5 April 2026
Beranda blog Halaman 37644

Di Forum Kerjasama Indonesia-Tiongkok, Jokowi Paparkan Rencana Kerja

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi) memaparkan rencana kerjanya selama lima tahun ke depan di hadapan ratusan pelaku usaha di Tiongkok dalam Forum Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Tiongkok.

“Ini perencanaan kami untuk lima tahun ke depan, tahun ini pertumbuhan ekonomi ditargetkan 5,7 persen, tahun depan naik, target kita di atas tujuh persen pada 2017,” kata Presiden Jokowi di Great Hall of The People Beijing, Jumat (27/3). Demikian seperti dilansir laman Setkab.go.id.

Ia juga menjelaskan soal realisasi investasi di Indonesia yang terus meningkat yang diharapkan dengan kerja sama yang makin erat dengan Tiongkok akan melipatgandakan jumlah investasi yang ada. Jokowi juga menjelaskan soal berbagai proyek kerja sama infrastruktur mulai dari pembangunan kawasan industri, kawasan ekonomi khusus, jalan tol, pelabuhan, tol laut, bandara, railway, dan pembangkit tenaga listrik.

“Inilah peluang yang bisa dimasuki dari investor-investor Tiongkok dan Pemerintah Indonesia akan membantu terutama di bidang perizinan apabila ada yang tertarik untuk berinvestasi di bidang-bidang ini,” katanya.

Pemerintah Indonesia, kata dia, akan merencanakan pembangunan 15 kawasan industri hingga tahun 2019, di mana 13 kawasan industri diantaranya di luar Jawa, untuk industri pengolahan sumber daya alam.

Sebagai contoh, KEK Sei Mangkei di Sumatera Utara dikembangkan sebagai pusat industri kelapa sawit, karet, pupuk, logistik serta kawasan pariwisata. KEK Bitung di Sulawesi Utara dikembangkan untuk industri perikanan, kelapa, tanaman obat, dan logistik. Khusus wilayah Papua, Pemerintah juga akan mendorong pengembangan empat kawasan ekonomi khusus beserta infrastruktur pendukungnya dengan fokus pengembangan yang berbeda.

Kawasan ekonomi Merauke dikembangkan untuk sektor pertanian terintegrasi industri pengolahannya, kawasan ekonomi Sorong untuk sektor maritim terintegrasi dengan industri pengolahannya, kawasan ekonomi Teluk Bintuni untuk sektor petrokimia dan turunannya, serta kawasan ekonomi Raja Ampat untuk industri pariwisata. “Banyak peluang yang dikeluhkan investor pada Januari lalu kita bentuk national one stop service di Jakarta yang bisa mempercepat perizinan bagi investor dan kita harapkan izin cepat dilayani,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Polwan Kini Boleh Berjilbab

Sejumlah polisi wanita (polwan) dari berbagai unsur di POLRI berpakian jilbab saat dipekrenalkan ke publik di kawasan Silang Monas, Jakarta, Jumat (27/3/2015). Sesuai Keputusan kapolri yang dituangkan dalam surat Kapolri nomor 245/III/2015 tertangga Rabu, 25 Maret 2015 polwan Indonesia kini resmi boleh mengenakan jilbab saat menjalankan tugas. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Blue Jeans Populer Sepanjang Masa, Telisik Perkembangan Celana Jeans

Jakarta, Aktual.co — Sejak lama telah menjadi ikon busana sepanjang masa, dengan alasan itulan celana jeans akhirnya banyak disukai orang, termasuk hijaber. Selain simple, celana jeans sangat efektif serta cocok dalam situasi kondisi apapun ketika dikenakan untuk beraktivitas.

Apalagi, di era transformasi serta perkembangan dunia fesyen yang semakin maju. Dari masa keemasan rock ‘n’ roll di era 60-an yang mewakili Elvis Presley dan James Dean, ke era pop rock di tahun 70-an yang diwakili oleh Bruce Springteen.
Bahkan, terobosan penyanyi Madonna dan George Michael di era 80-an, hingga sensasi millenium Taylor Swift dan Adam Levine.

Boleh dikatakan, celana jeans asli buatan San Fransisco, Amerika Serikat yakni Levis 501 diakui banyak orang sebagai jeans ‘original’ populer yang ikonik sepanjang masa.

Selanjutnya, dalam acara peluncuran Levis 501 CT, kali ini yang dikemas dalam sebuah perjalanan mengembara waktu yang merefleksikan orisinalitas blues yang digemari orang di seluruh dunia.

Dalam kesempatan yang sama, sebuah peragaan busana unik menampilkan koleksi bawahan dan atasan dari blue jeans asli Amerika Serikat satu ini pun dipamerkan oleh model-model profesional dengan menampilkan busana-busana terbaru.

“Sebagai pembuat produk  jeans yang paling dicintai di dunia oleh berbagai generasi. Jadi selama berpuluh-puluh tahun hadir, jeans 501 sudah menjadi sebuah kanvas kosong bagi mereka pemakai celana jeans yang ingin mengekspresikan dirinya, ” kata Glen Philisiano Hanafiah Consumer Marketing Manager Levi’s ASEA saat diacara peluncuran Levi’s 501 CT di Gandaria City, kawasan Kebayoran, Jakarta.

Lebih lanjut, Glen mengatakan ukuran dan apapun yang Anda ingin, 501 CT dapat dikenakan dan akan tampak slim, regular atau terasa lebih nyaman pada bagian paha.

“Jadi dengan beragam tingkat kepudaran warna serta fleksibilitas untuk dipakai di pinggul baik rendah atau tinggi. Setiap jins produk kami ini bisa dimodifikasi dengan bermacam kaos.”

“Misalnya dengan kaos atau pun atasan formal adalah padanan yang ideal bagi pria maupun wanita. Untuk wanita tambahan sepatu sneakers yang usang atau separu berhak tinggi yang elegan akan menambah kesan formal atau santai pada penampilan,” tutup Glen.

Artikel ini ditulis oleh:

JK Duga Penembakan Anggota TNI di Aceh Terkait Kriminal

Jakarta, Aktual.co — Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menduga, penembakan yang telah menewaskan dua Tentara Nasional Indonesia (TNI) tak terkait dengan gerakan separatis melainkan lebih ke tindakan kriminal.
“Sebenarnya tidak ada kaitannya dengan separatis. Saya cek ke Kapolri intinya seperti itu,” kata Wapres di Istana Wakil Presiden di Jakarta, Jumat (27/3).
JK mengatakan tindakan kriminal itu karena ada beberapa oknum yang merampok memakai senjata. 
Dua anggota TNI AD dari satuan Kodim 0103 Aceh Utara meninggal dunia yaitu Sertu Hendrianto dan Serda Indra Irawan dalam serangan itu.
Mereka diculik belasan orang bersenjata. Keduanya kemudian ditemukan tewas dalam kondisi luka tembak pada Senin (23/3).
 Terkait pelaku penambakan, TNI kini bekerja sama dengan polisi dan terus melakukan pengejaran.
Namun hingga kini, aparat keamanan belum berhasil mengindentifikasi pelaku penembakan terhadap dua personel TNI dari Kodim 0103 tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Kunjungan ke Tiongkok, Tanda Tanya Besar Jokowi Disambut Wamenlu

Jakarta, Aktual.co — Direktur Eksekutif Global Future Institute (GFI) Hendrajit, menyebut kedatangan Presiden Jokowi ke Tiongkok yang hanya disambut oleh Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Liu Zhen Min, merupakan hal yang diluar kelaziman.
Menurutnya, jika kunjungan Jokowi ke Tiongkok dalam rangka kunjungan kerja, maka disambut oleh perdana menteri, dan untuk kunjungan kenegaraan biasanya disambut oleh presiden.
“Ini diluar kelaziman, saya ngga bilang aneh. Kalau hanya (disambut) wamenlu emang tanda tanya besar, apa yang terjadi sebenernya?” kata Hendrajit, Jumat (27/3).
Padahal, selama ini digembar-gemborkan ada kecenderungan merapat ke Tiongkok. Untuk itu, menjadi suatu keanehan kunjungan ini nilainya menjadi tak strategis.
“Saya lihat desain besarnya kayaknya pihak Beijing mulai mempertanyakan kredibilitas Jokowi dengan China ini seperti apa. Kalau kita liat beberapa kasus sebelumnya soal Sonangol, China Internasional fund, terkait pembiayaan,” ujar dia.
Hendrajit menambahkan, semua hal itu tak mengarah ke hubungan kerangka kerjasama Jakarta-Beijing (government to government) tapi hubungan antar mafia kedua belah pihak antara Indonesia dengan yang sebetulnya justru berpusat di luar Tiongkok daratan, yaitu Tiongkok Indonesia yang berbasis di Hongkong, Taiwan, atau kebanyakan Tiongkok Selatan (leluhur Tiongkok seperti yang ada di Indonesia).
“China ini kan punya ‘directling’ juga ke Amerika. Sebetulnya Beijing melihat Jokowi sebagai ‘melting pot’ dari persatuan kepentingan Washington dengan ‘overseas China’,” tambahnya.
Hal ini sebetulnya tak mengarah ke hubungan strategis yang sebenernya, sehingga bisa menjadi kekuatan penyeimbang melawan Amerika. Diduga, kedatangan Jokowi yang hanya disambut pejabat wamenlu merupakan ekspresi keraguan secara seremonial.
Kedatangan Jokowi ini dalam rangka menghadiri Boao Forum for Asia 2015 pada Sabtu (28/3). 
Sebelum berkunjung ke Tiongkok, Jokowi beserta rombongan melakukan lawatan ke Jepang dalam rangka meningkatkan kerjasama ekonomi dan peningkatan investasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Kejagung: Eksekusi Mati Sesuai Rencana Awal

Jakarta, Aktual.co — Kejaksaan Agung memastikan proses eksekusi mati tetap akan berjalan sesuai dengan rencana awal. Meski saat ini masih ada beberapa terpidana mati yang mengajukan Peninjauan Kembali (PK).
“Semua proses (harus dilalui), kita tunggu sampai selesai,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Tony Tribagus Spontana di Jakarta, Jumat (27/3).
Dia pun mengatakan, terpidana mati kasus narkoba asal Filipina Mary Jane Fiesta Veloso yang PK-nya telah ditolak akan segera dipindahkan ke LP Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, dari LP Wirogunan, Yogyakarta.
“Setelah semua rapi, kita akan lihat (dipindahkan),” kata Tony.
Dia menyebutkan Jaksa Agung, HM Prasetyo memberikan apresiasi atas putusan MA yang menolak permohonan kasasi dari Mary Jane itu. “Dari catatan kami, Mary Jane sudah mengajukan PK dua kali,” ujar dia.
Dia mengaku sampai sekarang masih menunggu hasil putusan PK tiga terpidana mati untuk melakukan eksekusi terhadap 11 terpidana mati.
Beberapa terpidana lain yang masih menunggu hasil sidang PK yakni Sylvestre, Serge Areski Atlaoui (WN Prancis) kasus narkotika dan Martin Anderson alias Belo (WN Ghana) kasus narkotika, katanya.
Dia mengatakan, khususnya sidang Silvestre sudah dimulai namun hasilnya belum ada. “Kita masih menunggu hasil putusan tersebut,” katanya.
Ke-11 terpidana mati itu, Syofial alias Iyen bin Azwar (WNI) kasus pembunuhan berencana, Mary Jane Fiesta Veloso (WN Filipina) kasus narkotika, Myuran Sukumaran alias Mark (WN Australia) kasus narkotika, Harun bin Ajis (WNI) kasus pembunuhan berencana, Sargawi alias Ali bin Sanusi (WNI) kasus pembunuhan berencana, dan Serge Areski Atlaoui (WN Prancis) kasus narkotika.
Kemudian Martin Anderson alias Belo (WN Ghana) kasus narkotika, Zainal Abidin (WNI) kasus narkotika, Raheem Agbaje Salami (WN Cordova) kasus narkotika, Rodrigo Gularte (WN Brazil) kasus narkotika, dan Andrew Chan (WN Australia) kasus narkotika.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain