1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 36634

Ini Jadwal KTT Asia Afrika ke-60 di Bandung dan Jakarta

Jakarta, Aktual.co — Peringatan 60 Tahun Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika digelar di Jakarta dan Bandung pada 19-24 April. 
Jadwalnya, pada 19 April diadakan Pertemuan pejabat tingkat tinggi kawasan Asia-Afrika. Kemudian, dilanjutkan dengan Pertemuan Tingkat Menteri pada 20 April. 
Pada 21-22 April, diselenggarakan Pertemuan Puncak Bisnis Kawasan Asia-Afrika (Asian-African Business Summit).
Selanjutnya pada 22 April digelar pelaksanaan KTT hari pertama. Pada 23 April pelaksanaan KTT hari kedua, dan direncanakan akan ada jamuan makan malam oleh Presiden Joko Widodo untuk para kepala negara. 
Pada 24 April, hari terakhir rangkaian pelaksanaan KAA, akan dilakukan napak tilas (historical walk) KAA oleh para kepala negara dan kepala pemerintahan di Bandung.
Sebanyak 32 kepala negara atau kepala pemerintahan serta 86 utusan negara akan menghadiri KAA 2015. 
Berdasarkan keterangan dari Kementerian Luar Negeri, kepala negara atau kepala pemerintahan yang telah mengonfirmasi akan hadir dalam Peringatan KAA ke-60. 
Antara lain dari negara Brunei Darussalam, Jordania, Swaziland, Tiongkok, Korea Utara, Iran, Madagaskar, Malawi, Myanmar, Namibia, Sudan, Timor Leste, Vietnam, Zimbabwe, Bangladesh, Kamboja, Mesir, Gabon, Malaysia, Nepal, Pakistan, Palestina, Singapura, Thailand.

Artikel ini ditulis oleh:

Indonesia Minta Isu ISIS Tak Dibicarakan di KTT Asia Afrika

Jakarta, Aktual.co —Isu Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) tidak dibahas di Pertemuan Pejabat Tingkat Tinggi (Senior Official Meeting) dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Afrika, yang digelar hari ini, Minggu (19/4).
Disampaikan Menteri Luar Negeri Irak Ibrahim al-Jaafari, hal itu merupakan permintaan khusus dari Indonesia sendiri.
“Secara tekstual tidak ada (pembahasan IS), namun tentu ada pembahasan mengenai terorisme secara umum,” kata dia, di Jakarta, Minggu (19/4).
Padahal, kata Jaafari, ada keterlibatan warga dari sekitar 62 negara dalam ISIS. Sehingga diperlukan kerja sama banyak pihak untuk mencegah sikap-sikap seperti itu.
Ditegaskan dia, keterlibatan warga dari 62 negara tersebut tidak mewakili negaranya masing-masing, melainkan hanya mewakili individu.
Fenomena terorisme, ujar dia, bukan sebuah reaksi sikap sektarian dari kelompok yang berseberangan. Melainkan merupakan sebuah tindakan biadab anti kemanusiaan.
“Kita saksikan di Irak terutama, provinsi-provinsi yang menjadi korban IS adalah provinsi-provinsi Sunni, sehingga bukan karena konflik Sunni-Syiah karena semua juga ikut dirugikan oleh IS,” ucap dia.
Di Irak, tutur dia, juga ada pemeluk agama lain yang terkena dampak dari ISIS. Seperti Yazidi dan agama-agama lain, di mana para penganut agama-agama tersebut ada yang dibakar dan dibunuh.
“Ketika kita menyaksikan adanya pembunuhan, pemotongan kepala warga-warga tidak berdosa, penganiayaan kepada anak-anak kecil, maka tidak perlu lagi kami jelaskan kekejaman ISIS, kita semua menyaksikan kekejaman itu,” ucap dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemerintah Diharapkan Bantu Industri Garam Madura

Jakarta, Aktual.co —Produksi garam di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, masih terkendala pemanfaatan teknologi dan pembangunan infrastruktur.
Bupati Sampang, Fannan Hasib mengatakan petani garam di Sampang masih membutuhkan uluran tangan pemerintah pusat. “Baik terkait pemanfaatan teknologi, maupun ketersediaan infrastruktur,” kata dia, di Sampang, Minggu (19/4)
Salah satunya kondisi akses jalan menuju tambak garam yang rusak dan butuh perbaikan. Sementara di satu sisi, kemampuan anggaran yang dimiliki Pemerintah Daerah belum cukup. Sehingga perlu peran aktif pemerintah pusat.
Dari sisi pemanfaatan teknologi, petani garam di Madura, khususnya di Kabupaten Sampang belum bisa memanfaatkan secara maksimal. Selain karena memang kemampuannya yang terbatas, juga karena olah produksi garam melalui bantuan teknologi semisal geomimbran membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
“Makanya, tanpa adanya peran aktif pemerintah pusat, rasanya sulit untuk bisa berkembang pesat, sesuai harapan pemerintah pusat selama ini,” kata dia.
Sebelumnya, Fannan juga sudah menyampaikan kendala dan tantangan petani garam di Kabupaten Sampang. Kata dia, Pemda sebenarnya telah melakukan upaya intensifikasi dan ekstensifikasi untuk peningkatan produksi garam.
Hanya saja, upaya itu belum maksimal karena keterbatasan anggaran, meski sudah ada peningkatan produksi.
Dia pun meminta pemerintah pusat bisa lebih proaktif membantu petani garam. Sehingga harapan pemerintah untuk mewujudkan program swasembada garam bisa segera terwujud.
Luas lahan garam di Kabupaten Sampang saat ini sekitar 5.545 hektare terdiri dari lahan garam rakyat seluas 4.300 hektare dengan kapasitas produksi sekitar 300.000 ton per tahun.
Lahan milik PT Garam sekitar 1.245 hektare dengan kapasitas produksi garam sekitar 60.000 ton per tahun. Dengan demikian, perkiraan produksi garam setiap tahunnya, sekitar 360. 000 ton.

Artikel ini ditulis oleh:

Polisi ‘Dor’ Dua Perampok di Depan Mal Cijantung

Jakarta, Aktual.co —Polisi menembak mati dua perampok yang terlibat baku tembak di kawasan Cijantung, Jakarta Timur, Minggu sekitar pukul 14.30 WIB.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Heru Pranoto menjelaskan saat petugas mengejar pelaku, pelaku membalas dengan menembak. “Sehingga terlibat baku tembak,” kata dia, di Jakarta, Minggu (19/4).
Kepala Subdirektorat Reserse Mobil Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Didik Sugiarto menambahkan, anggotanya terlibat baku tembak dengan komplotan perampok di depan Graha Cijantung, Jakarta Timur.
Kejadian berawal saat anggota Unit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengamati aksi sindikat pelaku kejahatan.
Ketika itu komplotan yang dicurigai pelaku perampokan menumpang dua unit sepeda motor melintasi lokasi pengamatan tersebut.
Polisi berupaya mengejar namun pelaku yang berjumlah lima orang itu melarikan diri. Sehingga petugas melepaskan tembakan peringatan tiga kali.
Karena tidak ada indikasi menyerahkan diri, petugas menembak dua pelaku hingga tewas, sedangkan tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Artikel ini ditulis oleh:

Pakar UGM: Indonesia Setengah Hati Kembangkan Energi Baru Terbarukan

Jakarta, Aktual.co —Di tengah persediaan minyak bumi yang semakin menipis, pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia ternyata tak juga digarap serius. Jika memakai istilah pakar energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Deendarlianto, pengembangan EBT di Indonesia masih terkesan ‘setengah hati’. 
Menurut dia, hal itu terjadi karena dari sisi pengambil kebijakan maupun masyarakatnya sama-sama belum sepenuhnya siap mengarahkan minat pada pemanfaatan EBT. Jika harga bahan bakar minyak (BBM) masih lebih rendah dari harga keekonomian, dia yakin EBT bakal tetap sulit dikembangkan.
“Karena dengan begitu mendorong masyarakat untuk enggan beralih ke energi alternatif yang dinilai membutuhkan proses yang lebih mahal dan tidak mudah,” kata dia, di Yogyakarta, Minggu (19/4).
Menurutnya, pemangkasan subsidi BBM harusnya bisa jadi momentum mengarahkan minat masyarakat mamanfaatkan energi non-fosil. Padahal, dibanding cadangan minyak bumi, Indonesia memiliki potensi energi terbarukan cukup melimpah. Di antaranya mini/micro hydro sebasar 450 Megawatt (MW), tenaga air 75.670 MW, biomass mencapai 50 gigawatt (GW), energi surya 4,80 kWh.
Sedangkan persediaan minyak bumi Indonesia saat ini, ujar dia, semakin berkurang karena sumur sumber minyak di Indonesia yang sebelumnya pernah menghasilkan 1 juta barel per hari, saat ini hanya mampu menghasilkan kurang dari 800 ribu barel per hari. Sedangkan kebutuhan minyak masyarakat rata-rata mencapai 1,3 juta barel per hari.

Artikel ini ditulis oleh:

Selama KAA, Proyek MRT Jalan Terus

Jakarta, Aktual.co —Proyek pembangunan sarana transportasi massal Mass Rapid Transit (MRT) bakal terus berjalan selama berlangsungnya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Afrika ke-60 di Jakarta.
“Proses pekerjaan pembangunan MRT di lapangan tidak perlu dihentikan selama berlangsungnya KAA. Pekerjaan akan tetap berjalan seperti biasanya,” kata Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, di Jakarta, Minggu (19/4).
Sebab menurut dia pekerjaan pembangunannya saat ini sudah sampai di tahap pengeboran bawah tanah. Sehingga tidak akan berpengarus terhadap penyelenggaraan KAA.
“Untuk mencegah agar debu-debunya tidak mengotori jalan, lokasi pekerjaan bisa ditutup dengan terpal. Kemudian, kami tempatkan beberapa petugas keamanan di lokasi pekerjaan,” ujar dia.
Kata dia, segala persiapan yang harus dikerjakan Pemprov DKI telah selesai dilakukan. Sehingga pihaknya siap selenggarakan KAA di Jakarta.
“Kami hanya ditugaskan untuk merapikan jalan, memasang marka jalan, memasang bendera, merapikan taman serta Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Itu semua sudah kami lakukan, jadi kita siap,” ucap Ahok.
Pihaknya juga sudah bekerja sama dengan sejumlah aparat kemanan, baik Polri maupun TNI guna mengamankan beberapa lokasi penyelenggaraan KAA, termasuk hotel-hotel tempat para delegasi menginap.
KAA ke-60 dilaksanakan mulai 19 hingga 23 April 2015 di Jakarta dan 24 April 2015 di Bandung. Sejumlah kegiatan yang dilaksanakan dalam KAA di Jakarta, diantaranya pertemuan pejabat senior (Senior Official Meeting) kawasan Asia-Afrika dan Pertemuan Puncak Bisnis Kawasan Asia-Afrika (Asia-Africa Business Summit).

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain