12 April 2026
Beranda blog Halaman 37573

Korsel Taklukkan Indonesia 4-0 di Kandang Sendiri

Jakarta, Aktual.co — Timnas Indonesia menyerah dari Korea Selatan, 4-0 pada pertandingan terakhir kualifikasi Piala Asia U-23 Grup H di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3).

Dengan kekalahan ini, anak asuh Aji Santoso tertahan diposisi dua klasemen dengan raihan enam poin dari tiga pertandingan. Sedangkan Korea Selatan mengumpulkan sembilan poin dan berhak lolos otomatis ke putaran final Piala AFC U-23 2016 di Qatar.

Pada pertandingan penentuan ini, kedua tim sama-sama bermain ngotot sejak awal babak pertama. Korea yang mendapatkan bola pertama langsung menekan bahkan langsung menusuk kepertahanan Indonesia yang dimotori oleh Manahati Lestusen.

Begitu juga dengan tim tuan rumah yang menggunakan jersey putih-hijau-putih. Anak asuh Aji Santoso ini juga terus berusaha memberikan perlawanan dengan mengandalkan bola kaki-kaki. Hanya saja upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil.

Korea Selatan sebenarnya mampu menyarangkan bola ke gawang M. Nashir pada menit 11, namun wasit Mohammed Abdulla Hasan menganulir gol tersebut karena ada pemain Korea lainnya yang terperangkap offside.

Timnas Garuda Muda sebenarnya juga mampu memberikan perlawanan baik dari sayap maupun tengah. Kondisi ini membuat pertahanan Korea bekerja keras untuk menghalau. Bahkan, satu peluang didapat Muchlis Hadi Ning pada menit 27. Hanya saja bola begitu lemah dan bisa dikendalikan lawan.

Upaya kedua tim untuk memecah kebuntuan terus terlihat meski Korea sesekali hanya menunggu datangnya pemain Indonesia menyerang. Dengan demikian bola hanya diotak-atik ditengah lapangan. Sesekali tendangan jarak jauh diperagakan anak asuh Aji Santoso namun belum membuahkan hasil hanya saja hingga babak pertama usai tidak ada gol yang tercipta.

Memasuki babak kedua Korea memasukkan tenaga baru seorang striker yaitu Kim Seujung untuk menggantikan Ahn Hyunbeom. Hasilnya variasi serangan lebih banyak sehingga membuat lini pertahanan Indonesia harus bekerja extra keras.

Meski berusaha menahan, pertahanan Timnas Garuda Muda akhir jebol juga setelah tendangan terarah pemain Korea, Jung Seunghyun tidak mampu ditahan oleh M. Nashir. Hasilnya Indonesia tertinggal 0-1.

Dalam kondisi tertinggal, Paulo Sitanggang dan kawan-kawan justru bermain lebih garang. Tekanan demi tekanan terus dilakukan dan dampaknya pemain Korea harus bermain dengan keras untuk menghentikan pergerakan anak asuh Aji Santoso.

Tak ingin kalah, ribuan pendukung Timnas Indonesia terus memberikan dukungan dari pinggir lapangan. Sang pelatihpun tidak tinggal diam. Dalam kondisi tertekan akhirnya menurun Evan Dimas untuk menggantikan Adam Alis.

Belum sempat memegang bola, Evan Dimas justru dikagetkan oleh gol lawan pada menit 70 setelah tendangan keras Lee Chandong tidak mampu dihalau oleh M. Nashir. Hasilnya Timnas Garuda Muda tertinggal 0-2.

Setelah mampu bersinergi dengan pemain lain, masuknya Evan Dimas ternyata mampu menyulut motivasi pemain lain. Terbukti serangan mengarah ke gawang Korea banyak terjadi. Hanya saja upaya yang dilakukan tidak membuahkan hasil. Justru timnas kembali kebobolan pada menit 83 lewat Kim Seungjun.

Diakhir babak kedua, anak asuh Aji Santoso ini tetap berusaha memperkecil ketertinggalan. Namun, terus menyerang membuat lini pertahanan lemah. Korea Selatan mampu memanfaatkan peluang itu sehingga mampu mencetak gol keempat pada menit 87 lewat Lee Changmin.

Mampu unggul besar tidak membuat Korea menurunkan tempo permainan. Justru mampu mengurung permainan Evan Dimas dan kawan-kawan. Hanya saja hingga pertandingan usai tidak ada lagi gol yang tercipta sehingga anak asuh Shin Tae Yong itu tetap unggul 4-0.

Susunan pemain Timnas Indonesia : M. Natshir (pg), Abduh Lestaluhu/Andik Rendika, Hansamu Yama, Manahati Lestusen, Putu Gede/kk, Adam Alis/Evan Dimas, Paulo Sitanggang, Ahmad Nufiandani, Zulfiandi, Ilham Udin dan Muchlis Hadi Ning Syaifulloh/Antoni Putro.

Adapun pemain Korea Selatan : Lee Changgeun (pg), Sim Sangmin, Yeon Jeimin, Woo Jusung, Lee Changmin, Kim Hyun/Lee Hando, Ahn Hyunbeom/Kim Seungjun, Lee Yongjae, Jang Hyunsoo, Jung Seunghyun dan Lee Chandong.

Artikel ini ditulis oleh:

PT PPI Sewakan 16 Gedung Bersejarah di Kota Tua Jakarta

Jakarta, Aktual.co — Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Persero resmi menyewakan aset 16 gedung bersejarah yang berletak di kawasan Kota Tua Jakarta senilai lebih dari Rp90 miliar. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di kantor Pusat PPI, Jakarta, Selasa (31/3).

Direktur Utama PT PPI Wahyu Suparyono mengatakan, pihaknya telah menandatangani perjanjian sewa dengan PT Pembangunan Kota Tua (Jakarta Old Town Revitalization Corporation/JOTRC) selama 20 tahun.

“Sewa untuk 20 tahun lebih dari Rp90 miliar,” katanya di kantornya, Jakarta, Selasa (31/3).

Tidak hanya di Kota Tua Jakarta, PPI juga berencana untuk menggaet JOTRC di sejumlah kota lain di 23 wilayah Indonesia.

Wahyu mengungkapkan, total aset PPI yang terbengkalai diperkirakan mencapai Rp1,6 triliun. Revitalisasi Kota Tua sendiri mulai dicanangkan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) sejak Maret 2014. Renovasi ini sejalan dengan rencana jakarta untuk mendaftarkan kawasan Kota Tua sebagai situs bersejarah dunia UNESCO.

“Diharapkan dengan telah dilaksanakan MoU ini dapat segera terwujud kawasan Kota Tua sebagai pusat kegiatan kreatif, budaya, gaya hidup dan dilengkapi retail space, cafe, restaurant, galeri seni, penginapan, kantor, toko buku dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Sementara itu, CEO JOTRC Lin Che Wie mengatakan bahwa penyewaan gedung-gedung tua milik PPI tersebut tidak hanya ditujukan untuk melestarikannya, tetapi juga dalam upaya membuat nilai sejarah tetap terjaga.

“Tidak hanya gedung-gedung yang terlihat, tetapi juga yang tidak terlihat,” tukasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Wakil Ketua DPR: Dua Kubu Golkar Sepakat Menahan Diri

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengatakan pimpinan Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR RI dari dua kepengurusan Partai Golkar sepakat untuk saling ‘cooling down’ atau menahan diri untuk keputusan pimpinan DPR RI. 
“Pimpinan DPR RI akan melaksanakan rapat pimpinan, pada siang ini, membahas persiapan rapat konsultasi dengan Presiden soal pengajuan calon Kapolri serta membahas status FPG soal penempatan ruang fraksi,” kata Fadli Zon di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (31/3).
Fadli Zon menjelaskan, pada rapat mediasi Senin (30/3) malam, yang dihadiri pimpinan FPG dari dua kubu, berjalan baik dan kondusif.
Menurut dia, pada rapat mediasi itu berjalan lancar dan relatif tidak ada perdebatan.
“Kalau ada pernyataan yang agak keras itu hal biasa,” kata Fadli.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menambahkan, pada rapat mediasi tersebut, dirinya mengusulkan agar perbedaan pandangan perihal status legalitas dan penempatan ruang FPG DPR RI akan dibahas dalam rapat paripurna DPR RI.
“FPG DPR RI dapat melakukan rapat-rapat atau melakukan kegiatan fraksi di ruang FPG DPR,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

F-Demokrat Belum Dukung HMP

Jakarta, Aktual.co —Fraksi Demokrat belum menyatakan sikap mendukung hak menyatakan pendapat (HMP) terhadap Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Padahal, di HMP itulah hasil investigasi pansus angket bisa menghasilkan rekomendasi sebuah keputusan. 
“Demokrat belum ada keputusan untuk mendukung HMP, itu memang benar,” kata Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta, Nachrowi Ramli, saat dihubungi, Selasa (31/3).
Ketika dikonfirmasi mengenai kehadirannya dalam rapat pimpinan partai politik di Hotel Arya Duta, Senin (30/3)semalam, politisi yang biasa disapa Nara itu mengaku hanya memenuhi undangan konsolidasi saja. Untuk mengetahui perkembangan proses angket terhadap Ahok, atas dugaan pemalsuan dokumen RAPBD 2015.
Lantaran Nara mengaku tidak pernah datang saat rapat angket sebelumnya, sehingga belum tau perkembangan terkini pansus angket. “Jadi baru sekarang terima ‘update’ soal etika dan norma, pola komunikasi saja,” ungkap dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, rapat konsolidasi hak angket yang digelar semalam, dihadiri para petinggi parpol di DPRD DKI yang mendukung hak angket terhadap Ahok. 
Rapat dihadiri Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik, Ketua DPW PPP DKI Abraham Lunggana, Sekretaris DPD Golkar DKI Zainudin, Ketua DPW PKS DKI Selamat Nurdin, Ketua serta Sekretaris DPD Hanura DKI Mohamad Sangaji dan Veri Yonnevil, Ketua DPW PKB DKI, Hasbiallah Ilyas, Ketua DPD Demokrat DKI Nachrowi Ramli, dan Ketua Fraksi PDI-P DPRD Jhonny Simanjuntak. 
Hanya pimpinan Fraksi PAN dan NasDem yang tak diundang, lantaran diketahui telah menarik dukungan terhadap angket. 
Meski dihadiri pimpinan partai pendukung hak angket, rapat semalam dikabarkan gagal capai kesekapatan dari tiap partai untuk dilanjutkannya hasil investigasi angket menjadi Hak Menyatakan Pendapat (HMP). 

Artikel ini ditulis oleh:

Polri Gandeng Dubes dan Interpol untuk Evakuasi WNI di Yaman

Jakarta, Aktual.co — Mabes Polri segera mengirim tim untuk membantu pemulangan ribuan warga negara Indonesia (WNI) yang terjebak akibat perang antara Kelompok Houthi dengan Koalisi Arab Saudi yang sedang memanas di Yaman. Wakapolri Komjen Badrodin sudah memerintahkan tim untuk membantu percepatan pemulangan WNI yang berjumlah sekitar lebih dari 2000 orang itu.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Div Humas Polri, Brigjen Agus Rianto menyebut, tim tersebut terdiri dari tujuh personil yang terdiri dari lima pria dan dua wanita yang berasal dari gabungan di berbagai fungsi tugas kepolisian.
“Tim tersebut akan ditempatkan di dua lokasi yang menjadi titik rawan konflik yakni Yemen dan sekitar Oman,” ujar Agus di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (31/3).
Kemudian, lanjut Agus, tim itu akan bertugas selama lebih kurang dua minggu atau sesuai dengan situasi yang ada di negara itu. Mereka akan membantu proses pemulangan WNI yang kemungkinan akan ditampung terlebih dahulu di kantor kedutaan besar yang ada disana.
Agus mengatakan, kepolisian saat ini tetap akan bekerjasama dengan Kemenlu dan juga Interpol untuk merumuskan cara-cara pemulangan sekira 2686 WNI yang masih ada disana. “Yang penting kita mempersiapkan tim untuk evakuasi dulu, masalah pergeseran nanti Kemenlu dan Kedubes di wilayah setempat akan bicarakan,” kata dia.
Kondisi pemerintahan Yaman memang sedang bergejolak. Kelompok militan Houthi dan Syiah dilaporkan telah berhasil menggulingkan pemerintahan Presiden Hadi dengan menguasai Istana Kepresidenan Yaman pada Rabu, 21 Januari 2015.
Akibat hal tersebut, Presiden Hadi harus kabur dari Istana Kepresidenannya karena dijadikan tahanan rumah oleh militan Houthi dan Syiah. Setelah kabur, Presiden Hadi melakukan perjalanan ke Kota Aden. Di sana, dia bertemu dengan pendukungnya yang menolak dewan kepresidenan buatan Houthi.
Di tengah peristiwa itu, beredar kabar 23 warga negara Indonesia (WNI) ditahan oleh otoritas keamanan Yaman sekira dua atau tiga hari lalu. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kementerian Luar Negeri RI bahwa mereka memiliki masalah dengan izin tinggal.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Dinilai Sudah Untung Banyak, Menteri ESDM: Pertamina Tanggung Selisih Harga Jual BBM

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menegaskan bahwa PT Pertamina (Persero) akan menanggung selisih harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp500 per liter. Meski begitu, Pemerintah menjamin bahwa Pertamina tidak akan mengalami kerugian. Hal itu disampaikan oleh Menteri ESDM Sudirman Said.

Sudirman menyebut jika pemerintah akan mengevaluasi setiap enam bulan atau 1 tahun sekali terhadap selisih harga yang ditanggung oleh Pertamina itu.

“Pertamina selama ini mengalami keuntungan yang sangat banyak akibat penurunan harga BBM beberapa waktu lalu. Namun ketika terjadi kenaikan harga BBM, Pertamina juga harus menanggung selisih harga sehingga laba bersihnya menjadi minus,” kata Sudirman di kantornya, Jakarta, Selasa (31/3).

Sudirman menjamin, hal itu tidak akan menyebabkan kerugian bagi perusahaan plat merah itu.

“Tapi kita melihat ini satu fluktuasi, siapa tahu ke depannya ada penurunan. Kita menjamin tidak ada kerugian yang ditimpakan ke Pertamina sehingga tidak menyalahi UU Perseroan,” ucapnya.

Ia menambahkan, untuk ke depan Pertamina akan terus menanggung selisih harga jika terjadi kenaikan harga BBM, karena Pertamina selaku pelaksana distribusi.

Tetapi selisih harga yang ditanggung, secara berkala akan ditinjau oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk diaudit.

“Yang penting ketika ditanya saldo (jumlah beban yang ditanggung) , Pertamina bisa siapkan,” tandas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain