1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37415

Lawan IUU Fishing, Menteri Susi Akan Bekerjasama dengan Google

Jakarta, Aktual.co — Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan selama seminggu kunjungannya ke Fransisco, Amerika Serikat (AS) menemui beberapa pakar kelautan AS, seperti Prof Chris Costello dari Bren School UCSB dan Jane Lubchenco (US Science Envoy for the Ocean). Menurutnya, kunjungannya itu bertujuan untuk memperkuat pemberantasan Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing di Indonesia.

Selain itu, Susi juga mengunjungi kantor Google untuk melihat secara langsung software “Global Fishing Watch” yang tengah dikembangkan. Software tersebut baru dirilis Google tahun 2014 di Sydney.

“Kita juga melihat software ‘Global Fishing Watch’ dari Google supaya nantinya kita bisa bekerjasama dengan Google,” ujar Susi di Gedung Mina Bahari Jakarta, Senin (23/3).

Lebih lanjut dikatakan dia, alat tersebut bekerja dengan menggunakan data satelit dari SpaceQuest dan software yang dikembangkan oleh SkyTruth, teknologi pemantau pencurian ikan ini memiliki data kapal nelayan dari tahun 2012 – 2013, jumlahnya mencapai 25.000 kapal.

“Nantinya kapal-kapal yang terdaftar tersebut sebagai kapal nelayan komersial, sementara kapal-kapal lainnya terdaftar sebagai kapal-kapal yang digunakan untuk aktivitas memancing,” pungkasnya.

Untuk diketahui, alat tersebut bekerja dengan menggunakan data satelit dari SpaceQuest dan software yang dikembangkan oleh SkyTruth, teknologi pemantau pencurian ikan ini memiliki data kapal nelayan dari tahun 2012 – 2013, jumlahnya mencapai 25.000 kapal.

Artikel ini ditulis oleh:

Menkumham: SK Golkar Kubu Agung Atas Persetujuan Jokowi

Jakarta, Aktual.co — Surat Keputusan (SK) kepengurusan Partai Golkar kubu Agung Laksono sudah dilaporkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly kepada Presiden Joko Widodo. Yasonna merasa yakin presiden Jokowi tidak mempermasalahkan keputusan yang diambilnya dalam mengatasi kisrus di partai berlambang pohon beringin ini.
“Sudah, sudah lapor kemarin. Kata beliau (Jokowi) kalau sudah yakin benar ya lakukan saja,” ucap Yassona di Hotel Century, Jalan Asia Afrika, Jakarta Selatan, Senin (23/3/).
Dia mempersilahkan kepada kubu Aburizal Bakrie (Ical) untuk menempuh langkah hukum jika tidak puas dengan keputusan yang diambil Menteri asal PDI-P itu. “Silakan saja (diadukan ke PTUN). Kami siap hadapi,” kata Yasonna.
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly resmi mengeluarkan surat keputusan yang mengesahkan kepengurusan Partai Golkar di bawah kepemimpinan Agung Laksono. SK tersebut dikeluarkan, pagi tadi.
“Terkait SK hari ini sudah disahkan tertanggal 23 Maret, ketuanya Pak Agung Laksono, dari Munas Ancol,” kata Yasonna di Gedung Kemenkumham, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (23/3).

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

BPS: 12 Negara Minati Batu Bara dan Cangkang Sawit Bengkulu

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 12 negara meminati komoditas batu bara dan cangkang sawit asal Provinsi Bengkulu, dan Filipina sebagai negara tujuan ekspor terbesar dengan nilai 2,50 juta dolar AS.

“Pengimpor batu bara dan cangkang sawit dari Bengkulu cukup banyak, mulai negara-negara Asia, Eropa dan Amerika,” kata Kepala Badan Pusat Statistik Povinsi Bengkulu Dodi Herlando di Bengkulu, Senin (23/3).

Ia mengatakan total ekspor Provinsi Bengkulu pada Februari 2015 mencapai 14,49 juta dolar AS. Dua komoditas ekspor Bengkulu yakni batu bara dan cangkang sawit diekspor melalui empat pelabuhan.

Ekspor yang tercatat melalui traksaksi di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu mencapai 59,84 persen dengan nilai 8,67 juta dolar AS. Selanjutnya ekspor melalui Pelabuhan Teluk Bayur, Sumatera Barat, mencapai 3,67 juta dolar AS, melalui Pelabuhan Sungai Musi/Boom Baru Sumatera Selatan mencapai 2,08 juta dolar AS dan melalui Pelabuhan Tanjung Priok DKI Jakarta mencapai 0,038 juta dolar AS.

Selain Filipina, India juga menjadi negara tujuan ekspor Bengkulu dengan nilai 2,42 juta dolar AS, Thailand senilai 2,31 juta dolar AS, dan Jepang senilai 2,24 juta dolar AS.

Berikutnya Singapura senilai 1,28 juta dolar AS, Malaysia 1,17 juta dolar AS, Amerika Serikat senilai 1,11 juta dolar AS, Taiwan senilai 0,48 juta dolar AS, Vietnam senilai 0,47 juta dolar AS, Kanada mengimpor senilai 0,27 juta dolar AS, Tiongkok senilai 0,15 juta dolar AS dan Jerman 0,09 juta dolar AS.

Dodi menambahkan bahwa nilai ekspor pada Februari 2015 mengalami peningkatan sebesar 44,14 persen bila dibandingkan dengan nilai ekspor pada Januari 2015 yakni sebesar 10,05 juta dolar AS. Sementara bila dibandingkan dengan nilai ekspor pada Februari 2014, terjadi penurunan sebesar 21,15 persen.

Artikel ini ditulis oleh:

Datangi KPK, Tim 9 Minta Masukan Soal Calon Komisioner Komjak

Jakarta, Aktual.co — Anggota Tim Konsultatif Presiden Joko Widodo atau dikenal dengan nama Tim Sembilan, Tumpak Hatorangan Panggabean, sambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (23/3). Kedatangannya disinyalir untuk mengkoordinasikan calon anggota Komisi Kejaksaan periode 2015-2019.
Kendati demikian, Tumpak enggan menjelaskan lebih rinci apa-apa saja yang dikoordinasikan kepada pimpinan lembaga antirasuah itu. Dia mengatakan, hanya ingin bertemu dengan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPK, Taufiequrachman Ruki.
“Saya mau ketemu Taufieq sebetulnya. Tapi Taufieq tidak ada,” ujar Tumpak, di pelataran gedung KPK.
Lebih jauh disampaikan Tumpak, untuk koordinasi mengenai rekam jejak calon anggota Komisi Kejaksaan, sebelumnya telah dilakukan. Dia mengaku, bukan hanya KPK yang dilibatkan, PPATK juga diminta bekerja sama.
“Oh iya, kita lakukan juga. Semua kita lakukan. Waktu seleksi berjalan, kita minta masukan dari masyarakat, termasuk PPATK dan KPK,” jelasnya.
Meski begitu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) anggota Komisi Kejaksaan itu, sempat melontarkan pernyataan yang menggelitik. Mantan Ketua KPK itu meminta wartawan untuk memberitakan mengenai calon anggota Komisi Kejaksaan.
Selain itu, dia juga menjelaskan, bahwa nantinya nama-nama calon anggota Komisi Kejaksaan yang berjumlah 12 orang itu, akan segera diserahkan ke Jokowi. Dan Presiden lah yang akhirnya memilih enam calon.
“Saya minta tolong diberitakan dikit lah,” pinta Tumpak.
“Nama-nama itu semua sudah seleksi, hingga nanti Presiden memilih enam orang untuk dijadikan anggota Komisi Kejaksaan dari unsur masyarakat. Tapi nanti ada dari unsur pemerintah lagi tiga orang,” pungkasnya.
Berikut 12 nama calon anggota Komisi Kejaksaan:
1. Indro Sugianto, pengacara.2. Ema Ratnaningsih, pengacara/ dosen.3. Ferdinand T. Andi Lolo, dosen.4. Pultoni, tenaga profesional pada Pemkab Batang, Jawa Tengah.5. Barita Lindung Hamonangan Simanjuntak, dosen.6. Didik Setyabudi, PNS BUMN.7. Yuni Artha Manalu, pengacara.8. Jhon Redo, pengacara.9. Natsri Anshari, dosen.10. Harry Hermansyah, pensiunan jaksa.11. Ishak M. Yusuf, pegawai BUMN.12. Mashudi, PNS Kumham (pensiun).

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Kasus Pemburuan Gading, Polisi Belum Temukan Sindikat Internasional

Jakarta, Aktual.co — Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan mengaku, sampai saat ini belum menemukan indikasi keterlibatan sindikat internasional dalam kasus perburuan gading gajah yang baru-baru ini terungkap di Riau.
“Hingga saat ini belum ada indikasi keterlibatan sindikat internasional. Sejauh ini yang kita ketahui pelaku orang lokal, pelaku yang sekaligus pemodal perburuan ini belum mengaku hendak dijual ke mana gadingnya,” kata Dolly di Pekanbaru, Riau, Senin (23/3).
Menurut dia, sejauh ini pihak kepolisian masih mengevaluasi berkas yang telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Riau. “Masih P19, sudah mendekati selesai, tapi masih ada beberapa evaluasi untuk proses penuntutan.”
Polda Riau sebelumnya telah menangkap dan menetapkan tujuh pelaku masing-masing FA 50 tahun, HA 40 tahun, R 37 tahun, MU 52 tahun, S 30 tahun, I 25 tahun dan AS 50 tahun, sebagai tersangka. Kelompok ini diketahui juga sempat berburu gading gajah di kawasan hutan Provinsi Jambi pada September 2014 untuk dijual secara ilegal.
“Karena itu kita sudah koordinasi dengan Polda Jambi. Mereka di sana juga melakukan penyidikan,” ujar Dolly.
Dia menyebut pola kerja para pelaku perburuan liar ini “gelap”. Mereka bekerja dalam kelompok kecil namun beroperasi dalam jangkauan wilayah yang luas.
Saat ini, menurut dia, Polda Riau masih menunggu hasil uji balistik dari proyektil yang digunakan para pelaku memburu gajah liar di Kecamatan Mandau, Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), dan Jambi dengan kasus penemuan proyektil sebelumnya oleh Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau beberapa waktu lalu.
Para pelaku perburuan gajah liar yang telah berstatus tersangka ini, menurut dia, dikenai pasal berlapis, yakni pasal 21 Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan pasal 1 ayat 1 UU Darurat atas kepemilikan senjata api ilegal.
Direktur Reskrimsus Polda Riau Kombes Pol Yohanes Widodo mengatakan sejauh ini hasil pemeriksaan tersangka dan saksi eksekusi gajah untuk diambil gadingnya hanya dilakukan di tiga lokasi, yakni Kecamatan Mandau, TNTN, dan Duri.
“Mereka juga mengaku melakukan eksekusi di Jambi, Polda Jambi juga melakukan penyidikan tapi belum tahu apakah para tersangka ini akan dibawa ke Jambi untuk rekonstruksi atau tidak,” ujar dia.
Sebanyak enam individu ditembak para pelaku dan 68 kg gadingnya diambil. Dan berdasarkan pengakuan tersangka F yang menjadi penyandang dana, gading dijual Rp10 juta per kg.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

WNA Amerika Serikat Tewas Gantung Diri

Surabaya, Aktual.co — Seorang warga negara Amerika, berusia 67 tahun, William Raymand Yelland,  ditemukan tewas tergantung di rumahnya, di jalan Darmo Permai Selatan 24 – 1C, Surabaya, pada Senin (23/3) sore.
Tubuh William pertama kali ditemukan oleh pembantunya, Narti. “Dari lantai dua itu saya dengan seperti orang menyeret kursi. Saya pikir tuan saya mau bersantai,” kata Narti, Senin (23/3).
Lama tidak terdengar suara lagi, Narti pun melaporkan ke suami William,  Netty Yellen. Keduanya pun melihat ke atas dan betapa terkejutnya ketika William sudah tergantung tali tambang dengan telanjang dada.
Netty pun berupaya memberikan pertolongan, namun karena dirasa sia-sia, Netty langsung mengurungkan niatnya  dan  melapor ke polisi. Yang jelas, kata Netty, pagi hari suaminya sempat mengeluh sakit perut.
Sementara dari hasil  Tim Identifikasi Polrestabes Surabaya yang melakukan olah TKP, menyebutkan memang tidak ada tanda-tanda kerasan. Dugaan kuat, William melakukan bunuh diri karena sakit yang tidak sembuh.
“Namun untuk memastikan, kami mengirim jeasah ke RSU dr. Soetomo untuk keperluan visum,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Dukuh Pakis, Iptu Sigit Susanto.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain