjarak kurang lebih 35 meter dari bangunan eks Ballezza tersebut.

“Kalau benar Dispar Makassar mengeluarkan izin diskotik disana, maka izin Dispar tersebut sudah menyalahi perda,” kata Adi Rasyid Ali, Minggu (26/4).

Menurut Adi Rasyid Ali, keberadaan masjid terapung sudah lebih dulu hadir sebelum izin operasi dikeluarkan kepada pihak The Level.

“Kehadiran diskotik di sana sangat tidak etis,” tegasnya.

Ia pun meminta agar Dispar Makassar meninjau ulang izin yang dikeluarkan untuk pihak The Level. Dia menjelaskan, bahwa apapun dalil yang digunakan pengusaha dan Dispar tetap dianggap melanggar perda yang sudah disepakati bersama.

“Kami minta agar Dispar meninjau ulang izin yang sudah mereka keluarkan,” tegasnya lagi.

Sementara itu, Aktifis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Makassar, Riswan sangat menyayangkan kehadiran THM tersebut. Menurutnya, kehadiran THM tersebut dilokasi yang berjarak sangat dekat dengan tempat ibadah adalah penghinaan terhadap Islam.

“Bayangkan saja. Hanya berjarak beberapa meter didepan Masjid ada THM,” katanya.

Olehnya itu, ia mendesak kepada pemerintah kota Makassar untuk mengkaji ulang izin operasional THM tersebut.

“Kami sangat mengecam, kami minta Pemkot Makassar segera menutup dan mengevaluasi keberadaan THM tersebut,” ucapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Kubu Romi Lebih Miliki Armada Perang di Daerah

Medan, Aktual.co —  Ketua demisioner DPW PPP Sumut Fadly Nurzal menilai kubu Romahurmuzy adalah kubu yang lebih memiliki armada perang di tubuh partai.

Hal itu dikatakan Fadly usai menutup pelaksanaan Muswil PPP Sumut di salah satu hotel di Kota Medan, Minggu (26/4).

“Sebenarnya selama ini tidak ada persoalan di tubuh PPP, relatif kita ini kompak. Boleh dilihat di antara dua nama yang kita sebut tadi, siapa yang terus-terusan konsolidasi (Romahurmuzy) dan siapa yang hanya tinggal di Jakarta (Djan Faridz)? Itu menunjukkan siapa yang punya armada perang di daerah, dan siapa yang hanya punya kata-kata, gitu lho,” tandas Fadly.

Soal kisruh tersebut, Fadly yang juga anggota DPR RI Komisi IV ini mengatakan bahwa peradilan yang akan dilakukan adalah sesuatu yang niscaya. Begitupun, menurutnya, konflik yang terjadi sama sekali tidak mengganggu konsolidasi dan kekompakan di internal PPP.

“Kalau peradilan itu sesuatu yang niscaya, karena itu kita menghadapi proses hukum tanpa terganggu konsolidasi dan kekompakan kita. Mudah-mudahan seluruh problem ini akan cepat selesai. Dan lebih dari itu semua, silaturahmi tak boleh putus. Karena ini adalah politik, politik itu adalah permainan,” ucapnya.

Disinggung soal KPU yang masih menunggu putusan incraht terkait kisruh ditingkat DPP, Fadly mengungkapkan bahwa SK Menkumham harusnya menjadi pegangan bagi KPU.

“Ada hal yang harus kita lihat, kalau SK menkumham itu tidak dianggap, itu sama tidak mengaggap negara ini ada. Kalau KPU memutuskan seperti itu (menunggu), maka sesungguhnya KPU itu menghilangkan negara dan tidak mengakui keputusan Menkhumham. Kan harus ada yang sah,” tukasnya.

Menurut Fadly, lembaga KPU hanyalah lembaga yang melaksanakan pemilihan Umum. Namun, soal kepastian sahnya sebuah partai ada di tangan Kemenkumham.

“Ibarat pernikahan, KPU itu adalah tuan Kadinya, tapi yang mengeluarkan sahnya pernikahan itu adalah Kemenag, begitulah, dalam proses pilkada ini, panitianya KPU, siapa yang bisa ikut adalah kewenangan negara,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPP PPP Bidang Optimalisasi Aset Hasan Suhairi mengatakan, konflik internal harus dilihat dari kacamata yang berbeda dengan konflik di tubuh Golkar.

Menurutnya, konflik di PPP hanya terjadi di tingkat pusat dan tidak melibatkan daerah. Ini tentunya, tidak akan mengganggu keikutsertaan PPP dalam Pilkada.

“Konflik PPP berbeda dengan golkar, di PPP, konflik tidak menyebar ke daerah. Kan tidak ada ketua DPW nya, sebelumnya kan pak Fadly, kalau tiba-tiba ada yang mengaku ketua DPW, kan darimana jalannya?,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Sistem Formatur, Muswil PPP Sumut Terapkan Gaya Politik Lama

Medan, Aktual.co —  Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Utara di Hotel Garuda Plaza, jalan Sisingamangaraja Medan, akhirnya resmi ditutup, Minggu (26/4).

Dalam keterangan persnya, ketua DPW PPP Sumut Fadly Nurzal menyebutkan dalam Muswil yang baru saja dilaksanakan, pihaknya menerapkan pola Formatur yang dikenal merupakan sistem politik gaya lama.

“Di DPD akan menggunakan formatur, untuk menangkap aspirasi itu, karena ini cara lama,” ujar Fadly.

Penerapan formatur, ujar Fadly, adalah bagian dari kesepakatan Muswil. Pola formatur, lanjutnya diharapkan dapat merangkum seluruh kekuatan formatur yang telah terpilih.

Tim Formatur yang terpilih, sambungnya, yang akan bertugas menentukan kepengurusan baru DPW PPP Sumut. Diketahui ke 7 formatur tersebut antara lain Fadly Nurzal, Yulizar, Bustami, Nurul Azhar, M. Yusuf, Dahler Nasution, Samson Hasibuan.

“Setelah itu akan diberi waktu 14 hari, setelah itu baru kami umumkan siapa yang menjadi pengurus di semua posisi, baik harian maupun majelis,” katanya.

Ditambahkannya, penerapan pola Formatur juga diharapkan akan menjadi stimulus menguatkan PPP secara internal. Dimana, tidak ada lagi bicara soal orang-per orang, melainkan mengedepankan kepentingan kepartaian.

“Lihat saja di backdrop tidak ada lagi photo-photo, hanya ada satu, lambang PPP. Artinya, bahwa kedepan yang menjadi kekuatan adalah lambang PPP. Ini juga menjadi arahan dan petunjuk ketua umum. Kita tidak bicara orang-perorang tapi secara kolektif,” tandas Anggota DPR RI itu.

Pola formatur, tambah Fadly, juga akan diterapkan pada Muswil yang akan dilaksanakan di beberapa daerah lainnya. “Ada yang sama ada yang tidak, ada yang langsung ada yang formatur, tergantung kebutuhannya,” katanya.

Sebelumnya, Fadly mengatakan, kepengurusannya sebagai ketua selama dua periode menunjukkan kesolidan yang luar biasa di internal PPP Sumut. Kesolidan itu, kata Fadly  yang akan menjadi modal kuat mengelola partai ke depan. Apalagi menghadapi pilkada dan pemilu 2019 mendatang.

“Proses yang kita lakukan sekarang adalah kopnsoidasi secara yang cepat, karena pemilu 2019 pemilu yang berbeda dengan pemilu sebelumnya. Akan ada pemilu presiden, skema dan langkah-langkah harus disesuaikan dengan perubahan pola pemilu yang akan datang,” ujarnya.

Menjelang Pilkada di Sumut, Fadly mengingatkan pihaknya juga tengah melakukan konsolidasi untuk melakukan program dan strategi memperjuangkan calon yang akan didukung, baik internal maupun eksternal partai.

“Lebih dari itu, mempersiapkan rumah partai, mesin partai untuk bekerja secara efektif, dan respon itu luar biasa,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Arema Diizinkan Tanding, Aremania Dewata Gelar Syukuran

Denpasar, Aktual.co — Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrowi akhirnya melunak. Nahrowi akhirnya mengizinkan Arema Cronus dan Persebaya Surabaya mengikuti kompetisi kasta tertinggi Indonesia Super Leaque (ISL) atau QNB Leaque.

Mendengar keputusan tersebut, ratusan Aremania Dewata langsung menggelar syukuran dan doa bersama. Ditemui di Jalan Kembang Kepah Gatot Subroto Timur, Denpasar, juru bicara Aremania Dewata, Samsul Huda mengaku doa dan syukuran ini digelar untuk mendoakan tim kebanggaannya.

“Doa kami terkabul, Arema bisa terus mengikuti kompetisi QNB Leaque,” katanya, Minggu (26/4).

Usai menggelar doa bersama dan syukuran, mereka lantas merayakan ‘kemenangan’ itu dengan menyalakan flare sambil membentangkan spanduk.

“Kita sangat senang dan bersyukur sekali atas keputusan itu. Arema bisa kembali berlaga di QNB Leaque,” katanya.

Menpora Imam Nahrowi akhirnya memastikan jika Arema Cronus dan Persebaya Surabaya bisa tetap mengikuti kompetisi QNB Leaque.

“Suporter tidak perlu khawatir, atau sambil bertindak anarkis. Saya pastikan, Arema maupun Persebaya bisa tetap ikut kompetisi,” kata Menpora Imam Nachrawi di Surabaya.

Menurutnya, bila sekarang keduanya tidak bisa ikut kompetisi, sebab dianggap masih bermasalah. Namun, Pemerintah akan terus membantu, agar kedua belah pihak mencari jalan keluarnya.

Imam Nachrawi juga menolak tegas bila dia dituding sengaja menghambat kedua tim tersebut. Justru sebaliknya, Pemerintah ingin, agar keduanya bisa ikut kompetisi tanpa ada masalah dari pihak lain.

“Saya tidak mau ada kompetisi yang klubnya masih berkonflik, ada gaji pemain yang tidak dibayar. Karena itu, pengurus harus duduk satu meja dan pemerintah menjadi mediatornya,” ujarnya.

“Demi perbaikan klub dan sepakbola harus diselesaikan dengan kepala dingin. Semua akan senang kalau sepak bola kita bebas konflik,” tambah politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Rumah Dibakar, 22 KK Nelayan Ngungsi ke Hutan

Denpasar, Aktual.co — Puluhan rumah nelayan dibakar warga yang mengatasnamakan Catur Desa Adat Tamblingan di sekitar Danau Tamblingan, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali. Aksi mereka disaksikan aparat pemerintahan setempat. Pasca-aksi pembakaran itu, 22 Kepala Keluarga (KK) nelayan kini hidup tak menentu.

Koordinator Sekretariat Kerja Penyelamat dan Pelestarian Lingkungan Hidup (SKPPLH) Bali Made Mangku yang melakukan pendampingan warga menuturkan, sebanyak 22 KK itu kini mengungsi ke hutan lindung tak jauh dari lokasi.

Hidup mereka tak menentu dengan kondisi seadanya. “Mereka mengungsi ke hutan lindung. Kondisinya memprihatinkan, karena hidup seadanya. Di sana mereka tak boleh membuat bangunan sebagai pelindung,” kata Made Mangku, Minggu (26/4).

Menurut dia, di kawasan tersebut cuaca cukup dingin. Apalagi, Bali mulai memasuki musim penghujan. Tentu saja hal ini memperburuk kondisi mereka. “Mereka rentan terhadap penyakit, utamanya anak-anak dan lansia. Mereka sama sekali tak memiliki apa-apa lagi,” papar dia.

Menurut Made Mangku, pasca-digusur dan rumahnya dibakar, mereka benar-benar tak memiliki harta benda lagi. “Kita sangat prihatin. Kini mereka tak tahu harus ke mana,” tukasnya.

Apalagi, sejumlah anak-anak korban pembakaran itu mengalami trauma. Akibatnya, mereka enggan pergi ke sekolah akibat peristiwa nahas tersebut.

Sebelumnya, sejumlah nelayan menempati lokasi di kawasan Danau Tamblingan sejak tahun 1991. Kini, bangunan rumah mereka telah rata dengan tanah. Pun halnya dengan tempat ibadah  mereka yakni, Pura Samar di tengah pemukiman mereka juga rusak.

Hingga siang ini, kata Mangku tidak satupun pejabat atau aparat pemerintahan setempat tidak ada yang menyambangi para pengungsi. “Bagaimana mungkin ada pejabat yang sampai tidak peduli lagi dengan nasib dan kondisi warganya yang rumahnya dibakar,”sambungnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ogah Dikhianati Lagi, Gerindra Jagokan Kader Asli Pada Pilkada 2017

Jakarta, Aktual.co — Pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta masih lama, yakni tahun 2017 mendatang. Namun, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai Gerindra DKI Jakarta sudah mulai menggenjot mesin partainya untuk memenangkan kader yang diusungnya di pilkada 2017.

Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta Mohammad Taufik mengatakan Partai Gerindra tidak akan mengulangi pengalaman pahit, seperti yang terjadi di Pilkada Jakarta 2012 lalu ketika partai bersutan Prabowo Subianto ini mengusung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Wakil Gubernur.

“Kesalahan besar Gerindra ketika pilkada lalu adalah mencalonkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang bukan kader asli Gerindra. Setelah berhasil Ahok menjadi wakil gubernur (wagub). Dia (Ahok) lupa sama Gerindra,” ujar Taufik dihadapan seluruh pimpinan DPC dan PAC Gerindra se-Jakarta di Jakarta Pusat, Minggu (26/4)

Taufik menegaskan, di pilkada 2017 Partai Gerindra harus bisa menang secara total.

“Setelah pulang dari acara rapimda ini, seluruh kader tidak boleh diam. Harus mulai konsolidasi internal maupun ekternal, yakin kita akan menang,” tegas Taufik

Taufik pun membocorkan dalam pilkada 2017 partai Gerindra akan mencalonkan kader yang benar-benar lahir dari partai Gerindra. Namun ketika ditanya siapakah kader partai Gerindra yang akan diusung partai berlogo burung garuda dalam pilkada 2017 kelak. Taufik enggan membeberkan lebih lanjut.

“Yang pasti kader dari partai kita sendiri,” jawabnya

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain