1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37624

Pemerintah Salah Kaprah Terapkan Kebijakan Cukai Rokok

Jakarta, Aktual.co —     Direktorat Jenderal Bea Cukai mencatat, jumlah penerimaan bea masuk, cukai dan bea keluar hingga akhir Februari 2015 hanya mencapai 70% dari target. Khusus untuk cukai dari target Rp24,3 triliun hanya tercapai Rp17,3 triliun.

Direktur Institute for Development of Economy and Finance (Indef) Enny Sri Hartati menilai, penurunan penerimaan cukai tersebut menandakan pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh terhadap kebijakan cukai, utamanya cukai atas rokok. Pasalnya, pemerintah mendapatkan 80% lebih cukai berasal dari industri hasil tembakau alias rokok.

“Dengan tren seperti itu, kebijakan cukai dievaluasi total. Konsumsi rokok inelastis, permintaan tetap tinggi tetapi penerimaan cukai justru turun drastis,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (16/3).

Dirinya menilai kurang tepat terkait rencana pemerintah mengenakan cukai ganda dalam kurun waktu satu tahun. Akan lebih baik kebijakan cukai yang ada dievaluasi total karena ada disparitas tinggi antar golongan sehingga memicumoral hazard.

“Pemerintah sah saja mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) mengenai sistem cukai baru tetapi realitasnya penerimaan turun. Masa mau tutup mata terus,” jelasnya.

Menurut dia, kalangan industri termasuk industri hasil tembakau (IHT) ini sudah patuh membayar pajak dan cukai. Namun, pemerintah justru menekan terus dengan kebijakan yang tidak rasional, seperti menaikan cukai tanpa terlebih dahulu melakukan evaluasi.

“Tidak seharusnya pemerintah menaikkan cukai tinggi-tinggi sementara ada masalah dengan daya beli,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri) Ismanu Soemiran menandaskan, tidak tercapainya target lantaran pemerintah terlalu ambisius tanpa melihat kondisi rill industri. Apalagi pengusaha tidak pernah diajak bicara soal kenaikan cukai.

Menurutnya, tidak tercapainya target cukai merupakan bukti pemerintah mengabaikan faktor rill di lapangan dengan kebijakan dan target-target tidak realitis sama-sekali.  

“Pemerintah mestinya realistis. Seringkali pemerintah berargumen bahwa data menentukan kebijakan. Jika pemerintah tak mampu melihat data kondisi rill maka kebijakan pun salah, sehingga terkesan industri jadi target buru pemerintah,” ujar dia.

Gappri menolak jika target cukai di triwulan pertama ini tak tercapai kemudian pemerintah akan menaikkan cukai kedua di pertengahan tahun. Kenaikan cukai rokok selama dua kali dalam setahun dipastikan akan merugikan pengusaha.

Ia juga mengkritik Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20 Tahun 2015 tentang Penundaan Pembayaran Cukai Untuk Pengusaha Pabrik atau Importir Barang Kena Cukai yang Melaksanakan Pelunasan dengan Cara Pelekatan Pita Cukai.

PMK tersebut dinilai memberatkan lantaran pengusaha harus selalu menyediakan ‘fresh money’ bisa-bisa pabrik rokok gulung tikar.  

“Cukai itu kan sekarang sudah hampir 50%, jika dibayar tiga bulan sekaligus mencapai 150%. Pembayaran cukai bisa senilai investasi pabriknya, bisa-bisa banyak yang bangkrut,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Polisi London Periksa 3 Remaja yang Diduga Anggota ISIS

Jakarta, Aktual.co —Polisi di kota London sedang mengintrogasi tiga remaja Inggris yang ditangkap di wilayah Turki, lantaran dicurigai akan pergi ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok Militan ISIS.

Ketiganya, yang masing-masing dua orang berusia 17 tahun dan seorang lainnya berusia 19 tahun,  sudah dipulangkan ke Inggris pada Sabtu (14/03) malam dan langsung ditangkap dengan tuduhan menyiapkan serangan teroris.

Dua remaja itu masuk ke Istanbul dan Barcelona, Spanyol, dengan tujuan diduga melintasi perbatasan ke Suriah. Tapi, ditangkap setelah Kepolisian Inggris memberi tahu pihak berwenang Turki.

Sedangkan, seorang remaja berusia 19 tahun berhasil dilacak oleh aparat keamanan Turki.

Kedua remaja dinyatakan hilang pada Jumat pekan lalu dan Kepolisian London bersama Scotland Yard, mendapatkan informasi bahwa mereka bersama dengan orang ketiga.

Artikel ini ditulis oleh:

Pusri Pasok Urea Industri Hingga 35.677 Ton

Jakarta, Aktual.co — Perusahaan pupuk yang berkantor pusat di Kota Palembang, Sumatera Selatan, PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) pada Januari hingga Maret 2015 ini telah memasok pupuk urea ke sejumlah industri dalam dan luar negeri sebanyak 35.677 ton.

“Permintaan urea dari sejumlah industri dalam dan luar negeri hingga kini dapat dipenuhi dengan baik dan diupayakan ke depan bisa lebih besar lagi,” kata Manajer Hubungan Masyarakat PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Sulfa Ghanie, di Palembang, Senin (16/3).

Dia menambahkan permintaan industri dapat dipenuhi jika pabrik baru proyek revitalisasi bisa diselesaikan tepat waktu sesuai target yang ditetapkan.

Dia menjelaskan, pihaknya tidak hanya memasok pupuk urea untuk kebutuhan pertanian dan perkebunan, tetapi juga untuk kegiatan sejumlah industri seperti pabrik kayu lapis dan interior mobil (dashboard).

Penjualan pupuk ke industri tersebut dilakukan setelah kebutuhan petani di sembilan provinsi rayon pemasaran PT Pusri meliputi Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Jawa Tengah, Banten, DKI Jakarta, dan Daerah Istimewa Yogyakarta dapat dipenuhi sesuai dengan Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok atau RDKK petani.

Menurut dia, berdasarkan penugasan negara, pihaknya wajib memenuhi kebutuhan pupuk urea bersubsidi bagi petani di rayon sembilan provinsi tersebut.

Jika kebutuhan petani di rayon tersebut bisa dipenuhi dengan baik dan terdapat kelebihan produksi, PT Pusri diizinkan untuk melakukan kegiatan pemasaran secara komersial seperti penjualan ke perusahaan perkebunan swasta, industri, dan ekspor.

Penjualan pupuk urea untuk memasok kebutuhan industri tersebut merupakan salah satu kegiatan pemasaran pupuk urea secara komersial untuk meningkatkan pendapatan perusahaan.

Kegiatan pemasaran pupuk secara komersial itu akan terus ditingkatkan untuk memperluas pasar, agar dapat mengantisipasi peningkatan produksi seiring dengan sedang dibangun satu pabrik baru proyek rivitalisasi pabrik pupuk tertua di dunia yang dibangun pada tahun 1974.

“Saat ini dengan empat pabrik yang ada, PT Pusri memiliki total kapasitas produksi terpasang mencapai 2,262 juta ton pupuk urea per tahun, dan secara umum dapat memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi petani serta sebagian dipasarkan secara komersial,” ujar Sulfa.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

422 Penerbangan di Bali Ditiadakan Selama Nyepi

Denpasar, Aktual.co — Menyambut tahun baru Caka 1937 atau tahun baru umat Hindu yang biasa dikenal dengan hari raya Nyepi, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai akan ditutup total selama 24 jam.
Co General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai, I Gusti Ngurah Ardita menuturkan, penutupan dilakukan mulai pukul 06.00 WITA pada 21 Maret 2015 hingga pukul 06.00 WITA pada 22 Maret 2015.
“Selama pelaksanaan Nyepi semua penerbangan domestik maupun internasional dengan tujuan akhir dan keberangkatan pertama dari Bandara Ngurah Rai akan ditiadakan,” kata Ardita saat memberi keterangan resmi di kantornya, Senin (16/3).
Penutupan bandara secara total, ia melanjutkan, dilakukan sejak tahun 2000 mengacu pada surat Dirjen Perhubungan Udara AU/2696/DAU/1796/99 tanggal 1 September 1999.
Kendati ditutup total, Ardita menyebut bandara tetap disiagakan dan memungkinkan bagi pendaratan darurat, emergency dan medical evaquation. 
“Ini bandara alternatif. Jadi, kondisi tertentu untuk pendaratan darurat kita tetap menyiagakan tenaga operasional. Instansi lain, security dan lainnya juga disiaga,” ungkapnya.
Ia mengaku tahap persiapan Nyepi sudah dilakukan. Seluruh maskapai penerbangan dalam dan luar negeri sudah diinformasikan. “Akan ada 258 penerbangan domestik dan 164 penerbangan internasional yang ditiadakan. Total keseluruhan sebanyak 422 penerbangan yang ditiadakan selama Nyepi,” papar Ardita.
Untuk penerbangan terakhir adalah tujuan Korea Selatan pada pukul 03.00 WITA 21 Maret 2015. Sementara itu, Ardita menyebut Bandara Ngurah Rai akan mengalami kepadatan sehari menjelang Nyepi.
Soal berapa besar penghematan selama Nyepi, Ardita enggan membeberkannya. “Kita tidak menghitung itu sebagai suatu lost dan sebagai kerugian. Ini bagian budaya dan sudah menjadi perhitungan bisnis,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Ingin Mata Anda Tetap Sehat dan Indah?, Terapkan Kiat Ini

Jakarta, Aktual.co — Mata merupakan salah satu organ tubuh paling vital bagi mahkluk hidup, khususnya manusia. Ibarat sebuah pepatah yang menyebutkan, “Dimulai dari mata manusia sudah bisa berkomunikasi dengan tatap mata”. Bahkan dilihat dari mata, anggota tubuh manusia satu ini tak mampu menyembunyikan kebohongan.

Nah, untuk menjaga mata tetap sehat, tahukah Anda apa yang baik untuk mata Anda? Yup, dalam menjaga kesehatan mata, kita bisa melakukannya dengan mengonsumsi buah. Selain enak dimakan, buah juga menyehatkan serta menyegarkan tubuh. Buah juga memiliki berjuta manfaat lain, salah satunya adalah untuk meningkatkan kesehatan mata.

Usut punya usut di dalam berbagai jenis buah yang terkandung suatu komponen zat warna yang disebut sebagai beta karoten. Beta karoten ini dapat mengaktifkan pro vitamin A menjadi vitamin A yang baik untuk kesehatan mata dan meningkatkan daya akomodasi.

Misalnya, beta karoten terdapat di dalam buah-buahan khususnya yang berwarna kuning, jingga atau kemerahan. Misalnya yang terdapat dalam buah mangga, papaya, jeruk, apel, semangka, dan melon.

Bila, buah berwarna merah, kunging, jingga, oranye sudah nampak jelas mengandung karoten, tapi buah apel warna hijau serta pir ternyata juga mengandung beta karoten dalam kadar cukup tinggi.

Selain meningkatkan daya akomodasi, adanya beta karoten di dalam buah mampu mengobati katarak bahkan glaucoma. Belum lagi, kadar lutein yang terdapat dalam buah. Berkhasiat untuk menjaga kesehatan mata yang terdapat  pada buah kiwi, pisang, jambu juga dapat mengobati katarak.

Ditambah lagi dengan kadar vitamin C yang tinggi pada buah juga dapat menguatkan jaringan ikat pada area mata serta memperlancar peredaran darah. Vitamin C juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh sehingga membantu tubuh mengurangi terjadinya infeksi pada mata.

Beberapa buah yang mengandung minyak esensial seperti buah zaitun, buah stroberi bagus untuk mata, khususnya dalam proses membersihkan mata serta mengobati mata radang. Juga dapat mengobati katarak. Kandungan folat, kalsium serta kalium di dalam beberapa jenis jeruk, pisang, salak. Betapa besar manfaat buah untuk kesehatan mata. (Laporan Reporter Aktual.co: Fahrul Anwar).

Artikel ini ditulis oleh:

BPS: Depresiasi Rupiah Tidak Signifikan Membuat Ekspor Meningkat

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah mengatakan depresiasi Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) dapat mendorong ekspor menjadi lebih baik. Namun, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor Indonesia pada Februari 2015 justru menurun 7,99 persen dibandingkan bulan lalu, yaitu dari USD13,36 miliar menjadi USD12,29 juta.

Bila dibandingkan periode yang sama tahun 2015, ekspor Indonesia juga mengalami penurunan sebesar 16,02 persen. Penurunan ekspor tersebut disebabkan oleh menurunnya ekspor nonmigas dan migas, masing-masing sebesar 7,83 persen dan 8,82 persen.

“Pengaruh Rupiah tidak serta-merta membuat ekspor meningkat, dari 98 komoditi ekspor hanya ada 25 komoditi yang merespon, sisanya stagnan bahkan menurun,” ujar kepala BPS, Suryamin di kantor BPS Jakarta, Senin (16/3).

Lebih lanjut dikatakan Suryamin, beberapa komoditi yang merespon positif terhadap depresiasi Rupiah diantaranya kendaraandan bagian-bagiannya yang meningkat hampir 7 persen. Selanjutnya yaitu besi dan baja, nikel, kapas, perangkat optik, dan berbagai barang dari logam dasar.

“Sedangkan untuk perabot rumah tangga dan furniture tidak signifikan, minyak dan lemak nabati justru tidak mengalami peningkatan dengan depresiasi Rupiah, mesin dan peralatan listrik justru menurun,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain