2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37235

Korban tewas Serangan Museum Tunisia Menjadi 22 orang

Jakarta, Aktual.co — – Wanita Prancis yang cedera akibat serangan di museum nasional Tunisia pada 18 Maret, akhirnya meninggal.  Sehingga, menurut Presiden Prancis Francois Hollande, pada Sabtu (28/3), jumlah korban tewas dalam insiden itu menjadi 22 orang.

“Presiden Republik ini mengungkapkan kesedihan mendalam menyusul kematian nyonya Huguette Dupeu, yang luka parah akibat serangan itu, yang juga merenggut nyawa tiga warga lain Prancis, di Tunis,” kata pernyataan presiden ini.

Selain keempat warga Prancis itu, 17 wisatawan asing lain dan satu polisi Tunisia juga tewas akibat serbuan kelompok bersenjata ke museum nasional Bardo yang diklaim sebagai aksi jibaku kelompok Negara Islam.

Hollande dijadwalkan hadir dalam acara “berbaris melawan terorisme” di Tunis pada Minggu (29/3) untuk menghormati para korban tersebut.

Tunisia pada Kamis menyatakan menahan 23 tersangka terkait serangan tersebut.  “Duapuluh tiga tersangka, termasuk seorang perempuan, ditangkap sebagai bagian dari sel kelompok teroris, yang terlibat dalam penyerangan itu,” kata Menteri Dalam Negeri Najem Gharsalli kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa 80 persen sel itu bubar.   Semua tersangka itu warga Tunisia. Sementara seorang warga lain Tunisia, dua warga Maroko dan seorang warga Aljazair, yang dicurigai sebagai anggota kelompok tersebut, diketahui telah lari.

Warga Tunisia bernama Maher Ben Mouldi Kaidi sebelum ini dicurigai sebagai pemasok senjata otomatis untuk dua tersangka, yang menembaki wisatawan itu.

Menteri itu menyatakan penyerangan itu didalangi warga Aljazair, Lokmane Abou Sakhr, pemimpin Brigade Okba Ibn Nafaa, salah satu jaringan Alqaida. Kelompok bersenjata asal Tunisia ini ng bergerak di sepanjang perbatasan Aljazair.

Meski demikian, tanggungjawab penyerangan itu diakui oleh pesaing Alqaida, kelompok Negara Islam.

“Pada saat ini, kami belum bisa menyebut nama (kelompok yang bertanggungjawab),” kata Gharsalli, “Yang pasti adalah ada hubungannya dengan Okba Ibn Nafaa.”

Setelah menemukan sejumlah “kelemahan” di bidang keamanan, Perdana Menteri Tunisia dilaporkan AFP, mencopot kepala polisi Tunis dan kepala polisi di kawasan sekitar museum nasional Bardo

Pencopotan itu justru dilakukan Habib Essid yang sedang berusaha memperbaiki industri pariwisata di negara yang diserang oleh kelompok garis keras tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Menag Instruksikan Madrasah Tarik Buku dan LKS Tertentu.

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —  Menag melarang setiap kepala madrasah mempergunakan buku Lembar Kerja Siswa (LKS) Madrasah Aliyah kelas X mata pelajaran SKI. Pelarangan ini akibat ditemukannya sejumlah buku mata pelajaran “Agama Islam” yang berisi hal-hal yang bertentangan dengan ajaran Islam.

Larangan ini diinstruksikan Menag, antara lain karena dipicu oleh reaksi keras masyarakat yang menilai ada indikasi pelecehan sahabat Nabi di dalam sejumlah buku dan LKS tersebut.

“Menag menginstruksikan setiap kepala madrasah untuk tidak mempergunakan LKS tersebut,” kata Menag Lukman Hakim Saifuddin melalui siaran pers di Jakarta, pada Minggu (29/3).

Menag juga meminta agar madrasah yang terlanjur memiliki buku dan LKS itu segera menariknya. “Madarasah juga harus menolak jika ada penawaran serupa dari pihak penerbit,” tambahnya.

Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan pada Senin (30/3) Kemenag akan menerbitkan surat edaran yang menginstruksikan seluruh Kanwil Kemenag Provinsi se-Indonesia untuk menindaklanjuti penolakan LKS tersebut.

Menag berharap aparat penegak hukum, segera mengusut dan memproses kasus tersebut.

Kementerian Agama terus menelusuri dan memantau upaya pihak-pihak yang memasukkan paham-paham yang bertentangan dengan paham mayoritas umat Islam Indonesia.

“Menag sudah mengkomunikasikan hal ini dengan Mendikbud, dan akan menempuh kebijakan yang sama untuk menarik buku-buku tersebut,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Warga Perbatasan Nunukan Gunakan Dua Mata uang

Jakarta, Aktual.co — Warga perbatasan Indonesia-Malaysia di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan, Kaltara, sampai saat ini masih menggunakan dua mata untuk melakukan transaksi jual beli.
Sebagaimana yang dikemukakan, Haniah, pedagang kue di Pasar Sei Pancang, telah menjadi tradisi bagi masyarakat setempat setiap berbelanja dipastikan menggunakan salah satu dari dua mata uang, tergantung mata uang yang dimiliki.
Namun, kata dia lagi, seluruh masyarakat Pulau Sebatik khususnya yang berada di wilayah tapal batas memiliki dua jenis mata uang tersebut yakni ringgit (Malaysia) dan rupiah (Indonesia).
Haniah yang berdomisili di RT 06 Desa Sei Pancang ini mengaku, tidak pernah menentukan sendiri kepada pelanggannya jenis mata uang tertentu yang diterimanya tetapi menyerahkan sepenuhnya kepada mereka akan membayar dengan mata uang apapun.
Mengenai masyarakat setempat yang bertransaksi dengan menggunakan dua mata uang itu, memang telah lama berlangsung karena kedekatan emosional antara pulau itu dengan Malaysia yang berbatasabn daratan.
Ia menerima mata uang ringgit Malaysia saat memasarkan barangnya di sejumlah pasar karena dapat membantunya apabila akan berbelanja ke negara tetangga tersebut dengan tidak perlu bersusah payah ke ‘money changer’.
Secara terpisah, Haji Tamir yang berbelanja di pasar itu mengatakan, masalah berlakunya dua mata uang saat bertransaksi di sejumlah pasar di Pulau Sebatik bukan barang baru tetapi telah berlangsung sejak pulau itu terhuni pada 1960-an silam.
Menurut dia, berlakunya mata uang rupiah dan ringgit di wilayah perbatasan itu karena seluruh bahan kebutuhan sehari-hari masyarakat setempat diperoleh dari Malaysia yang dipasok oleh pedagang setiap hari.

Artikel ini ditulis oleh:

Kerajinan Batu Akik Atasi Pengangguran di Lebak

Jakarta, Aktual.co — Kerajinan batu akik di Kabupaten Lebak, Banten, selama ini dapat mengatasi pengangguran sehingga bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah itu.
“Kami sudah tiga bulan menggeluti usaha ini dan bisa mencukupi ekonomi keluarga sehari-hari,” kata Budiman, seorang perajin batu akik warga Desa Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Minggu (29/3).
Selama ini penghasilan kerajinan batu akik cukup lumayan sehingga dapat memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga biaya pendidikan anaknya yang kini kuliah di Universitas Dipenogoro Semarang, Jawa Tengah.
Meskipun anaknya itu kuliah gratis karena mendapat program Bidik Misi dari pemerintah, namun bisa membantu untuk biaya keperluan lainya.
Sebelumnya, dirinya bingung usaha buruh bangunan tidak menentu, terkadang bisa makan jika ada pekerjaan, tetapi sebaliknya bila menganggur tentu kesulitan ekonomi keluarga.
Namun, peluang usaha didapati setelah masyarakat saat ini demam batu akik.
Hampir di sepanjang jalan protokol di Rangkasbitung ditemukan usaha kerajinan batu akik juga permintaan pasar relatif tinggi.
Dengan begitu, kata dia, dirinya mencoba menggeluti usaha kerajinan batu akik dan banyak permintaan pasar maupun pesanan dari berbagai daerah di Provinsi Banten hinggga Jakarta.
“Kami terbantu dengan usaha ini dan pendapatan antara Rp1,5 sampai Rp2 juta/hari,” kata Budiman saat ditemui di Jalan Lingkar Selatan Rangkasbitung.
“Kami menjual batu akik dari Rp100 ribu sampai Rp20 juta dan tergantung kualitasnya,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Keluarkan Bau Tak Sedap, Mahasiswa Unand Ditemukan Tewas

Jakarta, Aktual.co — Salah seorang mahasiswa Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Khairul Agusti (22) ditemukan tewas di Padang, Minggu (29/3).
Salah seorang rekan korban, Ardinul, mengatakan temannya diketahui meninggal Minggu pagi di tempat tinggalnya pada Kawasan Perumahan Dosen Unand Limau Manis Padang.
Kabar ini cukup mengejutkan teman-temannya yang lain. Menurut dia, saat ditemukan kondisi tubuh temannya sudah menggembung serta mulai mengeluarkan bau tidak sedap.
“Melihat kondisinya, korban sudah meninggal dua hingga tiga hari lalu,” ujarnya.
Dia menduga korban melakukan bunuh diri karena menghadapi masalah dan tidak kunjung menemukan solusinya.
Hingga kini (Minggu pukul 16.00 WIB) jenazah korban berada Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk di otopsi sambil menunggu keluarganya.
Kabar duka tersebut telah disampaikan kepada keluarga korban yang berdomisili di Nagari Taeh Kabupaten Limapuluh Kota.
Korban yang kesehariannya merupakan mahasiswa Jurusan Sastra Daerah pada Fakultas Ilmu Budaya terakhir mengikuti perkulihaan pada Rabu (25/3).
Namun, satu hari kemudian dia masih berkomunikasi dengan rekan-rekannya melalui telepon seluler.
Kesehariannya, teman-teman seangkatan menilai korban merupakan orang yang santun dalam bergaul dan berbicara seadanya.
“Korban mengakhiri hidupnya diduga karena tidak mendapatkan solusi dari masalah yang dihadapinya,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Indonesia Alami Krisis Pakar Hukum Laut

Jakarta, Aktual.co — Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Riza Damanik berpendapat bahwa bangsa Indonesia sedang krisis atau kekurangan pakar yang mumpuni mengenai hukum laut.
“Bukan tidak ada pakar, tetapi untuk wilayah perairan seluas Indonesia saya rasa masih kurang,” kata Riza Damanik, di Jakarta, Minggu (29/3).
Riza menjelaskan permasalahan polemik politik aturan kelautan dan pelanggaran hukum di laut yang terjadi saat ini terjadi karena kurangnya penjelasan dari orang-orang ahli.
“Seharusnya perlu didiskusikan dengan pakar hukum laut yang ada, jangan asal diproses hukum,” ujarnya.
Ia menilai banyak terjadi pelanggaran berat di perairan Indonesia, namun tidak dihukum semestinya.
“Penenggelaman kapal besar belum ada, pelanggaran jelas merugikan bangsa kita, namun hasilnya kebanyakan hanya didenda dengan jumlah yang tidak sebanding,” tuturnya.
Pada beberapa kasus, kapal sebaiknya tidak ditenggelamkan, tetapi lebih bijak disita oleh negara.
“Dengan disita, fisik kapal lebih bisa dimanfaatkan, bisa dilelang atau diperbantukan untuk para nelayan,” kata Riza.
Segi pengawasan perairan juga menjadi kendala tersendiri karena kurangnya personel dan perlengkapan.
Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo disarankan segera mengesahkan peraturan tentang keterlibatan masyarakat dalam membantu mengawasi perairan dan sumber daya laut.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain