17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 36885

Tiga Ribu Unit Rumah Ditargetkan Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Jakarta, Aktual.co — Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) menargetkan 3.000 unit rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) pada 2015. Ketua Dewan Pimpinan Daerah Apersi Provinsi Sumatera Selatan Abbas Minen di Palembang, Senin (13/4), mengatakan target tinggi itu untuk menutupi kegagalan pada tahun lalu karena dipengaruhi kesulitan mendapatkan lahan.

“Tahun ini, Apersi Sumsel optimistis tercapai karena program satu juta rumah bagi MBR pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla sudah tahap pematangan sejak pencanangan tahun lalu. Artinya, ada keberpihakan dari sisi regulasi untuk mendorong agar target secara nasional tercapai,” kata dia.

Untuk menggenjot realisasi target tersebut, Apersi kini menggodok aturan pelaksana pembagian proyek kepada stakeholder.

“Tak berapa lama lagi akan dikeluarkan aturannnya karena secara nasional Apersi akan membangun 400 ribu rumah subsidi baik tapak maupun Rusunami,” kata dia.

Aturan baru ini sangat penting, mengingat pada 2014, pembangunan rumah subsidi khusus untuk MBR ini terkendala aturan teknis mengingat regulasinya belum mantang di tingkat pusat.

Lantaran itu, Apersi Sumsel hanya merealisasikan 500 unit rumah MBR karena kesulitan mendapatkan lahan yang murah dan regulasi dari pemerintah daerah yang belum begitu mendukung meski kebutuhan rumah di daerah tergolong tinggi yakni 18 ribu unit per tahun.

Progam sejuta rumah yang dicanangkan sejak awal kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla ini fokus menyasar mayarakat yang belum memiliki rumah. Ada beberapa asosiasi perusahaan pengembang yang terlibat, seperti REI, Aperi, Apernas, BPJS Ketenagakerjaan, Perumnas dan lainnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Ini Dia Kelebihan dan Kelemahan Smartphone OnePlus One Terbaru

Jakarta, Aktual.co — OnePlus One sebagai penantang baru di jajaran smartphone berhasil menorehkan kemajuan yang progresif, mulai dari nol hingga menjadi ‘flagship killer’ dalam waktu enam bulan. Hal tersebut merupakan hal terbesar dalam hal pemasaran ponsel seperti yang sebelumnya pernah dilakukan produsen ponsel OPPO.

Jika Oppo tidak memiliki petunjuk yang jelas, namun OnePlus One secara jelas menunjukkan desain ulang dari Oppo Find 7. Sebagai permulaan, OnePlus One memiliki ukuran dan resolusi sama dengan Find7a.

Namun demikian, OnePlus One memiliki RAM 3Gb, kamera depan 5 mega piksel dan 13 megapiksel kamera utama dilengkapi UHD Video.

Di Indonesia, OnePlus One kali pertama dijual secara online dan terbatas. Calon pembeli harus mendapatkan undangan terlebih dahulu agar bisa melakukan transaksi. Harganya terbilang cukup mahal, dikisaran Rp3.999.000 untuk 16Gb dan Rp4.499.000 untuk 32Gb.

OnePlus One menggunakan prosesor quad core Qualcomm Snapdragon 801 dengan kecepatan 2.5 GHz. Disamping itu, ponsel ini dibekali RAM DDR 3 sebesar 3 GB. Untuk urusan layar, Ponsel ini hadir dengan ukuran layar 5.5″ dengan resolusi 1080p. OnePlus membesut JPI untuk menghasilkan layar kapasitif dengan kerapatan piksel mencapai 401 PPI.

Didukung dengan GPU Adreno 330, ponsel ini menghasilkan kualitas grafis yang superior dan memukau. Ponsel ini memiliki dua speaker dengan kapasitas baterai 3.100 Mah. Salah satu yang banyak memukau pecinta android adalah Android OS 4.4.2 KitKat dengan CyanogenMod 11s.

Dari berbagai keunggulan tersebut, ada beberapa kelemahan dari OnePlus One . Seperti penjualan secara terbatas dan online. Bahkan dalam paket penjuakan tidak disertakan headphone. Selain itu, kualitas video masih 60fps, tidak adanya FM radio, IR Port, dual speaker hanya hiasan saja tidak menghasilkan suara sterro, serta tidak disertakannya slot ekspansi untuk memori tambahan. Artinya, pengguna hanya terbatas pada memori internal yang disertakan saja.

Tapi, dengan harga sekitar Rp4.500.000 juta dan dijual terbatas, ada beberapa pilihan yang patut dipertimbangkan pecinta OS Android. Seperti OPPO find7, LG Nexus 5, LG G3, Samsung S5. Atau bagi yang suka produk keluaran Apple, Iphone 5 sekarang harganya berangsur turun.

Di kawasan Ambasador, Iphone 5 dijual mulai dari Rp4.500.000, masih berminat memiliki OnePlus One? (Laporan: Ismed Eka)

Artikel ini ditulis oleh:

Mendagri: Ahok Harus Realistis, Jangan Manuver Opini Saja!

Jakarta, Aktual.co —Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengingatkan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) agar jangan melakukan ‘manuver’ dengan mengeluarkan opini-opini.
Pernyataan keras disampaikan Tjahjo menanggapi sikap Ahok yang kesal lantaran anggaran DKI 2015 dipangkas  Kemendagri. “Gubernur DKI Ahok harus realistis, jangan hanya bermanuver opini saja,” ujar Tjahjo lewat pesan singkat Aktual.co, Senin (13/4).
Kata Tjahjo, tidak mungkin besar anggaran APBD 2015 melalui Rancangan Peraturan Gubernur (Rapergub) di tahun anggaran 2015 bisa sama besarnya dengan Rancangan Peraturan Daerah 2014 seperti yang diinginkan Ahok sebesar Rp 72 triliun. “Pasti berbeda antara Pergub dan Perda,” ucap politisi senior PDI-P itu.
Pemberlakuan Pagu anggaran APBD-P 2014, ujar Tjahjo, harusnya dimaknai dengan magnitude/substansi kegiatannya sesuai Pasal 314 ayat 8 tentang Pemerintahan Daerah.
Jadi, lanjut Tjahjo, tidak bisa sama anggaran Tahun Anggaran 2015 dengan Tahun Anggaran 2014.
Sebelumnya, Kemendagri pangkas anggaran DKI menjadi Rp 69 triliun. Sedangkan Ahok ngotot anggaran DKI sesuai APBD-P 2014 harusnya sebesar Rp 72 triliun. 
Ahok anggap pemangkasan itu sebagai bentuk kesewenangan kekuasaan pemerintah, dalam hal ini Kemendagri. Dimana Ahok anggap Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri Reydonnyzar Moenek (Donny) salah menafsirkan Undang-Undang.
“Kalau Mendagri (Tjahjo Kumolo) memang lebih mendengar Dirjen Keuangan Daerah-nya ya saya harus ikut. Kita kan negara ikutin siapa yang memegang kekuasaan jadi boleh menafsirkan (UU) seenaknya,” sindir Ahok, di Balai Kota DKI, Senin (13/4).
Ahok merasa Kemendagri tidak adil. Sebab anggaran DKI dipangkas dengan alasan tahun 2015 sudah berjalan sampai April. Sehingga waktu efektif pengunaan anggaran hanya sekitar 8-9 bulan saja. “Itu yang saya protes. Bukan berarti kurangin jatahnya 3-4 bulan,” kata Ahok di Balai Kota, Senin (13/4).
Landasan Kemendagri menetapkan besaran anggaran untuk DKI dianggapnya tidak masuk akal. “Itu adalah nalar di luar konstitusi.” 
Donny, dianggap Ahok salah menafsirkan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. 

Artikel ini ditulis oleh:

Pemkot Jayapura Lelang Proyek Infrastruktur Mulai Mei Mendatang

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, akan mulai melelang pekerjaan infrastruktur di daerah itu mulai Mei 2015. Kepala Kantor Layanan Pengadaan (KLP) Kota Jayapura, Mathias B Mano mengatakan KLP dapat saja melelang paket pekerjaan infrastruktur sebelum Mei 2015, asal sudah ada kesiapan dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

“Pekerjaan konstruksi sampai sejauh ini memang belum ada yang jalan dan kita berharap bulan ini sudah ada yang jalan, target kita bulan Mei, kalau sudah ada yang siap bulan ini kita lelang,” ujarnya di Jayapura, Senin (13/4).

“Hal itu tergantung dari SKPD, kalau dokumennya sudah lengkap, kita verifikasi dan dianggap sudah lengkap diajukan maka kita lelang,” sambung Mano.

Ia mengakui hingga kini pihaknya belum mendapat angka pasti jumlah paket pekerjaan infrastruktur yang akan dilelang melalui KLP. Namun Mano memprediksi angkanya bisa mencapai ratusan pekerjaan dengan nilainya di atas Rp500 juta.

“Diperkirakan akan ada sekitar seratus pekerjaan yang dilelang dan seluruhnya di atas Rp500 juta karena di bawah itu SKPD bisa melakukan penunjukan langsung,” tuturnya.

Untuk pekerjaan konstruksi, katanya, tidak semua berasal dari Dinas Pekerjaan Umum (PU), tetapi memang didominasi oleh SKPD tersebut. “Memang hampir 80 persen pekerjaan infrastruktur ada di Dinas PU, dan 20 persen dari SKPD lain seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan beberapa SKPD lainnya,” ungkapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

90 WNI Dievakuasi dari Yaman Tiba di Lanud Halim

Sejumlah WNI asal Yaman saat tiba dari Yaman dan menunggu bus untuk diberangkatkan ke kampung halaman masing-maisng di Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Senin (13/4/2015). Sembilan puluh WNI dari dari daerah konflik di Yaman tiba di tanah air dengan menggunakan pesawat TNI AU Indonesia Air Force A 7305 untuk menghindari konflik di kawasan Yaman. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

PLN: Pembebasan Lahan PLTU Batang Segera Diselesaikan

Jakarta, Aktual.co — PT PLN (Persero) segera menyelesaikan pembebasan lahan untuk proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang pada tahun ini, kata Manajer Senior Komunikasi Korporate PLN Bambang Dwiyanto.

“Menurut keterangan dari Direktur Utama PLN bahwa masih ada sedikit lahan yang belum dibebaskan, harapannya pembebasan lahan bisa segera diselesaikan pada tahun ini,” katanya di Semarang, Senin (13/4).

Menurutnya, dari keseluruhan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan PLTU Batang tersebut, tinggal 10 persennya yang saat ini masih dalam tahap pembebasan.

“Dari informasi yang saya terima, pada lahan yang masih dalam tahap pembebasan ini nantinya akan menjadi lokasi untuk komponen utama pembangkit sehingga mau tidak mau harus segera dibebaskan. Mungkin kalau posisinya itu untuk taman akan kami tinggal,” katanya.

Diakuinya, sebetulnya pembangunan PLTU Batang diserahkan kepada pihak swasta, meski demikian Pemerintah menugaskan PLN untuk menyelesaikan masalah pembebasan lahan.

Ke depan, kapasitas listrik pada PLTU Batang mencapai 2×1.000 Mega Watt. Diharapkan, keberadaan PLTU tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan listrik di Jawa Bali yang saat ini tingkat konsumsinya mencapai 24 ribu MW.

General Manager PT PLN Distribusi Jateng-DIY Yugo Riyatmo mengatakan, khusus untuk peningkatan jumlah pelanggan di kawasan Jateng-DIY saja dalam setiap tahunnya mencapai 400 ribu-500 ribu pelanggan.

“Jika dihitung secara kapasitas listrik, maka pertumbuhan kebutuhan listrik di Jateng-DIY mencapai 8-9 persen atau setara dengan 3.600 Mega Watt (MW),” katanya.

Selain itu, pihaknya juga berupaya mempersiapkan kebutuhan listrik untuk kalangan industri yang saat ini sedang dalam proses kepindahan dari DKI Jakarta ke Jawa Tengah.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain