11 April 2026
Beranda blog Halaman 37579

Inilah Nama Tahanan BNN Yang Melarikan Diri

Jakarta, Aktual.co — 10 tahanan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang berhasil melarikan diri dari tahanan dengan cara menjebol tembok dan teralis besi, lima diantaranya merupakan jaringan Aceh Timur.
Dari data yang dihimpun aktual.co lima lainnya merupakan tersangka yang baru ditangkap di Pemakaman Sandiago Hill, Krawang, Jawa Barat.
Kelima jaringan Aceh Timur yang berhasil ditangkap oleh BNN yakni memiliki narkotika jenis sabu seberat 75 kilogram yang ditangkap di Aceh dengan tersangka  Abdulah alias Dulah, Hamdani Razali, Usman, Samsul Bahri, dan Hasan Basri.
Sementara lima lainnya adalah, Erik Yustin, Hary Radiawan, Franky Gozali, Apip Apriansyah, dan M Husen. Keseluruh pelaku merupakan sindikat jaringan narkotika yang ditangkap di Pemakaman Sandiago Hill, Krawang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Tingkatkan Layanan Air, PDAM Perlu Inovasi Lokal

Jakarta, Aktual.co — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang masih kerap terjerat persoalan manajemen dan sumber daya pendanaan membutuhkan inovasi lokal yang kuat terutama dalam meningkatkan jasa layanan air baku bagi masyarakat sekitarnya.

“PDAM pelayanan lokal, perlu inovasi lokal terutama kepemimpinan lokal,” kata Anggota Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) Aulawi Dzin Nun dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (31/3).

Menurut dia, dengan adanya program pengembangan pelayanan yang inovatif, maka PDAM lokal juga dapat meningkatkan efisiensi, penambahan cakupan pelayanan serta mampu meningkatkan jumlah pelayanan. Ia juga menegaskan, rencana bisnis yang dimiliki berbagai PDAM dinilai juga sangat membutuhkan dukungan dari semua pihak termasuk pemerintah daerah serta kalangan dewan.

Apalagi, lanjutnya, secara nasional telah diamanatkan dalam Rencana Pemerintah Jangka Menengah Nasional 2015-2019 bahwa pencapaian akses aman air minum diharapkan dapat mencapai 100 persen pada tahun 2019 mendatang.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan 58 persen kabupaten dan kota di Indonesia terancam tidak mendapatkan pelayanan air bersih karena perusahaan daerah air minum setempat terlilit hutang. “Sebanyak 58 persen kabupaten-kota ini akan terancam tidak mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat dari sisi air bersih, karena PDAM-nya mulai terlilit hutang,” kata Mendagri di Jakarta, Selasa (24/3) Total hutang tersebut mencapai Rp4,8 triliun dan akan diambil alih oleh Pemerintah Pusat untuk dicarikan solusi persoalan atas hutang tersebut.

Pengelolaan sistem penyediaan air yang selama ini berjalan di Indonesia sempat geger karena MK menghapus Undang-Undang No. 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air. Putusan MK menyatakan bahwa UU No. 7/2004 bertentangan dengan UUD 1945, sehingga tidak memiliki kekuatan hukum mengikat dan diberlakukannya kembali UU No. 11/1974 tentang Pengairan. MK dalam putusannya yang progresif tersebut menyatakan UU No.7/2004 tentang Sumber Daya Air dalam pelaksanaannya belum menjamin terwujudnya amanat konstitusi tentang hak penguasaan negara atas air.

Padahal seharusnya, tegas MK, negara secara tegas melakukan kebijakan pengurusan, pengaturan, pengelolaan, dan pengawasan. Selain itu, UU Sumber Daya Air yang dihapus tersebut dinilai MK juga belum memenuhi enam prinsip dasar pembatasan pengelolaan sumber daya air, yaitu antara lain pengusahaan atas air tidak boleh mengganggu, menyampingkan, apalagi meniadakan hak rakyat atas air.

Prinsip dasar lainnya adalah negara harus memenuhi hak rakyat atas air, kelestarian lingkungan hidup, pengawasan dan pengendalian oleh negara sifatnya mutlak, prioritas utama yang diberikan pengusahaan atas air adalah BUMN atau BUMD, serta pemberian izin kepada usaha swasta harus dengan syarat-syarat tertentu.

Artikel ini ditulis oleh:

WIKA-UGM Kembangkan Produk Teknologi Energi Terbarukan

Jakarta, Aktual.co — BUMN yang bergerak di bidang konstruksi, PT Wijaya Karya atau kerap disingkat Wika, mengembangkan produk teknologi energi terbarukan yang salah satunya telah dihibahkan kepada pihak Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

“Kami komitmen untuk bekerja sama dengan UGM dalam pengembangan riset energi terbarukan,” kaga Direktur Keuangan Wika, Adji Firmantoro dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (31/3).

Dia memaparkan penyerahan bantuan hibah yang terdiri atas panel surya, lampu LED, dan sistem pendukungnya kepada UGM telah dilakukan sebagai tindak lanjut penandatangan nota kesepahaman terkait pengembangan riset energi terbarukan antara kedua belah pihak sebelumnya.

Wika menyediakan 2×108 unit panel surya dengan kapasitas masing-masing panel sebesar 50 Wp, lampu LED bulb 13 watt sebanyak 2×100 buah. Selain itu, ada pula support system PLTS untuk dua lokasi berupa PV Support satu set, PV Combiner satu buah, Panel MDP DC satu buah. Seluruh produk yang diperkirakan bernilai sekitar Rp800 juta tersebut merupakahn hasil produksi dari PT Wika Industri (WINNER), perusahaan yang terasosiasi dengan Wika.

Indonesia dinilai juga perlu mencoba mengembangkan otonomi energi terbarukan di masing-masing daerah karena dunia mulai mengembangkan energi terbarukan agar tidak bergantung pada bahan bakar fosil pada masa depan. “Saat ini, tidak perlu lagi berbicara soal pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) karena risikonya jauh lebih besar dibandingkan dengan manfaatnya,” kata pengamat energi Lilo Sunaryo yang juga doktor ahli turbin dari univeritas di Uni Soviet menanggapi wacana PLTN dijadikan sumber energi baru menggantikan energi fosil di Jepara, Selasa (24/3).

Bahkan, lanjut dia, sejumlah negara mulai mengurangi PLTN dan beralih menggunakan energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan dan tidak bergantung pada bahan bakar fosil.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan, pemerintah serius menjalankan program pengembangan energi terbarukan berbahan nabati. “Program pengembangan energi terbarukan berbahan nabati juga menjadi salah satu fokus kerja kami. Dari program ‘mandatory’ bahan bakar nabati, kami harapkan tahun ini bisa mendapat 1,57 juta kiloliter,” kata Sudirman Said di Jakarta, Sabtu (14/3).

Menurut Sudirman, upaya mempercepat pengembangan “green diesel” membutuhkan dukungan yang luar biasa, baik dari pemerintah, sektor swasta dan masyarakat terutama para petani.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemerintah dan Sejumlah Perguruan Tinggi Bersinergi Kembangkan Potensi Maritim

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman telah bersinergi dengan sejumlah perguruan tinggi seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) guna mengembangkan potensi sektor maritim di Tanah Air.

“Sumbangsih ITB guna mendukung program kemaritiman Indonesia merupakan suatu keharusan dan keniscayaan,” kata Menko Maritim Indroyono Soesilo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (31/3).

Menurut Menko Maritim yang telah berkunjung ke Bandung pekan lalu, dirinya membahas dan memperoleh usulan sebanyak 20 program dari pihak pimpinan dan pakar bidang ilmu kemaritiman ITB. Indroyono memaparkan ke-20 program itu antara lain terkait dengan kajian pengobatan dari komoditas kelautan, pembangunan dermaga marina kapar layar wisata, hingga kajian tentang Tembok Laut Raksasa di Teluk Jakarta.

Sedangkan terkait dengan aspek energi terdapat usulan seperti biodiesel dari ganggang mikro, serta listrik dari tenaga angin dan ombak. Menko Maritim mengemukakan pihaknya mengapresiasi beragam usulan tersebut dan akan mengakomodasi serta menindaklanjutinya dalam program kemaritiman pemerintah.

Sebagaimana diwartakan, pemerintah juga akan mempercepat pembangunan infrastruktur terutama sektor maritim agar selaras dengan program Poros Maritim Dunia yang dicanangkan Presiden Joko Widodo. “Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla ini mengusung misi mempercepat pembangunan infrastruktur sumber daya air termasuk sumber daya maritim,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Selain itu, menurut dia, pemerintahan era Jokowi-JK juga akan mendukung kedaulatan pangan, ketahanan air, dan ketahanan energi, untuk menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik dalam rangka kemandirian ekonomi.

Untuk itu, lanjutnya, pemerintah juga mempercepat pembangunan infrastruktur konektivitas untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan pelayanan sistem logistik nasional bagi penguatan daya saing bangsa di lingkup global yang berfokus pada keterpaduan konektivitas daratan dan maritim.

Artikel ini ditulis oleh:

April, Ahok Kembali Pangkas 1.500 Jabatan

Jakarta, Aktual.co —Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan realisasikan rencana pemangkasan jabatan struktural ‘gelombang kedua’ di jajaran Pemprov DKI di bulan April. Tepat 3 bulan setelah pemangkasan ‘gelombang pertama’ dilakukan awal Januari lalu.
Pemangkasan kali ini pun jumlahnya tak akan jauh berbeda, antara 1.000 hingga 2.000 jabatan struktural. “Jadi bisa-bisa Jakarta nanti strukturnya tinggal 4.000 saja,” kata Ahok di Balai Kota, Selasa (31/3).
Dia yakin pemangkasan gelombang kedua tak akan timbulkan masalah. “Oke-oke aja, siap buang 1.500 (jabatan),” ucap Ahok. 
Desember lalu, Ahok sudah gembar-gembor pemangkasan dilakukan semata untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan aparatur Pemprov DKI. “Untuk mengubah total sistem PNS DKI menjadi fungsional dan melayani,” ujar dia.
Ahok juga sudah mengatakan akan melakukan kembali pemangkasan di tiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD),setelah proses evaluasi selama 3 bulan, yakni April 2015.
Januari lalu, setelah dilakukan perampingan 1.500 jabatan struktural terhadap 8.011 jabatan, tersisa 6.511 jabatan di Pemprov DKI. Jika April ini dilakukan pemangkasan dengan jumlah yang sama, diperkirakan tersisa 5.000 jabatan.

Artikel ini ditulis oleh:

Soal Golkar, DPR: Sudah Terima Surat Dari Dua Kubu

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto mengatakan bahwa pimpinan sudah menerima dua surat terkait kepengurusan fraksi Golkar di DPR dari dua kubu Agung Laksono dan Aburizal Bakrie (Ical).
Kedua surat itu merupakan keinginan untuk melakukan perubahan pimpinan fraksi partai beringin tersebut.
“Surat itu saat Paripurna (pembukaan masa sidang) belum dibacakan, karena setelah paripurna mulai baru ada surat itu. Pimpinan sudah diterima, dan diproses sesuai aturan perundangan, harus dilakukan rapat pimpinan, ” ucap Agus, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3).
Setelah dilakukan rapim kemudian disampaikan ke badan musyawarah (Bamus), namun belum tentu diambil keputusan, tapi sudah ada embrionya. Pimpinan DPR sudah ingin melakukan rapat, tetapi terkendala kuorum.
“Saat hari Jumat pagi ternyata Novanto dan Fadli sedang melayat Lee Kuen Yew dan belum pulang, sedangkan Fahri keluar negeri. Jadi pimpinan yang ada hanya saya dan Taufik Kurniawan. Kalau hanya 2, tidak kuorum,”
“Mudah-mudahan hari ini hasil yang dilaksanakan akan kita tuangkan di Rapim. Apabila belum terlihat penyelesaiannya, seharusnya akan disampaikan di rapat Bamus. Menurut saya, Bamus paling cepat besok. Setelah Bamus akan terlihat konstruksinya seperti apa diselesaikan. Kalau di bamus belum keliatan, akan disampaikan di paripurna,” tandas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain