18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37135

DPR: Masyarakat Jadi Korban Penaikkan Harga BBM

Jakarta, Aktual.co — Wakil ketua komisi VII DPR RI Satya W. Yudha menilai pemerintah belum menunjukkan keseriusannya dalam memperhatikan kepentingan rakyat, terutama pengalihan subsidi langsung kepada subsidi tepat sasaran.

“Pemerintah belum konsisten antara pengalihan subsidi langsung kepada subsidi tepat sasaran,” kata Satya di Cikini Jakarta, Sabtu (4/4).

Dirinya menjelaskan bahwa penarikan subsidi BBM selama ini dianggap tidak berpihak pada rakyat, tidak jelas program subsidi tepat sasaran yang digaungkan pemerintah.

“Program yang bisa dirasakan masyarakat masih terbatas, sedangkan pembangunan infrastruktur juga belum terasa,” ungkapnya.
 
Justru, lanjutnya, masyarakat seakan menjadi korban dengan kenaikan BBM khususnya jenis premium yang fluktuatif.

“Kenaikan BBM akan mempengaruhi komoditas yang lain,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Biaya ‘Membengkak’, Film ‘Fast and Furios 7’ Tampilkan Pesan Moral

Jakarta, Aktual.co — Sekilas mengenai dibalik layar ‘Fast and Furios 7’, pasca meninggalnya Paul Walker akibat kecelakaan mobil, yang memerankan tokoh Brian O’ Connor ternyata menimbulkan berbagai dampak.

Di antaranya, biaya produksi film yang awalnya diperkirakan hanya mencapai uang sebesar  $200 juta, meningkat menjadi lebih dari $250 juta. Hal itu disebabkan karena menejemen ‘Fast and Furious’ juga harus menunjuk tiga peran pengganti almarhun Paul Walker.

Sebagai gantinya, peran pengganti pertama sang Sutradara mempercayakan kepada kakak kandung Paul Walker, Caleb yang digunakan untuk menggambarkan watak Paul Walker.

Kemudian, untuk peran pengganti kedua sang Sutradara James Wan kembali memercayakannya kepada adik kandung Paul yakni Cody Walker untuk pengambilan bagian mata.

Sedangkan peran pengganti terakhir digunakan untuk menampilkan akting Paul Walker. Untuk menciptakan karakter semirip mungkin dengan Paul Walker digunakan tiga buah kamera selain kamera utama.

Selain itu menariknya film ‘Fast And Furious’ tak hanya sekedar memberikan tontonan seru akan aksi balapan liar di jalan yang dilakukan oleh Aktor Vin Diesel (Dominic Toretto) dan Paul Walker (Brian O’Connor).

Namun juga pesan moral yang kental  terlihat dalam sekuel ‘Fast & Furious’ ini, dimana persaudaraan yang kuat dan tidak memandang ras, suku, warna kulit dan bahasa sangat jelas diperlihatkan.  ‘Furious 7’ merupakan sekuel dari seri sebelumnya yakni Fast & Furious 6. Selamat menyaksikan di bioskop kesayangan Anda!.

Artikel ini ditulis oleh:

Menko Sofyan Menggelak Naikkan Elpiji Diam-Diam

Jakarta, Aktual.co — Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Sofyan Djalil, membantah pemerintah secara diam-diam menaikan gas elpiji ukuran 12 kg.

“Siapa bilang diam-diam, sebelumnya kami sudah sosialisaikan kok, kenaikannya,” kata Sofyan Djalil usai menggelar rakor di kantornya dikawasan Lapangan Banteng Jakarta Pusat Sabtu (4/4).

Selain menaikkan diam-diam harga elpiji 12Kg, pemerintah dinilai dengan sengaja menghilangkan subsidi bagi masyarakat kecil.

“Gas elpiji ukuran 12kg memang tidak di subsidi pemerintah. Subsidinya selama ini sengaja dilepaskan. Supaya bagi masyarakat yang ekonominya mampu ikut menanggung beban itu. Tetapi kalau yang gas ukuran 3 Kg, semua disubsidi pemerintah,” jelasnya.

Menurutnya, pemerintah sudah tepat melakukan pelepasan subsidi gas elpiji 12Kg, namun kenaikannya seringkali meresahkan masyarakat. Biasanya terjadi lonjakan harga yang mengejutkan, dampaknya, stok gas berukuran 3kg menjadi langka di pasaran.

“Bisa saja pemerintah memberikan semua subsidinya. Cuma kita bakal tidak punya infrastruktur yang bisa dinikmati oleh anak-anak cucu kita nanti. Padahal, untuk membangun infrastruktur biayanya cukup mahal. Dari situlah pemerintah menyiasatinya, ” jelasnya.

Untuk itu, lanjutnya, pemerintah mengurangi subsidi yang tidak terlalu perlu, dan akan dialihkan untuk infrastruktur.

“Masyarakat harus terbiasa dengan keekonomian ini. Namun jika apa yang telah pemerintah lakukan semua ini hasilnya tidak optimum dinilai oleh masyarakat, hal itu kami rasa wajar saja,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Dihelat Turnamen Futsal Antar Media, Masyarakat Cinta Olahraga

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —  Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendukung turnamen futsal antar tim media elektronik, radio, cetak dan online yang digelar oleh salah satu sponsor produk berenergi

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Humas Kemenpora, Agus Lesmana dalam acara’Liga Antar Media 2015’, di Jakarta, Sabtu (4/4).

“Lewat tournament futsal ini ke depannya bisa terus terjalin sinergi atau kerjasama dengan kegiatan cabang olahraga lainnya,” ujarnya.

Di tempat yang sama Agus berharap, Gelora Olahraga ini bisa lebih semarak di masyarakat.

“Apalagi sebentar lagi Indonesia akan menghadapi SEA Games di Singapura dan menjadi tuan rumah Asian Games 2018,” tambah Agus.

Artikel ini ditulis oleh:

KESDM: Uang Realisasi Pengalihan Subsidi Masuk Kas Negara

Jakarta, Aktual.co — Kementerian ESDM meminta masyarakat sabar menunggu realisasi dari pengalihan subsidi BBM khusunya premium. Pasalnya, anggaran untuk subsidi BBM masih menjadi PR pemerintah.

“Realisasi pengalihan subsidi masih ke kas negara. Ada hitung-hitungaan cash flow di situ. Yang kita bahas adalah saving dari yang kita alihkan,” ujar Juru Bicara Kementerian ESDM Saleh Abdurachman dalam diskusi bertajuk ‘pusing pala rakyat’ di Cikini Jakarta, Sabtu (4/4).

Pemerintah masih terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait informasi perubahan harga BBM khususnya premium.

“Kita harus sabar sedikit menunggu pengalihan subsidi BBM. Implementasi dari kebijakan tersebut perlu ditunggu,” ungkap Saleh.

Saleh beralasan, pemerintah masih harus mengkaji kebijakan subsidi tepat sasaran dari pengalihan subsidi langsung BBM.

“Subsidi yang dialihkan seharusnya Rp300 triliun,” sambungnya.

Dirinya yakin, dengan pengalihan subsidi ini, alokasi dana untuk subsidi BBM agar segera tersalurkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

“Pengalihan akan digunakan untuk membangun infrastruktur, membangun jaringan irigasi, bangun pelabuhan, jembatan, jalan. Diharapkan akan meningkatkan lapangan kerja, meningkatkan daya beli masyarakat,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Menko Sofyan Klaim Biodiesel Tingkatkan Taraf Hidup Petani Sawit

Jakarta, Aktual.co — Usai menggelar rapat koordinasi di kantornya di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan melihat minimnya cadangan minyak di Indonesia yang semakin menipis, pemerintah tengah mengupayakan pemberdayaan terhadap bahan bakar berjenis biodiesel untuk lebih ditingkatkan.

“Rakor kita tadi isinya sangat mendetail. Salah satunya membahas biodiesel atau kebijakan tentang bahan bakar minyak campuran sebagai energi baru terbarukan,” jelas Menteri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil di Jakarta, Sabtu (3/4).

Menurut Sofyan Djalil, komitmen pemerintah untuk menjadikan biodiesel sebagai bahan bakar alternatif. Tak lain bertujuan untuk bisa melindungi lingkungan tetap sehat.

“Manfaat lainnya yang bisa kita dapat yaitu, Indonesia bisa mengurangi impor solar, bahkan juga dengan biodisel sebagai bahan bakar alternatif. Pastinya akan membantu petani sawit, karena itu harga sawit pun juga bisa terkontorol,” ujarnya.

Menurutnya, kalau tidak dikontrol harga sawit ini akan jatuh. Efeknya akan menyengsarakan petani kalo harga sawit itu mahal. Sedangkan untuk harga biodesel pastinya memang belum dapat ditentukan oleh pemerintah untuk saat ini.

“Untuk kompensasinya harga biosel itu nanti lebih tinggi dan MOP lebih rendah. Selain itu pihak Pertamina juga sudah memanggil langsung penyuplai biodiesel kemarin. Nah harga yang nanti di jual ke pasaran itu dipotong sebesar 15 persen,” terangnya.

Selanjutnya, dana yang 15 persen ini akan digunakan untuk melakukan pengembangan riset development, dan salah satunya membentuk SDM baru bagi petani-petani muda untuk berkarir di bidang industri kelapa sawit.

“Badan ini akan kami dibentuk segera, dan dalam perjalanannya akan diawasi oleh beberapa pejabat pemerintah,” jelasnya.

Menurutnya, usaha pemberdayaan peningkatan bahan bakar berjenis biodisel bermanfaat dan menguntungkan masyarakat dalam pengolahan sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru nantinya.

“Lahan sawit jika dikelola dengan baik, per hektar bisa menghasilkan sebanyak 7 ton. Sebelumnya yang kita ketahui, para petani kebun sawit ini baru bisa menghasilkan 3 sampai 4 ton per hektar. Potongan sebesar 15 persen tadi, juga akan kami gunakan untuk membantu para petani sawit yang mau mengelola kebun sawitnya sendiri,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain