2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37238

Fasilitas Minim, Pemerintah Diminta Perhatikan Nasib Petani

Malang, Aktual.co — Ratusan Petani di wilayah Malang Raya yang tergabung dalam Forum Rembug Tani Indonesia (Forti) menuntut agar pemerintah memperhatikan nasib mereka.
Hal ini dikarenakan berbagai fasilitas pendukung dari Pemerintah Daerah (Pemda) selama ini minim diberikan.
Koordinator Forum Rembug Tani Indonesia (Forti) Malang Raya, Zulham Mubarok, mengatakan bahwa petani sebagai tonggak dunia pangan, masih kurang perhatian baik dari segi bantuan sarana dan prasarana maupun lainnya.
“Selama ini petani tidak mendapat kesempatan untuk swasembada pangan, ini permasalahan utama mereka,” kata Zulham, di Lapangan Tulus Besar, Tumpang, Kabupaten Malang, Minggu (29/3).
Menurutnya, berbagai fasilitas pendukung petani seperti pupuk bersubsidi, sarana dan prasarana, dan khususnya pengairan bagi sawah, jauh dari harapan petani selama ini.
Kasus perebutan air di Sumber Pitu antara petani dengan PDAM adalah sekelumit fakta, dimana kebutuhan dasar untuk bercocok tanam masih tidak di prioritaskan bagi mereka.
“Negara gagal memberi fasilitas kepada petani, contoh kasus Sumber Pitu saja menunjukkan fakta 978 hektar tanah petani tidak teraliri air,” tegasnya.
Selain itu, anggaran untuk petani sebesar 2,5 persen dari APBD masih belum terarah dengan baik, sehingga sebarannya masih jauh untuk kesejahteraan petani khususnya di Kabupaten Malang.
Berdasarkan data Forti, jumlah petani di Malang Raya sudah mencapai angka 524 ribu dan paling terbanyak berada di Kabupaten Malang.

Artikel ini ditulis oleh:

Pantang Menyerah, Grace Natalie Dipercaya Pimpin PSI

Jakarta, Aktual.co — Pimpinan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie, memiliki beragam pengalaman selama meniti karir di dunia media hingga akhirnya terjun ke dunia politik.
Grace yang merupakan tamatan Institut Bisnis Indonesia, langsung aktif di media Televisi. Memulai karir sebagai reporter di SCTV, lalu dipercaya menjadi News Anchor Liputan6 SCTV. Kecintaannya pada media televisi berlanjut ke ANTV lalu terakhir di TVOne.
Sejak memulai karirnya, sebagai perempuan, Grace tidak jarang mendapat perlakuan diskriminatif, bahkan dari teman-teman jurnalis sendiri. Pernah suatu kali, dalam liputan di rumah mantan Presiden SBY saat itu, seorang jurnalis media cetak mengatakan kepadanya “kenapa jadi jurnalis? Kenapa tidak buka toko saja?”
Pengalaman tersebut sempat membuatnya sedikit terpukul. Namun dirinya pantang menyerah dan membuktikan dirinya mampu, tidak hanya sebagai jurnalis, tapi termasuk mentransformasikan dirinya ke hal baru, riset politik.
“Jangankan keterwakilan perempuan, Ketua Umum PSI ini perempuan” kata Ketum PSI Grace Natalie, dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (29/3).
Rencana pembentukan Partai Solidaritas Indonesia akhirnya mulai tercium media. Menariknya, kepengurusan pusat sampai kecamatan adalah anak anak muda yang tidak pernah terlibat dalam kepengurusan harian parpol. Bermodal semangat itu, mereka pelan-pelan mulai terbentuk.
“Saya kini resmi berpolitik, saya bersama beberapa kawan muda sedang membangun sebuah partai baru bernama PSI, mohon doa restunya” ujar Grace.
Pengalaman sebagai jurnalis dan menjadi CEO sebuah lembaga survey politik ternama, menjadi alasan mengapa Grace didaulat oleh kawan-kawannya di PSI sebagai Ketua Umum, sementara posisi Sekjen diduduki oleh Raja Juli Antoni, yang juga merupakan anak muda asal Riau.

Artikel ini ditulis oleh:

Rebutan Wewenang Penyelenggara Negara, Belum Ada Kesamaan Visi Membangun Bangsa

Jakarta, Aktual.co — Peneliti senior Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo mengatakan perebutan kekuasaan dan wewenang antarpenyelenggara negara menunjukkan belum terdapat kesamaan visi dalam membangun bangsa dan negara di pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
“Elit politik dan penyelenggara negara masih terjebak dalam perebutan kekuasaan dan wewenang. Di internal pemerintahan sendiri timbul masalah perselisihan kewenangan,” kata Karyono Wibowo, di Jakarta, Minggu (29/3).
Perselisihan kewenangan misalnya terlihat pada perebutan wewenang pengelolaan dana desa antara Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pembangunan Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.
Karyono menilai, Jokowi cukup cepat menyelesaikan perselisihan itu dengan melimpahkan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla.
“Namun, kemudian muncul lagi masalah baru yang menimbulkan polemik, yaitu kewenangan yang diberikan kepada staf kepresidenan yang dinilai banyak pihak terlalu berlebihan dan rancu,” tuturnya.
Menurut Karyono, kewenangan staf kepresidenan bisa memicu konflik kepentingan bila dalam pelaksanaannya terjadi penyalahgunaan kekuasaan. Hal itu bisa berakibat pada benturan kewenangan antarlembaga pemerintahan.
“Karena itu, Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2015 tentang Kantor Staf Kepresidenan digugat oleh sekelompok masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Penegak Konstitusi,” ujarnya.
Nawacita yang merupakan visi pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla belum menjadi visi bersama yang didukung oleh menteri-menteri yang ada di kabinet.
“Upaya mewujudkan visi bersama yang bernama Nawacita masih menemui banyak hambatan. Justru yang menonjol malah kegaduhan politik yang tak kunjung usai,” katanya.
Padahal, dalam pidato menjelang penyusunan kabinet, Presiden Jokowi menegaskan tidak ada visi menteri, yang ada hanyalah visi presiden-wakil presiden.

Artikel ini ditulis oleh:

Dirjen Perhubungan Udara Undur Janji Tingkatkan Penerbangan Indonesia Menjadi Kategori 1

Jakarta, Aktual.co — Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan undur janji menaikan penerbangan Indonesia dari kategori 2 ke kategori 1.
Hal tersebut dikemukakan Wakil Komisi V DPR RI Yudi Widiana Adia, usai Panitia Kerja Keselamatan, Keamanan dan kualitas Penerbangan, melakukan peninjauan ke Bandara Juanda, Surabaya, pada 27-28 Maret, kemarin.
“Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub menyatakan siap untuk tingkatkan ke kategori 1 tapi tidak Mei,  jadinya Juni,” ujar Yudi, saat dihubungi, di Jakarta, Minggu (29/3).
Panja Komisi V tersebut juga meninjau pengelolaan pengamanan dan ditemukan masih terjadinya ‘bird strike’ di area Bandar udara Juanda, Surabaya. Panja mengimbau Dirjen Perhubunghan Udara meningkatkan pengaman terhadap masalah tersebut.
“Pengelolaan pengamanan di sekitar bandara Juanda terhadap bird strike masih harus ditingkatkan. Karena masih saja terjadi ‘bird strike’,” katanya
Kemudian, pengisian bahan bakar yang tidak merata di setiap terminal berpotensi membebankan biaya kepada konsumen.
“Pengisian avtur masih belum sepenuhnya hydrant system avture, hanya di terminal 1. Sementara terminal 2 msh pake tangki sehingga lebih mahal dan ditimpakan kepada konsumen,” kata Yudi
Selain meninjau bandara, Panja juga menemui perwakilan korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501. Terkait hal itu, Yudi menuturkan asuransi bagi korban yang tidak ditemukan akan diatur sesuai dengan undang-undang.
“Terkait dengan asuransi bagi yang tidak ditemukan sesuai dengan undang-undang penerbangan tanpa putusan pengadilan,” tuturnya
Seperti diketahui, Panja Komisi V dibentuk sebagai pengawasan terhadap pembenahan keselamatan dan keamana penerbangan.
Panja meninjau bandara Juanda untuk mengevaluasi pelayanan bandara yang akan direkomendasikan ke kemenhub sebagai koreksi dan perbaikan.

Artikel ini ditulis oleh:

Mensos: 12 WNI Yang Dipulangkan dari Turki Dipastikan Aman

Surabaya, Aktual.co — Sebanyak dua belas WNI yang dipulangkan pemerintah Turki terkait dugaan keterlibatan jaringan ISIS, dipastikan aman selama di rumah sosial yang disediakan kementerian sosial.
“Jadi sudah dua hari 12 WNI yang dipulangkan pemerintah Turki ini berada di rumah sosial yang menjadi rumah transit, dipastikan aman dan baik-baik saja.” Ujar Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansah, saat menghadiri  Harlah ke 69 Muslimat NU di Surabaya, Minggu (29/1).
Khofifah menegaskan, selama berada di rumah sosial mereka menjalani proses reintragsi dan konseling untuk mengembalikan rasa trauma, sekaligus  bagaimana cara ketika menghadapi kembali ke tempat asal.
“Tetapi saya juga mendapat informasi rumah meraka ada yang dijual. Nah ini juga menjadi pembahasan untuk kementerian” lanjut Khofifah.
Khofifah mengatakan, karena kasus 12 WNI ini bukan bencana, maka bagi yag tidak punya rumah, bukan wewenang kementerian, tetapi tugas pemda setempat. Dikarenakan kasus baru, maka kementerian sosial akan berkoordinasi dengan pemda sesuai dengan SOP untuk disediakan lahan baru, dan  anggaran bisa mendapatkan bantuan dari kemensos.
Begitu pula di rumah sosial, mereka yang tidak punya rumah juga tetap disediakan  psikiater, agar bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya nanti.
Namun, proses perjalanan psikiater dan reintegrasi tentunya berbeda dengan penanganan kasus-kasus TKI yang gagal. Jika TKI gagal, biasanya dibutuhkan rehabilitasi selama dua minggu. Tetapi, untuk 12 WNI dari Turki tersebut dibutuhkan waktu yang lebih lama.
“Penanganan anak-anak jelas berbeda dengan orang tuanya. Karena anak-anak hanya sebagai pengikut orang tuanya. Untuk dewasa juga bisa berbeda, sebab antara ayah dan ibu bisa saja mengalami proses trauma yang berbeda.” tutup Khofifah.

Artikel ini ditulis oleh:

Gratis, Pengurusan Kartu Izin Usaha dan Hak Cipta UKM

Semarang, Aktual.co — Kementerian Koperasi dan UKM telah menggratiskan pengurusan kartu izin usaha dan hak cipta bagi produk-produk usaha kecil menengah.
“Kita sudah dilauncing kartu izin usaha di semua daerah. Kalau UKM tidak bisa diurus, harus produk UKM,” ujar Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Minggu (29/3).
Selain kartu izin usaha, pihaknya juga mengeluarkan kartu hak cipta untuk memberikan perlindungan produk-produk secara gratis, dengan tujuan melindungi produk-produk anak negeri yang diekspor ke luar negeri.
“Kita keluarkan juga sertifikat hak cipta dengan tujuan melindungi produk yang diklaim negara lain,” imbuh dia.
Pengurusan hak cipta sebelumnya harus melalui Menteri Hukum dan HAM. Namun, karena dianggap proses pengurusan terlalu lama, maka langsung diatasi Kementerian Koperasi dan UMKM.
Adapun syarat-syarat kartu izin usaha hanya berupa syarat pernyataan, surat keterangan perbankkan dan KTP. Pembiyaan pengurusan gratis bisa di tingkat kecamatan.
“Kartu itu penjaringannya di tingkat kecamatan dengan mengeluarkan surat keterangan sebagai bukti pembiayaan perbankkan. Selanjutnya meminta surat ke perbankkan, semisal ke BRI.”

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain