9 April 2026
Beranda blog Halaman 37587

Berikut ‘Terobosan’ Pemerintahan Jokowi-JK

Jakarta, Aktual.co — Sejak dilantik, Presiden Joko Widodo terus melakukan ‘terobosan’. Karena ‘terosbosannya’ ini Insitute for Strategic and Indonesian Studies alias ISIS menyindir pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
ISIS mencatat lebih dari 20 ‘prestasi besar’ Jokowi-Jusuf Kalla selama lima bulan (20 Oktober-30 Maret 2015). Berikut catatan prestasi besar Jokowi versi ISIS:
1. Harga BBM naik-turun-naik.2. Harga beras naik.3. Harga gas mahal.4. Semua kebutuhan sembako naik.5. Tarif kereta api dinaikkan.6. Jalan tol dikenakan  pajak.7. Tatanan hukum dan konstitusi amburadul.8. Stabilitas politik & partai politik acak-kadut.9. Hutang bertambah Rp 250 triliun.10. Penerimaan pajak sampai Maret 2015 dibandingkan periode yang sama Maret 2014 turun Rp 50 triliun.11. Lembaga penegak hukum ditarik-tarik ke ranah politik.12. Intitusi Polisi & KPK diobok-obok.13. Impor beras dan gula semakin mantap.14. Elit politik berantam tak terus menerus tak terkendali.15. Daya beli rakyat menurun, biaya hidup naik mengikuti kenaikan harga BBM.16. Perputaran ekonomi mengandalkan konsumsi.17. Ekspor turun, impor naik tajam.18. Izin ekspor konsentrat Freeport dan Newmont diperpanjang tanpa perlu bangun smelter.19. Ketua Umum Partai Politik memonopoli angkutan minyak (mafia migas baru).20. Dunia usaha kesulitan memproyeksi biaya produksi.21. Rupiah terjun bebas dari Rp 10.000 di akhir Juli 2014 ketika Jokowi-JK ditetapkan sebagai pemenang Pilpres dan sekarang Rp 13.000 lebih per USD.22. Yang penting rajin blusukan.23. Yaaa ora opopo.
“Mari kita dukung Pemerintahan Jokowi-JK hingga akhir masa jabatan,” sindir Direktur Eksekutir ISIS, Kisman Latumakulita, dalam keterangannya, Senin (30/3)

Artikel ini ditulis oleh:

Panglima TNI Minta Kelompok Santoso Menyerahkan Diri

Jakarta, Aktual.co — Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengimbau Santoso, gembong teroris di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, untuk menyerah kepada aparat keamanan.
“Nanti kalau ketemu TNI ada dua risikonya, mati atau dia menyerahkan diri,” kata Moeldoko di Kota Palu, Senin (30/2), sesaat sebelum terbang ke Poso untuk membuka latihan perang gabungan TNI.
Santoso adalah pimpinan kelompok teroris yang diduga kuat melakukan serangkaian kasus kekerasan di Kabupaten Poso dan beberapa daerah di Provinsi Sulawesi Tengah.
Saat ini terdapat latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) di Poso yang dilakukan Divisi II Komando Strategis TNI AD yang diperkuat beberapa unsur dari TNI Angkatan Darat dan TNI Angkatan Laut yang secara keseluruhan berjumlah sekitar 3.200 personel.
Dia mengatakan saat ini di Kabupaten Poso terdapat sekelompok sipil kecil dan bersenjata dan tidak boleh dibiarkan. Kelompok dimaksud adalah 20-an orang yang saat ini bersembunyi di hutan dan kerap menebar teror kepada aparat dan masyarakat.
“Kelompok tersebut jangan sampai dibiarkan. Kalau dibiarkan, kelompok radikal lainnya bisa merasa nyaman di Poso dan tumbuh besar,” ujarnya.
Dia mengatakan jika kelompok pimpinan Santoso tersebut dibiarkan maka kelompok radikal Negara Islam di Suriah dan Irak (ISIS) suatu saat bisa bergabung dengan mereka.
“Saya tegaskan, tidak ada tempat untuk ISIS di Indonesia, termasuk di Poso,” kata Jenderal bintang empat ini.
Dia juga kembali menegaskan latihan perang seperti di Poso tersebut adalah latihan rutin tahunan yang lokasinya bisa di mana saja. “Tapi kalau ketemu Santoso dan tidak mau menyerah, ya saya tembak,” katanya, menegaskan.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Penembak Pewarta Foto AF Divonis 20 Tahun Penjara

Jakarta, Aktual.co — Seorang polisi Afghanistan, dijatuhi vonis 20 tahun penjara, oleh pengadilan negara tersebut. Vonis ini diterima polisi tersebut setelah dirinya menembak hingga tewas pewarta foto Associated Press (AP) asal Jerman, Anja Niedringhaus.

Selain membunuh pewarta foto pemenang Pulitzer itu, polisi tersebut juga melukai rekan Niedringhaus, Kathy Gannon, asal Kanada, saat melakukan liputan pemilihan umum pada April 2014 di negara bergolak Afghanistan.

“Seharusnya, polisi tersebut dihukum mati. Namun, dia mengajukan banding dan pada Sabtu, hukumannya menjadi 20 tahun penjara. Kami cukup senang ada keadilan dalam perkara tersebut,” kata CEO AP Gary Pruitt di Hongkong, seperti dikutip AFP, Senin (30/3).

Polisi tersebut menembaki kedua pewarta di dalam mobil itu pada 4 April 2014, kata saksi kejadian. Dia lalu menyerah dan ditahan.

Menurut Pruitt, Gannon masih terus memulihkan diri.

Niedringhaus sendiri merupakan pewarta media internasional ketiga yang tewas selama masa kampanye di Afghanistan. “Kathy dan Anja merupakan pasangan yang luar biasa dalam melakukan liputan di Afghanistan sepanjang tahun itu,” kata Pruitt.

Terkait hal ini, Pruitt mengingatkan pentingnya keselamatan pewarta di wilayah-wilayah konflik. Dia juga menginginkan serangan terhadap pewarta harus dianggap sebagai kejahatan perang.

“Tidak pernah ada tuntutan, sidang dan bahkan penyelidikan terhadap 90 persen kasus pembunuhan pewarta. Ini menunjukkan ada sesuatu yang tidak bekerja,” kata dia.

“AP yakin bahwa harus ada mekanisme hukum internasional yang baru untuk melindungi para pewarta, yang membuat pembunuhan atas pewarta mamupun menjadikannya sandera termasuk kejahatan perang, karena memang itu adalah kejahatan perang,” kata Pruitt.

Artikel ini ditulis oleh:

Tim Indonesia Jajal Lapangan Jelang Malaysia Terbuka

Jakarta, Aktual.co — Sejumlah atlet bulu tangkis Indonesia, Senin (30/3), menjalani penyesuaian lapangan menjelang turnamen Malaysia Terbuka 2015 di Pura Stadium Kuala Lumpur Malaysia mulai Selasa (31/3) hingga Minggu (5/3).

“Latihan hari ini penyesuaian lapangan dan situasi pertandingan saja. Kondisi pertandingan nanti tidak akan sama dengan latihan. Angin mungkin lebih kencang atau kondisi lapangan yang berubah,” kata Manajer Tim Indonesia dalam Malaysia Terbuka 2015 Rexy Mainaky seperti dilansir Tim Humas dan Media Sosial Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Kuala Lumpur, Senin.

Sebanyak 13 wakil tim pemusatan pelatihan nasional PBSI mengikuti turnamen berhadiah tingkat Super Series Premier berhadiah total 500 ribu dolar AS itu.

“Para pemain saat ini dalam kondisi baik dan siap bertanding. Besok (Selasa) sudah ada yang mulai main pada babak kualifikasi,” kata Rexy.

Para atlet pelatnas PBSI yang turun dalam Malaysia Terbuka 2015 yaitu Linda Wenifanetri dan Bellaetrix Manuputty pada nomor tunggal putri; Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Angga Pramata/Ricky Karanda Suwardi, Ade Yusuf/Wahyu Nayaka, dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon pada nomor ganda putra.

Kemudian pada nomor ganda putri terdapat Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi, dan Gebby Ristiyani Imawan/Tiara Rosalia Nuraidah.

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Riky Widianto/Richi Puspita Dili, Praveen Jordan/Debby Susanto, dan Edi Subaktiar/Gloria Emmanuelle Widjaja akan bertanding pada nomor ganda campuran.

Selain atlet-atlet pelatnas PBSI, sejumlah atlet Indonesia yang juga bertanding dalam Malaysia Terbuka adalah Tommy Sugiarto, Dionysius Hayom Rumbaka, dan Fikri Ihsandi Hadmadi pada nomor tunggal putra.

Maria Febe Kusumastuti, Jauza Fadhila Sugiarto, Rusydina Antardayu Riodingin, dan Yulia Yosephin Susanto pada nomor tunggal putri.

Pada nomor ganda putra terdapat Hendra Aprida Gunawan/Andrei Adistia, Markis Kido/Agripinna Primarahmanto Putra, dan Yohanes Rendy Sugiarto/Afiat Yuris Wirawan.

Pada ganda putri, pasangan atlet Dian Fitriani/Nadya Melati, Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia Pradipta, Apriani/Jauza Fadhila Sugiarto, dan Keshya Nurvita Hanadia/Devi Tika Permatasari juga akan bertanding.

Terakhir pada ganda campuran, Indonesia juga diwakili Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadet, Irfan Fadhilah/Weni Anggraini, Andrei Adistia/Vita Marissa, Agripinna Primarahmanto Putera/Rizki Amelia Pradipta, dan Akbar Panji/Apriani.

Artikel ini ditulis oleh:

PSM Makassar Rampungkan Wajib Pajak

Jakarta, Aktual.co — Manajemen klub PSM Makassar, telah merampungkan administrasi wajib pajak bagi seluruh pemain dan ofisial tim yang menjadi persyaratan sebelum berlaga di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015-2016.

Direktur Umum PSM, Irsal Ohorella, mengatakan pihaknya telah menyerahkan surat pemberitahuan (SPT) pajak seluruh pemain dan ofisial kepada Kepala Kanwil Direktorat Jendral Pajak Sultanbatara, Arfan.

Penyerahan SPT pemain dan ofisial tim juga dilakukan lebih menarik dalam sebuah seremoni bertajuk “Cinta Bola Cinta Pajak” sebelum pertandingan uji coba PSM Makassar menghadapi Martapura FC di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar.

“Ini merupakan komitmen PSM mulai dari pemain dan pengurus terkait kewajiban membayar pajak. Proses penyerahan SPT ini memang kita sengaja lakukan di Stadion agar masyarakat dan suporter mengetahui jika PSM sudah melaksanakan kewajibannya,” jelasnya di Makassar, Senin (30/3).

Manajemen PSM berharap, apa yang dilakukan timnya bisa diikuti para klub lain di Tanah Air, apalagi persoalan pajak pemain ini memang menjadi salah satu persyaratan untuk mendapatkan penilaian kategori A di ISL musim 2015-2016.

Sebagai tim profesional, kata dia, PSM memang harus merampungkan persoalan pajak bagi setiap pemain sebagai kelengkapan administrasi sesuai dengan petunjuk PT Liga Indonesia dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

Untuk itu, kata dia, Manajemen PSM sejak awal begitu serius dalam mengurus segala administrasinya agar tidak terkendala tampil di kompetisi ISL.

Menurut dia, keputusan membayar pajak bagi pemain mungkin sudah dilakukan tim lain. Namun pihaknya tetap berharap dengan menyampaikan melalui seremoni membuat masyarakat bisa semakin mengerti kewajibannya.

“Ada pendapatan di klub maka tentu ada kewajiban yang harus dipenuhi yakni membayar pajak. Kami tentu berharap apa yang kita lakukan bisa menjdi contoh bagi masyarakat khususnya para pecinta bola,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Buru Kelompok Teroris, Panglima TNI Belum Kepikiran Operasi Milter di Poso

Jakarta, Aktual.co — Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengaku belum merencanakan operasi militer di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, untuk mengejar dan menangkap kelompok teroris di daerah itu.
Moeldoko kepada wartawan di Palu, Senin (30/3), mengatakan saat ini TNI gabungan sedang melakukan latihan perang di kawasan hutan dan laut di Poso.
Dia mengatakan latihan tersebut dilakukan di daerah yang memiliki potensi ancaman keamanan, seperti di Kabupaten Poso, sehingga pasukan TNI lebih mengenal daerah apabila suatu saat melakukan operasi.
“Jadi, jika kelak ada operasi, pasukan sudah memiliki gambaran tentang cuaca, medan dan musuh,” katanya.
Latihan perang semacam itu merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilakukan TNI yang dilakukan di daerah yang dipilih.
Saat ini perburuan kelompok teroris di Kabupaten Poso yang dipimpin Santoso masih dilakukan oleh Polri.
Selama 2015, polisi berhasil menangkap 10 orang yang diduga kuat merupakan jaringan kelompok Santoso yang saat ini bersembunyi di hutan.
Santoso dan kelompoknya diduga kuat telah melakukan serangkaian teror kepada aparat dan warga di Kabupaten Poso dan beberapa daerah di Sulawesi Tengah. Kelompok Santoso ditetapkan sebagai buronan berbahaya oleh Polri sejak tiga tahun silam namun hingga kini belum tertangkap.
Moeldoko menegaskan latihan perang yang melibatkan sekitar 3.200 personel tersebut bukanlah untuk mengejar kelompok teroris.
“Tapi kalau ketemu Santoso dan anak buahnya ya kita minta untuk menyerah atau ditembak,” katanya.
Panglima TNI Jenderal Moeldoko sendiri tiba di Poso untuk membuka latihan perang dan selanjutnya kembali ke Jakarta. Latihan perang itu akan berlangsung selama dua pekan

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain