Din Syamsuddin Jadi Salah Satu Pembicara Boao Forum
Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin menjadi salah satu pembicara dalam acara Boao Forum for the Future of Asia (BFA) di Boao, Pulau Hainan, Tiongkok, 27-30 Maret 2015.
BFA adalah forum bergengsi tingkat dunia yang menghimpun para penentu kebijakan, seperti presiden dan menteri, khususnya dalam bidang ekonomi, perdagangan, dan CEO serta pebisnis dari berbagai negara.
Hadir dari Indonesia antara lain Presiden Joko Widodo, Menko Perekonomian Sofyan Jalil, Menlu Retno Marsudi, Mendag Rahmat Gobel, Mensekab Adi Wijayanto, dan Kepala BKPM Sibarani.
Isu utama yang dibicarakan adalah tentang prinsip jalan tengah dan perdamaian. Tampil menjadi narasumber antara lain Master Sing Yuen, tokoh Buddha terkemuka dari Taiwan, Arcbishop Paul Kwong dari Hongkong, dan Din Syamsuddin dari Indonesia.
Din Syamsuddin menjelaskan prinsip jalan tengah Islam (wasathiyah) sebagai jalan keluar terhadap problematika peradaban dunia.
Menjawab pertanyaan moderator dari Phoenic TV tentang fenomena radikalisme keagamaan dan terorisme, Din meyakinkan audiens bahwa tidak ada akar pada Islam bagi kekerasan dan terorisme.
Menurut Din, kelompok ekstrimis dan teroris hanya menyalahgunakan bahkan “membegal” Islam untuk kepentingan politik kelompoknya.
Selain itu, radikalisme, ekstrimisme dan terorisme, juga dipengaruhi oleh faktor-faktor non-agama seperti kesenjangan sosial, ekonomi, dan politik.
“Bahkan tidak mustahil kelompok ini ikut direkayasa oleh pihak luar yang ingin merusak Islam melalui sebagian pemeluknya,” kata Din.
Artikel ini ditulis oleh:













