18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37136

Tips Merawat Gigi Agar Tetap Sehat

Jakarta, Aktual.co — Dalam masalah perawatan, seringkali manusia terlupakan untuk menjaga kesehatan gigi. Meskipun sebenarnya gigi memiliki peran penting di dalam kehidupan seseorang. Berikut tips, merawat gigi Anda tetap sehat dan kuat seperti dilansir dari webmd.

1. Atur pola makan dengan baik
Dengan mengonsumsi makanan yang sehat. Pastinya menentukan seseorang bisa mendapatkan tubuh yang sehat. Pasalnya, keseimbangan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh termasuk gigi mendapatkan nutrisi yang dibutuhkannya untuk tetap sehat. Misalkan dengan rajin mengonsumsi ikan yang mengandung asam lemak omega-3 juga terbukti mengurangi peradangan pada gusi.

2.  Hindari makanan manis
Jenis makan yang manis seperti permen, minuman bersoda, berpotensi tinggi menimbulkan kerusakan pada gigi dan gusi. Pasalnya, makanan manis dapat merusak enamel gigi sehingga rawan menyebabkan gigi berlubang serta masalah kesehatan gigi yang lainnya.

3. Hindari Merokok
Merokok akan menghilangkan warna putih alami gigi sehingga membuat gigi tampak kekuningan. Selain itu, merokok juga dapat meningkatkan risiko penyakit pada gusi serta kanker mulut.

4. Pergi ke dokter gigi
Lakukan pemeriksaan gigi ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Setidaknya kegiatan yang kita lakukan ini, berguna untuk membersihkan plak yang menempel yang tidak bisa dibersihkan dengan hanya menggosok gigi. Selain itu, pemeriksaan juga berguna untuk mengetahui tanda adanya gigi berlubang.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Atasi Krisis Energi, Pemerintah Harus Galakkan Pemakaian Gas Nasional

Jakarta, Aktual.co —  Ekonom IPB dan Megawati Intitute mengatakan bahwa masalah energi Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah mencapai pada tahap krisis energi. Indonesia tidak lagi menjadi eksportir minyak, namun sudah menjadi negara pengimpor minyak untuk kebutuhan dalam negeri. Menurutnya, pemerintah sudah seharus mengembangkan energi berbasis gas.

“Untuk mengatasi krisis bakan bakar minyak, Kita harus mengembangkan energi berbasis gas, untuk win-win solution,” ujar Iman Sugema di Jakarta, Sabtu (4/4).

Menurutnya, ke depan masyarakat dapat menggunakan energi yang lebih murah untuk kebutuhan pokok dengan cara menggunakan gas.

“Ke depan kita masyarakat diharapkan dapat menggunakan energi yang lebih murah, seperti gas dan panas bumi,” ujarnya.

Hal tersebut tambah Iman, perlu dukungan kuat pemerintah dengan menggunakan BUMN sebagai eksekutor pembangunan infrastuktur untuk penggunaan energi gas diperuntukan kepada masyarakat.

“Hal ini memerlukan kemauan besar dari presiden Jokowi, daripada tidak diserap kementerian, diserahkan ke BUMN untuk mempercepat pembangunan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Tarik Wisatawan, Sulsel Garap Wisata Budaya

Makasar, Aktual.co — Pemerintah Sulawesi Selatan (Sulsel) terus menggenjot kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Sulsel. Saat ini, Pemerintah Sulsel melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulawesi Selatan sementara melakukan pengembangan dan promosi wisata budaya kepada para wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal lainnya dengan konsep wisata budaya.

Kepala Dispudpar Sulsel, Jufri Rachman mengatakan, pihaknya memilih untuk mengembangkan wisata budaya karena wisata budaya saat ini masih jarang dilirik oleh daerah-daerah lain. Sementara potensi dan pangsa pasarnya sangat besar.

“Wisata budaya kurang kompetitornya, sebab budaya kan sifatnya unik dan spesifik,” kata Jufri Rachman ke Aktual.co, Sabtu (4/4)

Jufri Rachman menuturkan, saat ini banyak Wisman yang sangat berminat dengan wisata dengan nuansa budaya. Saat ini Dispudpar Sulsel sementara aktif melakukan promosi mengajak wisatawan yang berasal dari Malaysia dan Brunei Darussalam.

“Warga yang senang berwisata di kedua negara ini senang melakukan kunjungan dan mencari akar sejarahnya di Sulsel. Mereka percaya bahwa mereka adalah keturunan orang Bugis-Makassar yang merantau ke sana,” tuturnya.

Menurut Jufri Rachman, potensi pengembangan wisata budaya di Sulsel sangat menjanjikan dan cukup besar. Hampir semua kabupaten di Sulsel punya potensi wisata budaya.

“Hanya saja kemasannya yang perlu kita benahi agar tampil lebih aktraktif dan layak jual,” tuturnya.

Selain menyasar kedua negara tersebut, Disbudpar Sulsel juga terus menggarap wisatawan lain yang juga potensial seperti dari Afrika Selatan (Afsel). Alasannya, secara historis antara Sulsel dan Afsel punya kedekatan melalui tokoh sejarah Islam, Syekh Yusuf.

“Banyak warga Afsel yang berziarah ke makam Syekh Yusuf di Sulsel,” katanya.

Demi memberikan kemudahan, Dispudpar sendiri kata Jufri saat ini memberikan kebijakan bebas visa yang diberlakukan untuk Afsel yang diharapkan mampu mendobrak kunjungan Wisman Afsel ke Sulsel.

“Dengan  bebas visa, kami harap akan lebih banyak lagi wisatawan Afsel yang datang ke Sulsel,” katanya.

Sepanjang 2014, kata dia, jumlah wisatawan asing di Sulsel mencapai 150 ribu wisman, dan 40 persen di antaranya adalah wisatawan dari kedua negara tetangga tersebut.

“Kita target tahun ini 175 ribu orang, atau naik 25 ribu,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Jadwal KA Jakarta-Surabaya Molor Tiga Jam Akibat Rel Ketera Amblas

Semarang, Aktual.co — Jalur jarak jauh jurusan Jakarta-Surabaya mengalami keterlambatan jadwal perjalanan sekitar 3-5 jam akibat tiga titik perlintasan rel kereta api di perlintasan antara Bumbung-Solo ambles, Jum’at (3/4).

Adapun KA-KA yang mengalami jadwal kelambatan di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang antara lain, KA Majapahit (Malang – Jakarta), KA Matarmaja (Malang – Jakarta), KA Brantas (Kediri – Jakarta), KA Bangunkarta (Surabaya Gubeng – Jakarta), dan KA Kalijaga (Purwosari – Semarang Poncol).

Manajer Humas Daop IV Semarang, Suprapto mengatakan amblesnya perlintasan rel kereta karena faktor cuaca buruk, sehingga air menggenang bantalan rel.

“Diperkirakan untuk amblesan di petak jalan antara Gundih – Karangsono, ditargetkan selesai diperbaiki kurang lebih 2 hari. Kemarin langsung diperaiki dan tanggal 6 April 2015 diperkirakan sudah bisa normal,” tandas dia di Semarang, Sabtu (4/4).

Diketahui, tiga titik perlintasan KA yang ambles berada di petak jalan antara Gundih-Karangsono KM 63+6/8 (wilayah Daop 4 Semarang), jalan antara stasion Goprak – Gundih KM 69 + 6/9 dan Longsoran dipetak jalan antara sta Sumberlawang – Goprak di KM 78 + 6/7.

“Keduanya itu berada di wilayah Daop 6 yogyakarta. Dan itu menjadi tanggungjawab Daop setempat,” beber dia.

Sampai saat ini, dampak akibat KA ambles di wilayah Gundih – Karangsono, mengakibatkan perjalanan harus berjalan memutar dengan rute dari Brumbung – Ngrombo – Gundih – Solo Balapan. Diperkirakan untuk amblesan di petak jalan antara Gundih – Karangsono,dat ditargetkan selesai diperbaiki kurang lebih 2 hari.

“Kalau berjalan normalnya dari Brumbung – Kedung Jati- Karangsono – Gundih – Solo Balapan. Sementara, perjalanan untuk dipetak jalan Gundih – Goplak dan Goplak – Sumberlawang harus berjalan 5 km/ jam,” kata dia.

Menghadapi kelambatan yang cukup tinggi, pihaknya akan memberikan service recovery, berupa makanan ringan hingga makanan berat kepad para penumpang ke Daop IV PT KAI Semarang.

“Atas keterlambatan tersebut, kami dari pihak PT KAI Daop 4 Semarang mohon maaf yang sebesar-besarnya, dan masyarakat menjadi maklum, karena hal ini disebabkan faktor alam berupa curah hujan yg cukup tinggi,” pungkasnya

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Lagi, Polisi Makassar Diduga Tewas Bunuh Diri

Makasar, Aktual.co —   Brigadir Polisi (Brigpol) Arifin (40), anggota unit Provost Polsek Manggala, kota Makassar yang diduga melakukan upaya bunuh diri dengan menembak di bagian kepalanya. Pada Sabtu pagi tadi (4/4) korban tidak dapat diselamatkan nyawanya setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bayangkara Makassar sesaat setelah ditemukan terkapat di ruangannya.

Brigpol Arifin ditemukan dengan luka tembak di kepala di ruang provost Polsek Manggala usai mengikuti apel pagi tadi. Saat ditemukan kondisi korban sudah parah dan di dekatnya ditemukan senjata api.

Kapolsek Manggala, Kompol Akbar Setiawan mengatakan kejadian tersebut belum diketahui motifnya.

“Yang kami ketahui, yang bersangkutan tidak ada persoalan,” ujar Kompol Akbar Setiawan di Makassar, Sabtu (4/4).

Namun, kuat dugaan dilihat dari lokasi kejadian korban mengakhiri hidupnya sendiri.

“Kita akan lanjutkan penyelidikan jika ada permintaan dari pihak keluarga,” ujar Kompol Akbar.

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi sekira pukul 07.50 wita, di ruangan Provost Polsek Manggala. Setelah apel pagi, korban masuk dalam ruangan dan langsung menguncinya dari dalam. Tidak lama kemudian terdengar bunyi tembakan dari dalam ruangan provost tersebut.

Kanit Provost Polsek Manggala, Aiptu Salam berusaha membuka pintu dan menemukan korban berbaring di kursi dengan luka tembak di bagian kepala sebelah kanan.

Komisari Besar (Kombes) Polisi Endi Sutendi Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulselbar yang saat dikonfirmasi mengatakan, belum diketahui motif bunuh diri Brigpol Arifin. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait insiden di pagi hari itu.

“Apakah ada masalah internal di keluarganya atau masalah lain yang menyebabkan korban bunuh diri,kami sementara selidiki,” tutupnya.

Korban dikenal sebagai anggota yang disiplin menjalani pekerjaan dan tidak memiliki persoalan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Tata Kelola Minyak Indonesia Kalah dari Dua Negara Ini

Jakarta, Aktual.co —  Ketergantungan Indonesia pada minyak mentah justru berpotensi menimbulkan krisis energi. Padahal, di beberapa negara tetangga sudah mulai beralih menggunakan energi baru terbarukan.

“Kalau kebutuhan energi Indonesia terus bergantung pada minyak mentah, anak cucu kita bakal rugi,” ujar Pengamat Ekonomi INDEF Imaduddin Abdullah di Jakarta, Sabtu (4/3).

Lebih lanjut dikatakan, seharusnya Indonesia mencontoh Norwegia. Sebagai negara minyak, Norwegia tetap mengendalikan kebutuhan masyarakatnya akan minyak. Sebagian besar penggunaan energi transportasi di Norwegia, lebih banyak menggunakan biofuel dibanding minyak.

“Norwegia yang kaya akan minyak, tapi industri dan listriknya tidak semua menggunakan bahan bakar minyak. Ini penting untuk masa depan negara. Tahu cara mengelola kebutuhan minyaknya,” ungkapnya.

Selain Norwegia, sambungnya, Indonesia juga belum mampu mengimbangi kemampuan Brasil. Negeri Samba itu juga kaya akan minyak tetapi untuk industri diganti dengan energi etanol sehingga tidak bergantung sepenuhnya pada minyak.

“Indonesia seharusnya meniru political will di dua negara itu sehingga ketersediaan minyak di negara kita juga terjaga. Pilih energi lain yang juga menguntungkan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain