11 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37209

Kemendagri Undur Bahas Pergub dengan Pemprov DKI

Jakarta, Aktual.co —Rencana pembahasan draf Peraturan Gubernur APBD-Perubahan 2014 antara Pemprov DKI bersama Kementerian Dalam Negeri yang dijadwalkan hari ini, Selasa (31/3), diundur.
Sekretaris Daerah DKI Saefullah siang tadi justru ditemui tengah menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) di kantor Wali Kota Jakarta Selatan.
Saat dikonfirmasi, Saefullah yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), mengakui pertemuan dengan Kemendagri diundur jadi hari Kamis (2/4).
“Tadinya besok pagi, tapi Kemendagri undur sampai Kamis pagi,” kata mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu, Selasa (31/3).
Dia mengaku tak tahu alasan penundaan Kemendagri. Yang pasti, ujar dia, di pertemuan Kamis nanti Pemprov DKI bersama Kemendagri akan ‘mematangkan’ rancangan APBD DKI yang menggunakan Pergub sesuai pagu anggaran APBD-P 2014. 
Setelah 3 April, ujar dia, para SKPD akan diminta datang ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk menginput mata anggaran bersama. “Seperti kemarin (tanggal 22 Maret),” ucap dia.
Setelah membuka seluruh program dan melakukan proses penginputan secara bersama-sama APBD DKI 2015, Saefullah berharap Kemendagri bisa langsung beri persetujuan. ‎”Sehingga tanggal 10 April 2015 mungkin langsung ada pengesahan.”

Artikel ini ditulis oleh:

KA Sukabumi Anjlok Tak Pengaruhi KA Pangarango

Jakarta, Aktual.co — Anjloknya kereta api jurusan Cianjur-Sukabumi-Bogor di Stasiun Cireungas pada Selasa siang tidak mempengaruhi perjalanan KA Pangrango tujuan Bogor-Sukabumi, Jawa Barat, karena tetap beroperasi normal.

“KA Pangrango tidak ada masalah masih bisa beroperasi, perjalanan kereta tetap berjalan normal hanya sampai Sukabumi,” kata Kepala Stasiun Besar Bogor, Darmin, di Bogor, Selasa (31/3).

Darmin menjelaskan, kereta yang mengalami anjlok adalah kereta Siliwangi dari Cianjur menuju Sukabumi dan Bogor, terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

Kereta mengalami anjlok saat hendak masuk stasiun, posisi anjloknya berada di wesel, menyebabkan badan kereta keluar dari rel.

Menurutnya, anjloknya kereta tersebut membuat perjalanan KA jurusan Bogor-Sukabumi-Cianjur hanya berhenti sampai Sukabumi. Untuk sementara perjalanan menuju Cianjur tidak bisa dilayani.

“Penumpang tujuan Cianjur yang berada di kereta dialihkan ke Bogor, perjalanan kereta saat ini hanya sampai Sukabumi,” katanya.

Ia mengatakan pula, peristiwa anjloknya kereta Bogor-Cianjur-Sukabumi di Stasiun Cireungas tidak berpengaruh pada penumpang, karena kebanyakan penumpang hanya sampai Stasiun Sukabumi.

“Lagi pula kereta tujuan Cianjur hanya beroperasi di pagi hari jam 07.55 dan siang jam 13.55 WIB. Jadi untuk kereta Bogor-Sukabumi sore tidak ada masalah, tetap bisa beroperasi,” katanya.

Darmin mengatakan lagi, informasi anjloknya kereta Siliwangi telah diinformasikan melalui media sosial milik PT KAI. Pihak stasiun juga menginformasikan terkait gangguan perjalanan kereta tersebut kepada para penumpang.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

KPU: 65 Daerah Belum Alokasikan Dana Pilkada Serentak

Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik mengatakan, setidaknya ada 65 daerah yang belum mengalokasikan biaya penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) nya.
Hal itu diungkapkan Husni saat rapat konsultasi dengan Komisi II DPR dengan agenda pembahasan perkembangan draft peraturan KPU yang sedang disusun oleh KPU, di Ruang Sidang Komisi II, di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (31/3).
“Kita menyiapkan 269 provinsi dan kabupaten/kota yang akan gelar pilkada secara serentak, tapi ada 65 daerah belum mengalokasikan anggrannya dalam APBD 2015,” ujar dia.
Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh ketua komisi II Rambe Kamarulzaman, anggota langsung menyoroti masalah biaya pilkada di 65 daerah yang belum menganggarkannya.
“65 daerah ini persoalan serius, bahwa di undang-undang pembiayaan dibebankan ke APBD. Kalau enggak ada, ini masalah serius,” tegasnya.
Dirinya merekomendasikan agar pimpinan rapat segera mengagendakan rapat gabungan dengan Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, KPU dan Bawaslu untuk mencri jalan keluar untuk 65 daerah tersebut. “Saya usulkan ke pimpinan agar kita harus rapat dengan mendagri, menkeu, KPU dan Bawaslu untuk mencari jalan keluar agar pilkada nggak gaduh,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Asik Berjudi Sambil Nikmati Narkotika, Polisi: Lima Pemuda Bakal Jalani Tes Urine

Jakarta, Aktual.co — Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Deddy Arnadi mengatakan lima pemuda yang berhasil diamankan oleh pihaknya atas kasus judi dan kepemilikan ganja akan menjalani tes urine.
“Untuk narkotikanya, kami masih menunggu hasil tes urine,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (31/3).
Dikatakan Deddy untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kelima pemuda tersebut akan dijerat pasal 303 tentang Penertiban Perjudian.
Seperti diberitakan sebelumnya lima pemuda yang tengah asik bermain judi sambil menikmati narkotika jenis ganja diamankan satuan reserse Mapolsek Pesanggrahan.
Tak hanya pemuda petugas juga mengamankan barang bukti uang, satu paket kartu remi, dan satu paket narkoba jenis ganja seberat 8,6 gram.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Effendi: Kebijakan jokowi Tak Cerminkan Ideologi Kader PDIP

Jakarta, Aktual.co — Kebijakan pemerintahan Jokowi terhadap harga bahan bakar minyak (BBM) membuktikan bahwa janji Nawacita dan Trisakti hanya sekedar isapan jempol belaka.
Politisi PDI Perjuangan, Effendi Simbolon mengatakan jika Jokowi bukan dari PDIP maka kebijakan tidak pro rakyat menjadi wajar.
“Kami (PDIP) ketika SBY 10 tahun kita melakukan upaya mengkritisi, tapi ini kan katanya kader sendiri tapi kok begini, yang dijual Nawacita dan Trisakti. Apakah lantas ini kita ingin mempermainkan jargon nasionalisme kita yang sangat mulia,” ucap Effendi, di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (31/3).
Ia pun berpandangan, masih ada celah bahwa kondisi ini lantaran Jokowi terpengaruh oleh lingkungan disekitarnya, yakni istana negara. Hal ini lantaran ketidaktahuannya dan jam terbang yang masih kosong, sehingga diisi oleh fedeer-fedeer yang sudah punya misi bagaimana menerapkan pola aliran liberal di Indonesia.
“Kalau tesis itu tidak benar, kemudian apakah Jokowi nya sendiri yang melakukan ini. Kalau ini yang terjadi maka jadi permasalahan serius bagaimana pemangku pemerintahan tertinggi melakukan kebijakan yang tdak sesuai dengan konstitusi,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Pembunuh Ibu Kandung Divonis 15 Tahun Penjara

Denpasar, Aktual.co — Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara kepada Heather Luis Mack, warga negara Amerika Serikat, yang menjadi pembunuh ibu kandungnya sendiri.

Dalam tuntutannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Eddy Arta Wijaya menuturkan, jika terdakwa Heather membantu tindak pembunuhan dan mutilasi terhadap ibunya sendiri.

“Menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 15 tahun dipotong masa tahanan,” kata Eddy, Selasa (31/3).

Heather yang didampingi penerjemah tak banyak bicara. Pada sidang terpisah, kekasih Heather, Tommy Schaefer dituntut lebih berat yakni 18 tahun penjara oleh JPU yang sama.

Tommy disebut sengaja menghabisi nyawa orang lain dan meminta kekasihnya Heather Luis untuk membantu menyembunyikan mayat dengan cara memutilasi korban dan memasukkan ke dalam koper.

Atas tuntutan ini, Hakim Ketua Made Suweda memberikan waktu satu minggu untuk menyiapkan pembelaan atau pledoi.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain