3 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37217

Hadapi Persib Bandung pada Lusa, ‘Kabau Sirah’ Matangkan Persiapan

Padang, Aktual.co — Semen Padang FC terus menyusun formasi yang terbaik jelang laga perdana Liga Super Indonesia (LSI) melawan Persib Bandung pada 4 April mendatang.

Pelatih Semen Padang FC, Nil Maizar mengaku saat ini dirinya masih mencoba berbagai strategi yang bagus guna menghadang perlawanan Persib nantinya.

“Sejumlah strategi sudah kita coba dalam setiap latihannya, ini untuk mencari posisi yang pas,” katanya di kota Padang, Senin (30/3).

Dia menerangkan, dalam persiapan melawan Persib berbagai rangkaian latihan sudah dilakukan. Saat ini, dikatakan Nil, skuad-nya hanya latihan ringan setiap hari.

“Mulai Sabtu, kita latihan ringan untuk menurunkan tempo dan juga mematangkan taktik, jadi saat di Bandung nanti sudah performa yang bagus,” terangnya.

Untuk diketahui, Semen Padang FC sendiri dijadwalkan akan bertolak ke Kota Bandung pada Rabu (1/4) mendatang.
 
“Pada 1 April kita berangkat dari Padang,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Evakuasi Orangutan Sumatera

Petugas Yayasan Orangutan Sumatera Lestari – Orangutan Information Centre (YOSL-OIC) dan BBKSDA Sumut mengevakuasi orangutan sumatra (Pongo abelii) di Desa Kuala Musam, Langkat, Sumatera Utara, Senin (30/3). Orangutan betina berumur 20 tahun tersebut, dievakuasi setelah terisolir di perkebunan sawit. ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi

Bamsoet Sebut Yorrys Tamu Tak Diundang

Jakarta, Aktual.co — Pascamelakukan pertemuan dengan pimpinan MPR RI, Wakil Ketua DPP Partai Golkar Munas Ancol, Yorrys Raweyai langsung menyambangi ruang fraksi Partai Golkar di lantai 12, Gedung DPR RI.
Namun, ketika menyambangi ruangan fraksi, langkah Yorrys yang didampingi oleh Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Dave Laksono harus terhenti di depan pintu yang menuju ruang fraksi tertutup rapat.
Menanggapi kedatangan kubu dari Agung Laksono, Sekertaris Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo (BamSoet) mengatakaan bahwa kedatangan mereka tidak diundang oleh fraksi dan membawa itikad tidak baik.
“Sebenarnya kedatangan mereka dengan maksud tidak baik kalau datang marah-marah dan kita tidak terima,” sebut Bamsoet kepada wartawan, di ruang fraksi Golkar, Senayan, Senin (30/3).
Ia pun mengatakan, tidak takut berhadapan dengan kubu Agung Laksono, terlebuh khusus oleh Yorrys sekalipun. Menurut dia, bertahannnya pihak Aburizal Bakrie dengan tidak meladeni dalam rangka menjaga saja kondisi agar tidak terjadi apa-apa.
“Kita gak takut melawan Yorrys kita tidak takut melawan mereka kita hanya menjaga saja, agar tidak terjadi seperti di kantor DPP Slipi,” ucapnya.
Masih kata Bamsoet, berdasarkan informasi yang diterimanya, Yorrys dan Dave Laksono juga membawa preman dan membawa gembok untuk mengunci pintu ruang fraksi dari luar.
“Kondisinya saat ini di luar, Mereka sudah membawa rante dan preman, di lantai 11 saja sudah penuh di tangga darurat dengan preman bawaan Yorrys,” tandasnya.
Untuk diketahui, saat ini sejumlah awak media tengah terkurung di dalam ruang fraksi partai Golkar, lantaran tak diijinkan untuk keluar terlebih dahulu oleh pihak keamanan dalam (Pamdal) DPR RI.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Korupsi UPS, Bareskrim Mungkinkan Panggil Ahok

Jakarta, Aktual.co — Kepala Sub Direktorat V Tipidkor Bareskrim Mabes Polri, Muhammad Ikram, menyatakan pihaknya tak akan berhenti hanya pada penetapan dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Uninterruptible Power Suply (UPS).
Sebaliknya, Bareskrim akan mengembangkan penyidikan kasus korupsi di lingkungan Pemprov DKI tersebut. Salah satunya dengan memanggil pihak-pihak terkait, tak terkecuali Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahya Purnama alias Ahok.
“Pasti kita akan panggil siapapun yang terkait ini,” ujar dia, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (30/3).
Ia pun menegaskan, ada pihak-pihak lain yang diduga ikut terlibat dalam kasus ini. Meski demikian, ia tak menyebut siap pihak-pihak itu.
“Saya belum mau jelaskan hal yang belum terang,” kata dia.
Pada kasus ini, Bareskrim Mabes Polri menetapkan PPK pengadaan UPS Sudin Dikmen Jakbar, Alex Usman, dan Zaenal Soleman selaku PPK Pengadaan UPS Sudin Dikmen Jakpus, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Uninterruptible Power Suply (UPS) Negara.
Seperti diketahui Zaenal kini tengah menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta.  Keduanya masih aktif menjadi pejabat dan berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Atas perbuatannya kedua tersangka dikenakan Pasal 2 dan Pasal 3 UU no 31 tahun 1999 tentang Peemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah dirubah dan ditambahkan dengan UU RI No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Menhut dan Komisi IV DPR Bahas Kasus Nenek Asyani

Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar mengikuti rapat bersama dengan Komisi IV DPR RI di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2015). Rapat kerja Menteri Kehutannan dan DPR tersebut membahas kasus nenek Asyani yang dijerat hukum lantaran diduga mencuri tujuh batang kayu milik Perum Perhutani. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Yorrys Terobos Masuk Ruang Fraksi Golkar

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Ancol, Rorrys Raweyai mengancam akan memasang palang di depan pintu pimpinan fraksi Partai Golkar yang ada di lantai 12, Gedung Nusantara I DPR RI.
Ancaman itu disampaikan Yorrys karena pengurus Golkar Ancol akan menduduki fraksi Golkar, namun tak bisa memasukinya.
Kekesalam Yorrys dikarena pengaman dalam (Pamdal) DPR RI yang berjaga-jaga tidak memberikan akses kepada kelompok Yorrys untuk menduduki pimpinan fraksi.
“Kalau anak buah bapak tidak mau keluar dari dalam, saya mau palang pintu fraksi, kalau mereka (pamdal). Biar sama-sama adu kuat,” kata Yorrys kepada Kepala Bagian Pamdal DPR RI, Tamamuddin di depan ruang fraksi Golkar, Senin (30/3).
Tak lama berselang, sejumlah aparat kepolisian berdatangan ke lantai 12 untuk ikut membantu. Namun kehadiran aparat negara itu malah diusir oleh kelompok Yorrys.
“Yang tidak berkepentingan silahkan keluar termasuk yang baju coklat (aparat kepolisian),” kata Fayakhun Andriadi yang didapuk kubu Agung sebagai Sekretaris Fraksi Golkar itu,
Sebelum mengusir aparat, Fayakhun sempat memaki Tamamuddin.
“Saya sekolah tinggi-tinggi, berpendidikan, keluarga saya baik-baik. Loe tidak seperti saya, loe disuruh atasan loe,” demikian maki Fayakhun.
Sedangkan Dave Laksono sambil menunggu, memencet kode elektronik yang terpasang di depan pintu masuk ruang fraksi.
Terlihat kubu Agung masih menunggu di lantai 12 Gedung DPR RI seperti Yorrys Raweyai, Fayakhun, Dave Laksono, Sarmudji, Airlangga Hartarto.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain