15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37185

Harga Elpiji 12 Kg Naik Diam-Diam, Pertamina: Untuk Tutupi Kerugian!

Jakarta, Aktual.co — Pada Rabu (1/4), PT Pertamina (Persero) telah menaikkan harga gas elpiji ukuran 12 kilogram (kg) sebesar Rp666,67 per kg atau sekitar Rp8.000 per tabung. Kenaikan harga tersebut dilakukan perseroan tanpa melalui tahapan publikasi terlebih dahulu. Dengan demikian, harga elpiji 12 kg yang sebelumnya Rp134.000 per tabung menjadi Rp142.000 per tabung.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Bambang mengatakan, alasan pihaknya menaikan harga dikarenakan meruginya perseroan akibat harga BBM yang tidak mencapai harga keekonomian.

“Premium Jamali dan non-Jamali sesuai keterangan Dirjen Migas dihadapan Komisi VII kemarin masih minus Rp600 per liter. Kalau dikalikan 80 juta liter per hari jadi rugi berapa? Sedangkan untuk solar disebutkan impas, artinya Pertamina tidak mendapatkan apa-apa,” kata Bambang kepada wartawan, Jakarta, Rabu (1/3).

Untuk itu, lanjut Bambang, agar perseroan tidak mengalami kerugian yang sama, maka manajemen memutuskan untuk diam-diam menaikkan harga gas elpiji 12 kg.

“Oleh karena itu, agar tidak mengalami kerugian yang sama maka diam-diam Pertamina menaikkan harga elpiji 12 kg sebesar Rp666,67 per kg mulai hari ini,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

BPS: Jumlah Penumpang Angkutan Laut Turun 4,47 Persen

Jakarta, Aktual.co — Badan Pusat Statistik menyatakan jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang diberangkatkan pada Februari 2015 mengalami penurunan hingga 4,47 persen dibandingkan dengan Januari 2015 atau hanya sekitar 960,3 ribu orang.

“Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri menurun dari kisaran satu juta orang pada Januari 2015 menjadi 960,3 ribu orang pada Februarinya,” kata Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin Jakarta, Rabu (1/4).

Penurunan jumlah penumpang angkutan laut terjadi di sejumlah pelabuhan, yakni Pelabuhan Belawan mengalami penurunan hingga 61,33 persen atau hanya sekitar 2,9 ribu orang dibandingkan jumlah penumpang pada Januari 2015 tercatat 7,5 ribu orang. “Pada Februari 2015, penurunan jumlah penumpang tertinggi di Pelabuhan Belawan yang turun sebanyak 4,6 ribu dari jumlah penumpang pada bulan sebelumnya sebanyak 7,5 ribu orang,” ujarnya.

Di Pelabuhan Tanjung Periok mengalami penurunan jumlah penumpang 41,67 persen atau hanya sekitar 5,6 ribu orang dibandingkan jumlah penumpang pada Januari 2015 yang 9,6 ribu orang. Di Pelabuhan Tanjung Perak juga mengalami penurunan jumlah penumpang 41,63 persen atau hanya sekitar 12,9 ribu orang dibandingkan jumlah penumpang pada bulan sebelumnya 22,1 ribu orang.

Penurunan jumlah penumpang juga terjadi di Pelabuhan Makasar 24,37 persen atau hanya sekitar 30,1 ribu orang dibandingkan jumlah penumpang pada bulan sebelumnya 39,8 ribu orang. Hal serupa juga terjadi di Pelabuhan Balikpapan yang mengalami penurunan jumlah penumpang 21,31 persen atau 9,6 ribu orang dibandingkan dengan jumlah penumpang pada Januari 2015 yang tercatat 913,9 ribu orang.

Selain itu, pelabuhan lainnya juga mengalami penurunan jumlah penumpang angkutan laut 1,61 persen atau hanya sekitar 899,2 ribu orang dibandingkan dengan jumlah penumpang pada Januari 2015 yang tercatat 913,9 ribu orang.

Artikel ini ditulis oleh:

Antisipasi Denny Lelah, Polri Siapkan Dokter

Jakarta, Aktual.co — Tersangka kasus dugaan korupsi payment gateway di Kementrian Hukum dan HAM 2014, Denny Indrayana kembali diperiksa penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Mabes Polri, Kamis (2/4).
Namun, belum dipastikan apakah bekas Wakil Menteri Hukum dan HAM itu akan langsung dijebloskan ke sel tahanan usai menjalani pemeriksaan kedua sebagai tersangka. “Soal tahan menahan itu urusan penyidik,” kata Kadiv Humas Polri Brigjen Anton Charliyan, Kamis (2/4).
Mantan staf khusus presiden itu sedianya akan digarap sebagai tersangka untuk kedua kalinya oleh penyidik. Pada pemeriksaan pertama, kata Anton, baru 17 pertanyaan yang dijawab Denny. Sebab, saat itu Denny sudah kelelahan.
“Kemarin itu baru 17 pertanyaan, belum masuk kepada materi-materi kasus,” kata alumnus Akademi Kepolisian 1984.
Seandainya Denny beralasan sakit atau lelah lagi, maka Polri, kata Anton, akan menurunkan tim dokter untuk memeriksanya. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai pembanding apakah benar alasan yang disampaikan Denny.
“Kita pun juga ada tim dokter. Nanti kita periksa,” ujar perwira tinggi yang berpengalaman di reserse ini.
Anton menjelaskan, kalau memang menurut tim dokter Polri kondisi kesehatan Denny masih layak, maka pemeriksaan akan diteruskan. “Kalau sakit, ya kita harus hormati itu.”
Sebelumnya, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Mabes Polri, menetapkan mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana sebagai tersangka kasus dugaan korupsi program pembayaran paspor atau ‘payment gateway’. Denny diduga kuat menyalahgunakan wewenang dalam program sistem pembayaran pembuatan paspor secara elektronik di Kementrian Hukum dan HAM tahun 2014.
Atas perbuatannya, penyidik mengenakan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 dan Pasal 23 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 421 KUHP Juncto Pasal 55 ayat (1) ke satu KUHP tentang penyalahgunaan wewenang secara bersama-sama.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Jelang Libur Panjang, IHSG Dibuka Rebound 0,24 Persen ke Level 5.480, 16

Jakarta, Aktual.co — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan jelang akhir pekan pagi ini dibuka di zona hijau setelah sempat anjlok pada penutupan perdagangan Rabu (1/4) kemarin.

Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Kamis (2/4), laju IHSG rebound 0,24% ke level 5.480,16 jika dibandingkan dengan posisi pada penutupan perdagangan kemarin, yakni ditutup anjlok 0,94% ke 5.466,87.

Pada perdagangan hari ini, Asjaya Indosurya Securities memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) akan bergerak di kisaran 5423 – 5537.

“Koreksi wajar setelah mencetak rekor baru, merupakan peluang yang dapat dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian terhadap saham saham terpilih,” kata Kepala Riset Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya dalam risetnya, Kamis (2/4).

Menurutnya, hal itu dikarenakan IHSG sedang mulai membentuk langkah uptrend lanjutan dalam beberapa waktu kedepan. “Ditunjang oleh kembalinya capital inflow yang mulai terjadi terus menerus,” ujar William.

Lanjutnya, ditambah lagi dengan rilis data ekonomi di awal bulan yang cukup bagus dapat memberikan angin segar terhadap kondisi perekonomian. Potensi menggapai level resisten 5.537 masih terbuka cukup besar, selama support 5.423 dapat terjaga dengan baik. “IHSG dalam jangka pendek masih berada dalam jalur uptrend,” kata William.

Dalam risetnya, William juga mengemukakan sejumlah saham yang dapat dipertimbangkan pada perdagangan hari ini, yaitu ERAA, BJTM, PGAS, JSMR, MPPA, BBNI, ANTM, dan INDF.

Artikel ini ditulis oleh:

DPR: Prihatin akan Pemerintahan, Wajar Mahasiswa Lakukan Aksi

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi I Dave Laksono menilai maraknya aksi mahasiswa menuntut Presiden Joko Widodo mundur merupakan bentuk keprihatinan terhadap pemerintahan sekarang. Ia menyebut aksi mahasiswa sebagai perwakilan suara rakyat atas kondisi ekonomi Indonesia yang semakin memprihatinkan.
“Aksi mahasiswa itu kan bentuk keprihatinan pemerintahan sekarang, sementara ekonomi kondisinya seperti ini hargaa bbm naik, rupiah anjlok makanya harus ada perhatian,” ujar Dave di Jakarta, Kamis (2/4).
Menurutnya, mahasiswa melakukan aksi karena ada kegelisahan dari rakyat. Dave meminta pemerintah merespon dan bertanggung jawab sebagai bentuk perhatian dari pemerintah.
“Mahasiswa itu kan aksi karena ada jeritan rkyat, pemerintah harus tegas dalam menyikapai hal ini, sebagai tnggung jawab dan perhatian pemrintah,” katanya
Selain itu, DPR mendukung mahasiswa mengkoreksi pemerintahan ke arah yang lebih baik.

Artikel ini ditulis oleh:

Jelang Akhir Pekan, Rupiah Tinggalkan Level Rp 13.000

Jakarta, Aktual.co — Laju nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan jelang akhir pekan pagi ini dibuka dengan penguatan lanjutan.

Berdasarkan data Bloomberg Dollar Index pada pagi ini, Kamis (2/4), rupiah dibuka menguat 0,36% ke Rp13.001 per dolar AS dibanding dengan posisi sebelumnya di level Rp13.048 per dolar AS. Pada pukul 08:02 WIB, laju mata uang Garuda ini bahkan sempat menguat 0,42% ke Rp12.993 per dolar AS, dan bergerak di kisaran 12.993—13.001. Rupiah terus terapresiasi ke Rp12.999 per dolar AS saat Bursa Efek Indonesia dibuka.

Dalam beberapa riset menyebutkan Rupiah memang berpotensi melanjutkan penguatannya menyusul indeks dolar AS yang bergerak melemah, meski tipis.

Sementara itu, analis dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada dalam risetnya menyebutkan, laju Rupiah kemarin masih melanjutkan pergerakan positifnya. Imbas dari meningkatnya penyerapan lelang surat utang negara (SUN) memberikan imbas yang cukup positif.

“Selain itu, rilis inflasi sebesar 0,17 persen yang lebih rendah dari perkiraan kami (0,43 persen) dan konsensus (0,19 persen) serta dibarengi dengan meningkatnya laju Yen dan Yuan seiring ekspektasi akan perbaikan ekonomi masing-masing juga turut memberikan imbas positif pada laju Rupiah,” ujarnya.

Pada Kamis (2/4) Reza memprediksikan laju Rupiah di atas target level resisten 13.080, yakni Rp13.089-13.080 (kurs tengah BI). Menurutnya, laju Rupiah mencoba untuk kembali bergerak menguat dengan memanfaatkan sentimen yang ada.

“Tetap cermati dan antisipasi jika terjadi potensi pembalikan arah,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain