15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37180

Presiden Terpilih Nigeria Tekad Lawan Boko Haram & Perangi Korupsi

Jakarta, Aktual.co —Pemenang Pemilihan Presiden di Nigeria, Muhammadu Buhari menyatakan tekadnya untuk melawan kelompok militan Islam Boko Haram dengan mengatakan mereka “segera akan mengetahui keinginan bersama kita”.

Presiden terpilih tersebut itu juga berjanji untuk memberantas korupsi yang disebutnya sebagai ‘setan yang lebih besar’.

Diberitakan sebelumnya, Jenderal Buhari dari partai Kongres Progresif, APC, berhasil mengalahkan Presiden Goodluck Jonathan dengan selisih 2,5 juta suara.

Untuk pertama kalinya calon dari kubu oposisi berhasil meraih kemenangan sejak berakhirnya pemerintahan militer tahun 1999 lalu.

Dalam pidato di TV, Buhari menegaskan tidak akan menyerah sampai terorisme bisa dikalahkan.

“Tidak ada keraguan bahwa dalam menangani pemberontakan kami memiliki pekerjaan berat dan mendesak untuk menjamin Boko Haram segera akan mengetahui kekuatan dan keinginan dan komitmen kami bersama.”

Sekedar informasi, Nigeria menghadapi pemberontakan militan Boko Haram -yang ingin menerapkan Syariah Islam- sejak enam tahun belakangan yang sudah menewaskan ribuan orang.

Banyak warga Nigeria yang berpendapat, sebagai Presiden, Jonathan tidak menangani Boko Haram secara serius dan mengharapkan Jenderal Buhari berada dalam posisi lebih baik untuk mengalahkan militan Islam itu.

Boko Haram menimbulkan amarah khalayak internasional ketika menculik lebih dari 200 murid perempuan di Kota Chibok, Negara Bagian Borno, April 2014 lalu, demikian lapor laman BBC.

Artikel ini ditulis oleh:

Denny Bantah Amankan ‘Hard Disk’ Sebelum Digeledah Bareskrim

Jakarta, Aktual.co — Tersangka kasus dugaan korupsi payment gateway, Denny Indrayana membantah  telah mengambil hard disk (data) dalam komputer di bekas ruang kerjanya di Kementerian Hukum dan HAM. Pasalnya, penyidik Bareskrim telah menggeledah dan menyita sejumlah dokumen di Direktorat Jenderal Imigrasi, Rabu (1/4) kemarin.
“Agak terkejut juga dengan penggeledahan kemarin. Yang jelas, tidak pernah ada pengambilan hard disk,” kata Denny di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (2/4).
Bekas ruangan kerja Denny yang berada di lantai lima gedung Dirjen Imigrasi sudah digeledah oleh tim berjumlah 15 orang. Namun, Denny mengaku terakhir menyanbangi bekas kantornya itu pada serah terima jabatan Wamenkumham beberapa bulan lalu. “Saya terakhir ke sana saat sertijab,” kata Denny.
Dalam kasus ini, bekas Menteri Hukum dan HAM itu sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Dirtipidkor Bareskrim Polri. Denny diduga kuat berperan besar dalam menjalankan sistem payment gateway di Kementrian Hukum dan HAM pada 2014 lalu itu.
Bekas staf khusus presiden ini juga menunjuk langsung dua vendor yakni, PT Nusa Satu Inti Artha (Doku) dan, PT Telkom Indonesia melalui anak perusahaannya PT Finnet Indonesia, untuk menangani program tersebut.
Program pembayaran paspor secara elektronik ini beroperasi sejak Juli hingga Oktober 2014. Selama program ini berjalan, ada uang sebesar Rp 32 miliar yang tidak disetor langsung ke kas negara. Uang tersebut sempat mengendap satu hari di bank penampung. Penyidik juga menemukan adanya uang sekitar Rp 605 juta yang justru masuk ke rekening kedua vendor tersebut.
Atas perbuatannya, Denny dijerat dengan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, dan Pasal 23 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 421 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) kesatu KUHP tentang penyalahgunaan wewenang secara bersama-sama.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Polres Jakpus Ungkap Pembuatan Air Zam-Zam Palsu

Jakarta, Aktual.co — Satuan reserse kriminal Mapolres Jakarta Pusat membongkar pembuat air zam-zam palsu yang di produksi di Jalan Inpres Rt 002/03, Kramat, Jakarta Timur.
“Awalnya kami menerima laporan terkait adanya penjualan air zam-zam palsu,” ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Tatan Dirsan, Kamis (2/4).
Dikatakan Tatan dalam menjalankan aksinya para pelaku mengemas air minuman yang diketahui air alami dari Timur Tengah tersebut menggunakan air mineral biasa yang dikemas dengan menjadi kemasan air zam-zam. 
“Pelaku juga menempelkan segel dari bandara, seolah-olah air tersebut merupakan import dari Arab Saudi,” ujar kasat. 
Dari lokasi petugas tak hanya mengamankan ratusan air zam-zam palsu yang dikemas dalam dirigen, tetapi petugas juga mengamankan empat orang pelaku.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Korupsi Payment Gateway, Denny: KPK Berikan Dukungan

Jakarta, Aktual.co — Bekas Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham), Denny Indrayana kembali memenuhi panggilan penyidik Badan Reserse Kriminal Mabes Polri (Bareskrim) untuk diperiksa sebagai tersangka korupsi payment gateway.
Setibanya di Bareskrim, Denny mengaku dalam rapat pembahasan proyek payment gateway dihadiri kementerian lembaga termasuk juga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Karena kami meyakini inovasi ini perlu dikoordinasikan, memang kami berkomunikasi dengan kementerian lembaga termasuk KPK, juga kementerian lain,” kata Denny di Bareskrim, Kamis (2/4).
Dia mengatakan, dalam rapat itu KPK juga memberikan dukungan termasuk memberikan masukan. “Yang lain-lain tentu dengan memberikan saran agar ada koordinasi dengan Kementerian Keuangan dan memperkuat dasar hukum,” kata Denny.
Namun demikian, Denny tak menjelaskan lebih jauh. Dia berjanji usai menjalani pemeriksaan akan membeberkan perihal isi materi rapat bersama Kementerian dan KPK itu. “Soal materi nanti setelah pemeriksaan,” ujarnya.
Pemeriksaan hari ini adalah pemeriksaan kedua setelah mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM ini ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri. Denny tiba sekitar pukul 13.15 WIB.
“Nanti kita lihat bagaimana perkembangannya, mudah-mudahan ini hari Kamis, malam Jumat hari baik, mudah-mudahan keterangan yang saya berikan bisa lebih memperjelas inovasi pembayaran elektronik paspor.” 

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

RDP dengan Wakapolri, Golkar Sampaikan Aduan Soal Kisruh Internal

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi III dari F-Golkar, John Kennedy Aziz menyampaikan soal kisruh internal partainya itu ke Wakapolri Komjen Badrodin Haiti dan Kabareskrim Komjen Budi Waseso saat Rapat Dengar Pendapat di DPR.
“Kami dari fraksi Golkar mengucapkan terima kasih kepada kepolisian yang telah bekerja sama dengan baik dan menjaga kondisi kondusif di DPR. Beberapa hari lalu, kita dengar ada suatu perselisihan di antara kami, sahabat-sahabat kami,” kata John di ruang rapat Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4).
Lebih lanjut, John menyampaikan kejadian saat pembukaan paksa ruang fraksi lalu.
“Ada obeng membuka secara paksa pintu ruang Fraksi Golkar. Sehingga jadi suatu anekdot ‘bawa obeng ga?’ Tindakan itu bukan delik aduan melainkan delik umum. Permohonan kami Pak Kapolri (Wakapolri Komjen Badrodin), supaya segera ditindak,” katanya.
Setelah menyampaikan hal tersebut, John kemudian membacakan surat yang disebutnya ditulis oleh Waketum Golkar hasil Munas Bali, Aziz Syamsuddin.

Artikel ini ditulis oleh:

DPP Golkar Serahkan Putusan Sela PTUN Kepada Pimpinan DPR

Jakarta, Aktual.co — Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham menyerahkan hasil putusan sela PTUN Jakarta kepada Ketua DPR RI, Setya Novanto yang telah menunda eksekusi putusan Menkumham tentang pengesahan Partai Golkar versi Munas Ancol.
Selain itu, Idrus juga menyampaikan kepada Ketua DPR RI bahwa tidak ada pergantian pimpinan fraksi Partai Golkar. 
“Maksud kami ingin sampaikan dua buah surat. Pertama tentang perihal putusan PTUN yang menunda pelaksanaan SK Menkumham tentang pengesahan Partai Golkar Munas Ancol,” kata Idrus, sebelum menyerahkanya kepada Novanto yang didampingi Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah dan Fadli Zon.
Selanjutnya, Idrus juga membacakan surat tidak adanya pergantian pimpinan fraksi Partai Golkar.
“Juga kami sampaikan kepada pimpinan DPR RI bahwa tidak ada pergantian dan perubahan susunan pimpinan Fraksi Partai Golkar. Ketuanya adalah Ade Komaruddin, Sekretarisnya adalah Bambang Soesatyo dan Bendahara Fraksi adalah Robert Kardinal. Selanjutnya, surat yang menerangkan tidak ada pergantian pimpinan fraksi diserahkan oleh Ketua Fraksi Partai Golkar, Ade Komaruddin.”
Hadir dalam penyerahan itu adalah Ketua BURT, Roem Kono, Bendahara Fraksi Golkar, Robert Kardinal, Anton Sihombing, Ahmadi Noor Supit.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain