1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37246

Tim SAR Kembali Temukan Korban Longsor di Sukabumi

Jakarta, Aktual.co — Tim SAR gabungan kembali menemukan jasad korban tertimbun longsor di Kampung Cimerak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sementara korban yang belum ditemukan sebanyak delapan orang.
“Korban diketahui bernama Aisyah 50 tahun, pemilik warung yang merupakan korban tertimbun longsor, korban ditemukan tertimbun tanah dan puing rumahnya yang rata akibat bencana ini,” kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Diki Budiman di Sukabumi, Minggu (29/3).
Menurut dia, dalam upaya pencarian delapan korban longsor yang belum ditemukan ditargetkan bisa ditemukan pada hari ini, di hari pertama pencarian korban tanah longsor di Desa Tegalpanjang, Kecamatan Cireunghas tersebut hingga saat ini sudah dua korban yang ditemukan.
Korban pertama ditemukan dalam kondisi meninggal dunia atas nama Maya 13 tahun, kemudian Aisyah 50 tahun dan satu korban lainnya yang belum diketahui namanya ditemukan dalam kondisi selamat. Jasar korban sudah dievakuasi ke posko bencana alam tanah longsor yang dipusatkan di Kantor Desa Tegalpanjang.
“Hari ini pencarian belum ada hambatan karena cuaca mendukung dan alat berat pun sudah di lokasi bencana, untuk memperceppat pencarian dan evakuasi korban lainnya,” kata dia.
Sementara, Komandan Kodim 0607 Sukabumi, Letkol (Arm) Syarifudin mengatakan pencarian terus dilakukan. Pihaknya juga sudah menurunkan anggotanya baik dari Kodim 0607 Sukabumi, Batalyon Infanteri dan Batalyon Armed Sukabumi. Untuk antisipasi longsor susulan dari tebing setinggi kurang lebih 30 meter pihaknya baru menurunkan satu alat berat karena medan longsor cukup sulit.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Seruan Sapu Koruptor

Puluhan aktivis pegiat anti korupsi melakukan aksi teaterikal kampanye sapu koruptor di Bunderan HI, Jakarta, Minggu (29/3/2015). Aksi ini untuk mendesak presiden untuk lugas, tegas dan mengambil sikap yang konkrit di tengah gejolak politik dan hukum yang terjadi saat ini. AKTUAL/MUNZIR

Stop Monopoli Tanah

Massa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) melakukan aksi kampanye Deklarasi Hari Ketiadaan Tanah Internasional ( International Landlees Day) di Bunderan HI, Jakarta, Minggu (29/3/2015). AGRA mengkampanyekan hentikan perampasan tanah dan laksanakan reforma agraria sejati. AKTUAL/MUNZIR

Penaikan BBM, Warga Minta Pemerintah Cabut SK Menteri ESDM

Jakarta, Aktual.co — Organisasi masyarakat Bali yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Tolak Penaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) melakukan orasi saat hari bebas berkendaraan di depan Monumen Bajra Sandhi Denpasar, Minggu (29/3).
“Kami secara tegas menolak kebijakan kenaikan harga BBM oleh pemerintahan Jokowi-JK,” kata Humas Aliansi Rakyat Tolak Kenaikan Harga BBM, Retno Dewi.
Dia juga menuntut pemerintah agar segera mencabut Surat Keputusan (SK) Menteri ESDM No.2486/MEM/2015.
Dalam aksi tersebut pihaknya juga mengajak masyarakat untuk ikut menolak kebijakan harga BBM dengan berbagai cara penolakan.
“Di era pemerintahan Jokowi-JK ini untuk kebijakan sektor BBM sudah pernah menaikan harga BBM yang berimbas dengan naiknya harga-harga barang lainnya. Meski harga BBM pernah mengalami penurunan, tetapi tidak diikuti oleh penurunan harga barang,” ujarnya.
Menurut dia, kenaikan harga BBM saat ini akan diikuti oleh kenaikan harga gas elpiji sehingga akan semakin mencekik rakyat kecil.
Kenaikan gas elpiji itu nantinya akan berimbas pada masyarakat ekonomi menengah ke bawah khsususnya para buruh dan tani karena akan berimbas melambungnya harga kebutuhan pokok lainnya. “Dan sisi lain kesejahteraan ekonomi masyarakat semakin lama semakin terpuruk,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) senilai Rp500 per liter yang resmi diberlakukan pemerintah pada Sabtu (28/3) karena nilai rupiah melemah dibanding dolar Amerika Serikat (AS).
“Kita tahu rupiah sekarang masih Rp13.000 lebih per dolar AS, minyak juga naik lagi,” katanya.
Wapres mengatakan, kenaikan harga BBM tersebut tentu ada pengaruhnya baik pengaruh positif maupun negatif.
Pemerintah resmi menaikkan harga BBM jenis bensin premium RON 88 di Wilayah Penugasan Luar Jawa-Madura-Bali dan jenis minyak solar subsidi masing-masing senilai Rp500 per liter, sedangkan harga minyak tanah tetap Rp2.500 per liter.
Untuk wilayah penugasan Jawa-Madura-Bali, BBM premium harganya naik dari Rp6.900 menjadi Rp7.400, sedangkan solar naik dari Rp6.400 menjadi Rp6.900.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

BBM Naik, Warga Diminta Manfaatkan Bahan Bakar Alternatif

Jakarta, Aktual.co — Pejabat Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah meminta masyarakat memanfaatkan bahan bakar alternatif menyikapi naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) yang bisa memicu lonjakan harga komoditas lainnya.
Kepala Bidang Listrik dan Pemanfaatan Energi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah Sulistianingsih mengatakan bahan bakar alternatif tersebut kemungkinan ada di sekitar masyarakat namun belum banyak dimanfaatkan, seperti kayu bakar, kulit kemiri, atau tempurung kelapa.
Dia juga meminta warga mencari kayu bakar dari ranting pohon yang sudah kering. “Jangan menebang pohon karena bisa mati tumbuhan itu,” katanya.
Dia mengatakan energi alternatif banyak jenisnya namun menuntut masyarakat untuk lebih kreatif dalam menciptakannya, seperti briket batu bara atau biogas yang bersumber dari kotoran ternak.
Saat ini konversi minyak tanah ke elpiji sudah diterapkan di beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Tengah.
Warga mulai menggunakan kompor gas dan elpiji untuk keperluan memasak, namun masih banyak pula orang yang menggunakan minyak tanah dan kayu bakar untuk kebutuhan dapurnya.
Fitria, seorang warga Kota Palu mengaku masih setia menggunakan minyak tanah untuk memasak meski harganya mencapai Rp12 ribu per liter. Satu liter minyak tanah bisa dipakai hingga tiga hari dalam kondisi normal. Sementara harga elpiji ukuran tiga kilogram hanya Rp16 ribu yang bisa digunakan hingga tiga minggu dengan kondisi normal.
Fitria mengaku masih takut menggunakan kompor gas karena melihat pemberitaan di sejumlah media terkait ledakan tabung elpiji saat memasak.
Pemerintah berulang kali meminta warga untuk menggunakan elpiji saat memasak karena lebih hemat dan tidak banyak menimbulkan polusi asap. Pemerintah juga membagikan kompor gas dan elpiji gratis ke setiap warga yang telah di data, terutama di daerah yang sudah diberlakukan konversi minyak tanah ke gas.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Polda Sulsel Diminta Periksa La Nyalla Didua Kasus

Jakarta, Aktual.co — Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Polda Sulsel agar segera melimpahkan BAP kasus yang melibatkan Wakil Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti ke Kejaksaan untuk segera diadili.
“Di Polda Sulsel, La Nyalla terkena dua kasus, pencemaran nama baik terhadap Kadir Halid dan penganiayaan terhadap Ryan Latif,” kata Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane, Minggu (29/3).
Menurut Neta, proses BAP kasus pencemaran nama baik yang dilakukan La Nyalla pada Maret 2014 sudah tuntas dan Wakil Ketua Umum PSSI itu sudah dijadikan tersangka sejak November 2014 lalu. 
Tapi hingga kini BAP-nya belum juga dilimpahkan Polda Sulsel ke kejaksaan. “Pelimpahan BAP dengan segera itu penting agar ada kepastian hukum dalam kasus ini,” kata Neta.
Sedangkan dalam kasus penganiayaan yang dilakukan La Nyalla terhadap Ryan Latif, Polda Sulsel sudah memeriksa 20 saksi, termasuk saksi kunci Rusli RN.
Sementara kasus penganiayaan No LPB142III2014SPKT tgl 14 Maret 2014 dengan pelapor Ryan Latif itu hingga saat ini tidak kunjung tuntas.
Meski kasus ini sudah berlangsung setahun, tersangkanya belum juga ditetapkan dan belum ditahan. “Polda Sulsel tampaknya masih mengumpulkan bukti-bukti lain. Pihak Polda Sulsel yang ditemui IPW beberapa waktu lalu berjanji, jika bukti-bukti sudah lengkap BAP kasus penganiayaan ini akan dilimpahkan ke kejaksaan,” kata dia.
Dia berharap dua kasus yang melibatkan La Nyalla di Polda Sulsel yakni pencemaran nama baik dan penganiayaan bisa segera dituntaskan.
“Polda Sulsel diharapkan bersikap profesional sehingga bisa menunjukkan kepada masyarakat bahwa semua orang di depan hukum sama. Tidak ada orang kuat yang kebal hukum dan jika seseorang melakukan pelanggaran hukum harus diproses ke pengadilan, termasuk Wakil Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain