1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37625

BPS: Depresiasi Rupiah Tidak Signifikan Membuat Ekspor Meningkat

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah mengatakan depresiasi Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) dapat mendorong ekspor menjadi lebih baik. Namun, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor Indonesia pada Februari 2015 justru menurun 7,99 persen dibandingkan bulan lalu, yaitu dari USD13,36 miliar menjadi USD12,29 juta.

Bila dibandingkan periode yang sama tahun 2015, ekspor Indonesia juga mengalami penurunan sebesar 16,02 persen. Penurunan ekspor tersebut disebabkan oleh menurunnya ekspor nonmigas dan migas, masing-masing sebesar 7,83 persen dan 8,82 persen.

“Pengaruh Rupiah tidak serta-merta membuat ekspor meningkat, dari 98 komoditi ekspor hanya ada 25 komoditi yang merespon, sisanya stagnan bahkan menurun,” ujar kepala BPS, Suryamin di kantor BPS Jakarta, Senin (16/3).

Lebih lanjut dikatakan Suryamin, beberapa komoditi yang merespon positif terhadap depresiasi Rupiah diantaranya kendaraandan bagian-bagiannya yang meningkat hampir 7 persen. Selanjutnya yaitu besi dan baja, nikel, kapas, perangkat optik, dan berbagai barang dari logam dasar.

“Sedangkan untuk perabot rumah tangga dan furniture tidak signifikan, minyak dan lemak nabati justru tidak mengalami peningkatan dengan depresiasi Rupiah, mesin dan peralatan listrik justru menurun,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Cegah Terorisme, Kembangkan Ideologi dan Theologi Cinta Damai

Jakarta, Aktual.co — Gerakan terorisme dan radikalisme di Indonesia tidak bisa hanya diatasi dengan penindakan namun juga harus dibarengi dengan mengembangkan ideologi dan theologi cinta damai sebagai langkah deradikalisasi.
“Ideologi dan theologi kekerasan harus kita lawan dengan ideologi dan theologi cinta damai. Kita harus mengembangkan pemikiran Islam rahmatan lil’alamin (Islam rahmat bagi sekalian alam),” kata tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), KH M Misbahus Salam, di Jakarta, Senin (16/3).
Menurut KH Misbah, penyimpangan pemikiran kalangan teroris dan radikalis dalam memaknai teks-teks Al-Quran dan Al-Hadist harus diimbangi dengan harakah pemikiran sesuai tafsir yang sejalan dengan nilai-nilai luhur ajaran Islam.
Ia menegaskan pula perlunya meluruskan pemikiran yang ingin mendirikan Daulah Islamiyah dengan pemikiran Islam tawassuth (moderat) serta manifestasinya dalam Negara Pancasila.
Namun, perlu juga ketegasan dari pemerintah untuk menindak kelompok-kelompok teroris dan radikalis, termasuk golongan yang anti NKRI dan Pancasila. Tindakan tegas itu tentu tidak hanya dilakukan di pihak hilir, melainkan justru yang sangat urgen adalah di pihak hulu sebagai aktor intelektual, termasuk pensuplai dananya.
“Pemerintah dalam hal ini Kepolisian dan TNI jangan menunggu masyarakat yang harus mengadili dan menghakimi mereka,” ujarnya.
Tidak kalah penting adalah upaya pembinaan dari pemerintah, termasuk pembinaan terhadap WNI yang ada di luar negeri, baik mereka yang tengah menimba ilmu maupun yang bekerja dengan menekankan pada pembinaan wawasan kebangsaan dan orientasi tentang keindonesiaan.

Artikel ini ditulis oleh:

BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Jambi 8,2 Persen

Jakarta, Aktual.co — Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi selama tahun 2015 berada pada kisaran 7,7-8,2 persen. Berdasarkan proyeksi BI, pertumbuhan ekonomi Jambi pada triwulan I tahun 2015 juga diperkirakan pada kisaran 1,7-2,2 persen dibanding triwulan sebelumnya.

“Pertumbuhan ekonomi tahunan Jambi pada triwulan I 2015, diperkirakan pada kisaran 7,9 persen, lebih tinggi dibanding periode sebelumnya yang tumbuh 7,5 persen,” ujar Deputi Kepala Perwakilan BI Jambi, Meily Ika Permata di Jambi Senin (16/3).

Berdasarkan analisis sisi penggunaan, pengeluaran konsumsi rumah tangga menjadi sumber utama perekonomian di triwulan mendatang dan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, tren kenaikan harga komoditas kelapa sawit dan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2015, menjadi faktor yang menaikkan daya beli masyarakat dalam rangka mendorong konsumsi rumah tangga.

Sejalan dengan konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah diperkirakan juga semakin meningkat seiring dengan pengeluaran pemerintah pada beberapa proyek infrastruktur.

Namun demikian masih belum membaiknya harga karet di pasar global diperkirakan berimbah pada menurunnya pendapatan masyarakat dan kinerja ekspor sehingga berpotensi menahan laju pertumbuhan ekonomi Jambi.

Inflasi pada triwulan I 2015 diperkirakan akan lebih rendah dibandingkan triwulan IV 2014 yaitu berada pada kisaran 6,2 persen hingga 6,7 persen dari sebelumnya 8,7 persen pada triwulan laporan.

Penurunan laju inflasi ini utamanya dipengaruhi oleh kelompok administered price atau harga BBM bersubsidi dan volatile food.

Faktor yang berpotensi memberikan tekanan inflasi selama triwulan mendatang dan menyebabkan perkiraan inflasi keluar dari sasaran antara lain anomali suaca, tekanan dari sektir eksternal berupa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar amerika yang berpoetnsi meningkatkan inflasi.

Kemudian kondisi infrastruktur seperti jalan dan jembatan yang rusak serta terhambatnya arus di pelabuhan yang akan meningkatkan biaya distribusi dan transportasi barang dan jasa, beberapa hal tersebut diperkirakan akan menjadi pemicu meningkatnya angka inflasi pada triwulan I tahun 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ribuan Pengungsi Badai Siklon di Vanuatu Butuh Makanan & Tempat Tinggal

Semarang, Aktual.co — Ribuan warga yang mengungsi ke pulau Vanuatu akibat amukan badai siklon tropis yang mempora-porandakan di ibu kota Port Vila, membutuhkan makanan dan minuman. Tak hanya itu,  pengungsi membutuhkan tempat tinggal sementara serta bantuan Palang Merah Internasional, Minggu (16/3).

Tim relawan korban bencana badai Siklon, menerangkan, bahwa parahnya wilayah ibu kota Port Vila menjadi kekhawatiran dan kehancuran lebih buruk.

“Banyak rumah yang rusak, tanaman hancur. Kerusakan sangat besar, dan orang-orang membutuhkan bantuan kita,” kata Aurelia Balpe, Kepala Palang Merah di kawasan Pasifik.

Badai Siklon tersebut terjadi pada pekan lalu, dengan meratakan rumah-rumah, pohon di seluruh jalan dan mengakibatkan kerusakan pada bangunan utama, seperti rumah sakit, sekolah dan Gereja.

“Ini menjadi semakin jelas, bahwa kita sekarang menghadapi situasi yang lebih buruk dari skenario terburuk di Vanuatu,” kata Helen Szoke, Direktur eksekutif di Australia untuk kelompok bantuan Oxfam.

“Hal ini mungkin menjadi salah satu bencana terburuk yang pernah dilihat di Pasifik,” tambah dia.

Setidaknya 90 persen dari perumahan di Port Vila mengalami rusak parah. Bagian dari rumah sakit, khususnya kamar mayat dibanjiri oleh banyaknya korban.  Dan, 60 ribu anak-anak membutuhkan bantuan dari UNICEF.

Artikel ini ditulis oleh:

Islah PPP Hadapi Kendala, Berpengaruh Pada Pilkada

Jakarta, Aktual.co — Pengamat politik Gun gun Heryanto menilai ada beberapa kendala yang harus diselesaikan dalam rencana islah Partai PPP.
“Kendala islah, pertama siapa yang mau jadi ketum partai. Kedua seberapa besar penerimaan partai yang menjadi ketua untuk mengakomodir kelompok yang berbeda, karena kecendrungannya ketika kubu di atas angin dia akan ada gap, kata Gun gun, Senin (16/3).
Menurutnya, yang paling sulit adalah menentukan ketum, karena masing-masing punya ego dan keinginan mengendalikan basis partai.
Islah itu mungkin mendorong muktamar luar biasa, muktamar islah dengan cara difasilitasi muktamar demokratis siapa yang terpilih nanti.
“Kalau merujuk pada keikhlasan masing-masing saya nggak yakin karena pasti punya ego sendiri. Seberapa mau mereka melakukan politik akomodasi, yang paling sulit pertanyaannya Djan Faridz mau ngga kalo ketua umumnya itu juniornya? Kalo ngga mau ya repot,” katanya.
Sementara itu, kendala tersebut akan berpengaruh pada pencalonan Pilkada serentak mendatang.
“Timing keputusannya harus selesai bulan Maret atau April karena agenda politik nasional kan akan berjalan, ada pilkada serentak, Kalau mereka belum bisa menuntaskan ya bagaimana. Karena kubu romy sudah bisa mendaftar kalau ada pilkada-pilkada karena diakui oleh pemerintah. Dalam hal ini kemenkumham, tapi dikalahkan juga oleh PTUN, dan memenangkan kubu Djan Faridz, berarti Romy belum boleh mengambil tindakan strategis termasuk menentukan siapa kepala daerah yang bertarung sehingga nanti akan ada kevakuman. Sama seperti halnya Golkar, karena belum selesai maka bisa jadi Golkar menemui kendala dalam pilkada serentak.”

Artikel ini ditulis oleh:

Toba Bara Bukukan Kenaikan Laba USD1,2 Juta Pada 2014

Jakarta, Aktual.co — PT Toba Bara Sejahtra Tbk (TOBA) membukukan kenaikan laba sebesar 3,5 persen menjadi 35,8 juta dolar AS pada 2014 dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 34,6 juta dolar AS.

Sekretaris Perusahaan TOBA Pandu P Syahrir dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia mengemukakan bahwa peningkatan laba perseroan seiring dengan perolehan penjualan yang lebih baik sebesar 500 juta dolar AS pada tahun 2014 atau naik sekitar 18,5 persen.

“Mengingat lokasi konsesi ketiga entitas anak yang dimiliki perseroan bersebelahan, perseroan berhasil memaksimalkan inisiatif efisiensi biaya melalui ‘joint mine plan’ dan ‘infrastructure sharing’ sehingga berhasil meningkatkan volume produksi dan penjualan,” ujar Pandu di Jakarta, Senin (16/3).

Ia menambahkan bahwa kombinasi antara upaya penjualan yang baik melalui volume penjualan yang lebih tinggi didukung oleh pembeli berkualitas baik dan menurunnya biaya secara keseluruhan meningkatkan EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi) sebesar 14,7 persen menjadi 67,3 juta dolar AS di tahun 2014.

Memasuki 2015, lanjut dia, pasar batubara “seaborne” dunia diduga akan tetap mengalami tekanan dari kelanjutan kelebihan pasokan yang disebabkan oleh tidak terserapnya produksi batubara seiring melemahnya permintaan Tiongkok karena mengalami kelebihan pasokan, serta peningkatan akses terhadap sumber-sumber energi terbarukan.

Oleh karena itu, lanjut dia, pada tahun 2015 perseroan akan memfokuskan sumber daya dan upayanya untuk mejaga keberlanjutan dan ketahanan bisnis. Dalam beberapa tahun terakhir, perseroan secara terus-menerus meningkatkan efisiensi biaya dengan mengimplementasikan ‘executable mine plans’ yang dapat mewujudkan tujuan gabungan perseroan yakni untuk mencapai target-target yang menguntungkan dan keberlanjutan cadangan jangka panjang.

“Sejalan dengan tujuan itu, perseroan diharapkan mencapai target produksi sebanyak 6-8 juta ton di tahun 2015,” katanya.

Untuk mendukung strategi perseroan, ia mengemukakan bahwa perseroan menganggarkan belanja modal sebesar 10-14 juta dolar AS pada tahun 2015, sebagian besar dialokasikan untuk memperkuat fasilitas operasi dan perangkat kerja (conveyor dan alat berat) serta pembebasan lahan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain